ANTARA AKU DAN DIA

ANTARA AKU DAN DIA
eps 48


__ADS_3

dikantor Rachel hanya duduk di sofa sambil memainkan ponsel nya tiba tiba diegon memanggilnya untuk mendekat ke arah nya.


"rachel, kemarilah!"seru diegon dan Rachel hanya menganga saja karna diegon yg tiba tiba memanggilnya


"iya tuan,"jawab nya singkat kemudian melangkah mendekati diegon yg tengah menatap intens kepadanya.


"lebih dekat lagi Rachel!


Rachel pun makin mendekat dan sontak saja membuat nya terkejut karna diegon menarik tangan dan mendudukkan Rachel pada kedua paha nya.


"Rachel kau kenapa? kenapa pipi mu memerah? apa karna kau demam atau hal lain,"ejek diegon.


Rachel pun menutup wajah nya dnegan kedua matanya ia malu karna diegon bisa melihat wajah nya yg memerah.


diegon merasa tambah gemes pada Rachel sehingga ia mengeratkan pelukan nya dan mencium kening Rachel


cup...,


kemudian mengendong Rachel menujuh ke kamar pribadinya.ia membaringkan Rachel yg masih menutupi kedua wajahnya.


"eh tuan mau apa? kenapa tuan membawaku ke sini!"seru Rachel dnegan gugup


" memang nya apa yg sering dilakukan pada pasangan istri di kamar!


"aku kurang tahu tuan!


"bohong,kamu pasti berbohong Rachel lagi pula kita pernah melakukan nya bukan!


"akh tuan...,teriak rachel


"kau kenapa Rachel,"kata diegon dengan senyum di bibirnya.


"bukan kah tuan tidak mau menyentuhku lagi sebelum aku lulus ujian terakhir ku!"seru Rachel dnegan gugul


"kata siapa?


"kata tuan kan!


"tidak aku tidak pernah mengatakan bahwa aku tidak akan menyentuhmu sebelum lulus ujian,tapi aku malah mengatakan kalau aku tidak akan membuat mu hamil sebelum lulus ujian mu berakhir,"kata diegon sambil menatap kedua mata Rachel.


"iya yah,tuan tidak mengatakan itu,"batin Rachel


"tapi aku malu,"rengek Rachel.


"buat apa malu,he... bukan kah kita sudah pernah melakukan nya lagi pula aku sudah pernah melihat semua inci tubuh mu !


"iya aku tahu tapi a-ku

__ADS_1


cup, belum melanjutkan perkataannya nya ia malah mendapatkan serangan tiba tiba dari diegon dan membuat tubuh Rachel jadi merinding karna sentuhan lembut diegon pada bagian sensitif nya


"Rachel boleh kah aku melakukan nya! aku sangat menginginkan mu rachel!" seru diegon.


"tapi tuan,


Diegon mencium nya lagi,ia mulai membuka pakaian Rachel satu persatu sehingga tubuh Rachel kini telanjang bulat di depan mata nya.diegon yg merupakan laki laki normal pun langsung menciumi semua inci tubuh Rachel dan membuat Rachel mengeluarkan suara aneh.


"Rachel aku akan melakukan nya,karna aku tidak bisa menahan nya lagi!"kemudian membuka semua pembungkus yg ada ditubuhnya.ia melempar baju nya ke sembarang arah dan ia kembali mencium Rachel dnegan rakus.


diegon pun mencicipi kedua buah bulat milik Rachel kemudian ia turun ke bawah dan menciumi tubuh sensitif Rachel,beberapa menit bermain ia pun memulai nya ia memasukan miliknya ke lubang sempit itu,dan membuat Rachel berteriak dan mencakar punggung nya.


Rachel yg tidak bisa menolak hasrat suami nya pun melayani suami dengan baik,sehingga diegon beberapa kali mengerang nikmat di atas tubuhnya.


begitu pun dengan dirinya,ia juga m******h karna kenikmatan yg ia dapatkan.


pertempuran pun selesai,diegon berbaring sambil memeluk rachel dalam pelukan nya ia sesekali menciumi kening Rachel,ia bimbang dnegan hatinya. disisi lain iya menginginkan Rachel tetap berada di samping nya tapi di sisi lain pula ia tidak mau mengantikan sosok Mery dnegan wanita yg sudah membuat nya meninggal.


sehingga ia memberikan harapan palsu pada Rachel,dan entah bagaiamna dnegan Rachel.apa kah ia mengetahui mengenai hati diegon.


"Rachel apa kau kesakitan?


"tidak kok tuan!


"sekarang cepat mandi dan bersihkan diri kemudian pakai bajumu kembali takut nanti reybon dan Doni masuk dan melihat kondisi kita seperti ini!"kata diegon


ia pun keluar dan melihat diegon yg sudah mengenakan pakaian kerja nya lagi.


