
🎁 🎁 🎁 🎁
Melihat Sri Yuki yang tengah membereskan baju bajunya, Geffen ingin memasukkan kembali baju baju itu kedalam lemari lalu menculik Sri Yuki agar tak dibawa oleh Maminya.
“Mam bisakah aku menikmati hariku dengannya sehari saja?”Ucap Geffen memelas.
“Kakek menunggu kami sekarang Geffen!” Ucap Mami Liana.
“Sebentar aja, nanti aku yang mengantarkannya pulang” Ucap Geffen.
“Berani juga kamu pulang kerumah, kau tak takut tongkat keramat kakek menghabisi mu!” Ucap Mami Liana.
“Ya takut sih Mam, jika aku juga pindah rumah juga apakah aman buatku?” Ucap Geffen.
"Is is is rumah kami tertutup untuk bocah nakal seperti dirimu ini!" Ucap Mami Liana yang tau akal bulus putranya, jika ia ikut pindah yang ada percuma dong mereka di pisah kan.
"Sana kau pergi ke kantor, Itu Patrick sudah menunggumu sedari tadi, satu jam lagi dia pasti jamuran. Jika kau kesepian tinggal pulang ke rumah istri muda!" Ucap Mami Liana sudah beres menata barang barang Sri Yuki.
Dalam hati Geffen menggerutu, "Jika di pelukan istri muda kagak inget istri tua sih gak papa!”.
“Jika anakonda gak ngambek dan mogok makan ketika melihat bibir bawah Maya aku sih dengan santai pulang kedalam pelukan Maya mom, jika aku pulang kerumah Maya tak nyangkul dengannya apa yang harus aku katakan padanya?”
“Yang ada si anakonda langsung pingsan merasakan tangan Maya menyentuh nya" Semua itu ingin Geffen ucapkan tetapi tenggorokan nya tercekat untuk membuka aibnya sendri, yang ada nanti Maminya tertawa mengejek nya.
Yuki dan Mami Liana meninggalkan tempat itu tanpa menghiraukan Geffen yang sedang berdiri bak patung alun alun ibu kota.....
Brum.... Brum... Cekit.... Bunyi mobil meninggalkan rumah itu menyadarkannya Geffen yang lagi meratapi nasibnya.
Geffen langsung berlari keluar rumah menyusul ibunya, tapi yang ada hanya petrik tengah duduk di depan rumah dengan 5 cangkir kopi yang sudah Kosong.
“Akhir anda turun tuan muda, satu jam lagi rapat dengan tuan Mulin diMulai”.
“Tinggu sebentar aku akan mengganti baju dulu”
Tanpa mandi Geffen menganti bajunya, matanya melihat ruangan penuh kenangan dimana dua hari yang lalu ia tengah menikmati ranjang bergoyang dahsyat, dan desa•han sang istri membuat ia kembali patah hati.
“Baru satu menit aku telah merindukan mu Sri”
“Bagaimana jika Yuki di tikung oleh Nino?” Ucap Geffen.
“Aku ingin merelakan, tetapi hatiku panas, bagaimana jika setelah kami bercerai Yuki berpaling kepada Nino atau kepada laki-laki lain yang bisa membuatnya jatuh cinta”.....
__ADS_1
“Aku frustasi” Geffen mengacak ngacak rambutnya.....
“Tok.... Tok .... Tok... Tuan apakah sudah selesai?”.
“Tunggu sebenar” Geffen mengambil pakaian sembarangan. Jika biasanya Geffen tampil perfek, saat ini Geffen tampil warna warni, kemeja hijau daun, celana hitam, dan sepatu putih, dasi ungu.
Petrik saja tak habis pikir dengan bos nya yang berpenampilan beda tak seperti Biasanya, “Ternyata punya istri dua sangat mengerikan, jadi takut menikah aku” gumamnya dalam hati.
..._________________...
Setelah 30 menit, sampailah mereka di istana Nugraha yang sangat mewah....
"Wah Mami itu rumah apa kastil?" Tanya Yuki takjub melihat bangunan yang menurutnya keajaiban ke 8 di dunia.
"Ini rumah kita sayang, Mari mama antarkan kamu ke kamarmu!".
"Biak Mam" Dengan riang gembira Sri Yuki turun dari mobil....
“Sayang”Teriak Kakek Nugraha melihat cucu menantunya.
“Pasti kakek adalah kakeknya Abang Geffen ya?” Tanya Yuki polos.
“Ah manisnya cucuku, sini peluk kakek” Ucap kakek merentangkan tangannya dengan semangat Yuki berlari ke pelukan sang kakek.
Setelah bertegur sapa dengan Kakek, Yuki memasuki kamar ia langsung tertidur.
Serah 2 jam tidur, Sri Yuki merasakan perut nya lapar. Yuki turun mencari makanan. Nino yang melihat Yuki di rumahnya sangatlah bahagia.
‘Sri’ panggil Nino.
“Kenapa kau ada disini?” tanya Nino.
“Oh itu, aku akan tinggal disini untuk sementara waktu”
“Lalu kakak ku bagaimana?” Tanya Nino.
“Oh itu, Abang geffen ada dirumah, aku akan tinggal disini Samapi sidang putusan perceraian kami!” Ucap Sri Yuki.
“Serius kamu mau cerai sama Abang aku?”, memastikan pendengaran nya takut bermasalah.
‘‘Ho'oh’’ Sri Yuki menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
“Yes ....Yes” Nino langsung main peluk tubuh Sri Yuki, lalu ia mengangkat tubuh Sri Yuki.
Mereka berputar putar, “ Hahahahaha.... Nino Nino turunkan aku” Jerit sri yuki.
Dalam hati Nino berkata, “Tuhan tidak apa apa kan jika ku bahagia mendengar perceraian seseorang!”.
“Maafkan aku Sri, aku menghibur mu Agara kau tak bersedih, mari aku akan mengantarkan mu keliling rumah ini”.
“Terimakasih Nino” Ucap Yuki tulus.
Nino langsung mengelus surai rambut Sri Yuki, “Tidak apa apa Sri, maafkan aku tadi membuat takut”.
“Tenang aku gak papa kok, naek pohon nangka saja aku mampu, jika ada pohon nangka di sini akan ku ajari kau manjat” Ucap Sri Yuki riang.
Dalam hati Nino sangat bahagia, “Hari ini aku sangat bahagia, jika Yuki benar benar cerai dengan Abang Geffen, siapa tau nantik judul cerita Belenggu cinta yang sama diganti menjadi Turun ranjang berondong tampan, Ada yang setuju kagak para pendukung ku?😂”
“Nino aku lapar” Ucap Sri Yuki mengingat tujuannya turun kebawah.
“Baikalah, aku akan memasakkan makanan terenak untuk mu!” Ucap Nino.
Tanpa mereka sadari ada seseorang sedang merekam kemesraan Nino dan Yuki.
“Kirim lah Video ini padanya!” Ucap seseorang.
“Ikutlah aku ketempat rahasia kita” imbuh orang itu.
^^^~To be continued^^^
Terimakasih atas dukungannya🙏🙏
Jagan lupa
Like👍
komentar🗣️
Hadiah🎁🌹☕
Vote 🔥
Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di reating pojok popularitas karya ini.
__ADS_1
Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini