
.
.
Zayn keluar dari ruangan rapat pada pukul 3sore, kali ini tetap sama keuntungan berpihak pada Crafair group, entah taktik apa yang dilakukan Zayn memenangkan keuntungan yang berkali-kali lipat dari uang yang dikeluarkannya sebelumnya, maka dari itu disetiap tahunnya semua cabang perusahaan miliknya berkembang cukup pesat dalam waktu yang singkat, ada banyak sekali investor yang ingin melakukan kerjasama dengannya.
"Saya tersanjung dengan pola pikir anda tuan..anda selalu memenangkan keuntungan yang berkali-kali lipat pada bidang bisnis"sanjung Herry yang ada disebelah Zayn
"Bukan hanya bidang bisnis tapi aku juga perprestasi dibidang perayu seorang wanita"jawabnya santai dengan mengedipkan matanya.
...yang saya lihat akhir-akhir ini anda melupakan tujuan anda menikahi nyonya Natasya..tuan!!"
Zayn menghentikan langkah kaki mendengar ucapan Herry kali ini,"Itu urusanku Herry kau tak perlu ikut campur dalam masalahku!"jawab Zayn dengan melangkahkan kakinya kembali
"..apa anda sudah mulai jatuh cinta padanya tuan!"pertanyaan yang dilontarkan Herry memberhentikan langkahnya kembali dan kali ini Zayn menatap Herry sengit,"pergilah!!kau membuatku kesal!!kemarikan kunci mobilku!!.."Herry memberikan kunci mobil pada pemiliknya yang disimpannya dibalik jas hitamnya.
"Aku akan mengendarai mobilku sendiri..kau jangan ikut denganku,pulanglah dengan supir hijau! Cepet sana!!!.."ucap Zayn kesal dan Herry hanya menggantungkan senyumnya mendengar perintah tuannya itu.
Herry membungkukkan tubuhnya memberi hormat dan meninggalkan tuannya,"Dasar pria tidak tau diri!!..pantas saja para wanita tidak tertarik dengannya!Ck.."Zayn berlalu setelah mengucapkan kalimat itu menuju parkiran.
"Jay!!"Zayn membalikkan tubuhnya saat ada seorang yang memanggilnya dari arah berlawanan.
"Vellerie...
kenapa kau kesini??"ucap Zayn dengan melepas pelukan erat Vellerie ditubuhnya
"Apa aku tak boleh mengunjungimu lagi disini?"
"Sudahlah..ada urusan apa kau datang?"
"Aku tak bisa mengatakannya disini!"
"Aku sedang tak ingin pergi keclub!"
"Akuu tak mengajakmu keclub..lagi pula ini masih sore untuk pergi kesana!kita cari kedai dekat sini ...gimana?
"Baiklah..cepat naik!"
"Ehemm.."
Zayn dan Vellerie sudah sampai disebuah kedai coffe tak jauh dari sana."Cepat katakan!ada apa?"
"Kau terlalu buru-buru..aku belum memesan minuman untuk kita...pelayan!!"
"Aku pesan Capucino dan Coffee latte"
"Silahkan ditunggu.."
"Aku memesan Coffee latte untukmu..aku tak lupa kan dengan jenis kopi kesukaanmu! Kau saja yang melupakanku akhir-akhir ini!!"
"Katakan saja apa yang ingin kau bicarakan!"
Vellerie menarik nafasnya panjang sebelum berkata"Alan kembali..dia mengunjungiku kemarin diclub"
"Lalu..apa urusannya denganku??"
"Kau sudah tau dia kembali lagi kesini?"
"Iya..Aku sudah tau"
"Hah..kau tau??kau bertemu alan sebelumnya??"
"Iya."
"Apa yang kalian bicarakan??"
"Kau tak perlu tau apa ku bicarakan bersamanya!"
"Kemarin dia bertanya padaku soal istri kontrakmu itu"
"Apa yang ditanyakannya??"
........
####
Tidur Nana tak tenang, rasa lapar yang dirasakannya saat ini mengganggu waktu istirahatnya saat ini, rasanya dia baru tertidur 1 jam padahal mahatari sudah mau tenggelam..
