Berbagi Cinta = Belenggu Cinta Yang Sama

Berbagi Cinta = Belenggu Cinta Yang Sama
Rencana B


__ADS_3

🥀 🥀 🥀 🥀


Sudah satu Minggu tak ada perkembangan pada tubuh Mami Liana dan satu Minggu itu Sri Yuki Sudah mengobati sang Mami, Keadaan sang Mami sudah membaik tetapi entah kenapa wanita itu tak kunjung siuman.


“Mam, cepat sembuh aku ingin memberi tahu kepadamu jika saat ini aku tengah mengandung. Aku bingung mau menceritakan semua itu kepada siapa???.


Abang Geffen tak tau jika ada bayi dalam perut ku. ayo bangun mam bukanya Mami yang order bayi kepada kami??!!!” Ucap Sri Yuki menggenggam tangan ibu mertuanya itu.


“Jika Mami tak kunjung sadar siapa yang mengajarkan ku bagaimana cara mengurus anak, jujur aku masih tak percaya dia ada dalam diriku” Sri Yuki membawa tangan sang Mami ke perutnya yang mulai membuncit.


“Jika Mami tidak bangun aku akan minggat dari rumah lalu mencari mertua baru. Tau tidak Mam seminggu yang lalu aku hampir mau mejadi janda karena Abang tertelan sebuah ubi jalar yang aku idam idamkan.”


“Bersyukur aku langsung menutup pintu agar malaikat maut tak datang menjemput suamiku, jika aku telat menutup pintu mungkin hari ini aku akan menjadi JANBU alias janda bunting..”


“Mami jangan khawatir tak terjadi aba apa kok kepada si suami mesum ku itu, karena kebetulan Nino datang ke ruangan Mami lalu ia seperti super Hiro.”


“Nino menolong Abang Geffen dengan cara memukul keras keras punggung Abang Geffen, sehingga membuat ubi itu keluar dari tenggorokan si abang, meski setelah itu ada efek samping karena terlalu kencang si Nino memukul sehingga meninggalkan cap ungu di punggung suamiku.”


Begitulah Sri Yuki selama satu Minggu ini bercerita macam macam kepada sang Mami mertua yang selalu keceh badai idaman para kaum menantu itu.


“Mi jujur saja aku tak ingin menginjakkan kaki ku di rumah Handoko. Tetapi ayah mertua dan Kakek mengutus aku dan bang Geffen untuk menghadiri pesta ulang tahun itu satu Minggu lagi” Ucap Sri Yuki.


“Tidurlah Mi, ku harap besok Mami sadar kembali.... Cup” Sri Yuki mencium kening sang mertua.


Kasih sayang Sri Yuki terlihat jelas oleh Geffen melalui kaca pembatas kamar rawat sang Mami.


“Kau sangat mencintaimu ibuku Sri, ketulusan mu sangat murni. Kemana Mataku ini sedari dulu, hanya keegoisan dan rasa benci yang aku tanamkan untuk mu sehingga membuat ku gelap mata” Ucap Geffen menyesali segala ke acuhan nya terhadap Sri Yuki.

__ADS_1


Ceklek..... Pintu di buka dari dalam.


“Bang, Mami belum sadar bang” Ucap Sri Yuki dengan raut wajah amatlah sedih, ia langsung berlari memeluk suaminya.


“Ayoo tidur dulu, malam ini kita tidur disini, aku memaksa ayah untuk tidur di kamar atas” Ucap Geffen mengelus surai rambut sang Istri.


Setelah itu ia mengangkat tubuh Sri Yuki ala bridal style menuju kasur besar di kamar itu. Geffen menidurkan Sri Yuki, tak ada ritual menggoyangkan ranjang atau colak coleh sedikitpun, tak menunggu lama sepasang suami istri itu pun terlelap menuju alam mimpi, seperti ada obat bius di dalam kamar itu karena baru meletakkan kepala mereka ke atas bantal mereka langsung terlelap dalam tidurnya.


...----------------...


Jarum Jam menunjukkan pukul 02:00


Seseorang tengah berjalan mengenakan baju perawat lengkap dengan maskernya menutupi setengah wajahnya.


Wanita itu masuk kedalam kamar pasien Mami Liana....


“Bagaimana rasanya berada di dalam keadaan abu abu, hidup segan matipun segan??. Ahahhaa Sampek kapanpun kau tak akan sadar karena aku sudah mencampurkan sesuatu didalam cairan infus mu ini” Ucap Maya megang infus yang tergantung rapi.


“Sepertinya aku kasian kepadamu, dari pada kau tergolek tak sadarkan diri mending aku akhiri saja nyawamu saat ini juga, biar rencanaku berjalan dengan mulus.”


“Saksikanlah kehancuran menantu kesayangan mu itu dari surga dan jadilah leluhur yang baik melihat ku menjadi Nyonya Nugraha yang kau lindungi sepenuh tenaga itu” Ucap Maya.


Maya mendekati tubuh Mami Liana, lalu ia membisikan sesuatu di telinga Mami Liana, “Setelah kau tewas aku akan membuang menantu mu ke dalam hutan di luar negeri, lalu meracuni mertua mu dan suami mu sekaligus, Dan aku akan mengadu domba Nino dan Geffen sehingga membuat Geffen dengan tangannya membunuh sang adik.”


“Setelah itu aku akan merayakan pernikahan bak putri yang selama ini aku dambakan. Lalu memperbudak putra sulung mu yang tengah tergila gila kepadaku itu untuk ku peras hasil keringatnya hingga akhir hayatnya” Ucap Maya...


“Memang berapa Minggu ini ku berikan kau perasaan bahagia melihat Geffen memilih Yuki. Dan harus akan ku tekankan sekali lagi, Geffen hanya mencintai ku, dan akan bertanggung jawab atas bayiku ini. Aku memaklumi saat ini Geffen tengah merasakan nikmatnya pera•wan dan aku juga pun sama dengannya yang tak bisa berhubungan dengan satu orang saja, bolehlah bermain main untuk sebentar saja” Ucap Maya...

__ADS_1


Maya langsung mengambil bantal di kepala Mami Liana, dan dengan tegaknya ia melepas peralatan oksigen di hidung Mami Liana ...


Lalu meletakkan bantal pas di wajah Mami Liana lalu ia menekan nya kuat kuat, sehingga membuat tubuh Mami Liana kejang.


Satu menit kemudian, tiba-tiba punggung nya ada yang menyentuh.


Kira kira siapa ya yang menyentuh punggung Maya???


Apakah Mami Liana akan bertahan???


**Sampai jumpa besok, tidurlah yang nyenyak ya all😘


Selamat hari raya Imlek untuk para reader tercinta yang tengah merayakan 🤗🙏**.


^^^~To be continued^^^


...Terimakasih atas dukungannya🥰🙏🙏...


...JANGAN LUPA...


...Like episode karya untuk mendukung karya receh emak otor agar semakin semangat berkarya👍...


...Dan komentarnya🗣️ juga ya🤗, biar emak otor makin semangat untuk up yang banyak, jika komentar rame kagak dapet gocek tapi dapet semangat dari reader duh hati si emak jadi berbunga bunga seperti kebon tetangga sebelah😂🤣....


...Hadiahnya juga🎁🌹☕...


...**Yuk dukung Vote nya biar emak makin semangat berkarya 🔥🔥🔥...

__ADS_1


...Lope lope Yuyu all🤗💋**...


__ADS_2