BANDING Bastard Specialist

BANDING Bastard Specialist
LOVE


__ADS_3

Kalau begitu aku meminta imbalan dari gaun yang sudah ku berikan padamu"


Zayn mendekati Nana diatas ranjang dengan tatapan penuh nafsu, "Tunggu sebentar!!"Cegah Nana saat Zayn ingin mencium bibirnya.


"Ada apa??"


"Akhir-akhir ini tubuhku gampang lemas. Lakukan dengan hati-hati."


"Baiklah."


#######


"..sttt..hentik-kan ..."ucap Nana yang berusaha mendorong tubuh Zayn.


"Oh god!!ada apa??"Zayn menghentikan gerakannya.


"Sakiit.."


"Tahanlah sebentar.Kau tadi sudah mendesah dan kau sudah keluar tadi!..tolong aku sudah akan  mencapai puncakku kali in-nii Biarkan dia tetap didalam"lirih memohon Zayn padanya berusaha menahannya.


"Tapi sakit kau menggerakkan tubuhmu sangat kencang"rengek Nana.


Dengan rasa jengkel Zayn bangkit dari atas tubuh Nana melepaskan juniornya dengan kasar menuju almari pakaian. "Mau kemana???"tanya Nana menatap Zayn yang sudah berpakaian rapi.


"Melepas nafsu memuncakku"


.....Maafkan aku. Jika nanti Zayn sering pulang malam ataupun pergi tiba-tiba, itu mungkin ulahku.....Nana bangkit dari tidur menghadang langkah kaki Zayn,"Kau mau menemui wanita itu?"


"Iya. Hanya dia yang bisa memuaskanku saat ini. Minggirlah!!"


"Jangan temui dia!"


Zayn membalikkan tubuhnya menatap sengit kearah Nana, "aku sudah hampir gila karena ulahmu!kau sudah mendapat kenikmatanmu sedangkan aku akan menderita karena_-sudahlah aku akan pergi"


"Jangan pergi..ku mohon..


Ehhmm aku akan memuaskanmu"


Zayn memandang wajah Nana mencari kebenaran,"Aku berjanji" tanpa Aba-aba Zayn langsung melmt bibir Nana kasar, kali ini Nana juga membalasnya mencoba mengimbangi pergerakan Zayn.


Tanpa melepas menyatuan bibir mereka Zayn menggendong Nana ala bridal keatas ranjang. Melepas semua pakaian yang sudah dikenakan tadi, tangannya sudah mulai aktif meremas kedua bukit Nana,"Jangan!!biar aku saja"tangan Nana mencegah pergerakan tangan Zayn dan bangkit dari atas ranjang.


Kali ini Nana yang menghempaskan tubuh kekar Zayn, dan memulai aksi nakalnya.  Nana mengelus dada bidang Zayn dengan sngat lebut, memainkan putng kecil miliknya dan berangsut sampai pada milik Zayn dari luar celana yg pastinya sekarang sudah mulai menegang kembali. Dengan segera Nana menurunkan resleting celana Zayn dan mencoba mengeluarkan  milik Zayn, memandangnya sebentar.


"Cepat lah baby.." ucap Zayn terbawa nafsu yang langsung mendorong kepala Nana untuk segera melakukan bl*wjob.


"Akhhh.." kali ini desahan mulai keluar dari bibir Zayn


"Sebut namaku Natasya.."


"Nghhh..Zayn..akhh..please ssttt...akhhh" Ucap Nana yang sudah memanas kembali. Zayn pun semakin kuat menghujam lubang Nana.


"Aaakhhhh......" teriak mereka bersamaan karna telah mencapai puncaknya masing-masing


"Thanks for tonight Natasya... malam ini kau membuatku kesal dan juga nikmat" ucap Zayn dengan mencium hangat kening Nana dan kedua matanya yang berlinang air mata.

__ADS_1


Zayn merebahkan tubuhnya disamping Nana,"Tidurlah!'


"Sshhhh..mmhh bagaimana aku bisa tidurr,sedangkan tanganmu masih bergerak aktif!"  Tangan Zayn kemudian bergerak aktif meremas bukitnya.


"Apa sangat sakit?"


"Iyhaa.."


"Hei lihatlah..dia mengeluarkan cairan.aku baru menyadarinya"


"Apa mungkin aku hamil??"ucap Nana curiga pada Zayn yang diam seketika.


"Tidak mungkin. Ini pasti karna perbuatanku yang sering meremasnya, jadi cairannya akan keluar.sini!!hadap aku"Nana menurut keduanya saling memandang penuh arti, "hei..apa yang kau lakukan!"


"Menghilangkan rasa sakitnya"Zayn menghisap pting Nana dengan rakus, menyesap cairan yang keluar dari sana.


"Ahh..apa tanganmu tidak bisa diam!!"


"Tidak.kalau tangan satu bergerak satunya lagi harus bergerak."satu tangan Zayn bergerak memasukkan kedua jarinya pada lubang Nana.


"Tidurlah!!"


"Bagaimana aku bisa tidur, kedua tanganmu dan bibirmu. Membuatku tak bisa memejamkan mataku"kesal Nana yang menjambak rambut Zayn.


suara desahan keluar lagi dari mulut Nana kembali


...Aku mencintaimu..Raka Zayn.."lirih disela desahannya


___________________


Huuek..


