Berbagi Cinta = Belenggu Cinta Yang Sama

Berbagi Cinta = Belenggu Cinta Yang Sama
Keputusan Geffen 1


__ADS_3

🐮 🐮 🐮 🐮


Matahari mulai terbit menyinari bumi,, udara dingin nan segar khas pedesaan yang alami membuat sepasang Pasutri itu semakin mengeratkan dekapannya.


Kicauan burung terdengar jelas di indera pendengaran. Angin Sepoi Sepoi langsung menerpa kulit dan menembus tebalnya sarung pelindung dua insan. Tak ada pelindung dinding di rumah pohon itu. Hanya lampu 10 watt yang cahayanya berwarna kuning bergelantung di langit langit rumah kecil itu.


“Ahhh,,, Sayang kau nakal sekali” Geffen merintih, ia merasakan betisnya tengah di jilat manja.


Dengan mata terpejam ia bergerak membuat wanita yang ia dekap terbangun, “Plak” Sri memukul suaminya itu.


“Ahhh” Lagi lagi Geffen merintih dengan mata terpejam...


“Dasar suami mesum” Sri Yuki mencubit pinggang Suami nya.


“Awww....” Geffen ia langsung membuka matanya, yang ia langsung melihat wajah sang istri yang memandang nya tak bersahabat.


Lagi lagi ia merasakan betisnya di jalan, dalam hati Geffen berkata, “Jika bukan Yuki yang merayu diriku lalu siapa???” Geffen langsung terduduk tiba-tiba...


“Astaga dragon” jeritnya melihat si Titin sapi bik Gita menjilati betisnya.


“Dasar si Titin ini mencuri start dari ku” Suara anak kecil menghentak hentakan kakinya.


Pasangan itu mendengar suara anak kecil dengan cepat-cepat mereka melihat ke bawah dah terlihat lah dua anak kecil mengenakan seragam sekolah TK, yang satu kuncir dua yang satunya lagi kuncir atas,.wajah mereka di penuhi bedak bayi, mungkin satu botol habis untuk wajah dua anak itu....


“Astaga demit dari mana ini” Jerit Geffen.


“Huaaaaaaahhh emak anakmu di bilang demit oleh calon menantu mu” si dedek Arik menangis histeris.


“Huaaaaa.... padahal cantiknya kita mengalahi duo racun” Disusul tangisan adik kembar Arik yaitu si Asri...


Dua anak kembar pemilik sapi itu sengaja merias wajahnya ketika melihat ketampanan Geffen yang hakiki pada saat mereka habis pulang dari sungai tadi subuh, dan ingin berkenalan dengan om om ganteng untuk mencuci mata...

__ADS_1


Huuuuaaaaaaa..... Huuuuaaaaaa....


Tangisan kedua anak itu membuat dua orang wanita yang tengah mencari Pasutri itu datang ke arah suara tangisan.


Bibik Gita ibu si kembar juga datang mendekati anaknya, “Ada apa duo A??” Tanya ibu si kembar..


“Om itu bilang katanya kami persis demit Mak, padahal kami sudah berdandan sangat cantik untuk memikat sugar Deddy ku di masa depan??” Ucap si Asri yang sering mendengar kakak sulungnya menjerit histeris ketika membaca novel Sugar Deddy yang lagi naik daun di aplikasi Noveltoon.


“Astaga besok besok tidak ada yang boleh masuk ke kamar kakak kalian jika si kakak lagi baca nopel. Dan anak anak siapa saja yang melihat kalian di pagi buta dengan wajah seperti itu pasti di sangka demit” Omel Si bibi Gita, ia merasa tak enak kepada majikannya yang masih didalam sarung berdua, sehingga membuat si bibi traveling kemana mana.


“Si Titin duluan yang nakal, masak dia mencuri start dari kami Mak, padahal si Titin baru kawin kemarin masak mau mintak kawin lagi, padahal aku sudah labelin om itu suami masa depan ku” kini giliran si Arik yang protes...


“Jangan macem macem nyarik suami masa depan, kalian masih bau minyak telon, di masa depan jangan cari suami yang ganteng karena yang ganteng tuh belum tentu setia.”


“Apalagi kaya siap siap lah sebagai istri tak tenang tidur setiap malam karena takut suaminya kecantol pelakor.”


“Meski mendapat suami wajahnya persis pantat panci jika setia dan penyayang hidup kalian akan bahagia hingga tua, liat bapak kalian Meksi seluruh tubuhnya hitam legam, hanya giginya yang putih tetapi bapak kalian hebat diri dalam segala sisi dan emak kalian ini cinta.”


“Astaga aku kira menantu ku di gondol maling Ternyata anak ku sendiri yang maling menantu ku” Ucap Mami Liana yang sudah sampai di lokasi keributan.


Maya meliahat Geffen sedang berbagi sarung dengan rivalnya hatinya mendidih.


Sedangkan Geffen terdiam cuek , malahan memeluk pinggang ramping Sri Yuki, ia berbisik, “Aku mohon jangan keluar dari sarung sekarang, bahaya ada anak kecil di bawah, aku takut anak anak melihat Anakonda ku tengah bangun pagi.”


..._________________...


Suasana di tempat itu begitu canggung nan sunyi. Saat ini Pasutri itu seperti sepasang kekasih terpergok warga sedang berbuat Mesumes.


“Maya bisa kita bicara sebentar???” Tanya Geffen melihat wajah istri keduanya itu.


“Baiklah dimana kita bicara?” Tanya Maya melihat keatas.

__ADS_1


“Disini saja!!.”


Sri Yuki keluar dari sarung, “Bicaralah dulu, aku mau pulang bersama Mami!!” Ucapnya.


“Aku mohon duduk disini, Mami naiklah, aku ingin mengucapkan sesuatu kepada kalian, aku tak ingin menyembunyikan apapun dari kalian!!” Ucap Geffen memantapkan hati.


Empat orang itu tengah duduk melihat jernihnya sungai yang tak terlalu jauh dari tempat itu, “Maya sebelumnya Mas mau minta maaf kepadamu.” Ucap Geffen ia sedikit bingung mau mulai dari mana.


“To The points saja mas!!!”


“Maafkan Mas Maya, aku tak bisa meneruskan pernikahan kita!!” Ucap Geffen.


Duaaarrrrrrr


Kira kira apa tanggapan Maya ya???...


^^^~To be continued^^^


...Terimakasih atas dukungannya🥰🙏🙏...


...JANGAN LUPA...


...Like episode karya untuk mendukung karya receh emak otor agar semakin semangat berkarya👍...


...Dan komentarnya🗣️ juga ya🤗, biar emak otor makin semangat untuk up yang banyak, jika komentar rame kagak dapet gocek tapi dapet semangat dari reader duh hati si emak jadi berbunga bunga seperti kebon tetangga sebelah😂🤣....


...Hadiahnya juga🎁🌹☕...


...Vote 🔥...


...Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini....

__ADS_1


...Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini....


__ADS_2