Belenggu Cinta

Belenggu Cinta
Hanzel Mabuk


__ADS_3

Sudah 1 Minggu kepergian Grizelle, Dan pencarian Hanzel pun semakin buntu karena Daddy George semakin menutup Akses untuk Hanzel


Kemarahan Daddy George satu minggu yang lalu membuat Hanzel benar-benar tidak apa-apa lagi sekarang bahkan memiliki uang satu sen pun, tidak


" Semua fasilitas itu akan kamu miliki lagi Asal kamu mau menikah dengan Erlina ". Kata Daddy


" Dad.. apa harus seprti ini ". Kata Mommy


" Biar anak itu bisa bertangungjawab Mom ". Kata Daddy


" Bertangungjawab atas apa??? Dad.. Hanzel berhak menentukan pilihan, dan aku juga tidak setuju jika Kamu memaksa Hanzel untuk menyukai apa yang kamu sukai ". Kata Mommy


" Apa maksud mu Mom ". Kata Daddy


" Pokoknya aku tidak setuju perjodohan itu Dad, titik ". Kata Mommy


" Tidak bisa.. Hanzel harus menikah dengan Erlina ". Kata Daddy


Ting ting ting ting ting ting ting


Louis memukul piring nya dengan sedok agar Mommy dan Daddy nya bisa berhenti


" Louis Stop ". Kata Daddy


" No.. you Stop ". Kata Louis


" Astagaa... kenapa kalian selalu membuat ku darah tinggi ". Kata Daddy George


" Daddy ". Kata Mommy dengan nada tegas


" Mom.. ayolah apa salahnya jika Erlina menjadi menantu kamu? bukankah kalian sudah dekat ". Kata Daddy George


" Dekat bukan berarti harus menjadi menantu ku Dad, lagian aku lebih dekat dengan Grizelle ". Kata Mommy


" Kenapa selalu anak itu sih Mom.. . dia tidak akan bisa memberikan Hanzel keturunan, jantung nya lemah Mom dan kapanpun dia bisa meninggal,Hanzel akan menjadi Duda ". Kata Daddy


" Kau berfikir terlalu jauh Dad ". Kata Mommy


" Pokoknya.. Ak ". Kata Daddy terhenti


PYAAAAR


" Apa aku harus memecahkan piring dulu agar kalian berhenti? ". Tanya Louis


" Mommy I'm very hungry ". Kata Louis


" Louis... Maafin Abang ya, Gegara Abang, kamu jadi kelaparan ". Kata Hanzel seraya tersenyum kearah Adiknya


" No.. it's not because off You Abang, I'm Oke ". Kata Louis seraya tersenyum


" Makan yang banyak, biar kamu cepat besar ". Kata Abang seraya mengusap kepala Louis dan beranjak pergi


" Mau kemana kamu Hanzel ". Kata Daddy


" Hei.. berani kamu sama Daddy ". Kata Daddy semakin lantang karena Hanzel terus berjalan tanpa menoleh kebelakang


" Maaf Mom, Dad.. aku juga akan pergi menyusul Hanzel ". Kata Liam seraya berlari


Liam pun ikut masuk kedalam mobil Hanzel dan


" Aku rindu Gielle ". Kata Hanzel seraya menitihkan air matanya


Liam pun memeluk Hanzel


" it's ok.. kita akan terus cari mereka ". Kata Liam


" Sorry Yaam ". Kata Hanzel

__ADS_1


" Ini bukan salah kamu ". Kata Liam


Dan Hanzel pun segera melajukan mobilnya menuju tempat terlarang dan pantangan bagi keduanya


" Kenapa kesini Han? ". Tanya Liam


" Aku benar-benar butuh minum Yaam.. aku stress banget ". Kata Hanzel seraya turun


Dan Mau tidak mau Liam harus turun


" Lu kesini Han? ". Kata Agra


" Sama siapa? ". Tanya Agra


" Sama gw ". Kata Liam


" Tumben banget kalian ke tempat ginian ". Kata Agra


" Lagi pingin aja ". Kata Hanzel seraya duduk dan memesan minuman


Satu teguk, dua teguk, tiga teguk.. hingga akhir Hanzel pun Mabuk dan kesempatan itu pun di gunakan seseorang untuk meraih keberuntungan nya


" Lah.. Hanzel mana? ". Kata Liam yang baru dari kamar mandi


Liam muntah karena mencium bau alkohol yang sangat menyengat


" Tadi di bawa ke atas sama cewek Bang ". Kata si pelayanan minuman


" Gawat ". Kata Liam segera menuju lantai atas


Sial kemana ini.... ". Batin Liam mengumpat


Karena ternyata bangunan itu 3 Lantai dan berjajar kamar-kamar yang sangat banyak


