
Terik matahari mulai memunculkan sinar nya. Zayn mengerjapkan mata nya ketika Vellerie membuka tirai jendela kamar nya.
"Pagi..." ucap Vellerie riang
Zayn yang masih belum sadar sepenuh nya melihat Vellerie bingung.
"Aku... dimana? Ini dimana?" Tanya Zayn bingung
"Di apartemen ku" jawab Vellerie
"Apartemen mu?" Ucap Zayn mencoba mengingat apa yang terjadi "aww...sstt kepalaku pusing" ringis Zayn yang tidak bisa mengingat apapun yang terjadi pada nya semalam.
"Semalam kau diusir madam Pretty karena ketahuan bawa senjata! Awalnya madam ingin membawamu kekantor polisi. Tapi berhubung kau pelanggan tetap Star Club, kau dibebaskan"
"Lalu bagaimana aku bisa diapartementmu?"
"Aku meminta bantuan nichol membawamu kesini! Aku rasa bila kau pulang dalam keadaan seperti, pasti istrimu akan melayangkan banyak pertanyaan padamu.. lebih baik kau ku bawa kesini, lagi pula kau juga tak pernah tau apartement baruku kan"
"ehemm..Apartementmu bagus!"
"Tentu saja aku membayar sewa mahal!
Bangunlah dulu, ini aku buat kan bubur untuk mu, makanlah" ucap Vellerie yang memberi semangkuk bubur pada Zayn.
"Kau tau?? Semalam aku dapat kabar...Alan sedang dirawat dirumah sakit sekarang, dia mengalami patah tulang dihidungnya dan mendapat banyak jahitan!"jelas Vellerie dan Zayn hanya menikmati buburnya tanpa mempedulikan ucapan vellerie.
"Apa kau ada masalah lagi bersamanya?" Tanya Vellerie penasaran. Zayn menghentikan suapannya.
"Ahh..lupakan. habiskan buburnya!" Seakan tau mood Zayn berubah sebab membicarakan Alan, Vellerie mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Semalam kau terlalu banyak minum sampai tak sadarkan diri. Apa sekarang kepalamu sudah membaik?" Zayn menganggu sebagai jawaban.
" Kau tidak melakukan hal apapun kan padaku?" Tanya Zayn dengan menatap Vellerie.
"Heh!pertanyaan apa itu .....Aku membawamu keapartementku dengan niatan baik padamu, lagipula aku tidak nafsu melihat mu mabuk berat semalam. Sekarang habiskan makanmu!"
Zayn menatap sengit Vellerie "Kau tak percaya?"
terserah.. kau mau percaya atau tidak"
Zayn menyudahi tatapannya, meneruskan kegiatan makannya"Syukurlah..biasanya bila melihatku tak sadarkan diri kau akan memanfaatkannya" guraunya mencairkan suasana.
"Itu dulu bodoh!"
Zayn tersenyum singkat. Vellerie masih senantiasa berada di samping Zayn dan masih terus menatap nya.
"Kenapa terus menatap ku?" Tanya Zayn
"Ah....anu..eng.." ucap Vellerie salah tingkah. "Ada sisa bubur di bibir mu" celetuk Vellerie mencari alasan dan berusaha menyentuh bibir Zayn.
"Ini.."cegah Zayn dengan menyodorkan mangkuk bubur dihadapan Vellerie.
"Aku akan pergi..makasih sudah memberiku tumpangan" Zayn bangkit dari tempat tidurnya mengambil jaketnya dan berlalu meninggalkan apartement Vellerie.
________________
__ADS_1
Dihalaman belakang mansion Nana nampak sedih dibangku panjang dibawah pohon rindang, Nana menunggu suaminya yang belum kembali, ini sudah lebih dari satu mingggu..
Ada banyak pertanyaan yang akan Nana tanyakan padanya, beberapa hari ini Nana mengingat wajah seseorang, dia tau namanya tapi tidak dengan identitasnya"Apa hubunganku denganya.. Viodarta"
"Kau menungguku sayang"seseorang tiba-tiba merangkul tubuh Nana dari belakang.
"Kau sudah kembali!"ucap nana senang menatap Zayn yang melakukannya.
"Ehem..kau sedang menungguku kan??"
"Tentu! Kau bilang hanya satu minggu kenapa lebih?"Zayn tersenyum lebar mendengar ucapan Nana.
"Ada banyak kerjaan yang harus ku urus. Aku minta maaf, kalau aku mengingkari ucapanku..
Aku sangat merindukanmu, apa kau juga merindukanku?"
"Ehem..aku menunggumu setiap saat.
Kau sudah makan?"
"Belum.apa kau masak nasi goreng untukku?"
Nana menatap Zayn sengit,"Kau pikir aku hanya bisa masak nasi goreng saja?"
"Hahaha..itu sudah menjadi favoritku sekarang. Ayo aku sudah sangat lapar!"Zayn menggandeng tangan Nana cepat menuju ruang makan, bubur yang Vellerie berikan tadi belum bisa membuatnya kenyang, Zayn harus memakan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi sekarang karena setelah ini Zayn berencana akan menjalankan aktivitas panas bersama istrinya..
Pikirannya sudah liar sejak melihat Nana tadi, dia tak tau kenapa, melihat tubuh Nana sudah menjadi ketertarikan hawa nafsunya"Yang mana?"tanya Nana sambil mengambilkan nasi untuk Zayn.