Nana menyibak selimut tebalnya dan menjatuhkan kakinya melangkah kedepan pintu, tapi.."Ahh..selalu seperti ini.."ucapnya kesal saat melihat pantulan dirinya yang masih polos tanpa penutup kain satupun.
__ADS_1
Setelah menyelesaikan panampilannya diddpan kaca dengan terburu-buru Nana pergi meninggalkan kamarnya menuju dapur bawah mencari makanan yang mampu membuat mengganjal perut laparnya, meja makan tak ada makanan, almari penyimpan makanan adanya sayur mie instan dan beberapa sereal, kulkas hanya menyisakan telur dan sosis.
"Ohh..ya tuhan kenapa disaat aku membutuhkan makanan..makanan tak menghampiriku sendiri.."kesalnya sendiri dengan mengambil 2butir telur dan sosis
..aku harus memasak makanan yang tidak sehat disaat harus mengeluarkan tenaga banyak malam nanti..ahh dasar pria batu!!apa dia pikir aku hanya boneka yang tidak butuh asupan makanan..seenaknya saja dia memakaiku lalu meninggalkanku tanpa memberiku makanan..ck!!"lanjutnya yang kembali menghampiri almari makanan mengambil 2 bungkus mie instan dan merebus mienya, memasak dengan mengoceh adalah kegiatan yang disukainya saat ini.
"Hemm..akhirnya matang jugaa..untung saja aromanya sangat nikmat.. walaupun makanan yang tidak sehat ku, rasa ini sangatlah lezaaat..heemm!!"gumamnya Nana sendiri mengambil duduk dimeja makan.
"Sruuupuutt...hemm.waaaahh memang makanan yang dimakan saat perut lapar sangatlah lezaat.."
"Kau makan mie instan!!"ucapnya Zayn yang meninghikan suaranya
"Kau ini datang-datang, teriak-teriak gak jelas..seharusnya kau bersikap sopan salam kek apa kek..main nyolong aja"
"Ini masionku...apapun yang ku lakukakan disini bebas tak ada aturan untukku.karena aku pemiliknya!"
"Yayayaya terserah kau saja"Nana bangkit dari duduknya dengan membawa mangkuk yang sudah kosong.
"Kemana??"ucap Zayn dengan memegang pergelangan Nana cepat menghentikan langkahnya
"Nihh..aku ingin mencuci mangkukku."
"Letakkan saja tak usah dicuci!! ada banyak pembantu disini dia akan mencuci mangkukmu itu.."
"Ini hanya satuu mangkuk..kau melebih lebihkan pekerjaan yang sangat ringan dilakukan. Cepat lepaskan!!"perintah Nana dengan tatapan tajamnya dan berlalu pergi meninggalkan Zayn saat dia melepaskan genggaman tangannya.
"Heh..kemari!!"ucap Zayn memanggil Nana yang akan menaiki tangga setelah mencuci mangkuknya
"Apa??"
"Kemarilah!!"
"Aku ingin kekamar"
"Kau ingin aku ke kamar??
"Hiiihh..bukan kau akuuu."ujar Nana menunjuk dirinya sendiri dengan mendekati Zayn
..ku kira kau pria cerdas ternyata sama saja denganku..ada apa??
"Aku pria cerdas, tampan, karismatik, perhatian juga ..kuat"
"Aku lapar"
"Tuh ada sayur di almari..kau suka sayurkan?"
"Itu kangkung mana mungkin aku memakannya mentah"
"Trus apa bedanya?"
"Kau ingin aku mati karena keracunan."
"Gak ada berita manusia mati keracunan kangkung!"
"Siapa bilang tidak ada, pegawai kantorku ada yang mati karena kangkung!"
"Ahh..sudahlah"Nana menginggalkan Zayn dengan kesal
"Heh.. aku tidak menyuruhmu pergi"
"Kau mengatakan hal yang tidak penting!!"
