Asmara Gadis Gendut

Asmara Gadis Gendut
Bab 10. mall


__ADS_3

Setelah kejadian di kantin aku semakin menjauhi Kevin, tapi dia selalu ada cara untuk dekat denganku.


Hari ini aku berencana mengajak kedua sahabatku ke rumahku. Sudah saatnya mereka tau siapa aku, aku takutnya mereka tau dari orang lain dan kecewa padaku.


"ayo guys kita kerumaku ada yang ingin aku sampaikan pada kalian" ajakku saat pulang sekolah


"tapi aku bawa motor kamu gimana?" tanya Sari


"Tak apa aku di jemput jadi nanti kalian ikuti aku ya" jelasku


"Ok" jawab mereka


Ku lihat mobil kak Gilang berhenti di depan gerbang sekolah dan aku segera menghampirinya.


"Ayo kalian ikuti mobil ini ya" ajakku pada Yanti dan Sari yang dibalas dengan anggukkan kepala


Di dalam mobil aku bilang ke kak Gilang agar pelan pelan bawa mobilnya soalnya sahabatku mengikuti dari belakang. Setelah 15 menit akhirnya kami sampai di rumah dan aku segera mengajak mereka ke kamarku.


"Gila kamu Ray, jadi selama ini kamu pura pura miskin di depan 1 sekolah?" kata Yanti


"maaf teman teman" ucapku sedih


"kenapa kamu gak jujur sama kita dari awal Ray kalau kamu anak keluarga konglomerat, aku aja ngefans sama orang tuamu Ray" kata Sari menimpali


"maaf, sebenarnya aku hanya ingin memiliki teman yang tulus tanpa memandang harta, aku takut di manfaatkan sama mereka jika aku bilang yang sebenarnya" jawabku


"dan aku merasa kalian berdua tulus berteman sama aku , buktinya kalian tidak terganggu dengan kekuranganku jadi inilah diriku yang sebenarnya" lanjutku


"ok kita maafin tapi janji ya jangan pernah ada lagi kebongan di antara kita" kata Yanti tulus


"aku janji, eh ayo kita turun makan dulu" ajakku


"iyandeh kami juga laper" jawab Sari


Aku mengajak mereka makan dan setelah itu kita kembali ke kekamar dan menonton drakor.


"Ray kok sepi rumahmu orang tuaku kemana?" tanya Sari


"ayah dan bunda lagi ke jepang ada urusan bisnis disana" jawabku


"wooww keren ke jepang" pekik Yanti


"eh yang tadi jemput itu siapa Ray ganteng banget" lanjutnya


" Ohh dia kak Gilang kakakku, ya itu yang dibilang kak Raya kalau aku merebut bebebnya padahal dia gak tau kalau aku adiknya" terangku


"kakak mu emang ganteng banget Ray tapi masih gantengan Kevin kan?" tanya Sari


"iya lah masih gantengan Kevin" jawabku tanpa sadar


"ehh gak, bukan gitu maksudku" lanjutku cepat

__ADS_1


"cieee ada suka sama Kevin" goda Yanti


"iihh nggak kok siapa juga yang suka lagian kan Kevin sudah punya kak Vio" elakku


"yang penting kan kamu suka kan?" goda Yanti lagi


"huuuffff iya iya aku emang suka sama dia, tapi aku mau belajar lupain perasaanku. Kalian gak mau kan kalau aku di cap pelakor" ucapku sendu


"Tapi ya Ray kayaknya Kevin itu juga suka sama kamu buktinya dia perhatian banget sama kamu, ya gak Yan?" kata Sari


"Bener banget, so sweet deh pokoknya" balas Yanti


"Aku gak tau gimana perasaannya ke aku, mungkin dia suka ke aku tapi mungkin juga dia kasihan ke aku, kalian tau sendiri kan kalau selama ini gak ada cowok yang mau dekat sama aku karena aku gendut, cuma Reza aja yang baik" jelasku


"Aku takut dia bakal nyakitin aku Yan, Sar" lanjutku sedih


"Hemmm gimana ya Ray, kalau masalah hati emang gk ada yang tau tapi menurutku Kevin itu tulus ke kamu" jawab Sari


"Tapi dia sudah punya kak Vio Sar, aku takut merusak hubungan orang" jawabku


"ok ok sekarang gak perlu bahas Kevin lagi, yang penting itu kita sahabat selamanya hehe" teriaknya heboh


" sahabat selamanya " ucapku sambil saling memeluk dengan mereka


"Ayo kita ke mall, sudah lama kita gak shoping nih" ajak Yanti


"Emmm siap berangkattt, eh tapi kalian ganti baju dulu ya aku ada kok baju yang aku beli kekecilan kalau kalian mau ambil aja" ucapku


Setelah siap kami segera melangkah turun, ku lihat ada kak Gilang di ruang tamu dan aku segera berpamitan.