"Ayam, dan sayur saja"
"Ayamnya 2 nasinya agak banyak"
Nana mengambilkannya sesuai permintaan Zayn.
"Ini.tak biasanya kau makan banyak seperti ini"Nana menatap bingung porsi yang akan Zayn makan.
"Aku sangat lapar sayang..Kau juga harus makan yang banyak ya!"
"Tidak. Segini saja sudah cukup untukku!"
Keheningan melanda mereka saat ini. Antara Zayn dan Nana berkutat pada pikiran masing - masing.
"Sayang..." panggil Zayn
"Hmm" jawab Nana mengangkat kepala nya.
Zayn terdiam dan menatap Nana dalam - dalam. Mereka berdua saling bertatapan tanpa ada sepatah kata pun.
Tiba - tiba Zayn mengecup bibir Nana. Nana terkejut dan membelalakkan mata nya. Sedetik kemudian mata nya menutup mencoba menyeimbangi. Ciuman tersebut makin mendalam. Nana mulai terbawa suasana. Suasana yang mulai membuat birahi nya memanas. Secara tiba - tiba Zayn menghentikan ciuman tersebut. Nana membuka mata nya dan mengangkat alis nya bingung.
Zayn terkekeh melihat Nana." Aku akan melalukan ini setiap saat, ****.." ucap Zay yang menahan tawa nya melihat Nana.
Natasya POV
Dengan sangat terkejut Zayn tiba - tiba mengecup bibir ku singkat. Aku tercengang di buat nya.
__ADS_1
"Kau menggoda saat sedang makan, dengan berantakan. Aku hanya membantu membersihkan sisa - sisa yang ada di bibir mu" ucap nya sembari terkekeh. Aku di buat malu oleh nya.
Ciuman kami semakin memanas dengan tangan Zayn yang tidak bisa diam bermain di kedua bukit ku yang masih terbungkus kaos. Aku melenguh saat tangan kanan Zayn turun untuk mengelus paha ku. Aku tak kuasa menahan jeritan di setiap sentuhannya.
Aku pun melepaskan ciuman kami untuk kembali menghirup oksigen. Zayn menatapku tajam,
Sorotan mata nya yang menandakan bahwa ia menginginkan lebih. Aku mencium bibir nya singkat. Zayn tak menyiya-nyiakan hal itu Lidahnya bergulat di dalam nya.
Tangan ku pun berusaha membuka kancing kemeja nya. Dengan sangat cekatan dan terlepaslah. Terlihat dada bidang nya, tangan ku mengelus elus dada nya kemudian mencengkram rambut nya, yang ku rasa aku telah terbawa oleh nafsu sekarang.
Masih dengan ciuman yang semakin intense.
akhinya,Zayn menarik ciuman nya dan beralih pada bagian kenyal itu.
"Ahh.." aku mendongkakkan kepalaku merasakan sensasi yang sangat nikmat sekaligus geli. Zayn menatapku penuh nafsu saat bergantian menghisapnya.
"Kau tahu? aku sangat suka dengan bagian ini" ucap nya di sela memainkannya. Dan tangan nya kini beralih menuju pangkal pahaku. Darah ku serasa berdesis ketika Zayn mengelus pangkal paha ku. Dengan gerakan cepat Zayn membuka hot pants ku dan terpampanglah ****** ***** renda ku.
Kemudian Zayn mengangkat ku di atas meja dan menidurkan ku. Ciuman nya turun ke arah perut ku dan pusar ku. Kaki ku di buka nya lebar - lebar. Lalu, aku bisa merasakan hembusan nafasnya yang berada di pangkal pahaku membuat ku merinding
Ia pun menurunkan ****** ***** ku dan membuang nya asalan, tanganya bergerak lihat memainkan lubang hangat itu...
Yang kupikirkan saat ini, apa dulu aku juga sering melakukan ini dengannya? Aku tak tau, aku belum bisa mengingatnya...tapi yang ku tau saat ini aku berasa terbang keudara menikmati saat ini.
Oh my god! Ini seperti surga dunia!
"Oh, please..."
Aku meleguh ketika Zayn menghisap cairan milikku.
"Kau sangat lezat!
Bagaimana kalau kita lanjutkan dikamar" seringaian nya menuntunku kekamar.
"Aku sangat menyukaimu sayang! Kau sangat liar sekarang, Aku sangat menyukainya!"
Zayn kembali mencium bibirku dengan ganas, bibir nya terasa basah akibat menghabiskan cairan milikku.
Zayn menghentikan ciuman kami dan membaringkanku diranjang , kini dia tengah melepaskan celananya dan juga ****** ***** nya. Aku melihat benda itu telah berdiri dengan tegak.
"Kau sudah siap?" Tanya nya yang langsung melebar kan kaki ku.
Aku ragu menjawabnya, aku takut, tiba-tiba siluet hadir mengganggu pikiranku.
.
.
🌹TBC🌹
tolong dibaca ulang ya guys karena ceritanya aku revisi lagi, semoga kalian berkenan membaca ulang
maaf karena resign 2 tahun tanpa kabar percayalah aku kembali untuk mentamatkan cerita ini
jadi STAY in story yak thankyou✨🤌
__ADS_1