
Sore ini Hanzel pulang karena ingin bertemu dengan Erlina, Hanzel ingin masalahnya dengan Er segera selesai dan Masing-masing tidak lagi saling menyakiti.
Namun saat tiba di rumah ternyata Hanzel lebih dulu mendapatkan sapaan hangat Daddy
" Tau pulang juga kamu ". Kata Daddy saat Hanzel ingin naik tangga
" I'm so sorry Dad ". Kata Hanzel segera naik
" Apakah seperti itu yang di nama kan sopan? ". Kata Daddy
" Semakin hari tingkah mu semakin buruk ". Kata Daddy yang Masih Duduk Manis di ruang tengah
" I'm sorry Dad ". Kata Hanzel segera masuk kamarnya
Malam ini Hanzel buru-buru berpamitan dengan sang Mommy guna agar segera cepat bertemu Er dan segera kembali ke RS.
" Mau kemana Bang? ". Tanya Mommy
" Ketemu Er Mom, aku ingin masalah ku dengan Er segera selesai ". Kata Hanzel
" Tapi Mommy berharap kalian tetap bisa berteman seperti sebelumnya ". Kata Mommy
" Yes Mom ". Kata Hanzel
" You make me unable to meet my love (kamu membuatku tak bisa bertemu cintaku) ". Kata Louis yang sedang makan
" Akan aku sampaikan Salam rindu mu padanya ". Kata Hanzel seraya mengusap rambut Adik kecilnya
" No. Hanzel.. I really want to meet her (Aku sangat ingin bertemu dengan nya) ".Kata Louis
" Coming soon Boy ". Kata Hanzel seraya mencubit pipi Louis dan segera pergi
" Daa Mom ". Kata Hanzel yang telah lebih dulu mencium pipi Mommy nya
" I hate him doing that to me.. I'm a big boy, and I'm shy (Aku benci dia melakukan itu padaku.. Aku sudah besar, dan aku pemalu) ". Kata Louis
" This is an insult to me (Ini penghinaan untuk ku) ". Kata Louis seraya melihat Abangnya yang telah melesat pergi
" Where did you get words like that Louis (Darimana kau mendapatkan kata seperti itu Louis) ". Tanya Mommy
" Daddy ". Jawab Louis
Apa yang kamu lakukan Dad. Batin Mommy
" Don't say like that again Oke My Love ". Kata Mommy
" Why Mom? ". Tanya Louis
" it's not polite (itu tidak sopan) ". Kata Mommy
" I'm sorry Mom ". Kata Louis
" It's ok Boy, But Don't do it again ". Kata Mommy
" Yeah Mom. I will.. I promise ". Kata Louis
Disisi lain Erlina sudah menunggu kedatangan Hanzel bersama teman-temannya, karena Hanzel mengajaknya dinner dan itu membuat Erlina besar kepala dan akhirnya mengundang teman-temannya.
__ADS_1
" Maaf terlambat ". Kata Hanzel
" Iya Nggak papa kok, aku juga baru sampe ". Kata Erlina
" Sudah pesan makan belum? ". Tanya Hanzel
" Belum, aku menunggumu ". Kata Erlina
Dan Saat Hanzel ingin memanggil pramusaji, Hanzel merasa beberapa gadis melihat kearahnya dengan Berbisik-bisik namun sangat kerasa terdengar walaupun tidak jelas apa yang mereka lakukan
" Emmm..itu..Mereka teman-temanku ". Kata Erlina pelan yang seolah tau fikiran Hanzel
" Kau mengundang mereka? ". Tanya Hanzel mencoba sabar
" Mereka hanya ingin melihat mu dari jauh ". Kata Erlina
" Untuk apa? ". Tanya Hanzel
" Kalau kamu nggak nyaman aku akan menyuruh mereka pergi ". Kata Erlina
" Bukan itu Er.. tapi kenapa kamu ngajak mereka? ". tanya Hanzel
" Aku hanya ingin memperkenalkan kamu dengan mereka ". Kata Erlina
" Er. kamu tau aku paling tidak suka mengulangi pertanyaan ". Kata Hanzel
" Apa aku salah jika ingin semua orang tau bahwa kamu tunangan aku? ". Kata Erlina
" Sejak kapan aku setuju Er? ". Kata Hanzel
" Itu kemauan mereka, tapi tidak dengan ku ". Kata Hanzel
" Terus kenapa kamu ngajak Dinner Han? ". Kata Erlina mulai berkaca-kaca
