Berbagi Cinta = Belenggu Cinta Yang Sama

Berbagi Cinta = Belenggu Cinta Yang Sama
Satu sarung berdua


__ADS_3

☃️ ☃️ ☃️ ☃️


Di atas bukit ada sebuah rumah pohon, yang dikelilingi kabut tebal. Sepasang anak Adam sedang duduk sedikit berjauhan....


“Bang... kita serasa di atas awan ya?!!” Tanya Sri Yuki.


“Benar makanya aku membawa mu ketempat ini, makanya jadi istri Jagan galak galak, galak di atas ranjang saja honey” Geffen mulia merayu.


“Caramu salah tadi kau membawa dengan cara membekap jika tadi kau tak membisikan sesuatu di telingaku, sudah habis kau di tanganku bang” Ucap Sri Yuki mengingat kejadian tadi yang mana Geffen lah membekap mulut nya.


“Ya maaf aku, agar bisa membawamu dari rumah supaya tak terdeteksi sama yang lain sayang” Gombal si Geffen.


“Bang, Abang tak membawa selimut tebal dari rumah??” tanya Sri Yuki, hawa dingin menusuk kulitnya, karena saat ini ia menggunakan baju daster selutut.


“Abang cuma bawa ini” Geffen menunjukkan sarung merek kuda kepang kepada istrinya itu.


“Mana bisa menghangatkan jika menggunakan kain tipis itu, apalagi kainnya hanya satu!” Sri Yuki menggerutu.


Geffen membuka lipatan si sarung, lalu ia masuk kedalam sarung, “Sini masuk!!” Ucapnya.


“Aku gak mau ah, mau pulang aja aku” Ucap Sri Yuki.


“Emangnya kamu berani malam malam jalan sendirian, asal kau tau demit di sekitar sini pada tergoda melihat wanita jalan sendiri” Geffen menakut nakuti Sri Yuki.


Dan benar saja Sri Yuki merinding, Geffen tau kelemahan sang istri, istrinya tidak takut begal, tidak takut dengan segala macam penjahat tetapi takut dengan demit dari segala demit.


“Ia Tah bang, serem banget, jika aku disini tubuh ku ini tak aman” Ucap Sri Yuki.


“Kenapa begitu Sri?” tanya Geffen.


“Lihat kita hanya berdua dan jika aku masuk kedalam sana kira kira aku akan keluar dari sana dengan keadaan utuh??”


“Utuh kok, tenang si Anakonda aku sudah kerangkeng, asal tidak khilaf aja mah aman aman saja!!. lihat bintangnya sungguh indah, jika di kota kita tak bisa melihatnya” Ucap Geffen mengalihkan perhatian sang istri, tangannya menarik istirnya agar mendekat.


Ketika sudah masuk kedalam sarung, sepsan anak Adam itu berpelukan memandang indahnya cahaya lampu rumah warga dari atas, dan mereka terdiam saling menghangatkan.


Satu jam mereka diam merasakan gemuruhnya di dada, baru kali ini juga mereka menikmati suasana mesra, sesekali Geffen memberikan kecupan manis di pundak sang istri....

__ADS_1


Geffen membalik Sri Yuki agar menghadap ke arah nya, “Kau tak mengantuk??” Tanya Geffen.


“Mengantuk bang, cuma” Ucap Sri Yuki menggantung.


“Cuma apa???” Tanya Geffen penasaran ia memeluk Sri Yuki semakin erat.


“Aku harus waspada takut di bawah sana menusukku ketika lengah” Ucap Sri Yuki, membuat Abang geffen tersenyum bahkan hingga terkekeh..


Hehehehe.... hehehehe...


“Ayo tidur, biarkan di bawah itu terbangun Abang janji tidak akan nakal lagi,” Geffen langsung merebahkan tubuh mereka keatas sebuah bantal yang tadi ia bawa.


Saat ini mereka tengah saling memandang, mereka berbagi sarung, berbagi bantal, tentunya berbagi kehangatan.


Geffen tersenyum manis meliahat wajah istrinya yang mudah tertidur ketika kepalanya sudah bertemu bantal.


Cup... Geffen mencium kening Sri Yuki, lalu turun ke mata hingga wajahnya berada di depan bibir mungil dan seksi itu .


“Jika aku mencuri sebuah ciuman, dosa tidak ya???” Tanya Geffen.


Memang dasar napsu Geffen hanya setebal kulit bawang ia menempelkan bibirnya ke bibir Sri Yuki, tak puas disana ia menyesap bibir itu tipis tipis, karena tanpa sadar di balas kunyah oleh si Sri Geffen makin menggila, ia melu•mat bibir itu hingga membengkak.


“Tahan geff tahan” ucap Geffen membentengi diri nya.


