Berbagi Cinta = Belenggu Cinta Yang Sama

Berbagi Cinta = Belenggu Cinta Yang Sama
Geffen yang perhatian


__ADS_3

💒 💒 💒 💒


lima orang itu duduk di meja bundar, hidangan sudah tersaji, semua orang sudah memegang pisau dan garpu.


Tadi Maya memang sengaja memesan makan western agar membuat Sri Yuki malu dan orang tuanya makin membenci Sri Yuki yang kampungan.


Sri Yuki bingung melihat makanan aneh di depan mata, "Mampus dah aku, selama ini aku hanya berani makan NASPUT dan LURCOK (Terulur Kocok)", Begitulah makanan istri Presdir sehari hari.


Dan Sri Yuki juga bingung mau makan menggunakan kayu yang sudah sedia di depan mata.


Sikap Sri Yuki yang diam mengundang perhatian Geffen, "Sri kamu kenapa?".


"Eh itu...." Jawab Yuki bingung mau menceritakan rahasianya.


"Oh Abang tau, pasti kamu tak kuat duduk di atas bangku, karena kue bingka mu lagi sakit ya, maafkan mas ya!"Ucap Geffen mengelus surai rambut Sri Yuki.


Geffen yang merasa bersalah dan kasian kepada Sri Yuki ia berinisiatif mengangkat tubuh ramping Sri Yuki, lalu menaruhnya di atas pangkuan.


Karena perhatian Geffen terhadap istrinya itu, membuat tiga orang yang baru memulai makanannya langsung panas, rasa makanan mereka seperti beling kaca yang menusuk ke relung hati.


"Makanlah" Ucap geffen menyodorkannya sumpit ke mulut Sri Yuki.


Melihat Sri Yuki tak kunjung membuka mulut ia langsung mengerti jika istri nya ini melupakan kebiasaan hidup di jaman ini, geffen lalu meletakkan sumpitnya, ia lebih kecil memotong dagingnya, lalu menusuk dengan garpu.

__ADS_1


"Buka mulut mu, ini enak, kau harus makan karena kamu tak memiliki tenaga sama sekali" Ucap Geffen penuh kelembutan.


"Nanti kita akan ke rumah sakit untuk mencari obat di atas dan di bawah, kamu sudah terjangkit pilek, dan di bawah sudah cidera Sampek jontor, Abang aja meliahat tadi Sampek merinding".


"Jangan di jelaskan kenapa sih bang" Ucap Yuki dengan wajah memerah, ia masih ingat bibir bawahnya Jontor.


"Itu memang benar adanya, makanya Abang mendudukkan kamu di Pakuan, karena aku takut bibirmu tambah Jontor Karena kerasnya kursi plastik itu" ucap Geffen penuh perhatian.


Wajah Sri Yuki merah bukan pedas tapi panas karena suaminya mengungkit sesuatu yang keramat di depan orang.


Meski Sri Yuki tukang malu malu in semenjak mengetahui jika ia menyebrangi waktu, ia sungguh malu, dah jujur saja ia tak ingin bertemu orang orang yang pertama kali ia jumpai pada saat pertama kali membuka mata di dunia barunya.


"Dasar si kucing nakal, kenapa dia tidak menghidupkan ku kembali di gubuk kecil sendirian, kan bisa bersiap siap menghadapi dunia ini" Omel Yuki dalam hati.


Ketika ia mengunyah makanannya, mata Yuki terbelalak karena rasa nya sangatlah enak, apalagi Beef steak yang tingkat kematangan premium.


"Cup.... Anak pintar, Enak bukan?," Geffen mencium kening Sri Yuki dengan gemas, ia sungguh bahagian meliahat istrinya ini sangat manis ketika membelalakkan matanya karena rasa enaknya makanan yang ia suap kan, binar mata Yuki seperti seseorang istri dibelikan tas kremes oleh suaminya dan senyum tulus terukir di bibir Sri Yuki membuat perasaan Geffen sangat bahagia


Geffen makan satu piring dengan Sri Yuki, dengan alat makan satu, ia menyuapkan makanan ke mulutnya dan mulut Sri Yuki bergantian.


Dalam hati Sri Yuki berbisik, "Jagan terlalu baik padaku, nantik aku terhanyut, aku tak mau terjerat selamanya dalam pesona mu yang memabukkan ini".


Geffen pun juga berkata dalam hati,"Kenapa dadaku gempa, selama ini aku tak pernah merasakan jantungku bergemuruh, aku harus periksa kesehatan jantung ku setelah ini".

__ADS_1


Sedangkan dalam hati Maya, "Breng.sek kalian, mau pamer rupanya, gagal lagi aku membaut gadis kampung ini terlihat bodoh dan kampungan, dan aku merasakan Dejavu dengan adegan ini" Maya memandang Geffen dan Sri Yuki dengan tatapan sulit di artikan.


Ialah si Maya Dejavu karena adegan ini sama persis dengan Eps tuntutan adil kepada Geffen, yang mana Geffen memangku Maya , dan Sri Yuki tak tak di hiraukan, saat ini posisi mereka terbalik, kali ini pembalasan yang tak di sengaja.


^^^~To be continued^^^


Terimakasih atas dukungannya untuk karya somplak emak liana ini, I lope Yuyu all😘 🙏🙏


Jagan lupa


Like👍


komentar🗣️


Hadiah🎁🌹☕


Vote 🔥


Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di reating pojok popularitas karya ini.


Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini .


Sambil menunggu si Maya yang lagi panas karena kekalahan nya , yuk mampir di karya temen otor yang ceritanya kocak.

__ADS_1



__ADS_2