" Karena aku ingin ngomong baik-baik sama kamu, untuk jangan lagi berharap lebih pada ku, karena selamanya aku hanya akan menganggap mu sahabat, teman kecil,, Just it ". Kata Hanzel
" Kamu jahat Han ". Kata Erlina seraya menangis
" Aku tidak akan berkata seperti ini jika kamu tidak berfikir lebih pada ku ". Kata Hanzel
" Apa kamu akan melawan Daddy mu Han? ". Tanya Erlina
" Aku adalah menantu pilihan nya Han ". Kata Erlina
" Daddy mu sangat menyayangi ku, kau tau aku bisa saja mengatakan hal ini kepada nya ". Kata Erlina
" Kau mengancam ku Er? ". Kata Hanzel sinis
" Aku tidak takut, tapi jika kamu melewati batas, maka jangan salahkan aku akan melaporkan kamu dan kedua orang tua mu karena berusaha membunuh pacarku ". Kata Hanzel seraya berdiri dan meninggalkan Erlina
" Akkkhhhhhhhgg ". Teriak Erlina
" Er... Are you oke? ". Tanya salah satu temannya
" Lo nggak liat. Ha.. Buta Lo ". Kata Er seraya menggebrak meja dan segera pergi
" Di baik in malah kek gitu ". Sahut salah satu temannya
__ADS_1
" Sabar, mungkin dia lagi kesel karena di tinggal Hanzel ". Sahut yang lain
" Lagian pemarah gitu siapa yang mau, Gue aja cewek temen males sama dia, kalo bukan karena kalian berdua, Ogah bangett Gw ". Kata Cewek pertama
Sementara Disisi lain Grizelle dan Claire sedang berbagai cerita tentang kronologi Gielle yang tiba-tiba Masuk Rs dan Claire yang juga secepat kilat terbang ke Indonesia
" Lantas, apa yang akan kamu lakukan pada Daddy Kandung mu ". Tanya Claire
" I don't know Claire, Jujur aku sangat ingin bertemu dengan dia, tapi aku takut jantung ku tidak kuat ". Kata Claire
" Sudah lah jangan bersedih ". Kata Claire
" Hallo Princess ". Kata Liam
" Ayolah Liam.. harus berapa kali aku katakan, berhentilah berkata lebay ". Kata Claire
" Kau lihat Gie... Saudara mu bahkan begitu tega dengan pacar tampannya ini ". Kata Liam seraya meletakkan makanan di meja Gielle
" Aku ingin muntah mendengar suara mu Iyaaam ". Kata Claire
" My love My Life My beginning.. Aku bawakan Es cream untuk mu ". Kata Liam
" Seriously?? ". Tanya Claire bersemangat
" Cium dulu baru aku berikan ". Kata Liam yang sengaja mengoda Claire
" Kau memanfaatkan kelemahan ku Iyaam ". Kata Claire segera memukuli Liam
" No.. Beib.. I'm not ". Kata Liam seraya melindungi Paper bag miliki nya
" Berikan kepada ku Liam ". Kata Claire
" I will, but kiss me first ". Kata Liam
" No. Big No ". Kata Claire
" Ekhem ". Dehem Daddy Andrew yang datang bersama Mommy Clara
" Daddy.. Liam mengoda ku ". Kata Claire seraya menghampiri Sang Daddy
" Oh My God. ". Kata Liam pelan karena merasa aka tamat riwayatnya
" Ada uang ada barang Baby...Jika kamu ingin es krim nya, maka kamu harus minta baik-baik dengan yang punya..Tidak boleh merebutnya ". Kata Mommy
" Daddddd ". Kata Claire
" I can't say anything ( Aku tidak bisa berkata apa-apa) ". Kata Daddy seraya menghampiri Grizelle
" What ". Kata Claire tidak percaya jika Mommy dan Daddy nya tidak mendukung dia
Dengan tersenyum penuh kemenangan Liam berjalan menuju sofa dan segera membuka paper bag nya
" Es krim ini terlalu enakk.. sangat enak.. hemmm ". Kata Liam masih mode mengoda
sedangkan Claire susah payah menguatkan iman dan ego nya agar tidak goyah walaupun air liur Claire terasa ingin jatuh
#_Mohon saran dan kritiknya ya 👋🙏🙏
__ADS_1