
🐽 🐽 🐽 🐽
Sri Yuki sedang istirahat menunggu sang suami yang katanya akan membawakan makanan kesukaan nya...
Ceklek...
Geffen masuk kedalam kamar tepat Sri Yuki berada, ia mengedarkan pandangannya. Melihat pintu balkon terbuka ia langsung meletakkan belanjaan di atas meja.
Sri Yuki terdiam melihat beberapa pasien sedang berjalan jalan di taman, ada pula kakek kakek dan nenek nenek sedang duduk disana. Tiba tiba tangan besar memeluknya dari belakang.
“Abang sudah pulang??” Tanya Sri Yuki dengan mata berbinar.
“Ia sayang, kau sedang apa???” Tanya Geffen...
“Aku sedang mengenang saat saat pertama kali aku sadar dirumah sakit ini” Ucap Sri Yuki...
“Ohhh maafkan Abang sayang, bagaimana keadaan Mami sayang??” Tanya Geffen.
“Belum ada kemajuan, dan ayah yang tengah menunggu mami di kamar sebelahnya.” Ucap Sri Yuki, memang VIP khusus keluarga Nugraha memiliki kamar kecil khusus untuk anggota keluarga, dan saat ini mereka berada di lantai teratas rumah sakit dimana kamar yang berada di ruangan Mami Liana.
“Mana pesanan ku??” Tanya Sri Yuki menengadahkan tangannya.
“Pesanan mu mas masih order sayang satu jam lagi sepertinya sampai yuk aku membawakan makanan pengganjal perut untuk mu” Ucap Geffen menarik sang istri ke dalam.
Saat ini Sri Yuki tengah menonton film Boboy dengan khidmat di dalam kamar sambil memakan cemilan yang di bawa suaminya. Sedangkan sang suami duduk di kursi kerja sang mami, ia tengah mengerjakan pekerjaan nya yang ia tinggalkan selama sepuluh hari ini....
Tok... Tok.... Tok.... ketukan pintu terdengar dari luar..
“Masuk” Ucap Geffen.
Dan masuk lah dua pria tampan ke dalam ruangan itu, “Bro” Ucap Caesar..
“Lohhh kalian bareng bareng datang ke sini??” Tanya Geffen kepada Petrik dan Caesar...
“Tidak tuan saya bertemu dengan tuan Caesar di lobi rumah sakit ini" Ucap Petrik.
“Hey Petrik kau masih saja kaku seperti dulu” Ucap Caesar, hanya di tanggapi dengan kebisuan oleh Si asisten es balok itu.
“Mana pesanan ku?” Tanya Geffen.
__ADS_1
Petrik menyerahkan paper bag ke pada sang bos, “Bisa intip apa itu isinya” Ucap Caesar kepada sahabatnya itu.
“Tidak boleh ini milik istriku” Geffen langsung berdiri dari kursi lalu masuk kedalam kamar.
“Sayang lihat aku membawa apa” Ucap Geffen menenteng tas lalu duduk di sebelah Sri Yuki yang tengah asik melihat Boboy tengah membelah menjadi tiga, adegan di mana Boboy melawan musuhnya yang berbentuk kotak berwarna hijau.
“Wahh bodoh banget si kotak ini sudah tau kalah masih nyarik gara gara sama si boboy” Ucap Sri Yuki mengomel...
“Sayang” Geffen memanggil sang istri yang ke dua kalinya...
“Eh Abang di sini???” Ucap Sri Yuki.
Geffen langsung meletakkan tas itu di pangkuan Sri Yuki, rasa hangat di pahanya membuat Sri Yuki langsung membuka isi paper bag itu...
“Aaahhhhh Ubi jalar” Teriak Sri Yuki lalu mengambil satu buah ubi ia memotongnya menjadi dua lalu memakannya dengan lahap...
“Ohhh gini ya, sudah di wujudkan keinginan nya tak ada imbalan sedikitpun untuk ku ini” Ucap Geffen menyindir....