" Siaaal ". Teriak Liam


Aku datang ke club memang untuk bersenang-senang karena Papa semakin menyebalkan, Mama yang sedih terus, dan Hanzel yang kolot bangetttt dan semua masalah dalam hidupku itu gegara bule sialan itu, dia adalah sumber masalah dalam hidupku.. aku bersumpah untuk membenci dia seumur hidup ku


Saat aku mencari Agra, ternyata dia sedang ngobrol dengan Hanzel, ya Dia Hanzel... Laki-laki yang katanya Alim, sekarang ada disini


Melihat Hanzel yang mulai mabuk parah,Aku mulai mendapatkan idea brilliant


" A ". Kata Erlina


" Kamu udah dateng ". Kata Agra seraya mencium pipi Erlina


" Jangan disini A ". Kata Erlina


" Ketempat biasa ya..aku kangen sentuhanmu ". Kata Agra


" Sesuai keinginan mu A ". Kata Erlina


" Tapi bentar.. nunggu Liam dulu ". Kata Agra


" Kita bawa dia istirahat di atas aja A , baru setelah itu kamu tlvn si Lia. ". Kata Erlina


" Sesuai keinginan mu Sayang ". Kata Agra


Dan keduanya pun segera membawa Hanzel ke lantai 2


" Ayo kita pergi ". Kata Agra


" Kita main cepet ya.. soalnya Aku mau nemenin Mama shoping ". Kata Erlina


Dan Agra pun segera meraih pinggang Erlina dan membawanya ke kamar sebelah


FLASHBACK On

__ADS_1


Erlina dan Agra memang sering melakukan itu sejak Malam Hanzel mencampakkan nya di depan teman-temannya


Dan saat itu Erlina pergi ke club, Agra yang saat itu juga ada disana, terus mengawasi wanita yang dari dulu selalu di cintainya


Agra tau Er mabuk pasti karena Hanzel, sama seperti dirinya


Agra mabuk karena Er mau menerima perjodohanya dengan Hanzel


Dan Saat keduanya sama-sama mabuk, keduanya menghabiskan Malam yang begitu panas


Hingga pagi menjelang keduanya yang sama-sama dewasa pun menganggap bahwa itu hal yang maklum untuk orang dewasa


Sampai pada titik dimana keduanya saling membutuhkan dan terus melakukan hal itu


FLASBACK OFF


Agra Benar-benar melakukannya dengan cepat dan sangat panas


" Kan aku udah bilang jangan keluar di dalem A ". Kata Erlina serya seraya bangun


" Maaf sayang... itu lebih nikmat ". Kata Agra yang tiduran


" Di dalam menang sangat nikmat A.. tapi bagaimana jika Aku Hamil ". Kata Er yang sudah siap


" Aku akan bertangungjawab Er ". Kata Agra


" Tidak A... aku akan menikah dengan Hanzel ". Kata Erlina


" Tapi jika kamu hamil, maka itu adalah anakku Er ". Kata Agra


" Aku harus segera pergi A ". Kata Erlina seraya mencium pipi Agra agar laki-laki itu tidak marah dan melakukan hal yang akan merugikan Erlina


" Tapi aku masih merindukan mu ". Kata AgraAgra


" Besok kita bisa ketemu lagi A ". Kata Erlina seraya tersenyum dan berlalu


Menyebalkan.. aku harus segera mencari orang untuk membereskan Agra. Batin Erlina


Erlina pun segera masuk kedalam kamar yang di tempati Hanzel seraya melepaskan kembali pakaiannya dan pakaian Hanzel juga memberikan beberapa tanda kemerahan di tubuh Hanzel


Erlina pun segera tidur di samping Hanzel dan menyelimuti tubuh keduanya yang hampir terlan**g


" Saya tau Mas.. tadi saya liat dia di bopong di lantai ini ". Kata Pelayanan laki-laki


" Alhamdulilah.. tolong bantu cari ta Mas ". Kata Liam


" Baik Mas.. oh iya, apa tadi Mas sudah cek CCTV? ". Tanya Officeboy


" Astaghfirullah... aku sampek lupa itu lohhh ". Kata Liam


" Aku janji akan memberikan kamu imbalan untuk ini ". Kata Liam


" Tidak Mas.. saya ikhlas, Mari saya antar ke ruangan CCTV ". Kata pelayanan itu


" Siapa namamu? ". Tanya Liam


" Nama saya Ilham Mas ". Kata Ilham


" Terimakasih Ilham ". Kata Liam


Keduanya pun segera masuk kedalam ruang CCTV, dan melihat dari Barr sampai akhirnya melihat Hanzel di bopong Agra Dan Erlina


Dan saat Liam hendak pergi tiba-tiba


" Mas.. mas, coba lihat ". Kata Ilham


terlihat Erlina tengah melepaskan baju Hanzel dan menciumi tubuh Hanzel

__ADS_1


" SETA*NN KAU ERLINA ". Kata Liam Geram


__ADS_2