
Hello genk gimana kabarnya👋
gue harap kabar kalian baik..soalnya udah bisa baca ini hehhehe 😊
berita duka..authornya sedang sakit genk..mohon doanya biar cepet sembut yaa😇
.
.
Hari kepulangan Nana dari rumah sakit tiba, setelah dirinya menjalani perawatan dirumah sakit lebih dari 3 hari. Zayn mengambil alih semua keperluan yang akan dibawanya pulang kemasion termasuk membantu Nana mengemas pakaiannya didalam tas jinjing.
Ekspresi Nana masih sama Cuek pada Zayn karena kemarin ponselnya hancur sebab ulah Zayn yang terlalu mementingkan diri sendiri. Tapi itulah sifat Zayn, tak perduli apa yang dirasakan Nana saat ini.
Mobil sampai kemasion miliknya,
Zayn menyiksa Nana dengan bibirnya yang menyerbu b**ir Nana tanpa ampun. Melumtnya kasar dan terburu-buru saat memasukki kamar dengan Nana yang digendong Zayn dari depan.
Tidak ada yang bisa Nana lakukan selain mengalungkan tangannya di leher Zayn dan tak membalas sedikitpun ciumn Zayn padanya. Bibir Zayn melmt bibir Nana kuat seolah rakus dengan rasa lapar yang tak tertahankan. Bibir Zayn menghisap bibir Nana dalam-dalam, menggigit bibir bawah Nana dan memasukkan lidahnya ke dalam mulut Nana. Tak tertahankan lagi akhirnya pertahanan Nana jebol, dia membalas lumtan Zayn dengan lidahnya yang bergulat dengan lidah Zayn didalam. Lidah Zayn memutar di dalam mulut Nana. Menjilat mulut atas Nana dan gigi-gigi Nana, lalu menghisap saliva keduanya dan menelannya dengan rakus. Nana sangat kuwalahan dibuatnya.
Zayn menurunkan tubuh Nana di kasur dengan dirinya di atas Nana. Tangannya menekan tengkuk Nana seolah ciumn tadi masih belum cukup. Zayn menekan punggung Nana hingga tubuh keduanya menempel erat. Namun Zayn tetap merasa belum cukup. Masih dengan mencium bibir Nana tanpa henti, ciuman Zayn akhirnya berhenti dia bangkit dari posisinya dan menghampiri sesuatu diatas meja ekspesi wajah Nana nampak kecewa dengan itu, tapi Zayn menghampiri Nana dengan memberikannya suatu berbentuk kotak,"ambillah!!"
"Untukku?"
"Ehemm"
Nana membuka isi kotak itu, kemudian nampak terkejut "ponsel..untukku??"
"Ponselmu sudah kuno. Aku menggantinya dengan model trend sekaran"
"Bilang saja kau mau membelikanku ponsel baru... kau tak perlu susah-susah merusak ponsel lamaku!..
Dengan tangan yang mengotak-atik ponsel barunya Nana menemukan satu kontak yang asing baginya.
..(My Handsome Husband♥️)apa ini??ucap Nana kaget
"Itu kontakku..kau bisa menghubungiku saat kau membutuhkanku!!dan ingat jangan ganti rename nya!!!"ucap ketus Zayn pada Nana yang berniat mengubah nama menjijikkannya itu.
Dengan satu kali dorongan posisi Zayn sekarang sudah diatas Nana kembali merebut ponsel yang dipegangnya dan merobek baju Nana yang masih menggunakan piyama juga merobek kemejanya sendiri yang mahal. Tubuh bagian atas keduanya sudah terekspos.
__ADS_1
Zayn memeluk Nana yang berada di bawahnya. Menciunya dengan sangat intim kembali dan menekan tubuhnya kuat ke tubuh Nana. Namun Zayn tetap merasa tidak cukup. Dia menginginkan keintiman yang lebih. Zayn kemudian melepaskan ciu**nnya dan beralih menciumi telinga Nana.
"Ahh..." Desah Nana dengan tubuh tersentak saat merasakan rasa geli yang luar biasa saat Zayn menjilati telinganya dan mengulum cuping telinganya dengan dalam. Nana menggigit bibir bawahnya ketika lidah basah nan kenyal milik Zayn menyeruak masuk ke dalam lubang telinganya.
Lidah lembab Zayn turun ke leher Nana. Menjilatnya, menggigit kecil, dan menghisap kuat leher Nana dalam hingga membuat Nana memekik akibat sengatan di lehernya. Zayn mengangkat wajahnya dan menatap wajah Nana yang memerah dengan mata yang sedikit terbuka akibat gairah yang tidak tertahankan.
"Kau milikku." Bisik Zayn di depan wajah Nana yang hanya terpisah beberapa jengkal. Zayn kembali menci bibir Nana dengan rakus. Ia kembali memasukkan lidahnya ke dalam mulut Nana dan mengeskplor mulut Nana hingga Nana lagi-lagi kewalahan dibuatnya.
Zayn menurunkan wajahnya. Meremas dua bukit kembar Nana dan turun mengelus selkngannya.
"Ahhh..." Desah Nana dengan tangan yang meremas bantal yang ada di bawah kepalanya. Dadanya bergerak naik turun seiring dengan hisapan Zayn dan gerakan lidah lembab Zayn pada kedua bukitnya.
Zayn melepaskan mulutnya dan turun mengecupi perut Nana dan menjilat pusar Nana, membuat Nana tersentak geli dan refleks menarik mundur pinggulnya.
Tangan Zayn bergerak terburu membuka celana Nana sekaligus celana dalamnya. Zayn melipat kaki Nana ke atas dan melebarkannya. Tangannya menyentuh di bawah sana, di mana sedikit cairan menyembul dan membuat lubang Nana basah. Zayn mengangkat wajahnya. Dia menatap Nana yang entah mengapa sangat cantik. Jari Zayn menekan ******** Nana kuat, membuat Nana memekik dengan napas tersentak.
Zayn menyeringai senang. Ia mengrcup paha dalam Nana. Tangannya mulai memainkan ******** Nana ke kiri dan ke kanan. Nana hanya mendesah dan meremas bantal dengan gelisah. Tubuhnya menggeliat seiring mulut Zayn yang mulai maju dan mendekati lubangnya.
"Ah!!" teriak Nana kuat saat Zayn tiba-tiba menghisap klitorisnya tanpa aba-aba. Kaki Nana otomatis ingin merapat. Namun Zayn tetap menghisap ******** Nana dan memainkannya dengan lidah. "Ah..... Masukkan."
Nana dapat merasakan Zayn tersenyum di vgnnya. Zayn menjilat garis kewntaan Nana, dan kembali mencium kewntaan Nana, menciumnya rakus seperti ia mencium bibir Nana. Memasukkan lidahnya dan memainkan lidah lembabnya di dalam lubang Nana. Satu tangan Zayn naik dan melewati pinggang mulus Nana. Zayn meraih dua gundukan Nana dan meremasnya kuat.
Entahlah. Setelah malam sebelumnya Nana melakukan pertama kali, rasanya memang sangat sakit. Namun saat Nana melakukan dengan Zayn berkali-kali, ada rasa menyenangkan dan nikmat saat merasakannya lagi.
Zayn menaikan tubuhnya ke atas Nana dan mencium Nana rakus. Nana menyambut dengan senang hati. Tangannya memeluk punggung Zayn sedangkan lidahnya sudah saling beradu dan berbagi saliva.
Zayn menggenggam juniornya yang berada di depan kewnitaannya Nana. Paha Nana berada di atas pahanya saat Zayn bersiap-siap memasukki Nana. Tanpa aba-aba, Zayn menyentak juniornya dalam-dalam. Mulut keduanya terbuka lebar seolah napas keduanya terhisap saat rasa nikmat menghampiri keduanya.
Zayn menggeram serak. Nana mendesah kuat dengan tangan yang memeluk Zayn dengan kuat, menyalurkan rasa nikmat yang tak tertahankan saat junior Zayn yang besar menyentuh titik terdalamnya. Zayn masih belum bergerak. Napasnya terengah sedangkan matanya menatap tak lepas pada wajah Nana yang penuh nafsu. "Kau sangat sempit." Seraknya.
Dada Nana naik turun saat matanya yang berkaca membalas tatapan Zayn.
"Dan kau sangat amatir." Lanjut Zaym dengan senyum miringnya. "Aku menyukainya."
"AH!"
Nana kali ini berteriak saat Zayn melakukannya sekali lagi. Milik Zayn keluar, dan masuk dalam satu sentakan menyentuh titik terdalam Nana. Nana terengah kuat. Tangannya tanpa sadar mencakar punggung Zayn dengan kuat.
Zayn memutar milknya yang berada di dalam Nana. Dia menurunkan wajahnya mengecupi leher Nana. Tangannya menyentuh pinggang Nana. Dan sekali lagi, Zayn menyentak miliknya dalam-dalam.
__ADS_1
"Al... Hah... Sudah..." Kata Nana, merasa tersiksa sekaligus nikmat dengan rasa yang Zayn timbulkan.
Zayn menurut. Dia mulai memaju mundurkan miliknya di dalam Nana dengan gerakan pelan. Tangannya menahan bahu Nana ke kasur saat gerakannya mulai cepat. Nana hanya dapat meremas bahu dan lengan Zayn. Mendesah tak henti saat milik Zayn maju mundur di dalamnya. Mulutnya beradu kembali dengan mulut Nana saat Zayn makin mempercepat laju miliknya. Napasnya keduanya terengah kuat.
Zayn menjatuhkan wajahnya di samping wajah Nana, terengah serak merasakan sempitnya kewntaan Nana yang berbeda daripada wanita-wanita lain yang pernah ditidurinya. Zayn kembali menyentak Miliknya dalam-dalam saat merasakan dinding kewntaan Nana mencengkram miliknya. Dia melakukannya berkali-kali hingga Nana berteriak saat dirinya meledak.
Namun anehnya Zayn belum mau meledak. Dia masih merasa kurang dan menginginkannya lagi dan lagi. Zayn menyentak dalam miliknya. Dia mendudukan dirinya di atas kasur dan menarik Nana agar bangun. Dia menggendong tubuh Nana dengan miliknya yang masih memasuki Nana dalam. Zayn duduk di tepi ranjang dengan Nana yang berada di pangkuannya.
"aku lelah..." Kata Nana dengan napas terengah.
Zayn mengabaikan. Ia mencium Nana kembali dengan rakus. Tangannya meremas bokong Nana. Dengan gerakan cepat, dia menaik turunkan tubuh Nana. Mengeluar masukkan milinya yang masih tegang dengan gerakan cepat. Nana melepaskan ciuman mereka. Dia berteriak kuat merasakan kenikmatan yang tak tertahankan saat Zayn melakukannya. Napasnya makin terengah. Tangan Nana mengalung kuat di leher Zayn.
Terlalu cepat.
Nana lagi-lagi mencakar punggung Zayn, terengah kuat saat Zayn melajukan miliknya. makin cepat. Zayn menggeram di samping terlinga Nana. Bi*irnya yang tidak bisa diam kini mengu**m telinga Nana.
"Kamu sangat nikmat." Kata Zayn serak. Zayn mulai terengah dan makin mempercepat gerakannya. Nana lagi-lagi berteriak saat zayn menyentak tubuhnya dalam. Nana menggigit bahu lebar zayn dan saat bersamaan, Zayn menumpahkan cairannya di dalam Nana.
Namun, Nana sudah terlalu lelah kali ini mendapat kenikmatan yang bertubi-tubi dari Zayn. Zayn tetap menginginkannya terus menerus seolah tidak pernah puas.
"Aku lelah"bisik Nana saat kepalanya di pundak Zayn.
"Baiklah aku mengalah"
Untuk kali ini Zayn mengalah untuk urusan bercinta,karena melihat wajah sayu Nana juga tubuhnya yang sudah lemas.
"Istirahatlah!"Zayn meletakkan tubuh Nana diatas ranjang dengan menyelimutinya Selimut tebal.
"Aku tak bisa menemanimu kali ini, urusan kantor sangat banyak..Sweet Dreams beb.. Cup!"ciuman manis Zayn pada kening Nana sebelum menginggalkannya.
.
.
.
🌹TBC🌹
mohon doanya ya genk...authornya masih sakit sampek sekarang mangkanya gak bisa up kemaren, ini aja dipaksain mikir malem2..
__ADS_1
Doain biar cepet sembuh dan juga doain bisa kontrak, soalnya kemaren kontraknya ditolak🥺gak tau deh..gak ada semangatnya bikin part ini