
####
Pagi ini Nana sudah bersiap berangkat kekampus dia berjalan kehalte menunggu angkutan umum lewat, lnilah Satu bulan yang Nana jalani pagi-pagi dia harus berangkat kekampus siangnya bekerja direstaurant dan malam harinya dia habiskan menemani kakaknya yang masih terbaring lemas di tempat tidurnya.
"Hay Na"sapa yuna yang menghampiri nana digerbang utama kampus, ceria setiap harinya adalah sifat istimewa yuna selain cerewet.
"Yukk bareng kekelas...em na lo udah ngerjain tugas pak raffi belom?"tanya yuna mengawali pembicaraan kita pagi ini, berjalan beriringan menuju kekelas
"Udah lah...tugas artikel kan?"
"Iya...haduuh gimana tugas gue belum siap niih.."ucap yuna dengan menghentakkan kaki kirinya
"La koo belum lo kerjain sih Yun..bisa kena marah lo kalau belom selesai"
"Ihh doa doa semoga pak raffi gak masuk kelas deeh"
"Ya kali pak rafi gak masuk kelas...emang kenapa lo belom ngerjain?"
"Gue lupa ...kemaren kan gue jalan sama louis jadi kelupaan deh"
"Ehmm yun yun lo tu ya gak berubah-berubah ...asikk pacaran aja lo tuu"ejek Nana sambil menggelengkan kepalanya.
"Ihhh ...awas aja lo udah ngrasain jatuh cinta lupa lo ama segalanya jalankan tugas makan aja sampek lupa"
"Ya kali sampek kelupaan makan"
"Yeee lo belom ngrasain siih ...coba aja noh sama si Alsyad itu lumayan buat percobaan wkwkkwkw"yuna selalu membuat Nana bersenyum lebar tanpa memikirkan beban hidupnya.
"Hahahhahaha...lo kira si Al kelinci percobaan apa??".
Senyumannya selalu terlihat seperti tak ada beban hidup, inilah seorang Nana wanita tangguh pandai berekpresi seolah tak ada masalah yang menimpa dirinya, satu bulan kak Vio masih dirawat dirumah sakit belum tersadar dari komanya, uang yang dikeluarkan Nana pun tak sedikit demi kesembuhan kakaknya ia rela banting tulang setiap harinya rasa lelah seakan kebutuhan pokok yang selalu ada ditiap harinya.
****
Ditempat berbeda Zayn bersandar dikursi panjang dekat kolam renang dibelakang mansion house miliknya menikmati waktu santainya tanpa tumpukan kertas didepannya, dengan sebatang rokok di tangan kirinya dan satu bolol wine menjadi teman favorit Zayn pagi ini.
Banyak sekali masalah yang dipikirkan olehnya hari-hari ini kehidupan Zayn masih sama bersenang-senang dengan pikiran kacau melampiaskannya pada Vellerie seperti malam tadi Vellerie selalu membuatnya tenang sejenak berhenti memikirkan masalah yang dihadapinya.
Dering ponsel terdengar ditelinga Zayn, mengambilnya dengan malas tanpa melihat nama penelfon yang menghibunginya
"Ya..
"....
__ADS_1
"Aku ada dirumah Vel, kau bisa datang kesini"
"....
"Aku gak butuh makanan aku hanya butuh tubuhmu"
"...
"Kemarilah cepat, herry akan menjemputmu"
"....
"Ehm."
Setengah jam Zayn menunggu kedatangan Vellerie dengan menghabiskan 3 batang rokok juga 2 botol Wine hitam disampingnya. Memandang tepian kolam renang yang ada didepannya pikirannya perputar-putar mengingat kejadian 15 tahun lalu kenangan kelam itu membuat Zayn seperti orang tak berguna didunia ini ditinggalkan ibunya juga adik kesayangannya mempunyai seorang ayah yang kejam tak tau belas kasian pada siapapun, mungkin sifat itulah menjadi sifat turunan yang dimiliki Zyan saat ini bertindak sesuka hatinya tanpa memikirkan perasaan orang yang ia sakiti, sifat yang dimilikinya inilah sifat asli seorang Zayn pengusaha tampan muda juga disegani banyak orang yang terkenal ramah pada siapunnya juga sifat pemurahnya meminjamkan asset atau data yang dimilikinya pada pengusaha yang membutuhkan pinjaman dana. Hanya orang-orang terdekat Zayn yang tau sifatnya ini, bukan hanya pandai penyembunyikan sifatnya tapi Zayn juga pandai merangkai taktik penipuan untuk menghancurkan bahkan membuat hidup orang itu berubah dalam sehari.
Tak sadar melamunkan banyak hal, Zayn tersadar dengan sentuhan lembut dipundaknya siapa lagi yang berani menyentuhnya kau bukan Vellerie kekasihnya pemuas birahi Zayn…
“kau melamunkan siapa?”tanya Vellerie yang sudah duduk dipangkuan Zayn tempat dudukpaling disukai Vellerie
“memikirkan kau..”jawab santay Zayn
“hahahah…syukurlah kalau kau memikirkanku, berarti kau tak akan bermain kasar saat kita bercinta”
”hari ini temani aku sampai malam meminum wine juga bercinta panas”pinta Zayn lirih.
