BANDING Bastard Specialist

BANDING Bastard Specialist
APAKAH CINTA??


__ADS_3

Hai Hai TheBasgenk👋...


kemarin cerita Vellerie dan Zayn kepotong ya..


part ini diceritaain nih kejadiannya🤭


.


.


.


Zayn dan Vellerie terlihat begitu mesra saat berjalan berdampingan dengan saling merangkul erat satu sama lain. Semua penikmat malam yang  ada di Star Club menatap mereka dengan berbagai alasan, ada yang menatapnya suka ada juga yang menatapnya tak suka bahkan menjadi bahan gosip terhangat malam ini. Tapi, baik Zayn maupun vellerie mereka tampak acuh dengan semua itu.


Vellerie membukaan pintu kamar Vvip yang tadinya terkunci. Dirinya berjalan terlebih dulu mendahului Zayn, menyalakan lampu sebagai penerang ruangan.


"Kita mulai sekarang atau.."Vellerie berjalan mendekati Zayn, mengalungkan kedua tangannya pada leher Zayn dan merapatkan tubuhnya.


Euhmmmm...ahhh


Zayn dengan ganasnya menyapu disetiap sudut bibir Vellerie, satu tangannya menekan kepala Vellerie memperdalam ciumannya sedang satu tangannya aktif meremas gundukan kenyal yang sedari tadi menggoda darinya. Vellerie sengaja tidak mengenakan bra malam ini..benar-benar gadis liar!!


Zayn membuka seluruh pakaian yang dikenakannya, menyisakan satu kain sebagai penutup siMr.P nya, Zayn sengaja meninggalkan kain itu menempel menutupinya. Selesai melepas pakaian yang dipakainya kini Zayn dengan lihai melepas gaun kurang bahan yang dikenakan Vellerie, sangat mudah melepasnya hanya dengan satu tarikan, gaun itu merosot kebawah dengan sendirinya.


"Ahhh..ohh..jay" Vellerie begitu merasakan luapan hasrat Zayn dengan memberi tanda merah disekitar lehernya.


"Ehmm..ohhh"Zayn menggendong Vellerie kearah ranjang tanpa melepas persatuan dibibir mereka.


Zayn meraba seluruh celah sexy Velleri dengan sangat lembut dan kasar saat berada dibagian tubuh kesukaannya. kedua gundukan Vellerie yang memang melebihi ukuran normal wanita semang sangat disukai Zayn kedua tangannya meremasnya tanpa ampun.


"Ahh hen-tiikaan tanganmuu"Vellerie mencoba melepas satu tangan kekar Zayn dari gundukannya dan mengarahkan pada tempat syurgawinya, dirinya sudah sangat tersiksa.


"Masukkaannn jarimu jay"


"Kau sudah sangat becek vel" ucap Zayn dengan terang-terangan


Zayn memasukkan ketiga jarinya menyentuh lubang nikmat penuh dengan lendir milik Vellerie, Vellerie meracau tak karuan, matanya merem melek merasakan kenikmatan yang diberikan Zayn padanya.


"Ahhh ak-kuu akan sampaaii jay..ohhh.." desah Velleria saat mencapai kenikmatannya.


Vellerie meraih tangan Zayn yang digunakan mengaduk-aduk lubang nikmatnya dan memasukkannya kemulutnya melahap habis sisa lendir yang keluar dari lubangnya sendiri.


"Berbaringlah aku akan memuaskanmu"perintah Vellerie pada Zayn yang memandangnya dingin.


Sekarang Vellerie berada diatas Zayn memimpin permainan, bibirnya bertemu dengan bibir Zayn melahap habis dengan sedikit gigitan kecil yang diberikan Vellerie, tangannyapun tak mau kalah mengelus dada bidang Zayn dengan sangat lembut.


"Kau curang, tidak melepasnya" ucap Vellerie mendapati kain itu menutupi junior tegang Zayn "akan ku lepaskan.." Vellerie melepas kain penutup itu dengan mudahnya.


Vellerie dengan lihai mengulum dan memainkan junior Zayn dengan lembutnya.


" aahhhhhh...." akhirnya suara desahan dari mulut Zayn  terdengar kali ini.


Ohh shit!! **** me..yeaahh fasteerr...ahhhh" desah panjang Zayn menggema diseluruh ruangan.


Vellerie menjilat semua cairan yang keluar dari junior Zayn sampai habis tak tersisa, bahkan sisa cairan yang melekat disela-sela jarinya pun ia sesap habis.


Vellerie merangkak lagi keatas dada Zayn, sedang tangannya mengarahkan junior Zayn memasuki lubangnya syurgawinya.


"Jangan dimasukkan! Aku sedang tidak ingin memasukki lubangmu..ubah posisi 69"


"Baiklah" Vellerie meniruti kemauan Zayn dengan mengubah posisi mereka menjadi 69...


.


.


Malam itu menjadi malam indah bagi keduanya...


Juga menjadi malam indah bagi Nana yang bisa tidur tenang tanpa pengusik yang menghancurkan tidur nyenyaknya disetiap malam...

__ADS_1


#####


Matahari telah menampakkan sinarnya, dan Nana terbangun dari tidur nyenyaknya semalam " akhhh.." suara menguap Nana dengan merentangkan kedua tangannya keatas, kemudian berjalan santai menuju kamar mandi berniat membersihkan badannya supaya fresh kembali..


Dengan kaos pink dan celana  pendek putih Nana keluar dari kamar, menuju tempat dengan banyak kegiatan yang amat menyenangkan bagi dirinya.


"Bibi sedang masak apa?" Tanya Nana pada Meridith


"Nyonya anda sudah bangun?"