Geffen POV


Hanya ingin berdua denganmu amatlah susah, seperti ada dinding kaca pembatas atara diriku dan dirimu, kau milikku tapi aku tak bisa memiliki mu seutuhnya.


Jika tak ada orang ketiga mungkin aku sudah bahagia dengan hubungan ini, kita akan bermesraan bebas dimana pun, aku akan mendapatkan senyummu di setiap pagi tanpa drama culik menculik ini.


Kita akan berkencan tanpa memikirkan perasaan wanita lain karena kau adalah wanita ku satu satunya....


Bagaimana ya rasanya jika bekerja selalu membawa mu kekantor, mencurahkan rasa cinta yang membara.


Aku mencintaimu Yuki sangat mencintaimu, hatiku sakit jika kau dekat dengan pria lain, dan aku tak pernah merasakan perasaan itu dari Maya.


Aku tak pernah mendekati wanita, dulu Maya yang selalu mendekati ku, dimana aku hanya memberikannya ruang untuknya mendekatiku, karena dia menolong ku aku beramah tamah dengan nya, dan itu butuh 3 tahun dia berhasil menjadi kekasihku, tak ada gairah dalam diriku ketika berdekatan..

__ADS_1


Jika aku tak salah faham kepadamu, mungkin hubungan kita sangatlah harmonis, sehingga kesalahan satu malam yang menuntut ku harus bertanggung jawab atas seorang gadis yang aku rusak, disana aku mulai tau bercinta seperti apa rasanya, tapi aku selalu menggunakan pengaman ketika bersamanya, hati ku masih berat untuk melepaskan bibit di rahim wanita, padahal aku sudah menanamkan di hatiku yang terdalam jika aku hanya mencintainya..


Tapi kau memporak poranda hatiku Yuki, dimalam pertama kali aku memukul mu hatiku teriris, air matamu menjadi mimpiku kelam ku...


Aku tetap membentengi diriku, meski mulut ini berkata tidak mencintai mu, tapi mata ini selalu mengawasi gerak gerik mu dimanapaun kau berada, aku mengakui jika diriku menguntit dirimu selama ini....


Yang awalnya curiga kau berakting, tetapi dari menguntit membaut aku semakin tertarik kepadamu. Perasaanku semakin memuncak ketika aku cemburu melihat mu dengan Nino.


Aku emosi ketika peria lain mencium kening mu, hari itu membuat ku memaksakan kehendak terhadap dirimu, memilikimu seutuhnya, aku merasa tak pantas untuk mu memiliki kesucian mu sedangankan diriku ini sudah dimiliki wanita lain, maka dari itu aku aku malu menampakkan wajah ku di depan mu, aku malu pada diriku ini...


Tapi maafkan aku kali ini aku egois sehingga aku menjerat mu dari belenggu cinta ku, kau milikku dan akan seperti itu selamanya, tunggu aku pantas bersanding denganmu Sri, aku janji tak akan ada wanita lain selain dirimu disisi ku...


Jika sehari kau jauh aku sudah merindu...


Jika dekat aku ingin membawa mu pergi jauh dari situasi ini dan membangun rumah kita dimana semua orang tak mengenali kita...


Hatiku sakit jika kau berucap akan meninggalkan ku, aku mohon tetaplah di sampingku, tunggu waktunya tiba akan ku butikan jika aku pantas untukmu dan aku juga akan menegaskan pilihan ku mulai saat ini


“Astaga aku tak bisa tidur jika yang di bawah berontak, baiklah aku akan mulai berhitung, Satu anak kambing meloncat di pagar tetangga.... dua anak kambing di makan serigala” Begitulah Geffen berhitung sehingga tertidur ....


Sri Yuki mendengar semua ucapan Geffen, sejujurnya dia tidak tidur melainkan berpura-pura tidur, “Apakah aku berusaha mempercayaimu kali ini???, sungguh ku takut kecewa, perlakuan mu terhadap ku membuatku luluh akan cintamu, aku juga mencintaimu suami ku sayang” Ucap Sri Yuki lalu menyusul mimpi indah sang suami.


^^^~**To be continued^^^


...Terimakasih atas dukungannya🥰🙏🙏...


...JANGAN LUPA...


...Like episode karya untuk mendukung karya receh emak otor agar semakin semangat berkarya👍...


...Dan komentarnya🗣️ juga ya🤗, biar emak otor makin semangat untuk up yang banyak, jika komentar rame kagak dapet gocek tapi dapet semangat dari reader duh hati si emak jadi berbunga bunga seperti kebon tetangga sebelah😂🤣....


...Hadiahnya juga🎁🌹☕**...


...Vote 🔥...


...Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini....

__ADS_1


...Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini....


...Lope Yuyu all...


__ADS_2