Asmara Gadis Gendut

Asmara Gadis Gendut
bab 6. Taman Kota


__ADS_3

Hari ini minggu rasanya malas untuk bangun dari tempat ternyaman ini. Tapi kenyamanan itu sirna kala kakakku yang paling ganteng itu datang dengan kebisingannya.


"Dek, bangun " katanya


"5 menit lagi bang, ini kan hari minggu aku pengen bangun siang" jawabku dengan mata terpejam


"Ish masak perawan kok males sih.. ayo kita joging ke taman kota" ajaknya membuka selimutku


"Aduhh kak ngapain sihh jauh banget kesana? Biasanya juga di sekitaran kompleks" jawabku malas


"Kalau gak bangun aku bilangin bunda nih" ancamnya


" ish kakak mah, gak usah bawa2 bunda" jawabku sambil menarik kembali selimut


"Aku hitung sampe 3 nih kalau gak bangun aku teriak bunda nih... satu... dua... tiiii"


"Iya2 kak ini aku bangun duh ngeselin banget sih, keluar sana aku mau ganti baju" usirku


"Ok adek sayang, aku tunggu di bawah ya" jawabnya cengengesan


"Ish punya kakak 1 resek banget" gerutuku


Ku langkahkan kakiku kekamar mandi, membasuh muka dan gosok gigi. Setelah berganti pakaian aku turun dan melihat bunda menata makanan di meja makan.


"Selamat pagi bunda, kok sepi bun ayah mana?" Tanyaku


"Pagi juga sayang, ayah di kebun belakang dek . Kamu di tungguin kakak di depan tuh dek katanya mau ketaman kota" jawab bunda


"Ya udah bun adek pergi dulu ya bun, assalamualaikum" kataku sambil memyalami bunda


"Iya sayang hati2 , waalaikumsalam" jawab bunda


"Kakak kok pakek mobilku sihh" ujarku kesal


"Kakak bosen pakek mobil kakak, sekali2 pakek mobil adek boleh ya" jawabnya dengan senyum tanpa dosa


"Huufff iya deh, awas kalau lecet.. yuk berangkat" pasrahku


Mobil kami sudah memasuki taman dan kak Gilang segera mencari tempat parkir yang hampir penuh karena hari ini kan minggu jadi pasti banyak keluarga orang yang berlibur disini. Setelah mendapatkan tempat parkir aku dan kak Gilang menuju lapangan yang ada di tengah tengah taman ini.


"Dek ayo lari bareng, tapi pemanasan dulu" ajak kak Gilang sambil mulai mengerak gerakkan tubuhnya pemanasan.


"ayo kak, tapi jangan cepat cepat nanti larinya ya hehehe" ucapku sambil nyengir


"iya sayang, sekarang kamu pemanasan dulu" jawabnya


Setelah 10 menit pemanasan kami mulai berlari pelan pelan mengelilingi lapangan. Memang karena aku gendut baru 2 putaran aku sudah gak kuat, sedang aku sudah tertinggal jauh dari kak Gilang. Huuffff capek banget, akhirnya aku memutuskan untuk istirahat di bawah pohon. Kulihat dari kejauhan kak Gilang menghampiriku.


"Dek, capel ya?" tanya kak Gilang


"iya kak, haus juga" jawabku manja


"ya sudah beli minum sana" perintahnya


"minta uangnya" ucapku sambil menyodorkan tangan

__ADS_1


Kak Gilang memberiku uang 50rb dari dalam sakunya. Aku tadi gak kepikiran mau bawa uang.


"kakak lari lagi ya, nnti kalau sudah selesai kakak cari kamu, jangan pergi jauh jauh" ucapnya


"iya kakakku yang baik, terimakasih uangnya" jawabku


Aku melangkah ketempat penjual air, kulihat banyak sekali penjual di sini mana enak enak lagi dagangannya. Pengen bakso Jumbo itu deh tapi uangnya gk cukup.


"Huuuff coba tadi q minta 100rb,pasti cukup" gerutuku


Akhirnya aku membeli air mineral dan duduk duduk di bangku bawah pohon sendirian sampai kurasakan seseorang duduk di sebelahku. Aku tak berniat melihatnya, inikan tempat umum jadi siapapun boleh duduk di bangku ini. Aku masih asyik bermain ponsel sendiri hingga terdengar deheman suara orang di sebelahku.


"Eekhhemm" dehemnya.


