Belenggu Cinta

Belenggu Cinta
Huru Hara Erlangga


__ADS_3

BRAAAAKK


" Cukup ". Teriak Erlina yang tiba-tiba datang


" Er ". Kata Papa Erlangga terhenti


" Dasar Pel*c*r ". Kata Erlina seraya menjambak rambut Gielle


" Jal**g... Ngga punya maluu.. Lo ngerebut Hanzel dari Gue, sekarang loe rembut Papa Gue.. Gila Lo ". Teriak Erlina membabi buta menyerang Gielle


Papa Erlangga pun segera mengamankan Erlina yang terus memberontak


" Papa Stop ". Teriak Erlina


" Kamu yang Stop ". Bentak Papa


" Pah... dia itu cewek nggak bener Pah, Bisa-bisanya Papa bentak Er gegara cewek murahan itu ". Teriak Erlina


" Cepat bawa pergi dia ". Kata Mommy Clara seraya memeluk Gielle


" ERLINA ". Bentak Papa membuat Erlina diam seketika


" Pakai otak kamu Er ". Kata Papa Erlangga


" Jaga mulut kamu ". Bentak Papa Erlangga


" Dia Putri ku... Putri kandung ku, dan kamu tidak boleh berkata kasar kepadanya ". Kata Papa Erlangga


" Pah ". Kata Erlina seraya menangis


" Pah.. Papa selingkuhin Mamah? Papa tega ". Kata Erlina seraya mengusap air matanya dan pergi


" Nak.. Maafkan Papa, tapi setelah ini Papa pastikan nggak bakal ada orang yang jahatin kamu.. Maafkan Erlina juga, dia pasti hanya mendengar sedikit obrolan kita, jadi dia salah faham ". Kata Papa Erlangga


" Papa.. tenangin Er dulu ya.. setelah itu Papa bakal jemput kamu ". Kata Papa Erlangga seraya beranjak pergi


" Tunggu ". Kata Gielle, membuat Papa Erlangga berhenti


" Pilih Aku atau dia, jika Kamu keluar, maka ini akan menjadi pertemuan terakhir kita ". Kata Gielle seraya menangis


Maafkan aku Egois Mom, aku hanya ingin melihat bagaimana reaksi laki-laki yang sangat kau cintai. Batin Gielle


" Nak... tolong, jangan seperti ini, kita bisa menjadi satu keluarga Nak, Papa pastikan Er akan menjadi adik yang baik untuk kamu ". Kata Papa Erlangga


" Anda bisa pergi dari sini ". Kata Gielle


" Nak.. tolong.. Papa sangat mencintai kalian berdua.. percayalah Papa akan ". Kata Papa terhenti


" STOP ". Teriak Gielle


" Silahkan pergi ". Kata Gielle


" Nak... ". Kata Papa Erlangga lantas mendekati Gielle yang masih menangis


" Anakku ". Kata Papa Erlangga seraya mengusap lembut kepala Gielle


" Papa janji, Papa akan segera kesini lagi.. ". Kata Papa Erlangga seraya mengusap lembut kepala Gielle dan segera pergi

__ADS_1


Grizelle pun hanya mampu menangis, bagaimanapun Erlina sejak bayi di rawat Papa Erlangga otomatis ikatan di antara keduanya sangat dekat, walaupun pada Akhirnya Gielle bener-benar harus merelakan Ayah kandung nya.


" Mom.. I'm so Sorry ". Kata Gielle seraya memeluk Mommy Clara


" It's Oke Baby... It's.. ". Kata Mommy Clara seraya mencium kepala Gielle


Papa... aku ingin memeluk mu untuk yang terakhir, tapi aku sadar itu sangatlah mustahil.. terimakasih kamu berkenan membelai kepala ku, aku sungguh merindukan mu.


Sore ini Gielle benar-benar sangat manja dengan Hanzel bahkan untuk makan buah pun ingin di suapi Hanzel


" Liammm ". Geram Claire saat Liam menoel-noel pipi Claire


" I want just like that honey (Aku ingin seperti itu sayang) ". Kata Liam


" Liam Noo ". Kata Claire


" Please... please Honey ". Rengek Liam


" Liammm ". Kata Claire seraya cemberut


" I'm sad ". Kata Liam


" My Baby sweety.. listen.. I Love you so much ". Kata Claire seraya menakupkan kedua tangannya di pipi Liam


" Oh My God... My heart is melting right now ". Kata Liam


" Honey.. ". Kata Mommy tiba-tiba mendekati Claire dan memberikannya kode agar Claire ikut Mommy keluar kamar


