
Hello genk ...
nih gue update lagi sesuai janji gue kan ..
gue mah orangnya dapat dipercaya😂
.
.
#####
Ke empat sahabat itu masih setia dimasion Zayn dengan obrolan santai yang penuh kebahagiaan, untuk saat ini Nana bisa melupakan kejadian yang beberapa hari ini mengganggu dirinya, sahabat-sahabatnya begitu pandai membuat hatinya tenang untuk saat ini, entahlah bagaimana keadaannya setelah kepergian sahabat-sahabatnya ini nanti...
Hampir 1jam setengah Zayn berada dikamar mandi, dirinya melampiaskan hasratnya sendiri disana tanpa bantuan seseorang.
Zayn keluar dari kamar mandi dengan rambut berantakkan selesai kramas, wajah terlihat begitu kesal "dasar wanita gak tau diri!! dia selalu membuatku gila karena ulahnya itu.."
Zayn mengambil kimono digantungan samping ranjang king sizenya, dengan santainya dia keluar dari kamarnya, mengintip dari lantai atas melihat istrinya begitu senang dengan senyum yang lebar.
...Hahahhaha...iya gue inget banget ya... Al lo pernah dihukum dosen ngerjain tugas resume satu bukukan??.cuma gara-gara lo keluar masuk wc hahahah .."sambung Yuna dengan tertawa terbahak-bahak begitupun dengan Rayna juga Nana yang tak luntur dari senyuman lebarnya mendengar cerita Yuna, tidak dengan Alsyad yang kini sebagai tokoh utama.
"Lo tau dari mana??"
"Ehh..lo gak tau apa pura-pura gak inget..gue kan miss gosip dikampus mana mungkin hal itu gue gak tau, gak ada sejarahnya seorang Yunalia gak tau hal sekecil biji wijen hahahha"
"Itu aib bukan kebanggaan gak usah diumbar kali"
"Ya biarinlah suka-suka gue.."
"Ciih!tak pantas hidup ...dia bahagia diatas penderitaanku tadi.
Liat saja kau akan menanggung akibatnya. istri biadab!membuat seorang Raka Zayn tersiksa tadi."dengan penuh rasa kesal Zayn menuruni tangga menghampiri Nana dengan langkah cepat, tak menunggu waktu lama dirinya berhasil mengalihkan pandangan mereka kearahnya.
Mereka semua menatap intens Zayn yang tiba-tiba datang dengan kimono navynya serta butiran-butiran air yang tampak jelas disekitaran rambut berantakannya.
"Kalian mengganggu istirahatku..suara kalian terdengar seperti bledek dahsyat..
"Waaw...raja Inggris datang dihadapanku"gumam Yuna melihat Zayn dari atas kebawah.
Zayn menatap datar kearah Yuna, mendekatkan tubuhnya kearah Yuna "apa matamu bisa kau jaga gadis kecil...dari tatapanmu itu kau sangat bergairah kepadaku...
Lihatlah temanmu ini istriku, dia menatap nafsu kearahku..apa kau tidak cemburu padanya"sambung Zayn menarik pinggang Nana dengan cepat dan mendekapnya.
"Ehmm..bukan seperti itu na..lo jangan salah faham dulu gue gak ada nafsu kok cuman..
"Sudahlah kita sudah lama berada disini haripun sudah mulai sore sebaiknya kami pulang"Rayna angkat bicara
"Baiklah tapi dengar satu hal Na..lo jangan cemburunya gue cuman takjub aja gak disertai nafsu kok lo tenang aja yaa"Yuna menggenggam kedua tangan Nana menyakinkan.
"Ayoo yunn.."Rayna menarik pergelangan tangan yuna keluar masion Zayn
"Terimakasih jamuannya"
"It's okey"
"Kami pergi dulu" Nana hanya menganggukkan kepalanya.
"Gue harap lo baik-baik aja na.." Alsyad berbisik pada Nana, Zayn menatap Alsyad dengan alis terangkat.
"Hati-hati dijalan.."ucap Nana sambil melambaikan tangannya.
__ADS_1
"Kau puas sekarang...heh kau mengabaikan teriakkanku tadi dan yang lebih parahnya kau meninggalkan suami mu dalam keadaan memuncak."Zayn sedikit meremas pinggang ramping Nana
"Ahh..aku hanya rindu pada sahabatku.."
"Kau harus menanggung akibatnya!" Ucapan Zayn sebelum menarik paksa pergelangan tangan Nana kekamar atas.
"Lepaskan tanganmu ku mohon ..ini sangat sak-kiit"rintih Nana dengan langkah cepat mengimbangi langkah lebar Zayn
Tubuh Nana terhempas diatas ranjang"ap-paa yang akan kau lakukan padaku?"kalimat itu muncul dibibir Nana, saat memandang wajah Zayn yang datar.
Zayn naik diatas tubuh Nana dengan perlahan, tidak ada penolakan yang dilontarkan Nana pada dirinya, Nana hanya pasrah, dia terlalu capek memberontak untuk saat ini "apa yang kau pikirkan..hemm?"ucap Zayn dengan membelai lembut rambut Nana
"Apa kau belum puas??"
"Tak perlu ku jawab kau pasti sudah mengetahuinya baby.."
"Aku akan melanjutkan kegiatan yang tertunda tadi ...
Kauu tidak memberontak seperti biasanya??"lanjut Zayn memicingkan matanya
"Aku terlalu lelah ...lakukan yang kau inginkan!"tegas ucapan Nana pada Zayn.