“Ahhh Abang terimakasih banyak” Sri Yuki langsung berdiri lalu berhabur kedalam pelukan sang suami, dan tanpa di duga ia langsing mengecup bibir sang suami sekilas.
Dalam hati seseorang, “Enak banget ya yang membakar siapa yang mendapat hadiah siapa.”
“Hhheemm, Petrik yuk kita pergi kita menjadi nyamuk saja disini” Ucap Caesar.
Sedangkan wajah Sri Yuki memerah karena di dipergoki sedang nyosor suaminya, lalu ia memandang wajah tampan pria keturunan Cina Indonesia itu tak berkedip.
“Hallo kakak ipar” Sapa Caesar.
“Sayang dia itu si Caesar yang aku ceritakan kapan hari, dan kalian keluar dari sini, istriku hanya boleh memandang ku saja” Ucap Geffen langsung menarik wajah Sri Yuki kedalam pelukannya.
“Dasar posesif” Ucap Caesar.
“Dasar Bucin” Ucap Petrik. Dan ucapan kedua orang itu dianggap angin lalu oleh Geffen.
“Bang aku mau memakan ini boleh??” Tanya Sri Yuki polos.
Sri Yuki melanjutkan memakan setengah ubi jalar itu, “Buka mulutmu” Ucap Sri Yuki.
“Sayang aku tak bisa memakan makanan aneh itu” Ucap Geffen.
__ADS_1
“Jika tak makan maka aku akan pergi dari rumah” Ancam Sri Yuki, dan ancaman Sri Yuki membuat Geffen mau tak mau harus membuka mulutnya lalu memakan satu gigitan kecil dari ubi itu.
Manis legit memenuhi mulut Geffen sehingga membuat Geffen pun tercengang. Karena rasanya sangat enak dan baru pertama kali ia memakan buah yang tumbuh dari dalam tanah.
“Enak bukan???” Ucap Sri Yuki...
“Ehhh itu, biasa saja” Ucap Geffen gengsi.
“Tuan Caesar dan tuan Petrik ambillah” Sri Yuki memberikan satu buah kepada kedua pria yang duduk di kursi kamar.
Geffen memberikan tatapan mematikan kepada kedua orang, seakan berisikan ancaman, “Berani mengambil pemberian istriku maka tamat riwayat kalian”
Dua orang itu enggan menerima ubi jalar itu, “Ambillah jika ada orang yang mengancam kalian karena mengambil pemberian dariku maka siap siap entar malam say good bye dengan si anakonda” Ucap Sri Yuki seakan memiliki mata di punggung nya, membuat Geffen langsung memegang anakonda.
Kedua pria itu tak sungkan sungkan mengambil makanan aneh itu lalu memakannya karena penasaran melihat sang bos memakan ubi dengan rakus.
“Aahhh manisnya” Jerit Caesar, sedangkan Petrik langsung memakan ubi itu tanpa menoleh ke arah lain
Sri Yuki kembali ke tempat duduknya, ia merogoh paper bag itu lalu matanya tercengang ketika tak ada satupun tersisa untuk nya..
huu huuu aaaa..... Tangis Sri Yuki mengagetkan tiga pria yang sedang menikmati kelezatan ubi bakar, bahkan Geffen yang menyuapkan ubi kedalam mulutnya langsung tertelan bulat bulat ...
“Dasar orang orangan modern tadi dibilang biasa biasa saja, sekarang malah di habiskan” Ucap Sri Yuki memukul sang suami yang tertelan ubi bulat bulat...
Melihat mata sang suami mau keluar, dan mulutnya menganga Sri Yuki langsung kaget, “Tolong suami saya mau mati tuan,,, panggil dokter sebelum malaikat mau datang menjemput” Ucap Sri Yuki panik.
...~To be continued...
...Terimakasih atas dukungannya, yukkk kasik Votenya biar emak otor tambahan upnya all🤗😘...
...Jagan lupa...
...Like👍...
...komentar🗣️...
...Hadiah🎁🌹☕...
...Vote 🔥...
__ADS_1
...Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini....
...Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini...