
.
.
NATASYA POV
Aku senang hari ini kembali kekampus, aku berjalan riang kearah kelasku.
Seperti hari hari biasanya aku tak begitu memperhatikan dosen menjelaskan materi, karena aku dan yuna sibuk berbincang nggak jelas dikursi pojok belakang, Yuna mengawali perbincangan dengan rentetan pertanyaan panjangnya tentang absenku kuliah lagi kemaren, dan aku hanya bisa menjawab bohong padanya.
Beberapa kali dosen melemparkan pertanyaan padaku tentang materi yang disampaikan, Filsafat pendidikan dan bahasa inggris menjadi mapel hari ini..untungnya kedua pelajaran itu kesukaanku jadi aku bisa menjawab pertanyaan dosen dengan gampang tanpa mendengarkan penjelasan darinya sekalipun, tapi Yuna wanita ini hanya diam saat dosen Filsafat mengajukan pertanyaan padanya, Yuna hanya menyukai mapel Bahasa inggris, dan berbanding terbalik untuk mapel filsafat dia akan bungkam tanpa sepatah katapun dengan mata mengerjap saat dosen melontarkan pertanyaan tentang mapel tersebut, sangat lucu aku menyukai ekspresi wajah Yuna saat moment itu.
"Lo pulang dijemput Na?"
"Gue pesen ojol sih"jawabku ringan pada yuna saat berjalan keluar kelas,hari sudah mulai petang aku melirik sekilas benda yang menempel dipergelangan tanganku, pukul setengah enam sore dengan langit yang sudah sangat gelap sebab akan turun hujan.
"Gak dianterin suami lo?"
"Dia lagi sibuk jadi gak bisa jemput"
"Ehmm gue anterin aja yuk!"ajak yuna dengan Hati-hatinya..
"Gak usah kan gue sudah pesen ojol,bentar lagi sampek kok"
..sejak lo nikah gue liat lo sakit-sakitan terus deh na"ucao Yuna prihatin.
"Kan gue tadi dah bilang..gue capek turun naek tangga masionnya"
"Kalau gitu minta eskalator dong biar gak capek!"
"Yee lo kira mall apa?"
"Hahahahah..."tawa keduanya sampai parkiran kampus
"Ya udah gue balik duluan ya"
"Iya.hati-hati ya"
"Ehem lo juga ya..byee"Yuna meninggalkan ku digerbang kampus menunggu ojol yang kupesan tadi.
Tak berselang lama ojol pesananku datang, "dengan mbak Natasya?"
"Iya..kealamat sesuai aplikasi ya pak"
"Siap mbak"
Aku menatap lurus jalan yang kulewati. Hari ini aku mungkin keberuntungan bagiku tidak bertemu dengannya. Alsyad selalu mengirim pesan hampir setiap hari, tapi aku harus mikir dua kali untuk membalas pesannya dengan hati-hati aku tak ingin menyakiti hatinya, Alsyad sudah kuanggap saudaraku sendiri sejak dia hidup sendiri, usia 10tahun ia sudah sebangkara semua keluarganya telah tiada meninggalkan Alsyad di danau belakang bengkel kakakku, kenanganku bersamanya tak bisa ku lupakan Alsyad terlalu menyayangi keluargaku begitupun sebaliknya.
******
Author POV
Sejak bertemunya Alan dengan Nana kemarin, pikiran Zayn tidak tenang, berulang kali Alan mengusik hidupnya, pria berkepala tiga itu tak henti-hentinya puas akan kehancuran Zayn.
Kejadian 7 tahun yang lalu muncul dibenak Zayn secara tiba-tiba.
Flashback On*
Wanita yang berperan sebagai sandarannya selama ini menjadi mayat hidup dibangkar rumah sakit lebih dari 2 Minggu ini, tidak ada yang dapat membuatnya kembali seperti sedia kala. senyuman manisnya,keceriaan serta tawa yang dibuatnya selama ini hilang dalam sekejap.
"Kak..tolong lupakan semua ini!"
..kakak harus bisa hidup bahagia tanpa pria si*lan itu
ucap Zayn monolog karena sang kakak yang masih memandang lurus tanpa tujuan
"Jay...apa kakak bisa hidup tanpa dia?" akhirnya dia bersuara.
"yahh...aku akan membahagiakan Kaka! aku janji! aku punya banyak uang kak! Kaka bisa pergi kemanapun sesuai keinginan Kaka selama ini! Kaka juga bisa ke mall berbelanja, atau ....
apa aja, aku akan menuruti semua keinginan Kaka! jawab Zayn panjang lebar
"Aku kehilangan bayi ku hikss..hikss...dia meninggalkan ku! pria itu membunuh anakku jay...hiksss...putrak-ku!! apa aku tak pantas menjadi seorang ibu...hikss aku berharap besar padanya tapi di-diaa meninggalkan ku..Apa salahkuuu hikss."
__ADS_1
Zayn memeluk erat sang kaka, Syeira Clarissa ya dia Syeira Kekasih Alan Roxanne Steinbergh musuh bebuyutannya. entah hasutan apa yang dilakukan Alan pada kakanya sehingga kakanya begitu mencintai Alan.
Tapi Seorang Alan Roxanne Steinbergh dia adalah pria yang kejam. Manusia Iblis lebih pantas menjadi julukannya setelah merayu, menghasut, menghamili dan menyiksa Syeira. Setelah itu Alan hilang entah kemana.
Syeira dinyatakan keguguran karena ulah bejatnya, Alan Seorang Meishophilia. itu adalah kelainan aneh pria itu. Syeira depresi dan kehilangan kewarasannya hingga ajal menjemputnya 1 Minggu setelah Syeira meluapkan unek uneknya pada adiknya.
Alan Roxanne Steinbergh... akan menjadi nama teratas dari daftar manusia yang akan mati di tangan seorang Louis Jaelrich MAXTOMS atau sekarang dengan nama Raka Zayn.
"Aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri." tekat kuat Zayn
Flashback Off
"Kau datang jay.
..sudah lama kau tidak datang kemari"Vellerie menggeser meja didepan Zayn dan mendudukkan tubuhnya di kaki Zayn, memeluk tubuh kekarnya bermanja dengan mengelus dada bidang milik Zayn
"Kau selalu menemukanku Vel"Zayn memejamkan matanya merakan sentuhan Vellerie
"Aku sudah hafal dirimu..walau kau berada dikegelapan sekalipun"
"Kau wanita yang hebat"puji Zayn padanya
"Tentu.dan aku lebih hebat dari wanita diseluruh dunia sekalipun"
...aku juga lebih cantik dan lebih sexy dari semua orang..iya kah??"lanjutnya dengan gerakan menggoda
"Tapi kau lebih tidak sopan dari semua orang!"ucap keras Zayn saat merasakan sentuhan dijuniornya.
"Hahaha..aku tidak sepolos kakakmu jay, terjerat cinta dusta dan berakhir pada kematian?"
"Aku tak ingin kau membahasnya Vel!!" Zayn menatap sengit Vellerie saat ini.
"hehmm baiklah....aku sangat berterimakasih padamu! Kau menyelamatkanku dari pria iblis itu!
..kau membuat ku keluar dari penjaranya" percapannya kini semakin mendalam
"Kau menyukai hidupmu saat ini?"
"ya..tuhan mentakdirkan ku menjadi seorang ****** saat umurku 15 tahun. Memuaskan hasrat manusia iblis tua seperti Steinbergh"
"Iya duluu!..saat kedua orang tua mati didepan mataku dan berakhir menjadi seorang wanita pemuas nafsu, tanpa pendidikan dan kasih sayang!
.... Jaelrich Maxtoms sekali lagi terimakasih kau menyelamatkan hidupku! " satu kecupan singkat dari Vellerie untuk Zayn
"apa aku bisa mencintaimu?" ucap Vellerie diakhir kecupan singkatnya
"Bukankah kau sudah tau jawabannya?"Vellerie tanpa ekspresi beberapa detik. Tapi Zayn malah mencium dan ******* bibirnya tanpa jeda beberapa saat, Vellerie mendorong dada Zayn saat dirinya sehabisan udara.
"Kau ingin membunuhku??"ucapnya dengan nafas tak beraturan
"Untuk apa membunuh wanita yang mencintaiku tulus sepertimu"
Ucapan Zayn mempu membuat pipi Vellerie memerah tersipu malu.
"Kau ada vodka?"tanya Zayn memecah keheningan
"Aku ada vodka simpanan lama 80an..tapi kadar alkoholnya tinggi sekitar 40%..bagaimana?"
"Bawakan padaku"Vellerie turun dari pangkuan Zayn mengambilkan Vodka untuknya.
"Ini..minumlah"vellerie memberikan segelas vodka pada Zayn yang dituangkannya didalam gelas.
"Bagaimana?"
"Lumayan."
"Jay ..aku tahu pikiranmu sangat kacau saat ini...kau mau menggantikan Foxda!!"Vellerie memberikan Headphone pada Zayn
"Aku sudah lama tak memainkannya, tapi...aku malas melakukannya."
"Ehmm sayang sekali padahal ....aku ingin mendengarkan dentuman nada darimu"ucap Vellerie memohon
"Kau ingin dengar lagu apa??"
__ADS_1
"Kau mau?"
Zayn mengambil Headphone yang diberikan Vellerie untuknya, tidak ada salahnya bermain Turntable menggantikan Foxda untuk menghilangkan sedikit beban pikirannya malam ini.
Suara dentuman nada Zayn terdengar sangat berbeda dari dentuman nada Foxda. Bukan hanya wanita, harta dan tahta yang dimiliki Zayn, dirinya juga mampu memainkan alat musik berirama keras seperti drum gitar elektrik dan Turntable, yang menjadi alat musik kesukaaannya.
Vellerie nampak tersenyum lebar saat Zayn enjoy memainkan Turntable dengan antusias. pria itu terlibat begitu kalut tadi, bahkan Zayn tak ingin disentuhnya. Mungkin hanya musik yang bisa menenangkannya saat ini.
"akhmmstt"
"Cukup jay ..kau sudah sangat mabuk"Vellerie mengambil botol Vodka yang dipegang Zayn.
"Ber-berikan padakuu"
"Kau sudah minum sangat banyak jay. kau akan terbunuh bila menuntaskan cairan ini"peringatan Vellerie saat Zayn berusaha meraih botol Vodkanya digenggaman Vellerie.
"Ayoo akan ku antar kau pulang"
"Tidak.aku ingin disini bersamamuu Vell" Vellerie menarik tangan Zayn membopohnya keluar dari club dan masuk kedalam mobil,Vellerie mengambil alih kemudi mobil Zayn.
"Vell..apa kau juga ingin meninggalkanku seperti semua orang??ehmm..kalau bukan kau mungkin Natasya yang akan jadi korbannya..dia.diaa heekmm pria ituu.. akuu akan meleyapkannya sekarang.cepat turunkan akuu turunkan akuuu..TURUNKAN AKU!!"teriak Zayn dengan mengedor dan mendorong pintu mobil yang sengaja dikunci vellerie.
"Berhenti melakukan hal bodoh jay!...kau harus segera membalaskan dendammu, kau juga harus membalaskan dendamkuu padanyaa. Kita akan memulai hidup bahagia tanpa kaparat itu "
Vellerie memarkirkan mobil Zayn didepan persis masion Zayn, "pak!tolong bantu saya"Vellerie meminta bantuan pada satpam penjaga
"Baik mbak"
Dengan bantuan satpam itu, Vellerie membopong tubuh lemah Zayn kedalam masionnya, Vellerie mendorong kasar pintu hingga terdengar bunyi nyaring, Nana yang sedang memakan makannya dimeja makan langsung menoleh dan menghampiri kearah suara yang muncul, matanya menangkap sosok lemah ditengah-tengah wanita dan satpam itu.
"Apa yang terjadi??ada apa dengannya?"
"Jangat banyak bicara. Cepat bantu aku"
Vellerie menghempaskan tubuh Zayn keatas ranjang,"akhhhh...jangan dia..cukup itu sajaa.."
Nana menatap bingung kearah Zayn dan wanita itu bergantian, dia tidak paham apa yang sebenarnya terjadi.
"Jangan tinggalkan akuu"oceh Zayn dengan meremas kuat rambutnya sendiri dengan kedua tangannya.
"Kau tidak papa jay..ini minumlah air dulu"Vellerie berada disamping Zayn berusaha menghentikan tindakan Zayn, Vellerie juga memberikannya segelas air untuk menetralisir pikirannya.
Nana diam, menggenggam erat tangannya sendiri, keringatnyapun sudah mulai bercucuran. Dia kaget juga takut, Nana benci orang mabuk.
"Tinggalkan kami disini!"lamunan Nana buyar saat Vellerie mendorong tubuhnya keluar kamar
"Tapi kalian ti_-"
"Apa kau tidak dengar ucapan Jay!dia menginginkanku disisinya. Kau Pergilah!!"satu kali lagi dorongan Vellerie kali ini membuat tubuh Nana tumbang didepan pintu dengan setetes air mata yang jatuh dipipinya.
.
.
🌹TBC🌹
JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN COMENT GENK..
Thank's yang sudah ngelakuin semuanya love you all genk😘
Btw kalian pilih mana niih??
Natasya Closy
Velleria Amora
__ADS_1
Syeira Clarissa