
🌳 🌳 🌳 🌳
Siang berganti malam, Karena demi kebaikan Mami Liana memutuskan tidur bersama dua menantunya...
Sedangkan Geffen tidur di kamar yang pintunya di seruduk oleh si Titin. Malam ini Mami Liana tak bisa tidur mengingat Ucapan tukang pijat tersukses di Desa Kandang Sapi.
~Flashback...
Ketika berbicara dengan Maya, Mbah Nining mengetuk pintu, membuat pembicaraan kedua wanita berbeda usia itu terhenti.
“Maafkan saya menganggu nyonya besar, tadi asisten saya sudah menelpon katanya m2 jam lagi pasien saya dari kampung sebelah sudah datang untuk merasakan pijatan ajaib saya, setelah memijat Nona Maya masih ada tuan muda yang menunggu pijatan saya” Ucap si embah.
“Baiklah, pijatlah dulu dia, aku takut karena perjalanan jauh cucuku itu mabuk darat atau tempatnya pindah ke belakang” Ucap Mami Liana.
Satu persatu Maya membuka bajunya tanpa malu, karena ia terbiasa tampil di depan kamera hanya menggunakan kresek pembungkus moci dan di bawah hanya mengenakan segitiga karung goni model lima jari, penampilan Maya saat ini super seksi sehingga si Embah Nining kaget hampir jantungan...
Mami yang mengerti langsung mengabil selimut menutupi tubuh si Maya, setelah aman Maya pun naik keatas tempat tidur langsung tengkurap di atas ranjang untung langsung di tarik oleh si Mbah Nining.
“Non jika si Nona lagi bunting jangan tengkurep liat itu perut sudah mulai besar, anda tidak ingin anak anda pipih di bawah sana” Ucap si embah yang merasakan ngeri membayangkan Maya seperti timbangan.
“Bau apa ini” Maya menutup hidung nya.
“Ini namanya Minsem non alias Minyak balsem” Ucap si Embah...
“Aku tak mau memakai minyak aneh, bisa bisa kulitku iritasi, Embah tau tidak kulitku ini aku rawat dengan Sunblok yang limited edition!!. Aku tak mau mengenakan barang murahan seperti itu” Ucap Maya menutup hidungnya.
“Minyak ini tak ada dijual di pasaran Nona karena racikan sendiri, menurut saja jika tidak saya akan pergi, pasien saya banyak tak bisa lama lama di sini” Ucap Si Embah jengkel dengan wanita sombong di depannya.
“Cepat pijat saja dia Mbah, aku hanya ingin memastikan cucuku sehat sehat di dalam sana” Ucap Mami Liana sudah mulai jengkel juga.
Mau tak mau ia menurut membiarkan tangan keriput embah Nining memijat tubuhnya....
“Aawww.... jangan kencang kencang” Jerit Maya karena pijatan si embah sangat kuat hingga membuat kulit Maya yang seputih kain kafan itu memarah..
“Hanya di colek Nona jangan berlebihan” Ucap si Embah...
“Aw... Aw.... Sudah sudah aku mau berhenti saja minyaknya bau dan panas, pijatan ini seperti tulang mau dipatahkan” Omel si Maya ingin menendang si Embah.
“Saya akan mengecek letak si bayi Nona, janji kali ini saya lembut” Ucap Si Embah, memang pijatan kali ini sangat lembut dan sangat enak sehingga Maya sedikit terbuai..
__ADS_1
Brakkk pintu di buka dari luar...
“Maaf nyonya besar saya tidak sopan” Ucap bibi Gita melihat tiga orang itu melihat kearahnya.
“Ada apa Git?” Tanya Mbah Nining.
“Tadi embah ambil minyak goreng itu yang masih baru atau jelantah??” tanya si bibik Gita.
“Aku tak tau, tadi kan si Via yang memberikan kepadaku dan itu sudah di campur dengan balsem andalan ku ini” Ucap si Embah.
Tak lama kemudian bibik Via datang dengan nafas putus putus, “Mbah minyaknya sudah dipakai belum?” tanya si bibik dengan nada khawatir.
“Sudah emangnya kenapa???” Tanya si Embah makin penasaran...
“Akibat bicara sama embah tadi tak sengaja aku memasukkan minyak jelantah bekas menggoreng sambal si Gita” Ucap Bibik Via.
“Astaga minyak dari terasi cabe tomat bercampur dengan balsem bisa bisa tambah panas nih balsem” Ucap si embah....
Wajah Maya sudah merah ia merasakan panas di sekujur tubuhnya, ia langsung pergi dari kamar mencari kamar mandi, ia harus cepat cepat berendam air susu.
Sedangkan empat orang itu mulutnya langsung terkunci melihat wajah pias Maya, ketika Maya benar benar pergi mereka langsung tertawa, “Hahahaha hahahaha”
“Ia kami awalnya kaget tapi pada saat anda bertanya tentang pelakor kepada saya dan melihat reaksi wanita itu saya yakin jika wanita itu adalah orang ketiga” Ucap Bibi Gita.
“Dan anda harus hati hati, wanita itu licik nyonya, saya sudah menjadi dukun serba bisa selama 40 tahun dan saya sangat yakin wanita itu hamil 3 bulan lebih bukan satu bulan, jika ia menyembunyikan usia anaknya anda harus pertanyakan siapa bapak nya, saya minta maaf jika saya curiga jika bayi itu bukan cucu anda. Anda bisa membedakan bentuk perut wanita hamil nyonya, bukannya jika hamil 1 bulan belum terlihat dan anda bisa melihat perut wanita itu sudah sedikit membuncit” Ucap si Embah Nining.
~ Flashback Off.
Dalam hati Mami Liana berkata, “Jika benar bayi dalam perut wanita ini bukan keturunan ku maka dengan mudah aku menyingkirkan wanita ini dari hidup putraku, aku harus cepat cepat bertindak, sebelum wanita ini menghancurkan rumah tangga putra ku.”
Setelah itu Mami Liana langsung tertidur karena kelelahan...
..._________________...
Jam menuju pukul 02.00 Sri Yuki terbangun dari tidurnya, “Uhhhh pengen kencing.”
Karena di kamar tamu tak memiliki kamar mandi dalam, ia harus keluar mencari kamar mandi yang letaknya berada disebelah dapur.
“Ahhh leganya” Ucap Sri Yuki, ia berjalan kembali ke kamar, baru lima langkah dari kamar mandi tiba-tiba ada sebuah tangan membekap mulut Sri Yuki....
__ADS_1
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Siapa ya kira kira pemilik tangan itu???
^^^~To be continued^^^
...Terimakasih atas dukungannya🥰🙏🙏...
...JANGAN LUPA...
...Like episode karya untuk mendukung karya receh emak otor agar semakin semangat berkarya👍...
...Dan komentarnya🗣️ juga ya🤗, biar emak otor makin semangat untuk up yang banyak, jika komentar rame kagak dapet gocek tapi dapet semangat dari reader duh hati si emak jadi berbunga bunga seperti kebon tetangga sebelah😂🤣....
...Hadiahnya juga🎁🌹☕...
...Vote 🔥...
...Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini....
...Terakhir tekan tombol ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini....
...Terimakasih all lope Yuyu dari emak online bin sabar ini 🥰😘😘...
__ADS_1