"Stop panggil aku nyonya bi!! Cukup panggil namaku N-a-N-a Nana...aku lebih nyaman bila bibi memanggilku dengan sebutan itu.." jelas Nana mengungkapkan isi hatinya dengan mengejakan namanya.


"Hem..tapi itu tidak pantas nyonya, anda istri tuan kami.


Lagipula tuan tidak akan suka, bila kami memanggil Nyonya dengan sebutan nama ..saya rasa itu tidak sopan nyonya."jelas Meridith panjang lebar


"Ehmm..begini saja Bibi bisa memanggilku sebutan nama saja bila pria arogan itu tidak ada..aku lebih nyaman dengan itu..bagaimana??"


"Baiklah nyo.."


Ehmm no no..just Nana⁷!"


"Baiklah na..


"Bibi masak apa?, biar ku bantu memotong wortelnya" Nana mengambil pisau yang Meridith gunakan memotong wortel


"Kami memasak sup ayam"


"Waah ....rancangan yang menarik. Dan apa itu?" Nana menunjuk suatu masakan yang sedang diaduk oleh salah satu pelayan.


"Ini udang crispy asam manis nyonya."jawabnya


"Apa setiap hari kalian memasak makanan sebanyak ini?"


"Iya kami memasak seperti ini setiap hari"


"Dan semua ini dimasak untuk pria arogan itu??"


"Ohh..ehm sepertinya aku baru mengetahuinya setelah aku tinggal disini lebih dari 2 minggu"


"Aku selalu dibuatnya bangun disiang hari ...dasar pria itu!"ucap Nana dengan kesal dan dibalas dengan senyuman tulus Meridith.


"Apa kau sudah lapar?"


"Sepertinya iyaa..kelihatannya masakannya sangat lezat"


"Hentikan memotong sayur itu dan duduklah dimeja makan.aku akan mengantarkan makanan untukmu"


"Baiklah bi" Nana berjalan menuju ruang makan yang begitu mewah dengan banyak kursi yang mengelilingi meja luas nan indah dengan ukiran disetiap sudutnya.


Tak menunggu waktu lama meridith datang dengan beberapa pelayan yang mengekorinya dari belakang "ini makanlah nak.."


Mata Nana berbinar dengan semua jenis makanan yang tersedia dimeja.


"Terima kasih bi.."


"Iya makanlah yang banyak.aku akan menyelesaikan tugasku dibelakang"


"Baiklah."Meridith dan para pelayan itu  pergi meninggalkan Nana yang menyantap makannya sendiri.


"kau memakan makanan berat dipagi hari" suara itu terdengar ditelinga Nana saat sedang mengunyah makanan dimulutnya.


"Kapan kau pulang?"


"Sejak kau berada didapur bersama para pelayan"


Zayn menarik kursi disamping Nana dengan pakaian formal yang sudah ia kenakan dengan sangat rapi. Nana menatap Zayn tanpa sadar mengagumi pria itu menggunakan dasinya sendiri "Tampan" kata itu keluar tidak sengaja dari mulut Nana.


"Aku tau.

__ADS_1


Semua wanita akan mengatakan seperti itu bila memandang wajahku." Kata yang barusan keluar dari mulut Nana sangat pelan tapi telinganya sangat jelas mendengar pernyataan itu.


"Kau mendengarnya"ucap Nana ragu


"Ehm tentu kau sangat terang-terangan mengatakannya" goda Zayn dengan mengedipkan satu mata kanannya.


"Menyebalkan."Nana melahap habis makanannya dengan terburu-buru.


"Meridith!"


"Ini tuan" seakan tau maksud Tuannya Meridith menghidangkan semangkuk salad sayur dihadapan Zayn.


Nana memandang Zayn sekilas yang menyantap salad sayurnya dengan lahap.


Drrrrtttt....drrtttt...


Pandangan Zayn beralih melihat ponselnya yang bergetar diatas meja makan.


📞**Ronald is calling...


"Ada apa?"


"........


"Baiklah.. aku akan berangkat sekarang"


".......


"Jangan bertindak sebelum aku datang"


".......


"Tetap lakukan yang ku minta. Aku dan herry akan memastikan kembali**"


"......


Zayn mengakhiri sepihak sambungan telfon itu. Tetap dengan ekpresi datar yang terlihat di wajahnya " Tetap dirumah jangan kemana-mana" pesan Zayn sebelum bangkit dari kursinya meninggalkan Nana dimeja makan.


"Tunggu.."Zayn menghentikan langkah kakinya dan berbalik menatap Nana dingin.


"Dasimu belum rapi.."Nana menghampiri Zayn merapikan Dasi yang belum terbentuk sempurna.


Zayn tertegun sesaat memandang gerakan tangan Nana yang lihai membenarkan dasinya..kedua tangan Zayn menangkup kepala Nana "Aku akan pulang terlambat nanti malam" Sebuah kecupan singkat diterima Nana dikeningnya, sangat lembut tidak ada kerasan seperti biasanya.


Zayn keluar dari masionnya diikuti Herry dibelakangnya, Nana terdiam sesaat menatap kepergian Zayn sambil memegang kening bekas kecupan Zayn "apa dia menciumku tadi..".


.


.


.


**kira-kira siapa ya Ronald itu..


apa hubungannya dengan Zayn dan siapa yang dibahas ditelpon..


🔴Tetap berikan dukungan kalian pada author dengan selalu like coment juga vote ya genk🙏



NATASYA CLOSYI


**


**



VELLERIA AMORA

__ADS_1


kira-kira kalian pilih siapa Velleria atau Natasya⁉️**


__ADS_2