
Melihat wajah lesu Louis, Miss.Valencia pun bertanya
" Ada apa Louis? Kenapa kamu bersedih? ". Tanya Miss Valencia Guru Les privat Bahasa Indonesia
" Why do adults get angry? (Kenapa orang dewasa suka marah) ". Tanya Louis
" Why do you say that Louis ??". Tanya Miss Valen
Louis hanya diam saja
" Louis.. semoga orang pasti pernah marah, tapii.. mereka hanya akan merah jika ada sesuatu yang terjadi ". Lanjut Miss Valen
" Orang dewasa itu sibuk bekerja dan bertemu banyak orang, dan mungkin, itu yang membuat seseorang menjadi Kesal, karena sudah lelah bekerja ". Kata Miss Valen
" Why is the adult world complicated? (Kenapa dunia orang dewasa itu Rumit) ". Kata Louis
Miss Valen hanya terdiam dan melihat kearah Mommy juga Babysitter nya
" Louis.. menjadi dewasa itu tidak rumit,dewasa itu menyenangkan..kamu akan merasakan bahagia,sedih,senang,marah dan kamu akan tahu itu semua jika kamu sudah dewasa ". Kata Miss Valen
" I don't want to be an adult (Aku tidak mau menjadi Dewasa) ". Kata Louis pelan
" Kenapa tidak mau menjadi dewasa Louis? ". Tanya Miss Valen mencoba terus mengajak Louis berdialog
" If you know why are you still asking? (Jika Anda sudah tau, kenapa masih bertanya?) ". Kata Louis
" Louis.. Can you tell me? ". Tanya Miss Valen
" No ". Kata Louis seraya merobek kertas yang tadi dia gambar
" Louis... I'm sorry ". Kata Miss Valen
" No, it's not because of you (Tidak, ini bukan karena kamu) ". Kata Louis kembali mencoret-coret bukunya
" Emm..Oke Louis time to rest.. Miss Valen will be back after 15 minutes okay". Kata Miss Valen
" Take your time Miss Valen ". Kata Louis
Semakin hari semakin banyak kata-kata baru yang kau ucapkan Nak, sebenarnya kamu tau darimana kalimat seperti itu.. Mommy jadi semakin khawatir. Batin Mommy yang melihat putra keduanya di balik pintu dengan sedih
Karena Mommy merasa anak seusia Louis seharusnya bermain kesana kemari dengan teman seusianya dengan riang gembira
akan tetapi Louis tidak mau bahkan selalu berkata dan bertingkah seperti orang yang sudah dewasa
" Maafkan saya Buk... tapi saya merasa ada sesuatu yang terjadi dengan Louis, dan saya takut itu akan menggangu masa pertumbuhan dan pola berfikir nya ". Kata Miss Valen
" Maafkan saya jika lancang Buk, tapi sungguh saya khawatir akan mental Louis, dia anak yang kritis dan cerdas.. jadi saya berharap kita bisa bersama-sama menjaga emosionalnya ". Kata Miss Valen
" Anda benar Miss.. saya juga merasa Louis semakin cuek dengan orang di sekitar nya, semoga ini tidak berlangsung lama ". Kata Mommy
" Mari Miss.. kita Makan siang dulu ". Ajak Mommy
Disisi lain ada hati yang tak kalah teriris melihat perubahan Louis yang semakin mudah marah, karena selama menjadi babysitter, Dia mengenal Louis itu sosok bayi kecil yang mengemaskan ,ramah dan mudah bergaul
" Can I help you? ". Tanya Nanny Nia
" No, Thank you Nanny ". Kata Louis kembali diam
__ADS_1
Tak berselang lama, Kelas pun mulai kembali hingga 30 Menit.
Sore ini Erlina sangat bersemangat untuk kerumah Uncle George, guna untuk berbicara dengan Mommy or Daddy George
Akan tetapi saat sampai di sana Uncle George belum pulang, sedangkan Mommy sedang menemani Louis Les berenang.
" Assalamu'alaikum Mommy ". Sapa Erlina seraya memeluk Mommy
" Waalaikumsalam Erlina ". Kata Mommy mencoba menetralisir rasa kagetnya
" Mommy sedang apa ". Tanya Erlina
" Ini lagi nemenin Si Adek mau renang ". Kata Mommy seraya melihat kearah Louis yang sedang pemanasan bersama Mrs. July
" Hai Louis ". Sapa Erlina seraya mendekati Louis
" Go ". Kata Louis
" Emm.. Louis, apa Kakak Erlina boleh nemenin kamu berenang? ". Tanya Erlina
" Go away ". Kata Louis ketus
" Don't say like that Louis.. Oke.. focus ". Kata Mrs. July
Dan setelah pemanasan Louis pun segera masuk kedalam kolam renang bersama Mrs. July hingga tiba-tiba..
