Belenggu Cinta

Belenggu Cinta
Anastasia gumilar Rahardja


__ADS_3

Malam ini Daddy George pulang lebih awal dan terkejut karena tumben anak pertamanya ada di rumah sedang bermain bersama Adiknya


" Tumben ada di rumah ". Kata Daddy setelah sebelumnya mengucapkan salam


" Lagi pingin main sama Louis ". Kata Hanzel


" Daddy tumben pulang cepet ". Kata Mommy yang baru datang membawa snack untuk Hanzel dan Louis


" Karena aku sangat merindukanmu ". Kata Daddy George seraya mencium pipi Mommy


" Gimana kalau malam ini kita makan di luar saja ". Kata Daddy George yang di sambut dengan tatapan aneh


" Lain kali saja Dad, Mommy tadi sudah masak banyak banget ". Kata Hanzel


" Ya sudah kalau gitu Daddy mandi dulu ". Kata Daddy seraya menuju kamarnya


" Mom ". panggil Hanzel seraya mengkode sang Mommy


" Nggak boleh gitu ". Kata Mommy pelan, karena mengerti maksud dari putranya tersebut


Dan saat makan malam Daddy George tidak berkata yang aneh-aneh ataupun kasar, bahkan terlihat senyuman selalu terukir di wajahnya


" Dad, Mom.. Maaf Hanz Mau tidur di Rumah sakit boleh? ". Tanya Hanzel


Namun hanya ada kesunyian dan denting sendok yang terdengar


" Try asking me (Coba bertanya kepada ku) ". Kata Louis tiba-tiba


" What do you mean Louis (Apa maksud mu Louis) ". Tanya Hanzel seraya menyentuh pipi Adiknya


" When other people don't want to answer your question, then you have to ask someone else, miss Meghan said like that (ketika orang lain tidak mau menjawab pertanyaanmu, maka kamu harus bertanya pada orang lain, miss Meghan berkata seperti itu) ". Kata Louis menirukan ucapan Guru sekolahnya di LA


" You're right Louis ". Kata Hanzel seraya kembali mengusap pipi Louis


" Quickly ask me (Cepat tanyakan kepada ku) ". Kata Louis


" Stop Louis ". Kata Daddy dengan nada agak tinggi


" Dad ". Kata Mommy


" Emm..Louis..Eat your food first, Okee ". Kata Mommy seraya tersenyum kearah Louis


Melihat sorot mata Louis yang mulai berubah Mommy pun kembali khawatir,apalagi tiba-tiba teringat pesan dari Mrs. Valen


Sesaat semuanya kembali hening hingga tiba-tiba


" Abang ". Panggil Louis dengan mata yang mulai berkaca-kaca


" Yes Boy ". Kata Hanzel yang memang sudah selesai


" Hei.. are you oke? ". Tanya Hanzel yang kemudian menggendong Louis


" Jangan di manja ". Kata Daddy tiba-tiba


" Dia mau menangis Dad ". Kata Hanzel


" Ya udah biarin, jadi laki-laki itu nggak boleh cengeng ". Kata Daddy cuek


" Tapi Louis masih kecil Dad ". Kata Hanzel mulai naik satu oktaf

__ADS_1


" Sudah.. kenapa hal semacam ini harus jadi masalah sih ". Kata Mommy


" Hanzel yang mulai duluan ". Kata Daddy


" Astaga Dad ". Kata Mommy


" Sorry Mom, Dad, Aku salah karena bertanya seperti itu saat sedang makan ". Kata Hanzel yang masih menggendong Louis


" Mom.. aku ke makar Louis dulu ". Kata Hanzel seraya berlalu menuju kamar Louis


Saat sudah masuk kamar Nanny Nia juga ikut masuk, karena dia juga khawatir dengan anak asuhnya


" Louis ". Panggil Nanny Nia


" Abanggg ". Kata Louis yang akhirnya menangis pelan dalam dekapan Hanzel yang sedang duduk


" Sus.. tolong buatin susu, agak panas ya buat Louis ". Kata Hanzel


" Iya Bang ". Kata Nanny Nia yang memang sudah akrab dengan Hanzel yang dulu keperluan nya juga di urus Nanny Nia waktu Hanzel masih Anak-anak


" Do you want to sleep with Abang (Apa kamu mau tidur sama Abang) ". Tanya Hanzel


" No.. i wanna go to the hospital (Aku ingin ikut pergi ke rumah sakit) ". Kata Louis


" Iyaaa ". Kata Hanzel


Tak lama kemudian Nanny Nia datang dengan susu panasnya bersama Mommy


" Louis ingin ikut Mom ". Kata Hanzel


" Ya sudah sama Mommy juga, kita berangkat kesana biar nggak kemaleman ". Kata Mommy seraya memakaikan Jaket tebal pada Hanzel


