BANDING Bastard Specialist

BANDING Bastard Specialist
RAHASIA 1


__ADS_3

.


.


.


Maria Selena merupakan nyonya besar Maxtoms, dia terkenal dengan cantik, pintar dan berwibawa. ya dia adalah ibu Syeira dan Jaelrich. kehidupan yang sempurna dengan harta dan kekuasaan yang dimiliki keluarga MAXTOMS di LA membuat semua orang menghormati dan menyegani semua anggota keluarga MAXTOMS.


Tapi dibalik harta yang melimpah, tuan Maxtoms memiliki banyak rahasia didalamnya. Diluar, semua orang hanya mengetahui perusahaan besar keluarga Maxtoms yang mentereng, di dunia gelap keluarga Maxtoms dikenal dengan gudang nya minuman keras serta senjata mematikan. mengekspor dan menyelundupkan benda-benda terlarang untuk untuk konsumen yang membutuhkan.


Dari bisnis gelap itulah yang menjadikan keluarga Maxtoms mempunyai banyak musuh salah satunya keluarga Steinbergh yang mampu mengambil semua harta kekayaan Maxtoms dengan paksa. Berhasil membunuh Patrick Maxtoms, memperbudak istrinya Maria Selena dan membuang kedua anaknya Jealrick dan Syeira Clarissa.


Regaf Steinbergh adalah pelakunya. hidup bergelimang harta tahta dan wanita, kekuatan dan kekayaannya yang sudah diketahui khalayak umum. Moster berdarah dingin menjadi julukan nya saat itu. Pemerintah, police bahkan kedaulan LA tak mampu menghukum atau membunuhnya.


Tapi Naas Nasibnya tak beruntung kehidupannya saat itu. ia malah terbunuh ditangan anaknya sendiri Alan Roxanne Steinbergh. Anak pertama dan satu-satunya yang menjadi anak kebanggannya. Dengan sadis Alan membunuh ayah yang telah mendidiknya banyak hal termasuk membunuh dan menggunakan senjata.


lalu apa hubungannya semua itu dengan Natasya Closyi???


_______________


Nana memasuki mansion dengan senyum cerahnya, suasana hatinya sedang sangat baik hati ini sungguh ini adalah hari spesial untuknya.


Terdengar suara gerbang yang terbuka kembali, Nana menengok kebelakang Mobil sport hitam suaminya memasuki halaman mansion.


"Kau kembali lebih awal?"


"Kenapa tak mengangkat telfon dariku?" tanya Zayn dengan mengamati wanita dihadapnya


"Aku tadi keluar sebentar..aku bosan disini jadi aku memutuskan keluar untuk menikmati coklat panas diluar" akunya


"ehem..baiklah! lain kali kau harus menjawab telfon dariku atau kau bisa mengirim pesan singkat padaku lebih dulu sebelum pergi! kau mengerti sayang!"


"Iya maafkan aku! aku tak bermaksud untuk tak memberitakukanmu dulu tadi"


"Ayo kita masuk kedalam" Zayn merangkul Nana mesra memasuki mansionnya


"Kau mau makan dulu atau mandi? aku akan menyiapkannya"


"Aku.."


"Tunggu sebentar,,,


Wajahmu pucat! kau sakit"" Nana menyela jawabannya Zayn saat dirinya memperhatikan suaminya kini


Tangannya menyecek suhu dikening suaminya "Badanmu demam!Mungkin kau kelelahan dan kau kurang tidur! ayo kita kekamar, aku kan mencoba menurunkan suhu badanmu!"


"Ehmmmm...kau ingin memperko**ku, sayang?" Diluar nalar apa isi kepala Zayn hanya kegiatan itu saja!


"Kau sakit ... mungkin penyebabnya terlalu sering memikirkan hal itu saja!"


"hehhehe...tapi apa aku benar? kau tadi bilang ingin menurunkan suhu badanku kan?"


"lalu apa itu cara orang menurunkan demam? bahkan dokterpun akan mengatakan bahwa kau adalah maniak kelamin! kalau pikirannya hanya soal itu saja!" Nana sedikit berteriak menjelaskannya pada suaminya yang aneh ini.


Tidak ada jawaban dari sang suami, karena dia sedikit oleng sekarang!"Ayo kita kekamar sekarang!" Nana mencoba menuntun jalan Zayn yang sedikit sempoyongan


"Berbaringlah! aku akan menyiapkan baju gantimu!"


Nana kembali membawa handuk dan baskom berisi air hangat serta baju ganti untuk Zayn."Kau bisa bangun sebentar aku akan melepas kemejamu!"


"Kepalaku sangat berat!"Suara serak Zayn

__ADS_1


"Sebentar saja Kau kan nyenyak tidur nanti!"dengan sedikit paksaan Zayn mencoba bangun dengan malas. Nana dengan telaten mengganti pakaian yang melekat di tubuh Zayn dengan kaos polos warna maroon


"Jangan terlalu lelah bekerja! aku tak ingin kau sakit"ucap Nana saat menyelesaikan pekerjaannya merawat Zayn mengganti baju serta meletakkan handuk kecilnya dikening.


Nana keluar dari kamar tak ingin mengganggu tidur Zayn, ia ingin memasak Sup atau sesuatu untuk bisa dimakan Zayn saat bangun nanti.