" What are you doinggggggggg ". Teriak Louis yang melihat Erlina sudah ada di depannya dengan setelan baju renang
" I accompany you swimming (Aku menemanimu berenang) ". Kata Erlina
" Mooooooooooooom ". teriak Louis
" Noooooooooooooo ". Teriak Louis
" Heeeey.. What are you doing Louis ". Sahut Hanzel
" Abaaaangg Help ". Kata Louis yang sudah menangis
Dan Saat-saat seperti itulah titik lemah seorang Hanzel, seketika jiwa Kakak dalam dirinya seolah terpanggil, apalagi Louis bukan tipe anak yang suka merengek
Louis pun berenang menepi dan Hanzel dengan sigap langsung menggendong nya, tidak perduli jika bajunya akan basah
" Apa yang kamu lakukan Er Hah ". Bentak Hanzel
" Nak.. jangan ". Kata Mommy terhenti saat Hanzel menggendong Louis kedalam
" Maafkan Anak-anak Aunty Ya Er ". Kata Mommy seraya menyerahkan Handuk kepada Erlina yang juga menyudahi berenang nya
" Segera ganti bajumu, Aunty siapkan teh hangat untuk mu ya ". Kata Mommy
Disisi lain Hanzel masih berusaha menenangkan Adiknya yang masih menangis
" Enough Louis, your tears will run out ( Cukup Louis, air mata mu akan habis) ". Kata Hanzel
" Huuaaaaaaa.. aaaa.. aaaa khug hug ". Jerit Louis seraya terbatuk
" Syuuuth..enough, don't cry for that woman (Cukup, jangan menangisi wanita itu) ". Kata Hanzel
__ADS_1
" Give me ice cream ". Kata Louis masih sesenggukan
" Oke.. but stop your crying ". Kata Hanzel
" Get rid of that ugly woman, I really don't like her (Singkirkan wanita jelek itu, aku sangat tidak menyukai nya) ". Kata Louis
" From whom did you learn such words ( Dari siapa kamu belajar kata-kata seperti itu)? ". Tanya Hanzel yang kaget karena Adiknya mengatakan kata-kata yang kasar
" Dad ". Kata Louis
" Daddy? ". Tanya Hanzel memastikan
" Yeah ". Jawab Louis
" Are you sure? ". Tanya Hanzel
" Yeaahhh..Abaaaangg ". Teriak Louis
" Dad said like that to Nanny Nia ". Kata Louis
" Louis.. you Can't say like that again tomorrow oke (Kamu tidak boleh mengatakan seperti itu lagi besok, oke) ". Kata Hanzel
" Oke ". Kata Louis
Hanzel pun selesai mengganti dan bajunya sendiri
" You promised to give me ice cream ". Kata Louis saat melihat Hanzel akan pergi
" Yaa.. I know ". Kata Hanzel seraya membuka pintu
" Let's go ". Kata Hanzel dan Louis pun segera berlari ke arah Hanzel
Di meja makan ternyata Erlina tengah berbincang dengan Mommy, dan terlihat keseriusan di wajah Mommy
" Jadi.. saya mohon Aunty.. tolong saya ". Kata Erlina seraya menangis
" Er ". Panggil Hanzel
" Hanzel ". Kata Erlina seraya memeluk Hanzel
" Nooooooo ". Teriak Louis
" Tolong, jangan.. adikku lagi rewel ". Kata Hanzel
" Er.. takut pulang Bang ". Kata Mommy
" Kok bisa? ". Tanya Hanzel merasa aneh
" Karena Erlina sedang bertengkar hebat dengan Om Erlangga karena kamu ". Kata Mommy
Hanzel mencoba memahami
" Jadi, Erlina izin untuk menginap disini ". Kata Mommy
" Whattttt ". Kata Hanzel Kaget
_Maaf ya guys update nya lama,.. semoga tetap semangat membacanya dan nggak bosen.. hehe walaupun aku tau kalian pasti bosenš¤£š¤£š¤£
__ADS_1
Dan Terimakasih buat yang udah mau baca, ngelike, komen, kasih hadiah.. makasih Banyak-banyak buat kaliannnnš