
👀 👀 👀 👀
Kedatangan kedua orang itu membuat suasana di ruang rawat Sri Yuki menegang.
“Sayang ... Bisakah kau mengambilkan gelang ku yang aku taru di kamar inap Mami?” ucap Sri Yuki.
“Buat apa Sri?” tanya Geffen bingung.
“Ambil saja nanti kau akan tau” bisik Sri Yuki.
“Tapi aku tak ingin meninggalkan mu dengan mereka.”
“Tenang ada para dokter yang masih standby disini! Kau meremehkan kekuatan istri mu ini bang?” Sri Yuki memandang ke atas di mana wajah suaminya berada.
“Baiklah, aku keluar sebentar! Cup ...,” Geffen mengecup kening sang istri lalu keluar dari kamar.
Tanpa melihat ibu Sri Yuki, Geffen langsung pergi keluar kamar.
...----------------...
“Aku harus menekankan sesuatu disini, aku tak mendorong putrimu, lihatlah di rekaman CCTV lantai satu! Aku menariknya agar tak jatuh” jelas Sri Yuki kepada dua orang itu.
“Alah putriku kabur pasti ketakutan kepadamu ******* kecil! Dasar gadis tak tau terimakasih, kami sudah mengangkat derajat mu tapi kau malah ngelunjak” teriak Ibu Yuki yang berada di pengawasan polisi.
“Ha ... Ha ... Ha ... Ha ...,” Sri Yuki tertawa terbahak bahak.
“Bagaimana aku harus memanggil Mama? Tante? Atau orang asing yang melahirkan ku tapi menganggap anaknya ini anak pungut” Sri Yuki meledek wanita paruh baya itu.
“Diam kau bukan anakku, jangan ngaku ngaku, putri kami hanyalah Maya! Kau biasanya memanggil ku nyonya Handoko, kau lancang sekali!” Ibu Maya itu marah besar karena putri kandungnya membeberkan rahasia keluarganya.
“Hahaha ... Aku tak mau juga mengakui seorang ibu yang menganggap putrinya sendiri sampah, dan menganggap putri angkat nya anak kandung! Anda memang benar benar hebat nyonya Handoko!” Sri Yuki memandang remeh wanita itu.
“Aku akan mencakar mu sekarang! wanita sepertiku tak tak mungkin melahirkan anak setan sampah seperti dirimu ini” Ibu Sri Yuki langsung melepaskan tangannya. Lalu mendorong tubuh Sri Yuki sehingga ujung kepala Sri Yuki terbentuk ujung meja di sebelah tempat tidurnya.
...----------------...
Bau anyir darah dan ketegangan di dalam kamar membuat semua orang kaget.
Ceklek ...
Geffen bersama Nino memasuki kamar itu. mereka lalu kepala Sri Yuki berdarah.
“Siapa yang lancang melukai istri ku! bilang sekarang...” Geffen berlari mendekati istrinya. Ia saat ini marah dan menyesal meninggalkan wanitanya sendiri. Kemarahan Geffen mebuat semua orang takut.
Nyonya Handoko melihat kemarahan besar dari menantunya langsung mundur dengan teratur.
“Kalian semua bilang padaku siapa yang melukai kakak ipar ku!” ucap Nino juga marah.
__ADS_1
“It ... Itu tuan!”
“JAWAB!” Bentak Geffen. ia mengecek tubuh istrinya bolak balik.
“Jangan berisik napa sih bang!” ucap Sri Yuki.
“Hey Nyonya, kuharap luka ini tanda pemutus hungan kita! Dan aku tak memiliki hutang darah kepadamu lagi. Semua orang disini menjadi saksi Aku Yuki Zivanna Handoko membuang Nama belakang ku, dan aku merubah nama ku menjadi Sri Yuki” ucap Sri Yuki dingin, tangannya mengelap darah di keningnya mengusapnya di dinding.
“Nun sekarang!” ucap Sri Yuki.
Sebuah rekaman percakapan di putar dari handphone Sri Yuki.
"Sayang!" teriak wanita paruh baya yang tak asing di telinga semua orang di kamar itu. membuat ibu Sri Yuki bingung kenapa ada suaranya disana.
"Mama!" Suara Maya yang menekankan jika percakapan itu berasal dari nyonya Handoko dan putrinya Maya.
"Sayang kau tambah kurus" Ucap si ibu Maya. Ia tak melihat Yuki sedikit pun.
"Ma liat kakak sudah sadar, kenapa kalian tak menjenguknya sama sekali?".
"Oh masih hidup rupanya dia! aku kira dia akan tiada pada saat kecelakaan itu, jika dia tiada tak ada lagi, penghalang kamu bersatu dengan tuan muda Geffen" Ucapan Ibu Yuki membuat betis Ibu Yuki seperti jeli.
"Husss Jagan bilang seperti itu Ma, bagaimanapun kakak adalah anak Mama, dan aku lah yang bukan anak Mama sama papa."
"Pa jangan diam, sebenarnya aku memang pantas mengalah kepada kakak, kan apa yang aku sandang saat ini semua milik kakak!" ucap Maya dengan nada sedih.
"Tapi darah Mama sama Papa mengalir di tubuh kakak, sedangkan aku hanya sebuah kesalahan di masa lalu karena kalian salah membawaku, kami hanya putri yang tertukar!" Ucap Maya.