DiPentri Nana bingung ingin memasak apa .. pengetahuan masaknya masih sangat minim, karna bingung ingin masak apa, Nana memutuskan mencari resep di YouTube.


"Apa yang harus ku masak ya? bubur atau sup ayam atau nasi...


ahh tidak masak orang sakit dikasih nasi goreng sih! tidak tidak..ehmm bubur aja deh kelihatanya mudah nih"


Nana berakhir mengambil bahan-bahan membuat bubur ayam, lalu berkutat di dapur memasang apron dan mulai dengan membersihkan ayam di wastafel.


"Kau sedang membuat apa nak!" Meridith memecahkan konsentrasi Nana memasak sekarang


"ah ini! aku membuat bubur ayam untuk nya bi!"


"Untuk tuan?"


"Ya..dia demam. Jadi aku ingin membuatkannya bubur agar dapat dia makan saay bangun nanti" Meridith tersenyum mendengarkan penjelasan nya nyonyanya Moment ini membuat nya merasa menghangat.


"Kalau begitu aku akan membantumu nak! apa yang bisa aku bantu!"


"Terima kasih bi! ini tolong bersihkan daun bawangnya!"


_____________


Nana membawa masakan nya kekamar berniat membangunkan Zayn dan menyuruhnya makan.


Tapi kosong..dia tidak ada ditempat tidur. Dimana dia?


Suara gemericik air terdengar, mungkin Zayn sedang mandi sekarang. Nana setia menunggu di kursi samping tempat tidur.


"Yah, kepala terasa berat jadi aku ingin keramas!"Jawab polosnya mendekati Nana


"Kau masak untukku?


..Wah ini terlihat enak! sebentar aku akan memakai bajuku dulu" ia mengambil kaosnya memakai lalu mengambil mangkuk bubur diatas meja.


"ini! suapi aku!"


"Kau sudah terlihat lebih bugar! berarti kau sudah bisa makan sendiri. jadi, makanlah! aku akan turun untuk menyirami kaktusku" Nana beranjak dari tempat duduk nya


Dengan gerakan cepat Zayn menahan tangan kiri Nana, "Aku masih sakit sayang..jadi suapi aku!"sambil menyodorkan mangkuknya.


Nana menghela nafas panjangnya dan berakhir mengalah, mengambil mangkuk yang disodorkan padanya"Baiklah aku kan menyuapi mu! Aaaaaa.."


"enak?"


"Ehm..apa ini benar buatmu?"


"Memang siapa lagi?"


"Meridith?"


"Tidak.ini murni buatku!" Nana tak terima. karna memang ia yang memasaknya meridith hanya mengoreksi rasanya saja.


"Baiklah kalau begitu kau cocok membuka warung bubur ayam..ini enak!"


"Benarkah?"

__ADS_1


"Iya..aku rasa bubur ini satu tingkat lebih enak dari nasi goreng kecap mu! hahahah.."


"Ya yaa..aku akan belajar masak lagi besok!"


"Tak perlu...banyak chef disini kau tak perlu repot repot memasak!"


"Tapi kau menyukai masakanku?"


"Iya sudah berapa kali aku bilang"


"Tapi kau melarangku memas....."


"Sudahlah kepalaku kini kembali berat lagi!"


"Kalau begitu minum obat ini! dan kembali tidur!"


Setelah memastikan Zayn meminum obatnya dan merebahkan tubuhnya, Nana pergi setelah menarik selimut untuk menutupi suaminya.


________



(Anggap saja ini suasana malam yang Genk)


Nana pergi ke halaman belakang mansion untuk melihat tumbuhan disana. Hanya melihatnya karna tadi pagi ia sudah menyiram dan memindahkan beberapa tumbuhan yang sudah besar kepot yang lebih besar.


Kegiatan itulah yang disukai Nana tiap harinya. melihat tanaman yang tumbuh subur membuatnya nyaman dan senang.


"Sayang! Natasya?...."


"Ya aku di sini!


Kau sudah bangun! kau hanya tidur satu jam? Ini masih malam tidurlah kembali bukannya besok kau berangkat kerja lagi!"


"Aku harus pergi ada pekerjaan yang harus aku selesaikan"


"Tidak, Kau sedang sakit sekarang istirahat lah dulu! kau bisa menjalankan aktivitas mu besok lagi!"


"Aku sudah sembuh! Nanti tak usah menunggu ku pulang, langsung tidur aja mungkin aku pulang tengah malam nanti." tegasnya


"Kau yakin sudah sembuh?" Nana khawatir dengan meletakkan telapak tangan nya mengecek kembali suhu dikening Zayn.


Zayn mengangguk dan pergi dengan buru-buru meninggalkan mansionnya.


"Mana kunci mobilkku!"


"Aku akan ikut dengan tuan" jawab Herry, Zayn melihat Herry sekilas. ia tadi berniat meninggalkan nya untuk menjaga istrinya di mansion selama Zayn tak disana, tapi mempercayai Herry sama saya memercayai Kucing.


"Ya mending kau saja yang ikut dengan ku.


Biar Ronald yang disini!


Kau..disini saja jaga istri ku!


"Ya tuan" Ronald patuh tanpa penolakan


"Ayo ...kendarai dengan cepat" Zayn melempar kunci mobil ke arah Herry.


.


.

__ADS_1


.


šŸ”„Jangan lupa dukung author terus dengan like dan coment di setiap chapter ya genk


__ADS_2