Asmara Gadis Gendut

Asmara Gadis Gendut
Bab 38. Insiden


__ADS_3

Episode sebelumnya...


Ku lihat mobilnya keluar pintu gerbangku, dia selalu bisa membuatku berdebar debar dengan kata katanya.


'Calon istri ya?' Pikirku


Aku tersenyum sendiri memikirkannya. Ku langkahkan kakiku memasuki rumah dan melanjutkan tidur. **Melupakan segala yang terjadi hari ini yang mungkin akan mempengaruhi masa depan**.


#################################


"Sudah siap jadi nyonya Kevin?" Tanya Kevin yang tengah mengemudikan mobilnya menuju butik


"Isshh apaan sih?" Jawabku malu


"Kok malu sih sayang, kan memang colon nyonya Kevin. Apa jangan jangan gak mau???" Godanya


"Ya mau lah Vin, udah ah fokus nyetir aja kamu nya" perintahku


"Siap nyonya" jawabnya seraya tersenyum


Wajahnya bahagia, senyum selalu tersungging di bibirnya kala menyetir. Apa sebahagia itu dia bisa menikah denganku??


Sungguh beruntung aku bisa di cintai seseorang yang sangat mencintaiku seperti Kevin.


Saat ini kami telah sampai di butik tempat kami memesan gaun pengantin. Kevin menggandengku masuk ke dalam dan pegawai mempersilahkan aku untuk mencoba gaun yang telah kami pesan sebelumnya.


Aku memperhatikan diriku di cermin, gaun ini sangat indah membungkus tubuhku dengan sempurna.


"Anda sangat cantik nona" puji salah satu pegawai yang membantuku memakai gaun ini


"Terimakasih" ucapku tersenyum


"Mau di perlihatkan ke calon suaminya nona?" Tanya pegawai itu


"Emm tidak, biar nanti jadi kejutan di hari H saja" jawabku


Setelah kembali melepas gaun dan memakai bajuku yang semula aku kembali menemui Kevin. Dia menatapku sambil mengernyit.


"Kenapa?" Tanyaku heran


"Kok gak pakai gaunnya? Belum di coba?" Tanya Kevin


"Ohh itu, sudah aku coba kok tadi di dalam tapi sengaja gak di lihatin kamu biar jadi kejutan aja nanti" jelas ku seraya tersenyum


"Yahhhh padahal aku pengen lihat kamu pakai gaun itu" ujarnya kecewa


"Sabar sayang, nanti hari H juga lihat kan?" Jawabku


"tapi masih lama sayang beberapa bulan lagi loh, emmn... Iya deh biar surprise , ayo kita pergi" ajaknya mengulurkan tangan ke arahku


"Iya" jawabku seraya menyambut uluran tangannya


Mobil melaju ke arah kantor Kevin, karena hari ini aku akan menemaninya bekerja.


Setelah sampai Kevin segera memarkirkan mobilnya dan kami berjalan memasuki kantor. Karyawan menunduk hormat saat Kevin melewatinya tapi Kevin hanya diam tanpa membalasnya. Wajahnya datar dan terkesan dingin pada mereka, sangat berbeda dengan saat bersamaku.


Banyak karyawannya menatap kami yang berjalan bersama memasuki lift khusus. Entah apa yang mereka pikirkan tentang kami aku hanya menghela nafas.


"Kamu duduk dulu sayang, aku mau meeting dulu ya nanti kalau mau apa apa minta OB saja atau kamu temui aku di ruang meeting jika penting soalnya ponselku aku tinggal di sini" jelasnya saat memasuki ruangannya


"Ya sayang aku mau ngerjain beberapa laporan yang di kasih ayah juga di sini, kamu pergi saja" jawabku


Tok tok tok


"Tuan rapat sudah siap" ucap asistennya yang kini tengah masuk ruangan Kevin


"Iya ayo pergi" jawab Kevin

__ADS_1


Cup


" aku pergi dulu sayang" ucap Kevin setelah mencium keningku


Aku hanya mengangguk tanpa membalas ucapannya. Setelah Kevin pergi aku segera duduk di kursi kebanggaan Kevin dan mulai membuka laptopnya.


"Untung aku bawa flashdisk ini, jadi bisa ngerjain laporan yang kemarin" ucapku sendiri


Aku segera mengerjakan laporan itu dan mulai fokus tak terasa sudah satu jam aku berkutat dengan berkas tapi Kevin belum juga selesai rapat.


Drrt drrt


Ponselku bergetar tanda ada pesan masuk. Aku segera mengeceknya


Yanti :


Raya ayoo pergi ke resto xx, sekarang aku bersama Sari


Me:


Tunggu aku segera kesana


Aku segera mematikan komputer dan membereskan meja Kevin. Setelah selesai aku segera mengambil tas dan berjalan menuju ruang meeting Kevin untuk berpamitan.


"apa saja yang kalian kerjakan selama ini hahh, buat laporan seperti ini saja harus berulang kali salah" bentak seseorang di dalam sana sebelum aku mengetuk pintu


"Suara Kevin kah itu yang sedang marah marah?" pikirku mendengarkan


Tok tok tok


Aku mengetuk pintu lalu membukanya perlahan. Aku melihat semua yang ada di ruang meeting itu sedang tegang, wajah mereka terlihat sangat tertekan membuatku meringis. Aku tersenyum malu ke semua orang dan mulai melangkah masuk.


"Maaf mengganggu waktunya sa-"


"Ada apa hem, kemarin lah" perintah Kevin sambil berdiri dan memotong ucapanku


"Sekarang?" Tanyanya lembut sambil merapikan rambutku yang sedikit berantakan


'Duhh malu tau nggak dilihatin gini' ucapku dalam hati


'nona anda hebat bisa meruang singa rasa beruang ini menjadi seekor kucing lembut' puji ardi dalam hati melihat tuannya yang langsung berubah 180°


"Iya sekarang Vin" jawabku pelan


"Ya sudah pergilah nanti kalau sudah selesai kabari aku nanti aku jemput" perintahnya


"Baiklah aku pergi dulu, maaf sudah mengganggu waktu rapatnya dan jangan marah marah seperti itu nanti cepat tua aku nggak suka" ujarku tersenyum dan menggodanya lalu membalikkan tubuhku untuk pergi tapi tanganku di tahan


"Kenapa?" Tanyaku heran


Cup


Lagi lagi dia mencium keningku tapi sekarang di depan seluruh karyawannya. Kevin benar benar membuatku malu gak tau tempat dia.


"Hati hati sayang" ujarnya sambil mengedipkan mata membalas godaanku


'Dihh dia benar benar' gerutuku


Aku tak membalas ucapannya tapi langsung pergi begitu saja tapi aku sempat melihat wajah asisten Kevin. Aku yakin asisten Ardi menahan tawa sedari tadi melihat kelakuan bosnya itu.


#skip


Kini aku melangkahkan kakiku memasuki resto xx tempat Yanti dan Sari menungguku. Ku edarkan pandangan mataku sampai ku lihat sebuah lambaian tangan ke arahku. Dengan senyum cerah aku menghampiri dua sahabatku.


"Sariii" ucapku seraya memeluk rindu dirinya


"Aku kangen" lanjut ku masih memeluknya

__ADS_1


"Aku juga kangen Ray" ucapnya membalas pelukanku


"Ekhemm disini masih ada orang ya" sindir Yanti pada kami


"Ehh ada Yanti tohh, sejak kapan di sini?" Tanyaku pura pura gak tau


Dia menatapku sinis kemudian kami tertawa bersama. Senang rasanya bisa berkumpul dengan mereka berdua.


"Mau pesan apa Ray?" Tanya Yanti


"Aku jus jambu aja deh" ucapku seraya memanggil pelayan


Setelah memesan kami pun mulai obrolan lagi.


"Gimana kabar kamu dan keluarga Sar?" Tanyaku


"Seperti yang kamu dengar dari Yanti Ray, keluargaku bangkrut dan kami pindah ke luar kota" ucapnya sendu


Aku menatap kasian padanya dan aku memandang Yanti meminta dia bicara.


"Ekhemm Sar, aku sama Raya berencana buka cafe kamu mau ikut gabung sama kita nggak?" Tanya Sari dan aku mengangguk membenarkan


"Tapi aku gak punya modal" jawabnya lesu


"Jadi gini, untuk modal aku yang tanggung Sar dan yang mengelola kamu sama Yanti tapi aku juga bakal bantu bantu kok di sana nanti" jelas ku


"Kalau masalah tempat nanti aku minta tolong Kevin buat cariin" lanjut ku seraya tersenyum


"Ekhem jadi yang habis tunangan minta tolong calon suami ceritanya" goda Yanti


"Owhh habis tunangan tohh pantas mukanya beda" sahut Sari menggoda


"Hehehe, maaf ya gak bisa undang kalian kemarin acaranya keluarga aja kok" ujarku cengengesan


"Gpp Ray, kami ikut bahagia jika salah satu dari kita bahagia begitu pun sebaliknya" balas Yanti


"Yaps betul itu" ucap Sari membenarkan


"Makasih ya, kalian berdua sahabat terbaikku" ucapku tulus


Setelah acara diskusi itu kami mulai makan makanan pesanan kami.


"Aku ke toilet dulu ya" pamit ku


"Ok jangan lama lama" balas Sari


"Siap" jawabku


Aku melangkahkan kaki menuju toilet. Entah perasaanku atau gimana aku merasa sedari tadi ada yang mengawasi ku. Aku merasa tak punya musuh dan untuk apa juga mengawasi ku. Aku segera membenahi pakaianku saat akan keluar toilet. Saat mencapai pintu keluar aku melihat seorang laki laki memakai masker berjalan mendekat ke arahku.


'Mungkin dia juga mau ke toilet' pikirku segera berjalan ke arahnya untuk kembali


Brukkk


"Awww aww" tiba tiba dia menabrak ku dan aku merasa sesuatu yang tajam menusuk perutku


"Ka..mu sii..apa?" Tanyaku menahan sakit


Terimakasih buat pembaca sekalian yang sudah mampir ke cerita aku..


sekarang aku bakal rajin update ya .. jadi tunggu kelanjutannya


Jangan lupa VOTE ,LIKE dan KOMEN ya biar author semakin semangat dalam update nya..


#################################


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2