BOM ....Nyonya Handoko terduduk di lantai mendengar ucapannya yang di rekam oleh sang putri, rahasianya yang ia sembunyikan sudah terbongkar.
Sedangkan Geffen langsung memeluk Sri Yuki, ia tak percaya dengan kenyataan yang baru ia dengar tadi. Yuki istrinya ternyata Nona asli yang terbuang.
Dokter dan suster melihat wanita itu dengan raut wajah tak bersahabat, polisi saja heran dengan wanita yang tega kepada anaknya sendiri.
“Mulai saat ini aku akan memberikan namaku di belakang mu sayang! Kau jangan bersedih. Jika kau ingin mengubah nama mu seluruhnya aku akan pergi ke catatan sipil lalu merubahnya untuk mu!” Geffen mengelap darah menggunakan antiseptik. Ia tak menyangka ternyata wanita yang di anggap remeh oleh orang ternyata putri yang sesungguhnya, keluarga Handoko sudah keterlaluan kali ini.
“Dan kau nyonya, putri palsumu itu datang kerumah sakit ini memiliki tujuan yang buruk, yaitu membunuh ibu kami” ucap Nino.
“Tidak putriku tidak akan membunuh! Wanita itu pelakor dan pembunuh cucuku. Aku terima wanita itu memutuskan hubungan dengan kami, karena kami satu keluarga tak mau berkeluarga dengan pembunuh.”
“Istriku tak melakukan apa apa!” ucap Geffen.
“Kau punya bukti bahwa putriku melakukan pembunuhan. Sedangkan kami memiliki bukti dan saksi kuat untuk memenjarakan wanita ini. Jika polisi tak membawa wanita itu maka negara akan dipertanyakan, dan siap siaplah keluarga Nugraha hancur karena mendapatkan kemarahan masyarakat.” Nyoya Handoko.
Yang dikatakan nyonya Handoko memang benar, CCTV di kamar mami Liana sudah disabotase.
Nyonya Handoko lalu membuka gorden kamar itu, “Lihatlah kebawah masa sudah berkumpul, jika wanita itu tidak di penjara maka reputasi semua orang akan di pertaruhkan!” ucap Nyonya Handoko bengis.
__ADS_1
“Aku tak akan memberikan istriku kepada siapapun, biarpun aku harus bangkrut” ucap Geffen dengan amarah besar di matanya.
“Bang bisakah kita bicara sebentar? Tuan tuan bisakah menyeret wanita itu keluar. Sekarang saya akan menyakinkan suamiku maka aku akan ke penjara!”
Semua orang keluar
“Bang, kau hidupkan jam itu bukti bukti ada di dalam jam, mari kita berperan menadi orang yang kalah agar mereka bahagia dulu. Izinkan aku mondok mencari ilmu dulu dipenjara” ucap Sri Yuki.
“Kenapa harus mengalah dulu Sri?” tanya Geffen.
“Kau akan tau setelah mendengar semuanya, kuharap kau kuat setelah ini!” bisik Sri Yuki, lalu ia turun dari ranjang.
...----------------...
Semua orang melihat Sri Yuki di bawa masuk ke penjara, “Woy ... itu pembunuhnya ...,” Seru seseorang yang melihat Sri Yuki.
“Bisakah aku bicara kepada mereka dulu paman polisi?” tanya Sri Yuki.
“Silahkan Nona muda” ucap polisi. kedua polisi yakin jika wanita yang ia bawa tidak bersalah.
“Terimakasih untuk para emak emak bapak bapak wartawan yang telah hadir hari ini, Saya mau mengklarifikasi kejadian yang terjadi hari ini. Saya Yuki tidak melakukan apa apa terhadap wanita yang berusaha dengan segala cara merebut suami saya, seorang pelakon pasti akan kabur jika ketahuan istri sah suaminya dan aku berada di posisi korban dari si pelakor, kalian semua renungkan dan fikirkan jika kalian berada di posisi saya, Dan aku hanya bertanya anak siapa yang di kandung wanita itu? Bukanya para netizen taunya wanita itu belum bersuami ... sekian terimakasih...,” Sri Yuki langsung meninggalkan kerumunan yang tengah terdiam.
“Kau ingin memanfaatkan masyarakat +62 untuk menjatuhkan ku, maka silahkan nikmati kemarahan seluruh warga. Sepertinya kau sudah tak ingin berdiri di panggung maka aku yang akan mewujudkan keinginan mu untuk itu” ucap Sri Yuki dalam hati.
“Silahkan masuk Nona” ucap polisi memasukan Sri Yuki kesebuah sel yang berisikan 3 orang wanita berbadan gempal, sepertinya tiga orang itu juga Napi.
“Wow ada anak baru nih. Hey anak baru pijit punggung bos ku sekarang juga, jika kau ingin hidup enak di penjara” ucap si butek.
kira kira bagaimana ya buk Sri di penjara🤣
^^^~To be continued^^^
Terimakasih atas dukungannya🙏🙏
Jagan lupa
Like👍
komentarnya ya, biar emak otor makin semangat ngetiknya, jika komentar rame kagak dapet gocek tapi dapet semangat dari reader duh hati si emak jadi berbunga bunga🗣️
Hadiah🎁🌹☕
Vote 🔥
Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini.
Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini
__ADS_1