
Mah, minggu depan Kei pulang.
Begitu isi pesan teks yang dikirimkan Keisha lewat whatsapp pada Arini, mamanya.
***************
“Bro, gue udah berhasil ngelacak keberadaan Keisha. Dia sekarang ada di Italy. Nanti gue kirim alamat detailnya di whatsapp.” Pagi ini Kagendra menelepon Arfian untuk mengabarkan berita gembira tentang keberadaan Keisha.
“Lo serius. Ini bukan berita hoax kan?” tanya Arfian antusias.
“Serius banget, Bro. Dan menurut informan gue, dia selama ini gak menjalin hubungan sama laki-laki manapun. Jadi lo musti berjuang buat dapetin cinta lo. Gua gak yakin sih hati dia masih buat lo. Tapi yang pasti lo musti berjuang buat cinta lo. Gue do’ain lo berhasil sama cinta lo.” Kagendra menyampaikan kabar ini dengan bersemangat.
“Thanks a lot, Bro udah bantu banyak banget.” Arfian bersyukur memiliki sahabat sekaligus sepupu seperti Kagendra yang hampir memiliki nasib yang sama dengan dirinya.
“Lo juga musti do’ain gue, Bro. Istri gue juga udah ketemu. Tapi sepertinya gue musti berjuang sangat keras buat ngedapetin cinta dia lagi.” Pinta Kagendra.
“Pasti gue do’ain lo juga. Kita sama-sama berjuang buat meraih cinta sejati kita.” Sahut arfian.
“Kita berdua ini mirip cowok-cowok alay yang musti berjuang buat dapetin cinta…. hahahha…” mereka berdua tertawa terbahak menertawakan nasib mereka masing-masing.
“Eh, Bro. Lo tau gak, ternyata gue udah punya anak, anak gue kembar, dua-duanya cowok.” Ujar Kagendra di seberang sana.
“Serius?” tanya Arfian kaget.
“Serius banget. Jadi pas istri gue itu kabur, dia lagi hamil. Alhamdulillah, anak gue tumbuh dengan baik dan sehat. Gue udah ketemu sama mereka. Gua gak nyangka aja, lokasi syuting buat iklan terbaru gue itu di daerah tempat tinggal istri sama anak-anak gue selama ini.” Kagendra memberikan kabar ini dengan suasana hati yang riang.
__ADS_1
“Selamet Bro, lo udah jadi seorang bapak.” Arfian memberikan selamat pada Kagendra dengan tulus.
“Gue emang udah ketemu sama anak-anak gue. Tapi mereka belum tau kalau gue bapaknya mereka. Ibu mereka galak banget melebihi induk singa. Auman dan cakarannya itu lebih menyeramkan dari pada induk singa.” Kagendra menceritakan bahwa istrinya masih belum bisa menerima lagi dirinya sebagai suami dan ayah dari anak-anaknya.
“Lo jauh lebih beruntung daripada gue, Ndra. Setidaknya lo udah ketemu sama istri dan anak-anak lo. Lo tinggal berjuang meyakinkan ibunya anak-anak lo buat nerima lo lagi. Beda sama gue yang belum ada kepastian” Ujar arfian sedih memikirkan nasibnya sendiri.
“Kita saling menganggap bahwa orang lain lebih beruntung dari diri sendiri. Gue anggap lo lebih beruntung karena setidaknya Keisha gak benci sama lo. Lo musti tau, istri gua benci banget sama gue.” Ungkap Kagendra sedih.
“I’m sorry to hear that Bro.” ujar Arfian memberikan rasa simpatinya.
“That was my own bad mistake.” Sahut Kagendra menyesal.
“Udah lah gak usah sedih-sedih lagi. Lebih baik lo simpan energi lo buat dapetin maaf dari istri lo.” Ujar Arfian memberi semangat.
Mereka berdua tertawa bersamaan. Menertawakan nasib mereka masing-masing.
Setelah mendapatkan alamat Keisha di Italy, Arfian langsung membeli tiket pesawat ke Italy. Setelah mendapatkan tiket pesawat, Arfian segera mengurus proses pembuatan visa ke Italy.
Satu minggu kemudian, Arfian sudah sampai di Bandara Internasional Fiumicino. Dari bandara, agen perjalanan yang sudah dipesan Arfian segera mengantarnya menuju alamat tempat Keisha tinggal di kota Milan.
Setelah sampai di alamat tujuan, Arfian menemukan rumah yang ditempati Keisha selama di Italy ternyata sudah dihuni oleh orang lain. Dengan Bahasa Inggris Arfian menanyakan kepada penghuni baru, tempat Keisha sekarang tinggal.
Dengan Bahasa Inggris yang terbatas, penghuni baru itu menjelaskan bahwa sudah dua minggu dia menempati rumah tersebut. Pasangan pengantin baru yang merupakan penghuni baru dari rumah Keisha menjelaskan bahwa pemilik sebelumnya telah pindah ke tempat lain. Mereka tidak tahu dimana tepatnya, mereka hanya tahu jika penghuni sebelumnya itu pergi ke Paris untuk mengikuti Haute Couture Fashion Show di Paris.
Tanpa berpikir panjang, Arfian segera memesan tiket pesawat dari Milan ke Paris. Setelah melakukan perjalanan lebih dari 20 jam dari Indonesia ke Roma, kemudian dilanjutkan perjalanan darat selama 6 jam dari Roma Ke Milan. Sekarang, Arfian harus melakukan lagi pernerbangan selama satu setengah jam dari Milan menuju Paris.
__ADS_1
3 jam kemudian, Arfian sudah sampai di Paris, beruntung dia memiliki teman di Paris sehingga dia bisa mendapatkan info tentang Fashion Show yang diadakan di Paris itu. Setelah mendapatkan tiket untuk masuk ke area Fashion Show, Arfian menegakkan radarnya untuk bisa menemukan Keisha. Dia berharap menemukan Keisha diantara lautan manusia yang menghadiri Fashion Show ini.
Setelah lelah mencari-cari Keisha di tengah lautan manusia ini, Arfian memutuskan untuk meninggalkan area Fashion Show tersebut. Tidak peduli dengan harga tiket yang sudah dibelinya dengan dana yang tidak sedikit. Tidak lama teleponnya berdering dan tampak nama Kagendra di layar ponselnya memanggil.
“Bro, lo ada dimana?” tanya Kagendra langsung.
“Gue lagi Paris.”
“What?....ngapain lo di Paris?” tanya Kagendra.
“Nyariin Keisha.” Jawab Arfian kesal.
“Cepet lo pulang. Keisha udah ada di Indonesia. Dia lagi ada di Bandung.” Sahut Kagendra lugas.
“Oh my God. Hukuman apa lagi ini Ya Tuhan. Aku udah jauh-jauh pergi sampai ke Paris, orang yang dicari malah ada di Bandung.” Batin Arfian memberontak menghadapi kenyataan ini.
Arfian pun segera memesan tiket pesawat ke Indonesia. Lebih dari 48 jam, Arfian melakukan perjalanan Non-stop mengelilingi hampir separuh dunia dengan transit-transit pesawat yang ditumpanginya. Tubuhnya sudah benar-benar lelah. Selama 48 jam itu, Arfian hanya sempat makan di pesawat. Setelah pesawat yang ditumpanginya landing di bandara Sukarno Hatta, Arfian segera menuju pintu keluar. Di pintu keluar sudah menunggu supirnya, Paijo.
Belum juga sampai ke pintu keluar, Arfian sudah tidak bisa lagi menahan rasa letih dan lelah yang menderanya. Arfian merasakan tubuhnya limbung ke samping, dan seketika pandangannya menggelap.
Bruk….
Arfian tidak sadarkan diri.
**************
__ADS_1
Nanti di cerita tentang Kagendra juga bakal dikisahkan perjuangan Kagendra buat mendapatkan cintanya kembali. Arfian dan kagendra ini nasibnya sama....hehehe