
Malam ini Hanzel datang bersama Mommy dan Louis, terlihat jelas kebahagiaan di wajah Louis saat melihat Wajah kekasih Abangnya
" Hello My Beautiful girl ". Sapa Louis seraya duduk di kursi dekat Grizelle
" Hy My Boy.. Thnks for Coming ". Kaa Grizelle seraya mengusap kepala Louis
" How are you Darling ". Kata Mommy
" I'm Oke Mom.. thank you so much ". Kata Grizelle
" I really miss you ". Kata Louis
" I Miss you too ". Kata Gielle
" Do you still feel pain (Apakah kamu masih merasakan sakit)? ". Tanya Louis
" No.. Since seeing you, the pain is gone (Sejak melihat mu, rasa sakitnya hilang) ". Kata Gielle
" I'm so sad to see you sick (Aku sangat sedih melihat mu sakit) ". Kata Louis
" Don't worry, I'll be fine soon(Jangan khawatir, aku akan segera sembuh) ". Kata Gielle
" Get well soon my love my beautiful girl my sweetheart ". Kata Louis seraya mencium kening Grizelle
" Louis.. No ". Kata Hanzel seraya mengangkat Tubuh Louis karena Louis mmencium kening Gielle
" What Are you doingggggg ". Teriak Louis seraya memukul Hanzel
Karena menurut Louis mencium kening orang sakit akan membuat orang yang sakit segera sembuh,seperti saat Louis sakit Maka Mommy akan mencium kening Louis
" You can't do that (Kamu tidak boleh melakukan hal itu) ". Kata Hanzel
" Why ". Teriak Louis
" Cause, She is Mine ". Kata Hanzel penuh penekanan
" No..She is Mine (Milikku) ". Kata Louis
" No...Mine ". Kata Hanzel
" Mine... Mine.. mineeeeeee ". Teriak Louis
Tok tok tok
" Abang.. Adek,. If you don't want to be quiet, it's better to just go home (Kalau kalian tidak mau diam, lebih baik pulang) ". Kata Mommy
Dan kedua bersaudara itupun akhirnya diam
Saat Mommy berbincang dengan Mommy Clara, Louis yang tidak mau pergi dari sisi Gielle, Dan Hanzel yang hanya menjadi penonton setia
Saat jam sudah menunjukkan 10 Malam Mommy pun mengajak Louis pulang, walau harus dengan banyak rayuan gombal
" My Beautiful, my love,trust me, I will see you soon ( Cintaku, percayalah, aku akan segera menemuimu) ". Kata Louis saat hendak keluar
" Aku tidak percaya jika Louis itu Adikku ". Kata Hanzel saat Louis sudah bener-benar keluar
" Dia sangat Manis, seperti dirimu ". Kata Grizelle
" Kau selalu bisa membuat Cemburu ku lenyap ". Kata Hanzel seraya mencium tangan Grizelle
Pagi ini dengan terburu-buru Papa Erlangga segera berangkat ke Rumah sakit hingga membuat Mama Shinta dan Erlina kesal
__ADS_1
" Liat Er ". Kata Mamah seraya mengkode Erlina untuk melihat Papa
" Sebenarnya Papa mau kemana sih Mah ". Tanya Er
" Mama juga nggak tau sayang, lebih baik kamu susul Papa ". Kata Mamah
" Tapi Breakfast ku gimana Mah ". Kata Erlina yang hendak memakan sarapannya
" Minum susu mu cepat ". Kata Mamah
" Ini Rotinya makan di mobil, sekarang cepat susul Papa, awasi setiap gerak geriknya ". Kata Mamah seraya menyerahkan kotak sarapannya
" Siap Mah ". Kata Erlina seraya bergebas pergi
Berbeda halnya dengan Papa Erlangga dengan hati berbunga-bunga ingin segera sampai di Rumah sakit
" Maaf Nyonya, di bawah ada Pak Erlangga ". Kata Salah satu bodyguard yang bertugas di sekitar tempat parkir
" Biarkan Dia masuk ". Kata Mommy Clara
" Siap Nyonya ". Kata Bodyguard
Dan Mommy pun segera memberikan Kode kepada Claire agar membawa Hanzel dan Liam untuk pergi
" Mommy akan tetap di sini, Bolehkah? ". Tanya Mommy Clara Pada Grizelle
" Iya Mom.. terimakasih ". Kata Grizelle
" Siap kan Hati mu dan tenang.. kontrol emosional kamu, Oke ". Kata Mommy Clara
" Oke Mom ". Kata Grizelle yang sebenarnya jantung nya sudah berdebar
Suara pintu terbuka, hingga masuklah sosok yang sangat di rindukan Grizelle
" Ekhem ". Dehem Mommy Clara
" Maafkan aku.. aku sungguh nervous ". Kata Papa Erlangga
" Untuk mu, semoga kamu suka ". Kata Papa Erlangga seraya meletakkan Buah dan Bunga
" Terimakasih ". Kata Gielle yang sudah dalam posisi Duduk
" Emm... eee.. Ahh.. ekhem ". Kata Papa Erlangga terbata
" Eeemm.. Nak ". Kata Papa Erlangga terhenti karena tiba-tiba air matanya menetes sangat deras
" Maaf.... maafkan Papa Nak.. Maaaaf.. sungguh Maafkan kebodohan Papa Nak.. Maaaaaf, maaaaf ". Kata Papa Erlangga menangis
Dan tentu itu membuat Gielle ikut menangis
" Don't cry ". Bisik Mommy Clara seraya menyerahkan tisu,karena Mommy Clara tau betul jika Gielle pasti akan ikut menangis, melihat filem sedih saja Gielle akan ikut menangis apalagi melihat orang menangis di depan wajahnya
" Ekhem.. ". Dehem Gielle pelan
" Kamu ingin terus menangis atau kita bicara sekarang? ". Tanya Gielle
" Maaf nak.. Papa terlalu sedih, kita bicara sekarang ". Kata Papa Erlangga
" Aku hanya ingin mengajukan 3 pertanyaan ". Kata Gielle
" Maukan Anda menjawabnya? ". Tanya Gielle
__ADS_1
" Mau.. Mau nak.. Papa Mau, kau boleh Tanya apa saja, pasti anak Papa jawab ". Kata Papa Erlangga
" Bagus.. aku harap kau akan menepati janjimu ". Kata Gielle
" Tapi sebelum itu bolehkah aku memeluk Mu Nak? ". Tanya Papa Erlangga
" Aku berharap kamu menjaga etika ". Kata Mommy Clara
" Maafkan aku Clara.. aku hanya sangat merindukan putriku ". Kata Papa Erlangga
" Bukankah kau selalu bersama Putrimu ". Kata Mommy Clara
" Erlina Putri Erlangga ". Kata Mommy Clara
" Tapi Putri Kandung ku akan menyandang Gumilar Raharja seperti Namaku ". Kata Papa Erlangga
" Andaikan bukan karena Ibuku, aku pun tidak sudi mengakui nama itu ". Kata Gielle
" Gielle ". Kata Mommy Clara kaget karena Grizelle berkata sangat tidak sopan
" Dia bahkan tega berkata seperti itu tentang Putrinya (Erlina) sendiri Mom, dia bahkan lupa tentang bagaimana dia membela putrinya kemarin ". Kata Gielle
" Maafkan Papa Nak... Papa Salah.. Maaf ". Kata Papa Erlangga
" Hentikan tangisanmu Tuan Erlangga, Aku ingin bertemu dengan mu bukan untuk itu ". Kata Gielle
" Sabar Sayang... tenang ". Kata Mommy Clara seraya mengusap bahu Gielle
" Aku ingin bertanya.. semoga Tuan berkenan menjawabnya ". Kata Grizelle
" 1. Apa yang terjadi setelah Anda kembali ke Indonesia
2. Seandainya aku memaksamu untuk memilih antara Aku dan Anak istrimu, Kau pilih mana
3. Seandainya aku menginginkan Jantung dari Putri mu Erlina Putri Erlangga apa yang akan Anda lakukan ". Tanya Grizelle
Erlangga bener-benar kaget, tidak menyangka Akan mendapatkan pertanyaan seperti itu
Erlangga hanya mampu menarik nafas sedalam-dalamnya
" Saat aku kembali ke Indonesia dan Sembuh, Hal pertama yang aku lakukan adalah berusaha untuk dapat kembali terbang ke Jerman untuk menemukan Istri dan Malaikat keciku, Akan tetapi Papaku membuat ku menjadi gelandang karena menolak menikah dengan wanita pilihannya.. walaupun akhirnya aku tetap menikahi wanita itu karena sudah ada anak dari kembar an ku dalam rahim Shinta ". Kata Papa Erlangga
" Tapi Papa selalu berusaha untuk menentukan mu juga ibumu Nak, cinta Papa hanya untuk kalian.. Papa selalu mengirimkan pesan untuk kalian, percayalah Papa juga sangat tersiksa disini ". Kata Papa Erlangga
" Aku meragukan itu saat melihat potret kehidupan bahagia mu bersama Anak dan istri mu ". Kata Gielle
" Maafkan Papa Nak... Papa tau Papa salah, maafkan Papa yang tidak bisa mengendalikan hati Papa untuk tidak menyayangi mereka, Apalagi setiap hari kita selalu bersama ". Kata Papa Erlangga
" Kalau begitu pertanyaan ke dua ". Kata Gielle
" Nak... Papa sangat mencintai kamu setiap hari, tiada hari tanpa memikirkan mu,memikirkan bagaimana tumbuh kembang mu, sekolah mu,kesukaan mu.. semua Hal tentang kamu Nak ". Kata Papa Erlangga
" Aku tidak mau mendengar itu, cukup jawab saja ". Kata Gielle
BRRRRAAAAAAAAK
" Cukup ".
_Maaf jika Up nya lama ya guyss.. sorry... Btw kalian boleh komen jika merasa kurang sregg dari cerita ini.. hehee biar di evaluasi..
#_ Jangan lupa Kembang Kopi nya ya Guysss... Thank You All for Coming ๐ค๐ค๐ค๐นโ
__ADS_1