Huuek..


Zayn bergerak menuju kamar mandi, wajahnya menatap sendu saat melihat Nana keluar dengan wajah yang pucat.


Zayn menghampiri Nana dan segera menghapus lapisan keringat yang ada di dahi Nana. "Ku sakit??."


Nana terpaku dengan tindakan Zayn yang menghawatirkan dirinya. Tangan Nana bergerak menggenggam tangan Zayn yang mengusap dahinya. Dia memberikan senyum pada Zayn. "Aku tidak apa-apa, sungguh." Katanya.


"Apanya yang tidak apa-apa!! Wajahmu pucat!"


"Aku sungguh baik-baik saja." Balas Nana dengan senyum lembut menenangkan.


"ayo cepat pakai pakaianmu kita pergi kedokter!"


"Tidak. Ini masìh sangat pagi, mana mungkin ada rumah sakit buka dijam begini"


"Rumah sakit buka 24jam"bantah Zayn


"Nanti saja aku ingin istirahat sekarang."kata Nana meninggalkan Zayn menuju ranjang


"Tapi.."


"Baiklah. Tapi nanti kau harus pergi kedokter!" kata Zayn dan diangguki Nana. Zayn menghela napas panjang dan mengecup puncak kepala Nana dengan sangat lembut "Cepatlah sembuh. Jangan membuatku repot."

__ADS_1


Nana terkekeh kecil. Dia mendongak menatap Zayn. "Sekarang aku tahu satu hal. Saat kau menggunakan kata “repot”, itu berarti kau peduli.  Aku benar, kan?"


Pipi Zayn terlihat bersemu merah. "Jadi maksudmu, perkataan sebelumnya itu berarti aku mengkhawatirkanmu? Heem..apa mencintaiku membuatmu berkhayal? Haha lucu sekali."


Nana terdiam sejenak. Senyumnya berubah menjadi senyuman tipis. "Kau mungkin benar." Katanya.


Zayn menaikan sebelah alisnya. "Tentang apa?"


"Aku. Berkhayal karena terlalu mencintaimu." Jawab Nana dengan enteng. "Barangkali, kau sebenarnya memang tidak ingin repot. Tapi yang kulihat kau khawatir. Sikapmu yang lembut belakangan ini padaku munhkin sebabnya. dan bisa saja... karena kau terbiasa melakukan itu pada Semua perempuan lainnya. Namun aku berkhayal jika kau mencintaiku. Seperti aku yang mencintaimu."Nana blak-blakan pada Zayn pengenai perasaannya. Dia tak sungkan lagi setelah mengungkapkan perasaannya saat selesai melakukan  adegan panas mereka tadi malam.


Zayn bungkam seketika. Dia menggigit lidahnya ketika merasakan jantungnya berdenyut sakit. Matanya mengerjap cepat karena kaget dengan pengakuan Nana. Zayn menelan ludahnya dengan susah payah.


"Apa perkataanmu semalam benar?


..kau mengatakannya itu didalam desahanmu. Aku rasa itu cuma kata spontanmu"


"Perkataan spontan memang selalu terbukti kebenarannya"


Zayn jadi merasa bersalah sekarang. Merasa bersalah karena memperlakukan wanita yang mencintainya dengan buruk. Amat sangat buruk.


"Aku memang memperlakukan wan_-"


"Sebentar! Aku mau muntah lagi!" Nana memotong ucapan Zayn dan berbalik kembali ke dalam kamar mandi. Setelah itu, hanya suara muntah Nana yang terdengar dari dalam sana.


Sedangkan Zayn sendiri hanya diam mematung sambil menatap lurus-lurus ke depan.


_________________________


Nana sangat cantik dengan balutan gaun pemberian Zayn, dengan tambahan makeup diwajah membuat mata Zayn enggan untuk berkedip menatap kenampilan Nana malam ini.


"Kau sangat cantik"lirihnya Zayn dengan terus menatap Nana dari ujung rambut sampai kaki.


"Kau yakin tak apa-apa??apa perlu kita kedokter dulu?"


"Tidak perlu. Aku sudah semakin sehat..dan aku juga ingin segera berangkat kesana."


"Baiklah. Ayo!"


Keduanya telah sampai ditempat acara,semua pasang mata tertuju pada mereka, bak raja dan ratu yang sedang menyapa rakyatnya. Zayn membalas satu persatu sapaan dari mereka dengan anggukan dan seulas senyum tipis begitupun dengan Nana, seorang Raka Zayn terkenal mempunyai sifat ramah dikalangan rekan bisnisnya hal itu sangat bertolak belakang dengan sifatnya pada seseorang terdekatnya.


.


.


🌹TBC🌹


Hiyaa...bagaimana nih kelanjutan ceritanya??


GILAAAK‼8kali gagal update 5kali tolak review kontrak nasib Adult Stories😣


JADI SEMUA HARAPAN GUE ADA PADA KALIAN GENK..JANGAN LUPA UNTUK VOTE🙏🙏♥️



__ADS_1


__ADS_2