" Gendong kamu sekalian ". Kata Mommy yang menyelimuti Louis


" Gak papa, tadi Mommy udah bilang ". Kata Mommy


Malam ini setelah makan malam dengan diam, tiba-tiba Papa Erlangga beranjak pergi


" Mau kemana Pah? ". Tanya Mama


" Mau cari angin ". Kata Papa cuek


" Mama tau, pasti Papa mau kerumah sakit kan ". Kata Mamah


" Ha... ngapain Mah? ". Tanya Erlina kaget


" Tanya Papa tuh ". Kata Mamah


" Apa sih Mah ". Kata Papah


" Apa sih... Pah, Papa yang kenapa.. Papa sekarang jadi aneh, suka diem, suka ngelamun apalagi sekarang papa jarang ke kantor tapi malah ke Caffe depan Rumah sakit Xx ". Kata Mama


" Emang iya Pah? Papa ngapain di Cafe? ketemu sama siapa? ". Tanya Erlina


" Papa sendirian Er, Papa cuma pingin Refresing ". Kata Papa


" Tapi bisa dari pagi sampek malem di sana Er ". Kata Mama


" HAAA.. serius Pah? ". Kata Erlina

__ADS_1


" Apa sih Mah, Udah ah Papa mau pergi ". Kata Papa beranjak pergi


Akan tetapi saat sudah beberapa langkah, langkah nya tiba-tiba terhenti karena ada panggilan masuk dari nomor tak di kenal


" Hallo ". Sapa Suara wanita dari seberang


" Iya Halo.. ini siapa ya? ". Tanya Papa Erlangga


" Bisa kita bertemu? ". Tanya si perempuan


" Tapi ini siapa dulu ". Kata Papa


" My name is Anastasia Gumilar Rahardja ". Kata Si perempuan


Deghh


Jantung Erlangga seolah berhenti saat itu juga.. bagaimana tidak Hanya ada satu orang memiliki nama itu yang tak lain dan tidak bukan adalah Little Angel nya.. putri kandung nya


" Bagaimana? ". Tanya suara di seberang


" iiii. iy.. iyaaa... iyaa, kapanpun kamu mau bertemu, Papa siap Nak ". Kat Erlangga seraya mengusap air matanya


" Bagaimana jika besok pagi, apakah menganggu pekerjaan mu? ". Tanya Nya lagi


" Tidak.. tidak.. tidak sama sekali, besok pagi Papa akan ke rumah sakit ". Kata Erlangga


" Baik terimakasih, selamat malam ". Katanya lagi dan langsung terputus sebelum Erlangga menjawab


MasyaAllah... Anakkuuu, Ya Tuha... Anakkuuu... terimakasih Engkau berkenan memberikan hamba kesempatan Ya Allah. Batin Erlangga seraya menangis


" Mah ". Kata Erlina kaget setelah menguping


Sang Mama hanya diam tanpa kata


" Mah.. Er nggak salah denger kan Mah ". Kata Erlina


" Maah.. Papa punya anak lain Mah ". Kata Erlina


" Maaah... Jangan diem aja Dong Maaah ". Kata Erlina seraya mengusap air matanya dengan menggoyang kan tubuh sang Mama


" Stop Er ". Kata Mamah seraya menuju kamarnya


" Maaaaah.. Mamaaa ". Panggil Erlina


" Nggak mungkin.. ini nggak mungkin Papa selingkuh, nggak mungkin Papa punya anak lagi... nggak.. nggak.. ini nggak bener nih ". Kata Erlina seraya mondar mandir


" Keep your promise (Tepati janji mu) ". Kata Claire seraya meletakkan ponselnya diatas meja


" Always remember ". Kata Grizelle


" You can't calm down before meeting Him (Kamu belum bisa tenang sebelum bertemu dengan nya) ". Kata Mommy


" Don't worry Mom.. I'm Oke ". Kata Grizelle


" I'm starting to hate your smile (Aku mulai membenci senyuman mu) ". Kata Claire


" I take it as a compliment, Claire (Aku menganggap itu sebuah pujian, Claire) ". Kata Gielle


" Ohhh.. I pity myself, why love you so much, I still follow your madness (Aku mengasihani diriku sendiri, mengapa sangat mencintaimu, aku selalu menuruti kegilaanmu) ". Kata Claire

__ADS_1


#_Semoga kalian nggak bosen ya guys... dan semoga aku bisa cepet Up lagi biar kalian ngga lupa sama Alur ceritanya..


*Terimakasih buat yang udah kasih hadiah, like, komen dan yang pencet Favorit... terimakasih banyak-banyak๐Ÿ’–๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž


__ADS_2