
" Yaam ". Panggil Hanzel saat melihat Liam sedang mengambil minuman
" Oh Hai Bro ". Kata Liam santai
" Weisssstt... Apa'an nih ". Kata Liam yang di dorong sampai ke tembok Hanzel
" Kemarin malem kamu kemana? ". Tanya Hanzel
" Ohh yang waktu di ". Kata Liam terhenti
" Jangan keras-keras Ayam ". Kata Hanzel kesal
" Oke.. oke.. tenang ". Kata Liam
" Tapi jawab dulu pertanyaan ku, seharian kemana aja, kenapa malem baru pulang? ". Tanya Liam
" Itu nggak penting, yang penting kamu kemana pas malem itu? ". Tanya Hanzel terlihat penuh harap
" Emang kenapa malem itu? ". Tanya Liam
" Jawab dulu Yam ". Kata Hanzel
" Aku ke kamar mandi ". Kata Liam
" Emang kenapa? ". Tanya Liam
" Kamu pulang nggak? ". Tanya Hanzel
" Ya nggaklah, kan kamu nginep di sana, ya kali aku balik.. di unyeng-unyeng Mommy yang ada ". Kata Liam
" Terus malem itu kamu nginep dimana? ". Tanya Hanzel
" Di kamar lah ". Kata Liam
" Lo nggak nyariin gue? ". Tanya Hanzel sedikit emosi
" Ya aku nyariin lah Aneh lu ". Kata Liam
" Terus kenapa kamu nggak panik? ". Tanya Hanzel
" Ya kata si pelayanan, kamu udah di anter kekamar sama Erlina ". Kata Liam
" Terus? ". Tanya Hanzel
" Ya aku pesen kamar laah, aku juga mau tidur kali ". Kata Liam
" Kamu di telfon Mommy nggak? ". Tanya Hanzel
" Di telfon lah ". Kata Liam
" Terus kamu angkat nggak? ". Tanya Hanzel
" Ya aku angkat dong.. tau sendiri kan Mommy itu mudah panik ". Kata Liam
" Terus kamu bilang ke Mommy kalau kita ke Klub? ". Tanya Hanzel
" Ya nggaklah Gila ". Kata Liam reflek
" Terus kamu jawab gimana? ". Tanya Hanzel
" Emang kenapa sih?? ". Tanya Liam
" Jawab dulu kamu ngomong apa sama Mommy? ". Tanya Hanzel
" Ya aku bilang, kita nginep di Apartemenku lah ". Kata Liam
" Uchhhhhf Alhamdulillah ". Kata Hanzel
" Emang kenapa sihh, dari tadi nggak di jawab-jawab deh ". Kata Liam
" Aku mau ngomong sesuatu sama Mommy sama Daddy juga.. tapi aku takut Mommy kecewa dan nggak Terima ". Kata Hanzel seraya duduk
" Lemes bangett.. ada apa sih ". Tanya Liam
" Tapi Lu harus percaya sama Gua ya ". Kata Hanzel
" Dih Maksa ". Kata liam
__ADS_1
" Bodoamat, pokoknya apapun yang terjadi kamu hanya boleh percaya dengan semua omongan ku ". Kata Hanzel
" Ogah bangett ". Kata Liam
" Yaam plis lah Yam ". Kata Hanzel
" Ya jawab dulu ada apa, baru deh.. gitu ". Kata Liam
" Baru percaya? ". Kata Hanzel
" Tergantung ". Kata Liam
" Udah buruan cerita ah, Lama deh " Kata Liam
" Sumpah Demi apapun, aku nggak tau apa-apa dan aku nggak sadar udah ngelakuin apapun itu ". Kata Hanzel
" Maksudnya? ". Tanya Liam serius
" Em..itulo..kan Pagi-pagi waktu aku bangun, ada... itu.. anuan ". Kata Hanzel
Liam memberi kode dengan mimik muka kalo lagi putus asa karena kesal
" Nggak papa.. terus aja ". Kata Liam
" Tapi muka mu biasa aja dong ". Kata Hanzel
" Ini udah biasa bangett malah ". Kata Liam
" Biasa apanya, kesel gitu ". Kata Hanzel ikut kesel
" Udah buruan cerita yang jelas ". Kata Liam
" Ya sabar ". Kata Hanzel
" Kan.. malem itu, aku tu.. itu .. em.. kebanyakan.. jadi aku tu.. ya gitu ". Kata Hanzel
" Han... dengerin baik-baik ". Kata Liam seraya menyentuh kedua bahu Hanzel
" Cerita yang jelas, kan lu udah gede.. masa ngomong aja mesti belibet gitu ya kan ". Kata Liam
" Gua tau apa'an Be*o,Gua tampol beneran ya.. bener-bener deh lu ah,kesel bangett deh ". Kata Laim
" Ya sabar dong ". Kata Hanzel
" Makanya lu buruan ngomong yang jelassss ". Kata Liam seraya menarik kerah Hoodie Hanzel
" Akaaaaak...What are you doing ". Teriak Louis
" Mati gue ". Kata Liam pelan
