
☘️☘️☘️☘️
Sri Yuki menurunkan kaca mobil, ia siap siap meloncat dari dalam mobil.
Dalam hati Yuki pun berkata, "Sepertinya Orang di jaman ini jiwa tolong menolongnya habis termakan waktu".
"Cekit" Nino menginjak remnya seketika....
"BRAK ... BRAK...BRAK.." dari belakang mobil Geffen di tabrak, dan kecelakaan itu beruntun tak terhindari.
Sri Yuki yang meloncat dari jendela tak mempedulikan suaminya yang nyungsep hingga kepalanya jatuh mencium alas kaki di dalam mobilnya, Karena guncangan dahsyat dari belakang membuat bodi belakang mobilnya ringsek.
"Tiiiiiiiinnnnnnnnn" Klakson bersahutan di jalan padat berkendara itu. Orang yang mobilnya penyok dan pemotor terjatuh berbondong bondong mendekati mobil Geffen yang main berhenti seenaknya jidat.
Sedangkan si pembuat onar langsung mengejar copet tanpa mempedulikan bunyi klakson memekikkan telinga seperti lomba bunyi petasan di tahun baru.
Sendal templek produk kaweh milik Sri Yuki pun putus jadinya karena tak tahan dengan pacuan kuda si Sri yang secepat kilat mengejar si copet.
Melihat jarak antara Sri Yuki dengan copet makin jauh. Yuki mencari ide agar cepat meringkus si pencopet.
Sri Yuki melihat odong odong terparkir rapi didepan mata tak ada orangnya, Sri Yuki langsung memanjat ke atas kap odong odong lalu loncat dari atas seperti Samson, lalu "DUAR" bunyi ban odong odong yang sudah tua itu meledak..
Bahkan si pemilik langsung duduk di tanah. melihat ban odong-odongnya pecah, ia sedih karena mau di ganti di bengkel tak satupun bengkel menyediakan ban odong odong yang tipenya sudah jadul, maklum odong itu keramat yang sudah turun temurun, "Aduhhh Jo nasib mu apes tenan, odong odong entu mogok, sekarang ban nya meledak" Ucap si kakek Jo yang melihat mobilnya yang sudah karatan, dan setiap jalan pasti berbunyi "Keriyek keriyek", bahkan jika membuka pintunya harus hati-hati seperti memegang bayi baru netes, jika dibuka sembarangan bisa bisa pintu itu terlepas, maklum odong odong sudah berumur 300 tahun.
~Kembali ke Sri Yuki.
Lompatan yang lincah membuat tubuh Sri Yuki langsung menimpa si perampok, "Kenak kamu..." Ucap Sri Yuki.
"Ampun ampun saya tobat jadi copet nyonya" Ucap si perampok yang seperti cicak tengkurep di atas aspal, punggungnya di injak dengan kekuatan penuh, sehingga tak berkutik.
"Kembalikan yang kamu ambil tadi"Ucap si Sri.
"Baik baik..." tangan si perampok langsung merogoh sakunya dan sebuah dompet kecil yang bertuliskan Toko emas barokah disodorkan kepada Sri Yuki.
"Maaf nyonya, mohon ampuni saya, mulai sekarang saya pensiun dari profesi percopetan" Ucap Si copet yang masih dalam keadaan kota itu tengkurep mencium aspal dengan tangan di ringkus oleh Sri Yuki.
Dalam hati si rampok ia berbicara, "Gila kecil kecil cewek ini berat juga, tak sedikitpun tubuh ini bergerak ketika kaki kecilnya menginjak tubuh ku"
..._________________...
__ADS_1
Geffen mengejar Sri Yuki, sedangkan Nino saat ini dimasa warga. Sebelum dia menyusul si Sri ia langsung menelpon petrik "Trik datang ke jalan Semar sekarang dalam 10 menit aku butuh kamu, Jagan lupa hubungi pak Suparman pengacara kita, aku mengalami kecelakaan".