Sejenak kutolehlan wajahku melihat wajah orang tersebut setelah itu aku kembali melihat Hpku.


"seperti Kevin,tapi gak mungkin lah" pikirku mana mungkin Kevin di sini pasti mataku eror


"asik banget main ponselnya Ray" sapanya mengejutkanku


Deg


Secepat kilat aku langsung menoleh lagi, dan ku lihat memang itu Kevin. Ya Tuhan kok bisa sih dia ada disini.


"Kevin, kok bisa di sini?" tanyaku spontan


"Ya bisa lah Ray ini kan tempat umum, kamu aja yang asyik banget sampai gak sadar aku sudah di sebelahmu dari tadi" jawabnya


"hehehe maaf Vin , kamu mau olahraga?" tanyaku sambil memperhatikan pakaiannya yang mengenakan training panjang hitam dan kaos putih dan jangan lupa sebuah handuk kecil di lehernya.


"Ray..Ray.. helloo kok malah ngelamun sih" ucapnya menyadarkan lamunanku


"eh i iya a ada apa Vin" jawabku tergagap


"aku tanya Ray kamu disini sama siapa?" katanya


"aku sendiri, ya aku sendiri disini" jawabku


"kamu mau olahraga Vin?" lanjutku


"aku sudah selesai, ini habis beli minum" jawabnya


Kruuyuuuukk


Terdengar suara perutku berbunyi nyaring. Ku lihat dia terkekeh mendengarnya.


"kamu lapar Ray" tanyanya dengan kekehan


"hehehe " aku hanya tersenyum cengengesan


"Maaaluuuuuuu, dasar perut gk bisa dikondisikan" teriakku dalam hati


"Ayo makan dulu" ajaknya sambil berdiri menarik tanganku


"Ngak perlu Vin aku mau pulang kok ini, nanti aku akan makan dirumah aja" ucapku menolak dan melepaskan tangannya

__ADS_1


"Udah gak usah nolak, ayolah Ray" paksanya kembali menarik tanganku


Aku yang di tarik hanya bisa pasrah mengikutinya. Wooww dia membawaku ketempat bakso jumbo yang ku inginkan tadi.


"Tunggu disini aku pesan dulu" ucapnya berlalu memesan bakso dan ku jawab dengan anggukan


"Ini Ray, ayo di makan" ucapnya sambil menyodorkan 1 porsi bakso berukuran jumbo padaku dan sebotol air mineral


"Terimakasih" balasku


Setelah itu aku mulai memakan baksoku. Rasanya mantap apalagi makannya ditemani cogan benar benar nikmat. Disaat kami menikmati makanan datanglah kakakku yang super nyebelin.


"Rayaa, aku cariin muter muter ternyata kamu disini enak enakkan makan bakso" ujar kak Gilang sewot


"Maaf kak tadi aku di ajak Kevin, eh kenalin kak ini Kevin dan Vin ini kak Gilang" ujarku memperkenalkan


"Kevin"


"Gilang" ujar keduanya sambil menjabat tangan


"sini duduk kak" ajakku pada kak Gilang


"Dia siapamu Ray" tanya kak Gilang berbisik


"Teman sekelas kak" jawabku berbisik


"eekhem" kudengar Kevin berdehem keras


"kenapa kalian berbisik bisik" tanya Kevin


"hehehe Gpp kok Vin" jawabku nyengir


"Wah enak ni bakso bagi dong sayang" ucap kak Gilang yang langsung menyendok baksoku


"Ukhukk ukkhuk " tiba tiba Kevin tersedak


"Kamu gpp Vin, minum dulu" ucapku memberikan minum


"hmmmm aku gpp Ray makasih" balas Kevin


"Sayang ayo pulang, aku udah gerah ni mau mandi" kata kak Gilang sambil mengedipkan mata padaku yang ku balas dengan pelototan


"Sudah Ray kamu pulang aja gpp" kata Kevin


"Tuh kan sayang ayo kita pulang, kita pulang dulu ya bro makasih traktirannya" kata kak Gilang sambil menyeretku


"eh kak jangan tarik tarik aku, Kevin makasih ya udah traktir aku gak usah di tanggepin kelakuan dia emang gitu orangnya" ucapku


" iya Ray santai aja, hati hati di jalan" balasnya


meski rumit tapi selalu ada jalan untuk menuju rasa yang sama yaitu cinta


~Raya Putri~


################################

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2