" Nothing Big Boy.. Abang naughty yaa Bang Hanz Abil minum Akak tanpa Izin.. iya gitu heeee ". Kata Liam seraya menoel Hanzel
" I see you ". Kata Louis
" Louis ". Panggil Mommy yang tiba-tiba juga datang
" Loh kalian disini rupanya ". Kata Mommy seraya tersenyum
" Iya Mom ". Kata Liam dan Hanzel kompak
" Kebetulan banget.. Daddy tadi Telpon, Buat Hanzel sama Liam untuk ngecek Pabrik di Java X besok pagi ". Kata Mommy
" Kenapa nggak Daddy sendiri Mom? ". Tanya Hanzel
" Makanya kalau orang tua telepon tuh di angkat ". Kata Mommy seraya menjewer Hanzel
" Idiiiihh dih Sakit Mom ". Kata Hanzel
" Lagian kamu kemana aja sih heh,udah berapa hari nggak pulang? terus kenapa pulangnya nggak barengan sama Liam? ". Tanya Mommy
" Ya kan itu Mom, aku tuhh lagi itu emm ". Kata Hanzel terhenti saat Mommy kembali menjewer Telinga Hanzel
" Mommy Don't do That ". Kata Louis
" Abang naughty, jadi harus di hukum Louis.. Right ? ". Kata Mommy
" Yes Mom ". Kata Louis
__ADS_1
" Mom.. help ". Kata Louis lagi seraya menarik pintu kulkas
" Oh iya satu lagi, Itu si Ilham mau kerja apa jadinya? ". Tanya Mommy seraya mengambilkan susu untuk Louis
" Belum tau Mom ". Kata Liam
" Ya udah sementara biar jadi Asisten kamu aja ". Kata Mommy
" Siapa Mom? ". Tanya Hanzel
" Tanya Liam tuh ". Kata Mommy seraya pergi bersama Louis
" Ilham siapa Yam? ". Tanya Hanzel
" Dia orang baik yang butuh pekerjaan ". Kata Liam seraya berlalu
" Eh mau kemana kan aku belum selesai ngomong ". Kata Hanzel
" Lama Lu ". Kata Liam semakin jauh
Di sisi lain sebuah senyuman selalu terpancar dari wajah Erlina namun seketika langsung hilang saat sosok laki-laki yang dulu menjadi sahabatnya
" Lama banget deh ". Kata Erlina
" Maaf Sayang tadi aku masih banyak kerjaan ". Kata Agra
" Nggak usah mangil sayang ". Kata Erlina
" Tapikan kita sepakat untuk bersama Er ". Kata Agra
" Stop.. aku kesini bukan untuk bahas itu ". Kata Erlina
" Aku mau kamu Terima cek ini, terus kamu pergi keluar kota kek keluar negeri terserah.. yang penting kamu nggak muncul di kehidupan ku lagi ". Kata Erlina
" Maksud kamu apa ngomong gitu ". Kata Agra
" Aku sama Hanzel mau nikah bulan depan, jadi aku mau kamu nggak muncul-muncul lagi di kehidupan ku ". Kata Erlina
" Kenapa diem? ". Tanya Erlina
" Kamu serius mau nikah sama Han ? ". Tanya Agra
" Seriuslah ". Kata Erlina
" Tapi Han nggak cinta sama kamu ". Kata Agra
" Cinta itu akan tumbuh seiring berjalannya waktu ". Kata Erlina
" Kalau kamu hamil anakku gimana? ". Tanya Agra
" Kamu tenang aja,Hanzel pasti bakal merawat anak ku dengan sangat baik ". Kata Erlina
" Nggak mungkin.. Hanzel nggak sebaik itu, dia aja nggak cinta sama kamu ". Kata Agra
" Kalau dia nggak mau nerima anakku ya aku gugurin aja ". Kata Erlina
" Tega kamu Er ". Kata Agra
" Cinta itu emang buta A, dan kamu harus maklumi itu ". Kata Erlina
" Tapi tidak dengan menghilangkan nyawa Er, itu Gila ". Kata Agra
" Aku emang gila.. aku gila karena aku sangat mencintai Hanzel, kamu dengar.. aku sangat mencintai Hanzel, dan aku akan melakukan apapun untuk mendapatkannya ". Kata Erlina
" Semoga kamu tidak hamil anakku, aku menyesal pernah mencintai kamu ". Kata Agra seraya pergi
Aku harus segera cari orang buat bu**h Agra kalau tidak bisa gawat kalau sampai dia ngomong ke Hanzel. Batin Erlina
_________________________________
* Mohon maaf bila ada salah dalam penulisan
dan Mohon kritik juga sarannya ya Guys..
Terimakasih sudah mampir dan masih mau baca sampai sekarang...
Tengkyuuu 😘😘😘😘
__ADS_1