Berbagi Cinta = Belenggu Cinta Yang Sama

Berbagi Cinta = Belenggu Cinta Yang Sama
Made in Kebon


__ADS_3

🍙 🍙 🍙


Geffen saat ini mengajak istrinya ke pasar tradisional, Geffen mengenakan baju pas body sehingga tercetak otot yang menggiurkan, meski mengenakan baju kelas rombengan tak mengurangi karisma tuan muda Nugraha yang berdarah campuran, apalagi wajah Geffen mendominasi sang ibu yang asli orang keturunan Turki membuat ketampanannya semakin hakiki.


Sedangkan Sri Yuki yang tengah mengenakan baju daster bunga bunga. Rambutnya digulung guling asal, tadi ia lupa sisir karena terburu buru, sedang sandalnya merek Swallow itu berjalan di belakang Geffen.


“Mau beli apa dek?, wah kampung kita kedatangan bule ini” Ucap si ibu ibu bergincu merah..


“Saya orang Indonesia kok buk hanya ibu saya asli orang Turki” Geffen menjelaskan, “Sri mau masak apa?” Tanya Geffen.


“Aduh seneng baget ya mbak jadi pembantu nya kang mas ganteng, diajak jalan bareng lagi” kata kata bibik si pedagang tahu.


“Cepat kau pilih mau masak apa?, pembantu ini hanya ngikut majikannya mau makan apa” Ucap Yuki memajukan bibirnya 5 Cm.


“Saya mau Cumi-cumi 2 kg Buk” Ucap Geffen.


“Apa lagi mas??” Tanya si penjual ikan.


“Sudah itu saja buk” Ucap Geffen.


“Totalnya 50 ribu Mas” Ucap si ibu penjual ikan.


“Tidak salah Bu??” Tanya Geffen memastikan..


“Khusus buat Abang ganteng ibu Kasik diskon 50 persen” Ucap si ibu genit.


“Terimakasih Bu” Ucap Geffen memberikan uang 50 ribu serta memberikan senyumnya yang termanis sehingga membuat para kaum hawa jatuh kedalam pesonanya. Geffen sengaja melakukan itu, ia ingin memperlihatkan kepada Sri Yuki bahwa pesonanya tak bisa diremehkan, dan Sri Yuki harus bersyukur mendapatkan cinta Abang Geffen yang penuh pesona itu.


Telinga Sri Yuki memerah, lubang hidungnya mengeras, kembang kempis, asap tak kasat mata sudah keluar sangat banyak dari dua lubang hidung itu, menuggu tanduk saja keluar dari kepalanya.


Bulu kuduk Geffen pun berdiri, ia baru sadar jika sang istri di anggap tak kasat mata oleh para ibu ibu di pasar, bahkan ada yang terang terangan memberikan beberapa ikat sayur pada saat Geffen membeli bumbu dapur, tempe tahu pun di mendapatkan gratis.


“Abang mulai malam ini Abang tidur di luar kamar” ucap Sri Yuki penuh dengan penekanan.


“Eh jangan sayang, sayang kau ingin membeli jajanan tradisional tidak?” tanya Geffen mencoba menenangkan sapi betina buk Sri Yuki takut sang empu ngamuk, bisa habis pasar itu jika di seruduk oleh kekuatan tendangan Bu Sri.


“T.I.D.A.K” Ucap Sri Yuki penuh penekanan.


“Terimakasih Bu ibuk kami pulang dulu, istri saya lapar sepertinya” Ucap Geffen.

__ADS_1


“Ohh yang Abang bawa itu istrinya toh, bisa tidak bang daftar menjadi istri kedua atau ketiga gitu” Rayu si ibu bergincu merah yang bodinya persisi truk tronton.


Saat ini kemarahan si Sri sudah tingkah bon cabe level 1000, apalagi Bu ibuk mengungkit masalah istri kedua dan ketiga yang menusuk di luka terdalam si Bu Sri.


“Boleh buk mau yang ke tiga atau yang ke empat, saya buka lowongan tiga istri lagi untuk suami saya, berhubung agama kita hanya boleh beristri empat hari ini saya lelang si Abang di pasar ini, penawaran siapa yang paling besar nanti aku jadwalkan pernikahan kalian. Lumayan buat bekal menjadi janda di masa depan, tak lupa buat Abang Abang yang masih tong tong aku mau buka lowongan mencari suami yang mau sama janda!!!” Ucap Sri Yuki kepada Bu ibuk dan bang abang yang ada di pasar itu.