Vellerie mengulurkan tangan nya menerima gelas wine dari Zayn dan langsung meneguknya hingga habis, Zayn memandang tegukan-tegukan dileher vellerie sambal tersenyum tampan.”aku sangat menyukaimu Vel, kau tau itukan?”gumam Zayn saat meletakkan gelas kosong itu, Vellerie hanya tersenyum masam Vellerie tau Zayn hanya nafsu padanya bukan cinta tapi butuh , Zayn menyelipkan wajahnya dipundak Vellerie menyesap aroma harum badan Vellerie melalui hidung mancungnya, kemudian meninggalkan tanda kepemilikannya.
“Jay…”
Vellerie memegang belakang kepala zayn, sejenak mereka tertatapan kemudian tubuh Vellerie terangkat karena zayn menggendongnya berjalan mendekat pada pinggiran kolam tanpa berkata apapun Zayn menceburkan diri kedalam kolam renang Bersama Vellerie. Zayn merangkul pinggang Vellerie kuat, membawanya ketepian kolam sengaja membuat vellerie berpegangan pada tepian kolam dan dalam hitungan detik Zayn menurukan ****** ***** Vellerie lalu mengarahkan ujung kenikmatannya pada lubang kenikmatan milik Vellerie, Zayn menghentakkan kencang hingga tubuh Vellerie membentur tembok tepian kolam.
“aaarrrrkkhh!”pekik Vellerie
Zayn tidak meberi jeda saat mendengar Vellerie memekik, dia terus menghujam meski tidak secepat Gerakan tubuhnya Ketika berada didaratan tapi itupun sudah membuat Vellerie meracau, Zayn menyalurkan hasratnya yang lia.
Zayn melepas rangkulan satu tangannya dipinggang vellerie, membuat tubuh vellerie terangkat kepinggir dasar kolam dan menghidup udara banyak-banyak begitupun dengan Zayn. Keduanya berpelukan didalam air dengan erat, kegiatannya berlanjut didalam air Zayn bergerak liar dibawah sana, erangan kenikmatan sesekali terdengar bersamaan dengan kedua tangan Zayn yang mengeratkan pelukkan tubuhnya dengan tubuh Vellerie.
Mata vellerie melihat kepermukaan dimana matahari tepat berada diatasnya, berbaring di kursi Panjang dekat kolam, nyeri yang saat ini yang ia rasakan terutama dilubang kenikmatannya ini kali pertama Zayn melakukannya didalam air, dia melewati banyak hal Bersama Zayn dan Vellerie juga menikmati tiap dirinya berdekatan dengan Zayn.
“bagaimana vel? Kau menyukainya”
“eh…dasar pria kasar kau bahkan tak memberikan jeda aku menghirup udara”
“itulah kenikmatannya “jawab Zayn dengan ulasan senyum miringnya sambil membawa botol wine digenggamannya dan mendudukkan pantatnya di dudukan samping Vellerie.
__ADS_1
Vellerie, wanita pemuas nafsu Zayn yang mengetahui segala sesuatu tentangnya kehidupan watak serta trauma yang dialami pria ini. juga Vellerielah yang rela menjadi korban pemuas nafsu bejat Zayn tanpa penolakan dan tuntutan. kedua nya saling membutuhkan. Zayn membutuhkan pelampiasan hasrat bejatnya. Vellerie membutuhkan uang dan rela berkorban demi Zayn pria yang berpengaruh besar dihidupnya.
“tuangkan untukku!”zayn menuangkan wine pada gelas yang digenggam vellerie
“kapan gadis itu tinggal disini?tanya Vellerie tiba-tiba setelah menyesap wine digelasnya
“sebentar lagi..”
“haehm… ku harap kau tidak terjarat pada perasaan jay”ujar Vellerie dengan menghembuskan nafas lasarnya
“apa maksudmu?”
“kau bisa mencobanya saat berada disampingnya”
“kau tau tujuanku membawanya keseini vel,tapi kenapa kau masih mengutarakan pendapatmu itu?”sambil meneguk beberapa kali cairan wine digenggamannya
“sudahlah…lihat ini apa kau membiarkan kulitku tersengat matahari panas itu…hanya handuk tipis ck!”ucap Vellerie mengalihkan pembicaraannya dengan menggosok-gosok kulitnya yang terasa panas karena tersengatan matahari.
Hembusan nafas kasar Zayn mendengar paparan Vellerie lalu Zayn mengambil ponselnya dimeja dekat sampingnya menghubungi herry menyuruhnya membelikan baju untuk Vellerie.
Beberapa saat herry datang membawakan belanjaan yang diinginkan Zayn,”berikan pada Velleri!” herry memberikannya pada Vellerie memandang datar kearah Vellerie.
“kenapa kau memandangku seperti itu…”ujar Vellerie dengan nada tingi, dan langsung herry hanya menundukkan kepalanya kearah tuannya “ada yang bisa saya bantu lagi tuan?”
“tidak.”
“baiklah saya permisi tuan”herry berbalik dan meninggalkan keduanya ia tak mau terlalu ikut campur pada keduanya.
"herry..."panggil Zayn pada Herry yang baru melangkahkan satu kakinya
"iya tuan?"
"besok kita temui gadis itu...kau sudah menyiapkan semuanya kan?"
"sudah tuan, kita sudah bisa memulai permainan ini.."
.
.
.
Jangan lupa like comment juga vote ya genk..
Biar gua cepet up lanjutannya.
__ADS_1