"kak aku pergi ke mall sama teman temanku, aku mau pakai mobil ya" pamitku


"iya dek hati hati, jangan ngebut bawa mobil dan jangan pulang malam malam" kata kak Gilang


" siap kakakku aku berangkat assalamualaikum"


"waalaikumsalam" jawab kak Gilang


Sesampainya di mall jiwa belanja kami langsung bangkit, banyak yang kami beli setelah 2 jam muter sana sini.


"ayo makan dulu Ray" ajak Yanti


" ayo, kita ke sana saja yuk kayakna enak"ujarku sambil menunjuk sebuah restoran yang lumayan rame


Kami berjalan memasuki restoran kemudian mencari tempat duduk yang kosong. Setelah dapat kami pun memesan makanan.


"mbak saya pesan nasi ayam bakar 3, jamur crispy 1, tahu crispy 1 sama minumnya jus jambu 3 air mineral 1 botol" ucapku memesan makanan karena memang tadi kita sudah memilih menu


Setelah pelayan pergi kami pun berbincang bincang, tanpa sengaja aku mengedarkan pandangan ke orang2 di dalam restoran.


Deg

__ADS_1


"itu kan Kevin dan kak Vio, dan itu orang tua siapa ya? ternyata hubungan mereka memang sudah serius sampai orang tuanya pun sudah tau. Berarti keputusanku sudah tepat untuk melupakannya" pikirku


Lama aku memperhatikan mereka dan aku tak menghiraukan teman - temanku yang mengobrol. Saat aku lama menatap mereka tanpa sengaja mataku bersitatap dengan Kevin dan segera aku membuang muka.


"Ray ayo makan" ajak Sari mengagetkanku, sejak kapan makanan itu datang aku tak tau


"ehh iya ayoo" ucapku


Aku pun makan dalan diam dan seaekali aku melihat ke arah Kevin dn keluarganya. Sepertinya mereka membahas sesuatu, dan terlihat Kak Vio juga seringkali mengumbar kemesraan dengan Kevin entah menyuapi atau menyandarkan kepalanya di bahu Kevin.


"gimana sama cowok yang waktu itu ya?" pikirku


"aishh gak penting juga aku mikirin urusan orang" lanjutku dalam hati lalu kembali fokus ke makananku


Saat sedang fokus makan tiba - tiba datang seorang ibu-ibu ke meja kami.


"Permisi, siapa yang namanya Raya disini?" tanya seorang tante tante


"Saya Raya tante, tante siapa ya?" tanyaku bingung


"Aduhh kamu cantik dan sopan banget sayang pantas anak tante cinta sama kamu" ujarnya


Ukhuk ukhuk


"maaf tante maksudnya gimana ya? dan saya tidak mengenal anak tante, maaf ya tante" terangku


"lagian orang gendut gini di bilang cantik, aku aja sadar diri" lanjutku dalam hati


"kata anak tante kalian satu sekolah, masa sih belum kenal. tapi tak apa tante suka sama kamu cantik" ucapnya dengan mata berbinar sambil menatapku lekat


"ehh.. Tunggu sebentar tante panggil dulu ya anak kesayangan tante biar kesini" lanjutnya langsung pergi tanpa menunggu jawaban kami


Kami hanya menatapnya bingung.


"Siapa Ray" tanya Yanti


"Gak tau aku juga aku gak kenal kok" ucapku juga bingung


Tak berselang lama aku melihat tante itu datang dengan seorang cowok di belakangnya.


"ini anak tante , apa kalian gak kenal " kata tante itu sambil menarik cowok yang kami kenal


mataku hampir copot melihat siapa cowok di belakang tante itu, dia tersenyum canggung.


"KEVIN" Teriakku , Yanti dan Sari kompak


tak ada yang mengerti akhir dari sebuah rencana


~Raya Putri~


##################################

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2