“Wowwww” Sorak semua orang di sana.


Sedangkan Geffen mendengar lelang dari Sri Yuki hatinya mendidih, ia tanpa aba aba langsung mengangkat tubuh Sri Yuki di pikul di pundak nya....


Viuwitttttt... wow.... orang orang bersiul dan berteriak “Ayoo bang bawa ke kamar bang istrinya, ngambek dah tuh... Hahahaha.”


~Didalam mobil


Bibir Sri Yuki monyong maju lima cm, “Sudah Jagan ngambek lagi Abang tak akan menikah lagi” Rayu Geffen.


Karena tak kunjung ada jawaban dari sang istri ia memberhentikan mobil itu tepi sawah, “Sini Abang lihat bibirnya yang ngambek” Modusnya Geffen atau sang Casanova Abal Abal tengah merayu.


“Dasar laki-laki buaya ” Ucap Sri Yuki.


“Ia lah sayang laki-laki buaya karena wanita punya lubang buaya” Ucap Geffen.


“Aku suka kamu cemburu” Bisik Geffen lalu mencubit gemas pipi sang istri.


Blusss.... Pipi Sri Yuki memerah...


“Dasar mesum” Ucap Sri Yuki memalingkan wajahnya.


“Ngapain coba abang mengajak mu nusuk di tempat tak layak ini. Sedangkan dirumah, kita memiliki kasur yang empuk untuk melakukan ritual gulat” Ucap Geffen langsung mencubit gemas pipi sang istri.


“Semalam apa itu namanya bang??” Tanya Sri Yuki.


“Semalam itu karena ke Pepet sayang sehingga kita bercocok tanam di kebon, mudah mudahan bayi kita tidak jadi di kebon kemarin” Ucap Geffen.


“Emangnya kenapa bang???” tanya Sri Yuki...


“Abang tak mau nantik anak kita jadi Made in kebon” Ucap Geffen.


Dalam hati Sri Yuki berkata, “Kagak lah bang tetapi Made in teler,,, karena waktu itu si kecebong nancep di rahim ku pada saat emaknya teler bang,” Sungguh Sri Yuki ingin berteriak tapi bibirnya terkunci menggunakan lem G.

__ADS_1



...siapa tau ada yang kagak tau itu lem emak kasik contohnya....


“Masih ngambek dan cemburu ya???” Tanya Geffen, hatinya berbunga-bunga melihat istrinya tengah cemburu kepadanya, dalam hati ia menjerit dan bahagia bawa ia sudah mendapatkan cinta Sri Yuki lagi.


“Kagak tuh bang, aku marah karena penampilan ku macem gembel, dan lihat sendal bibi Via yang aku pakai sudah hampir putus, bahkan tadi aku sudah berhati hati jalan karena tumit nya sudah tipis, kerikil yang ku injak pun sudah terasa.. Yang bikin aku kesel kau malah memakai baju dari atas hingga bawah amazing banget Sampek mataku silau, jadi keliatan banget seperti pembantu mengantar majikannya ke pasar, jujur kau sengaja mau membuat ku malu ya bang!!” Tuduh Sri Yuki.


Rahang Geffen mengeras jantung nya seperti tertusuk belati tajam, ia merasakan perasaan dihemapaskan dari atas awan hingga ke kerek bumi, “Ti..Tidak” jawabnya singkat.


Lalu tanpa berkata kata ia melanjutkan mobilnya untuk pulang kerumah, ia memikirkan bagaimana caranya menarik cinta Sri Yuki yang telah berpaling padanya 50 persen, jika seratus persen kagak mau lah si Sri diajak nyangkul.


Tak lama mobil sampai di depan rumah, Mood Sri Yuki tetep jelek turun dari mobil, gara gara di kira pembantu.


“Ceklek” Geffen membuka pintu nya.


Ketika pintu terbuka tenyata mereka tengah memiliki seorang tamu duduk di sofa memandang pasangan termehong itu dengan cara berbeda...


Menurut kalian siapa tamu mereka????


^^^~To be continued^^^


Terimakasih atas dukungannya🙏🙏


Jagan lupa


Like👍


komentar🗣️


Hadiah🎁🌹☕


Vote 🔥


Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini.


Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini


Mampir yuk di karya kawan emak di bawah ini...

__ADS_1



__ADS_2