Rachel pun juga memakai bajunya dengan diam karna diegon sama sekali tidak mengajak nya berbicara malah diegon meninggalkan nya dikamar dan ke luar ke kursi CEO miliknya.


itu yg membuat Rachel juga ikut diam dan tidak berbicara pada diegon.iya keluar dan kembali duduk di sofa lagi. iya sesekali melirik diegon yg terlihat marah dengan tatapan tajam ke arah komputer miliknya.


menjelang sore diegon menyuruh Rachel untuk siap siap untuk pulang,


mereka pulang tanpa percakapan apa pun,dan diperjalanan semua nya juga sama sama terdiam,bahkan sampai di di Mension mereka hanya diam kaku sjaa,diegon malah meninggalkan Rachel yg diam mematung di halaman mension.rachek yg melihat tingkah Rachel lagi pun juga ikut melangkah dan menujuh kamar nya.


di kamar diegon iya melempar barang barang nya dan mengebrak meja di dalam kamar miliknya.


"akh...,aku sudah berselingkuh 2 kali darimu Mery,karna aku sebagai laki laki normal tidak bisa menahan nya dan dia juga sudah jadi istri sah ku,tapi aku benar benar tidak mencintai nya aku hanya memanfaatkan dia untuk jadi pemuas nafsu ku sjaa Mery,aku harap kau tidak marah dan kecewa pada ku sayang!"teriak diegon prutasi.


ternyata setiap ia menyentuh Rachel ia pulang dan marah marah di kamar nya,ia belum bisa mencintai Rachel ia hanya menjadikan rachel sebagai alat pemuas nafsu nya sjaa dan tidak lebih.


merasa lega ia pun naik dan berbaring di kasur nya.


begitu pun dnegan Rachel yg dikamar nya ia juga menagis dan merasa sedih karna diegon yg selalu berubah ketika sudah menyentuhnya.itu yg membuat Rachel selalu menolak diegon untuk menyentuhnya karna takut sikap diegon berubah padanya.


ia tidak munafik Karna mulai mencintai diegon,ia tidak bersalah karna mencintai istrinya sendiri lagi pula ia sudah berusaha untuk tidak membuka hati tapi ia tidak bisa.

__ADS_1


Rachel mulai mencintai diegon dan ia rela menanggung semua beban dan juga harapan nya untuk diegon bisa membalas cinta nya,walau pun ia tahu bahwa diegon tidak akan pernah mencintainya.


ia tidak bisa menahan diri untuk tidak mencintai laki laki yg sudah merenggut ke hormatannya.


ia menyerah dengan diri nya sendiri ia juga tidak akan menolak permintaan diegon lagi ia akan memberikan seluruh hidupnya untuk Diegon walau pun ia tau dengan jelas bahwa kehidupan nya akan dihancurkan oleh laki laki itu.


ia membersihkan diri lagi dan setelah itu ia sholat magrib dan turun kebawah untuk membantu bi indah tapi dibawah sudah terlihat mami Desi yg tengah duduk bersama suaminya.


mama Desi yg melihat kedatangan Rachel pun memanggil menantunya tersebut.


"sini nak!


dan dibalas anggukan oleh Rachel.


"suamimu mana nak? kok tumben nggak turun bareng?"kata mami Desi.


"kak diegon baru selesai mandi mi,munkin sebentar lagi ia akan turun untuk makan malam!"seru rachel


beberapa menit menunggu tapi diegon belum turun juga sedangkang reybon ia menginap lagi di apartemen doni sehingga ia tidak pulang lagi.


mami dan papi merasa khawatir dnegan putra sulung nya tersebut.


"mi loh kok diegon tidak turun turun juga?


"aku juga tidak tahu Pi,"


"kalau begitu mami naik dan lihat dulu! siapa tau diegon lagi kenapa kenapa!" seru papi.sebenarnya papi tau kalau Rachel dan diegon munkin memiliki masalah lagi sehingga ia hanya menyuruh mami untuk menemui putra nya


mami pun menyusul diegon dikamar nya dan mengetuk pintu kamar.


"nak,kau dan diegon bertengkar lagi atau memiliki masalah yg lain lagi?" tanya papi Iskandar pada Rachel.


"tidak kok Pi,aku dan kak diegon tidak memiliki masalah apa pun,"


"tidak perlu berbohong nak,aku tahu jelas bagaimana kondisi kamu dan diegon jadi tidak perlu menyembunyikan nya pada papi,"


"iya Pi, sebenar nya aku dan diegon memang ada masalah,tapi bukan aku yg memulai nya tapi kak diegon ia tiba tiba mendiami aku tanpa sebab sehingga aku jadi sedih dan kecewa,"


"sudah nak,tidak perlu di hiraukan lagi pula kau dan diegon kalau memang di takdir kan untuk bersama maka kalian akan bersama nak,walaupun banyak rintangan yg menghalangi cinta kalian tapi akan tetap bersatu kembali,"kata papi sambil menghibur menantunya tersebut.


"iya Pi,"


dan mami Desi turun bersama diegon dan mereka semua duduk dan memulai makan malam setelah selsai Rachel hanya langsung naik ke kamar nya sjaa begitu pula dnegan diegon sehingga buat papi dan mami jadi geleng geleng kepala karna tingkah mereka


Rachel masuk ke kamar dan langsung naik tidur ia tidak mau terlarut dalam kesedihan.


begitu pun dengan diegon iya hanya menatap foto Mery dan sekali mencium foto tersebut ia juga memeluk foto Mery dalam tubuhnya.

__ADS_1


mereka semua pun tertidur. dan begitu pun dnegan para pelayan mereka semua pada istirahat.


__ADS_2