" Bagaimana keputusan Kamu? ". Tanya Mommy Clara


" Maafkan Mommy sayang ". Kata Mommy


" Tidak Mom.. ini bukan kesalahan Mommy atau siapapun, tapi inilah hidup seperti yang pernah dikatakan Daddy ". Kata Claire


" Mommy bangga padamu ". Kata Mommy Clara seraya memeluk Claire


" Nak.. coba tanya pada Liam dulu bagaimana pendapat dia ". Kata Mommy


" Akan aku lakukan Mom ". Kata Claire


" Claire...Daddy sudah menyiapkan semuanya, dan kemungkinan besok Pagi kita akan pergi dari sini ". Kata Mommy


" Oke Mom.. do'a kan aku ". Kata Claire seraya perlahan kembali ke kamar dengan hati yang berdebar kencang


Aku mencintai kamu Liam, tapi aku tidak punya pilihan lain, Liam... percayalah bukan hanya kamu yang akan terluka disini, semoga kamu kuat dan ikhlas. Batin Claire


Huru hara tak terelakkan lagi saat Papa Erlangga dan Erlina memasuki kediamannya, rumah yang dulunya istana bagi para penduduknya, kini bagaimana rumah yang tengah berdiri di dalam lautan Api


" Mamaaaaaah... Maaah ". Teriak Erlina


" Gimana sayang.. kamu dapat informasi apa? ". Tanya Mamah Shinta


" Papa selingkuh Mah.. Papa selingkuh..Dan lebih parahnya Cewek sial*n itu Mah ". Kata Erlina seraya menangis


" HA.... Cewek itu selingkuhan Papah?? ". Tanya Mamah Syok


" Bukan Mah.. Tapi Cewek ituu ". Kata Erlina

__ADS_1


" Cewek sial*n itu kenapa Nak ". Tanya Mamah tidak sabar


" Cewek Sial*n itu Mah, juga anaknya Papa Maaaah ". Kata Erlina


" HA.... yang bener kamu ". Tanya Mamah


" Iya Mah... Er denger sendiri, tu cewek sialan, nyuruh Papa milih Dia apa kita Mah ". Kata Erlina


" Keterlaluan ". Bentak Mamah


" Terus Papah gimana? ". Tanya Mamah


" Papa... Papa ". Kata Erlina seraya menangis


" SHINTA ". Panggil Papa yang baru datang


" Jelasin Pah ". Bentak Mamah Shinta


" Sabar Mah... tenang, kamu tenang dulu ". Kata Papa


" Gila kamu Pah... Kamu suruh aku tenang? Istri mana yang nggak marah kalau suaminya selingkuh ". Kata Mamah Shinta


" Aku nggak selingkuh Mah.. kamu denger dulu penjelasan ku ". Kata Papa


" Er denger semuanya Pah... Er denger kalau cewek Sial*n itu anaknya Papa ". Kata Erlina


" Jaga ucapan kamu Er, Grizelle wanita baik-baik dan terhormat ". Bentak Papa


" PAPAAH ". Teriak Mamah


" Tega kamu Pah, kamu sama sekali nggak ngeliat aku disini? Kamu anggap aku apa HA... kamu bela anak selingkuhan kamu daripada Erlina? Sakit kamu Pah ". Bentak Mamah


" Mah.. ". Kata Papa terhenti


Karena Papa Erlangga merasa percuma menjelaskan dalam keadaan Marah


" Kenapa? kenapaaaa... ngomong, jelasin, katanya tadi mau jelasin.. ya udah cepetan ". Kata Mamah


" Jaga sopan santun kamu Mah ". Bentak Papa yang merasa di tantang


" Kenapa? Nggak Terima? Terus aku mesti baik, sopan, lemah lembut sama orang yang sudah ketahuan selingkuh HA GITU ". Bentak Mamah


PLAAAK


" Cukup Mah, Jangan melewati batas kamu ". Kata Papa Erlangga


" Papa kok tega pukul Mamah sih, Papa jahat ". Kata Erlina seraya memeluk Sang Mama dan segera membawanya masuk ke kamar


Astaghfirullah... betapa jahatnya diriku, Maafkan Papa Er, Maafkan aku Shinta, tapi aku tidak rela jika Erlina berkata kasar pada Putri kandung ku. Batin Erlangga


Seketika ucapan Erlina mengingatkan Erlangga akan kejahatan nya selama ini terhadap Istrinya Alice dan anaknya Grizelle


" Papa janji Nak.. Papa akan jemput kamu dan selalu menjaga kamu ". Kata Papa Erlangga seorang diri


_Boleh komen ya guyss.. bebas mau komen apa aja.. Maaf juga kalo lama Up nya.. hehehe


#Jangan lupa _Kembang kopinya ya guyss... Tengkyuu 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2