
💋 💋 💋 💋
Hari apes seorang Maya mungkin sudah di tuliskan, karena saat ini leher Maya telah dipasang Gips akibat cidera di dalam kantor polisi. Entah seperti apa penampilan seorang Maya menggunakan penyangga leher pada saat pernikahan nya.
“Brengsekkkk ... Wanita itu mau main-main dengan ku rupanya!” Wanita itu merogoh ponselnya. Tidak sampai satu menit panggilan itu sudah dijawab.
📱“Ia, honey?” jawab orang di sebrang telpon.
📱 “Tung, dengarkan aku! Kau bayarlah narapidana di penjara, aku mau Napi itu menyiksa Yuki hingga mati.”
📱“Ok sayang, Abang mu siap melaksanakan tugasnya. Tapi aku ingin dua ronde dengan dirimu!” ucap pria disana.
📱“Ok ...” ujar wanita itu mematikan ponselnya, wanita lupa jika tanggulnya lagi bocor 🤦.
Wanita itu keluar dari dalam mobil, dengan sombong Ia berjalan memasuki perusahaan milik Geffen seakan ia adalah istri Geffen.
“Brak” Maya membuka ruang kerja Geffen.
Byuuurrr ... Gedebuk ... Maya menabrak seorang office girl yang sedang membersihkan lantai di ruang kerja Geffen.
Karena lantai licin kakinya langsung terpleset hingga ia terjatuh dengan kepala masuk kedalam ember penampungan air kotor.
Sedangkan Geffen yang lagi serius bekerja langsung tertawa dalam hati, “Astaga persis ayam Tok dalang yang jatuh kedalam got.”
“Dasar babu kurang ajar,” Wanita itu mengangkat tangannya siap menampar, tiba-tiba tangan kokoh langsung menangkapnya.
“Mas ... Dia yang mencelakai ku!” ujar Maya, ia sedikit takut melihat aura Geffen yang menakutkan.
“Yang salah disini kamu May! Kau masuk kedalam ruangan ku tanpa mengetuk pintu, tingkah mu ini persis seperti badak yang suka nyelonong ketempat yang kau inginkan.”
“Apa salahnya aku masuk ketempat di mana suamiku berada!” sanggah wanita itu.
“Tenyata ini sifat aslimu Maya! Ternyata selama ini aku tak pernah mengenalmu.” ujar Geffen melepas cekalan tangannya sehingga tangan Maya terhempas ke bawah.
“Kau keluarlah!” Perintah Geffen kepada office girl yang tengah ketakutan. Dengan tergesa-gesa wanita itu kabur dari ruangan sang pemimpin.
“Ayolah sayang! Aku tak bisa sok manis sedangankan kau tau sifat ku yang sesungguhnya. Bukankah kita akan menggelar pernikahan besar kita, kau tak boleh mundur karena nasib istrimu itu berada di tanganku!” wanita yang tak tau malu itu duduk di atas kursi kebesaran calon suami sahnya.
__ADS_1
“Kau saat harus membuka matamu Maya! Buka handphone mu sekarang, apakah kau masih mau menggelar pernikahan yang megah sesuai impian mu itu, jangan mimipi Maya! Yang ada kama akan habis di masa wangsa.” ujar Geffen memilih menjauh, ia duduk di atas sofa.
Maya langsung merogoh tasnya, semenjak dari rumah sakit ia belum mengaktifkan Data seluler.
Duarrr ... Seperti tersambar petir ia begitu kaget dengan sebuah trending topik yang sedang menyebar di media Sosial dengan tajuk, Pelakor semakin didepan: Ternyata Maya Handoko model dewasa menjadi simpanan Tuan Muda Geffen Danu Nugraha selama hampir satu tahun semenjak istri sah Geffen Danu Nugraha yaitu Nona Yuki Zivanna Handoko koma.
Istri sah menggerebek madunya bersama suaminya harus menerima hukuman di penjara, apakah saat ini pelakor menang istri sah harus mengalah? ...
Ibu Ibu dari desa kandang sapi membawa serta pasukan sapi ke kantor polisi, mereka melakukan unjuk rasa agar pihak polisi melepaskan korban sesungguhnya (Yuki Zivanna Handoko).
Video bibik Gita melepaskan si Titin di kantor polisi, bibik Via membawa penggorengan di tangannya, embah Nining menjadi ketua tim yang memegang toa, di kepala mereka sudah di ikat sebuah kain, lepaskan Yuki jika tidak penjara luluh lantah.
Maya bergetar hebat, ia takut ibuk ibuk itu datang lalu menyeretnya keperdataan, ia masih ingat ucapan si bibik Gita yang mau men-cabe kepala atas dan bawah.
Tululit ... Tululit ... Tululit ... Bunyi ponsel itu berdering sehingga membuat Maya hampir jantungan. Ternyata ayahnya yang menelpon.
“Sayang kau dimana?” tanya Ayah Maya.
“Ada di kantor Geffen ayah!” jawab wanita itu.
“Kau sudah melita trending topik sayang?” tanya sang ayah.
“Kau harus pergi dari sana, Ayah akan berusaha membungkam media dan berapa bodyguard ayah akan menjemput mu!” Ayah Maya.
BRAK ... Ayah Geffen memasuki ruangan kantor putranya.
“Tadi aku mendengar petinggi perusahaan sedang melakukan rapat besar! Ku dengar kau dipecat menjadi presiden Nugraha group demi saham perusahaan agar bisa diselamatkan.” ujar Ayah Geffen.
“Ayah benar, perusahaan ini hampir gulung tikar karena masalah ini, dan kakek menyita semua kekayaan ku. Aku saat ini akan bersiap-siap dan membereskan barang-barang lalu pergi dari sini. Setelah aku menikahi Maya, aku akan mencari kerjaan lain untuk menghidupi kedua istriku,” jawab Geffen tegar.
“Kau harus sip menjadi OB atau buruh pasar, Ayah benar-benar marah kepadamu, kau ingat bukan ayah sangat mencintai cucu menantunya.Kau harus berusaha sendiri karena setelah ini tidak ada perusahaan yang mau menerima mu yang punya skandal publik!” ujar sang Ayah.
Wajah Maya pucat, ia begitu kaget dengan masalah yang ia perbuat itu, wanita itu tak menyangka impiannya menjadi istri milyader pupus sebelum ia menggelar pernikahan megah.
“Ayah Mertua, ayahku tadi sudah bilang jika ia akan menghapus berita itu, saya pamit dulu.” Wanita itu keluar dari kantor Geffen.
Ayah dan anak itu saling pandang, lalu mengajukan membersihkan barang-barang Geffen.
__ADS_1
...----------------...
Sedangkan di penjara.
“Nun kau pastikan berita itu menjadi trending topik di media.” ujar Sri Yuki.
“Ayah Maya mengeluarkan uang untuk menyogok stasiun berita putri.”
“Buat semua orang menerima sogok si ayah kampret itu gulung tikar, masukkan Virus kesitem Handoko Grup agar sedikit demi sedikit perusahaan itu bangkrut dan kau harus pastikan kabar dan berita tak di ketahui kakek.”
“Aman Putri.” jawab Nun.
Seorang wanita gempal tengah masuk ke sel Sri Yuki, yang mana sel itu memiliki pintu Doraemon ke kantor kepala sipir penjara yang dijadikan kamarnya.
Lengan baju wanita itu di gulung hingga terlihat tato cicak sangat mencolok di lengan wanita itu.
Hem ... Wanita itu memberi kode agar di perhatikan.
“Akhirnya ketangkep juga nih upil.” Sri sedang mengupil.
Hem ... lubang hidung wanita gempal itu membesar, ia mulai panas karena empat napi di sel itu menganggapnya seperti jin yang tak terlihat.
“Oh sejak kapan kita kedatangan tamu? Apa ini napi baru lagi?” ujar Sri Yuki melihat wanita itu santai.
“Hey anak baru! Kau tak kenal dengan juru kunci di penjara ini?” tanya wanita itu sudah marah besar.
“Oh” hanya itu Jawab dari Sri Yuki.
BRAK ... Tinju wanita itu langsung melayang ke arah Sri Yuki.
^^^~To be continued^^^
Terimakasih sudah setia menanti karya emak ini up lagi para readers kesayangan emak, emak come back dengan karya baru nih, dengan rasa malu emak yang hanya 5% sisanya malu-maluin ini mengharap Reader belenggu cinta yang sama mampir di karya emak yang berjudul TERJERAT CINTA BERONDONG KAYA 🙏💋, karya itu emak ikutkan even lomba merubah takdir, siapa tau karya itu membawa takdir emak yang gitu gitu aja menjadi autor gendeng ini tersohot 😂.
ini bentuk cover nya, atau klik foto profil emak yang keceh bada'i itu, biar kalian kagak susah,.
__ADS_1