"Baiklah..aku lapar sekarang mungkin meridith sedang keluar membeli bahan makanan ..tapi aku sedang lapar sekarang..bagaimana kalau kau menemaniku makan di keluar"
"Tidak.aku sudah makan tadi"
"Kau hanya makan mie instan saja mana mungkin kenyang"
"Aku makan 2porsi mie instan 2telur mata sapi dan sosis ..itu semua sudah membuatku kenyang sekarang"
"Kau makan sosis yang ada dimana ??"
"Dikulkas"
"Yang merah atau yang coklat?"
"Coklat"
"Panjang atau berurat"
__ADS_1
"Ber..ahhh dasar pria mesuuumm"ucap Nana menyadari pertanyaan Zayn dengan memukul dada Zayn berulang kali, Zayn mengambil kesempatan itu dengan menarik tangan Nana sehingga tubuh Nana berdekatan dengan Zayn.
..tidak bisakah kau tidak berpikiran mesum ditempat terbuka?"
"Tidak"
"Ihhh cepat pergilah dari sini cari makan sana!!"
"Ayoo denganmu"Zayn menarik tangan Nana keluar dari masion
"Heh...mandilah dulu ..baumu macam rokok bakar"
"Rokok bakar??"
"Iya asap rokok yang dibakar!!"
Zayn mengendus tubuhnya sendiri, "tidak ada bau rokok"
"Kau mencium bau badanmu sendiri..mana mungkin bisa kau cium!dasar bo*oh"
"Baiklah kalau begitu mandilah bersamaku"
"Aku sudah mandi tadi.."
"tidak ada bantahan!! Ayoo.."
Zayn menggiring nana kekamar mandi dengan dirinya,"heeeeii..mandilah akan ku siapkan bajumu!"
"Ehmm..penawaran menarik. Baiklah pilihkan aku baju yang cocok denganku"
"Iyaa..cepatlah mandi sanaa!"
Zayn pergi sesuai perintah Nana untuk mandi lalu dia kan pergi bersama Nana setelah itu.
Nana sudah siap dengan menggenakan kemeja oversize dan celana pendek, tapi untuk Zayn, Nana bingung memilih baju untuknya. Entah baju seperti apa seleranya, Nana tak pernah memperhatikan pakaian yang dikenakan Zayn saat keluar rumah, "kira-kira seleranya yang mana ya??? Ini atau ini"Nana monolog dengan menenteng kaos dan kemeja dikedua tangannya, didepan cermin menimang-nimangnya kembali.
"Ini aja deh"akhirnya kaos warna hitam itu menjadi pilihan akhir Nana dengan celana panjang chinos slimfit warna senada.
"Heei..kapan kau akan keluar?? ini sudah hampir 1jam!!"Teriak Nana
15menit berlalu dan Zayn masih belum menampakkan batanh hidungnya, "Berapa lama lagi aku menunggumu?ini sudah satu jam lebih kau dikamar mandi!!....ihh dasar batu!! dia itu tapa atau berendam siihh disana!"gumam Nana lelah menunggu.
Dan dengan santainya Zayn keluar kamar mandi memakai selembar handuk yang menutupi setengah perut sampai lututnya,"Kau ini ..ingin membuatku lumutan Hah??"
"Kenapa kau marah, ini ritual mandiku.. aku sudah melakukannya secara cepat tadi"Ucap Zayn tak terima, menurutnya kali ini ia sudah mandi bebek biasanya dia menghabiskan waktu mandi hampir 2jam'an.
"Hmm sudahlah cepet pakai bajumu itu!!"
"Ini??"
"Iya.."
"Baiklah.."dengan mudahnya Zayn melepas selembar handuk yang menempel ditubuhnya memperlihatnya pada Nana dengan jelas, sontak Nana menjerit menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
"Kenapa kau kaget!!
..kau kan sudah melihatnya hampir setiap hari.."
"Aku tak melihatnya..cepat pakai celanamu itu"
"Kau yakin tak melihatnya?..tapi kau..sudah merasakannya bukaan??"
"Berhentilah mesum!!dan pakailah celanamu itu!"
.
.
.
🌹TBC🌹
Makasih semua yang sudah doain ...syukurlah authornya sudah mulai baikan hari ini berkat doa kalian..
Thank's sekali lagi genk🙏♥️
__ADS_1