Si Petrik yang mendengar si bos lagi kecelakaan langsung tancap gas, karena ia saat ini dia lagi ada diluar.
" Tiut.... Tiut..... Tiut..." Bunyi mobil pak POL datang.
Spiker mobil pak POL pun berbunyi, "Saudara sodara kawasan ini sementara kami tutup, mohon putar balik jika yang tak terlibat kecelakaan".
Dua polisi turun dari mobil, perutnya yang buncit , kumisnya yang tebal membuat wibawa tersendiri.
"Selamat siang tuan" Ucap si polisi kepada Nino yang tengah di serbu masa, karena si kakak mengejar Sri Yuki yang lagi sibuk mengejar maling.
"Siang pak" Jawab Nino.
"Anda melanggar lalu lintas dan menyebabkan kecelakaan, diharap anda mau mematuhi aturan kami, mari ikut kami kekantor " pak pol A
"Anda terkena pasal 287 ayat 1 (Setiap pengendara yang melanggar rambu lalu lintas dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu), dan pasal tambahan karena menganggu kenyamanan masyarakat dalam berkendara" Ucap si polisi berkumis tebal.
"Cekit" bunyi mobil si Patrick terparkir, dan keluarlah si Patrick dan sang pengacara.
Entah apa yang pengacara itu katakan sehingga urusan pasal kelar seketika kalian tau lah uang dan kekuasaan adalah segalanya di jaman sekarang apapun mampu di beli, "Maafkan saya tuan Gionino jika saya tidak mengenali anda, dan untuk bapak ibuk semua yang mendapat kerugian silahkan diskusikan dengan tuan Suparman" Ucap si Pak POL.
"Ini bukti bukti nya paman" Sri Yuki menyodorkan dompet berwarna merah hati itu kepada pak polisi.
"Den den itu dompet nenek" Ucap si nenek tua.
karena si polisi butuh bukti ia membuka isi dompet , dan terpampang lah uang pecahan dua ribu 5, dan sepuluh ribu dua, uang koin 500 2 , seribu 4, total jumlah uang 35 RB.
"Terimakasih sudah menolong kami untuk menangkap para copet di pasar ini tuan" Ucap Si polisi.
"Sama sama pak, jika ada maling lagi tolong cari Sri , Sri akan ringkus si maling dengan kelompok-kelompok nya sekaligus" Ucap Sri Yuki menggebu gebu.
"Baik nyonya Handoko" Ucap si polisi yang langsung memboyong si nenek untuk di jadikan saksi, dan si pencuri itu.
Mata Geffen langsung melotot mendengar istrinya mintak di kabari jika ada maling lagi, "Patrick mana kunci mobilmu?" Tanya Geffen.
"Ini tuan" Patrick menyodorkan kuncinya.
"Pak" Teriak Geffen.
__ADS_1
"Ia den" Ucap si kakek Jo.
"Ini sebagai pengganti odong odong bapak" Kunci mobil ia serahkan kepada si kakek Jo.
"Benar tuan?" Tangan keriput si kakek Jo gemetar menerimanya.
"Ambil saja"
Kakek Jo langsung bersujud sukur.
Sedangan Nino dan si pak Suparman lagi mendata korban dan memberikan kompensasi.
"Mobil ku" Jerit Patrick dalam hati , melihat mobilnya di bawa akik akik...
"Sudah Jagan di tangisi, nantik aku ganti dengan yang sama dan merek yang sama pula".
Dalam hati Geffen dongkol "Gara gara jambret aku jadi terjabret"
^^^~To be continued^^^
Terimakasih atas dukungannya para kesayangan online emak🙏🙏
Jagan lupa
Like👍
komentar🗣️
Hadiah🎁🌹☕
Vote 🔥
Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di reating pojok popularitas karya ini.
Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini
Sambil menunggu Sri Yuki up lagi, yuk mampir di karya teman ku, ceritanya keren
sun jauh dari emak😘**
__ADS_1