
Jam Mata kuliah pun berakhir, Nisa dan Vira beranjak dari ruangan.
Pada saat Nisa dan Vira berjalan ke arah parkiran, tiba-tiba dari arah belakang ada suara orang memanggil Nisa.
"Nis.... ' suara panggilan dari belakang.
langkah Nisa dan Vira pun berhenti.
"Nis kayanya ada yang manggil kamu dehc... dari belakang..." kata vira.
Mereka berdua sama-sama menoleh ke arah belakang, ternyata yang panggil-panggil itu si Evan.
dengan suara pelan vira berkata" Nis loe pake pelet apaan sih.... nich cowo sekarang udah mo ngejar-ngejar loe dech kayanya." seloroh vira.
ucap Nisa."apaan sihc... pelet dari hongkong."
vira pun tertawa" he...he.. abis gak nunggu lama langsung mo lengket, asal liat bayangan loe aja... langsung di sapa... kaya nunggu paman bakso gerobakan lewat aja langsung di teriakin paman... ."
"sama kaya loe,asal liat loe lewat.... 'Nis'....di teriakin" kata vira sambil ketawa.
" ada-ada aja loe vir... gue di samain kaya paman bakso." kata Nisa.
vira pun tertawa..
Bergegas Evan berjalan mendekati Nisa dan Vira.
"hai." sapa Evan.
"hai." kata Nisa dan vira serentak.
"kenapa van.. ?"kata Nisa.
"nggak ada apa-apa ,,kebetulan gue lihat loe berdua yahc gue samperin aja,, berhubung kita kan sama-sama udah mo pulang ngampus,,"
Sambil menggaruk kepala dengan satu jari..
"gimana kalau kita nyantai aja ke taman...sambil ngobrol- ngobrol..."
"gimana .?" tawaran Evan.
"ngngngm..."
__ADS_1
"vir... loe mau nggak?" kata Nisa.
" Tergantung ,,, teman loe mau ngajak gue apa nggak?." pungkas Vira.
"ya kita ,,,barengan..... sama-sama" kata Evan.
"gimana...?" tambah Evan.
"Tergantung,,kalau Nisa mau ya.... gue sih ok,ok ajahc... mumpung hari ini gue free gak ada jadwal yang padat ."kata Vira sambil menggoda Nisa.
"Sok loe,,sok sibukkkk. ." Nisa pun membalas.
"faktahhhhh....." kata vira sambil bercanda..
"ok yach,berarti mau". kata Evan.
"iya...iya." balas Nisa.
"eh nama teman loe siapa Nis, kita belum kenalan."
" kenalan dulu gue Evan..." sembari mengulur kan tangan nya di depan Vira.
vira pun mengulurkan tangan dan berjabat tangan dengan Evan.
"senang bisa berkenalan,semoga kita bisa menjadi teman yang baik yahc,," Ucap Evan.
"Semoga ajahc...."pungkas vira.
"Gimana nich ,apa kita langsung aja ke taman" usul Evan.
"Ok" kata Nisa.
"ok lets go...." ucap Evan.
Mereka pun bergegas ke parkiran,menaiki motor nya masing-masing dan berangkat menuju tempat yang di sepakati yaitu taman.
setelah sampai di taman ,mereka pun mencari tempat yang cocok untuk bersantai dan sambil mengobrol.
Tidak jauh dari tempat mereka duduk,ada penjual es gerobakan.
Evan memesan minuman untuk mereka bertiga.
__ADS_1
Nisa langsung membuka obrolan dengan bertanya ke Evan.
"Tumben loe bawa kita ke tempat beginian, mang gak ada yang marah kalau ada yang tau...?"
"Hah Emak gue bakalan marah,,, ya nggak lah... masa jalan-jalan kaya gini di marahin." kata Evan sambil senyum-senyum.
"Bukan... maksud gue... gebetan loe, ntar kita berdua di kirain perusak hubungan orang."kata Nisa.
"betul juga." tamban vira.
"maksud loe berdua ,,, pacar gue...." tanya Evan.
"iyalah... mang loe pikir emak loe..... " tambah vira sambil mengerenyitkan dahi..
"Ha...ha... kirain emak gue,,, ya nggak lah,gue lagi single... gue sama mantan gue udah putus se bulan yang lalu."kata Evan.
"Pasti loe nya ketahuan selingkuh....?" ucap Nisa.
"sok tau loe....."jawab Evan.
"Trus....." kata Nisa.
"Mantan gue sendiri yang selingkuh sama teman gue."
"wowww... Amazing......" kata vira dengan ekspresi kaget.
"kok bisa juga yach, orang se ganteng loe... di selingkuhin... yang nikung temen pula.... is..is...is kasiaaan."
"realitanya kan kaya gitu."jawab Evan.
"Jadi loe bawa kita berdua ke taman buat dengerin curhatan hati loe yang galau itu...." tanya Nisa
"ya nggak lah....." jawab Evan.
"truss" tambah Nisa.
"yahc gak tau juga sih.... pas gue liat kalian berdua yach pengen bawa ngobrol ajach...."
"Pas gue denger kita berdua ngobrol di parkiran pagi tadi,kaya nya loe enak di ajak ngobrol .. nyambung aja,, makanya tadi gue bawa kalian berdua kesini, bersantai-santai sambil ngobrol..." kata Evan.
"oh... gitu" jawab Nisa.
__ADS_1
Mereka pun mengobrol dengan asyik,sambil sesekali menyeruput minuman yang di beli Evan. Suasana ke akraban pun mulai terlihat di antara mereka.
setelah cukup lama mereka berbincang-bincang, akhirnya pun mereke bertiga memutuskan untuk pulang ke rumah mereka masing-masing.