Zayn penatap intens kedua mata Nana yang terlihat sayu, dirinya yakin istrinya itu kurang istirahat. Zayn bangkit dari atas tubuh Nana "Istirahatlah ...aku akan keluar" dia berjalan kearah lemari besar miliknya mengambil kaos hitam, jaket kulit dan jeans hitam untuk ia pakai.
"Kau tidak melakukannya"Zayn tadinya berniat membuka pintu kamar memalingkan wajahnya menatap Nana, sejenak pandangan mereķa saling terkunci
"Aku tidak suka kau yang diam.tidurlah dan siapkan staminamu besok pagi"setelah pengucapkan kalimat terakhirnya Zayn keluar dengan mengambil kunci mobil diatas meja.
Nana hanya memandang kepergian Zayn "Tak biasanya dia berbuat seperti ini.."lirih Nana dalam hatinya, tak mau menyia-nyiakan waktu istirahatnya Nana segera membenarkan posisinya dan menarik selimut tebal dibawah kakinya kemudian menutup kedua matanya...
####
Kemana lagi langkah kaki Zayn kalau tidak ditempat laknat Star Club, sejak menikah kemarin Zayn belum menyempatkan dirinya berkunjung disini. Ehh Ralat!...tapi semenjak menikah dirinya memang jarang berkunjung kesini, kebiasaannya yang selalu mengunjungi club disetiap malam kini hanya saat dirinya ingin melampiaskan nafsu liarnya.
"Apa kau melupakanku setelah kau menikah dengannya...apa..permainan ranjangnya sangat hebat sehingga kau melupakankuu??"ucap Vellerie dengan sedih
"Sudahlah Vel..kau banyak bertanya,,, dan apa kau ingin membunuhku perlahan..lepaskan pelukanmu itu aku tak menyukainya!!" Tegas Zayn blak-blakan pada Vellerie
"Baiklah..lagi pula kau tak mati mudah jay"
"Apa kau tuhan bisa mengatakan itu."
"Hahah...kau laki-laki kejam yang sangat lucu..aku menyukainya wajah datarmu membuat kau menjadi sangaaat tampan"
"Pergilah dan bawakan aku Wine!!"
"Tentu sayang.."Vellerie pergi meninggalkan Zayn dan mengmbil pesanan yang diinginkan Zayn.
Seperti bisa Zayn duduk dikursi paling pojok menghindari tatapan para penggoda yang mencuri pandang dirinya.
Zayn mengambil rokok disaku kiri jaket kulitnya menyalakannya lalu menghirupnya, merokok adalah suatu hal yang disukainya. Zayn tak bisa lepas dari batang rokok wine dan wanita semua itu sudah menjadi candu untuk Zayn.
"Kau tak ingin bermain denganku jay?"Vellerie datang dengan membawakan 2 botol wine mahal.
"Sebentar lagi,, aku baru menyalakan rokokku.."
"Ehmm baiklah.. ini"Vellerie memberikan botol Wine yang sudah dibukanya tadi.
Ehmm..
__ADS_1
"Jay apa masalahmu dengan Alan sudah selesai?"tanya Vellerie tiba-tiba
"Itu bukan urusanmu vel."
"Tapi kan..itu menyangkut dirimu aku berhak mengetahuinya"setelah Vellerie mengatakan perasaannya itu sangat pelan, Zayn menoleh menatap Vellerie dengan mata hazel miliknya.
"Ku harap kau tidak mencintaiku"
"Kenapa aku tak boleh mencintamu"
"Kau kotor."
"Jay?.."
"Dan aku sudah menikah ..hubungan kita hanya sebatas pelampiasan. Kau sudah tau itu sejak awal kan"
"Apa selama ini kau menganggapku sebatas teman ranjang?"
"Iya."
"Kau tak terbawa perasaan bersamaku selama ini."
"Aku sudah mengatakannya sejak awal."
"Baiklah..aku mengerti" ucap Vellerie dengan sedih, matanya yang biasanya liar dan tegas kini berubah menjadi berkaca-kaca.
"Berhenti menatap kebawah dan lihatlah ini Vel.."Vellerie menatap benda ditangan Zayn. Setelah melihatnya senyum di bibir merahnya
Terbit dengan indah.
"Ini untukku jay?"
"Ya..aku memang tidak menyukaimu Vel, tapi aku menghormatimu bahkan sebelum aku melakukan itu."ucapan itu, ucapan yang dilontarkan Zayn padanya membuatnya kembali senang. memang benar biasanya setelah melakukan hal dewasa dengan dirinya Zayn akan memberikannya hadiah sesuai yang diinginkan Vellerie tapi tidak untuk kali ini. Zayn benar-benar memberikan hadiah sebelum Vellerie memintanya.
Sebuah kalung emas bergandul love kecil. Vellerie memang menyukai perhiasan emas..
"akan ku pasangkan ....
"Kau terlihat lebih cantik bila kau tersenyum manja Vel."
"Terimakasih jay kau sangat bisa mengenaliku..lebilh dari diriku sendiri"
"Ayo ...rokok ku sudah habis"
"Ehhmmm..biasanya kau akan memberikan hadiah setelah bermalam dengan ku Jay apa kali ini aku juga akan mendapatkan hadiahku lagi??"
"Apapun yang kau minta."Vellerie merangkul Zayn dengan penuh semangat menuju kamar Vvip khusus
Zayn dan dirinya.
.
.
Pose Vellerie dengan kalung pemberian Zayn..
🌹TBC🌹
Thank's yang udah like coment juga vote yang kalian berikanuntuk Author ....
__ADS_1
Lopyu TheBasGenk😘
Jangan bosen dukung Author yaa..