
After Fashion Show
Lindsay menatap wajah Sakura Park yang berbeda dengan gadis-gadis yang dikencani baik oleh Alessandro maupun Raffa sebelumnya. Wajah Sakura tidak cantik malah cenderung chubby, bukan wajah model, tubuhnya juga tidak langsing cenderung agak berisi.
Apa sih yang dilihat dari dua Moretti ini dari cewek yang bukan model type? Bukannya kedua Moretti sangat suka wanita tinggi langsing dan besar aset depan belakang. Linda mendengus meremehkan ke gadis itu.
"Kalau kamu tidak ada urusan dengan kami, silahkan pergi Lindsay. Kamu mengganggu acara kami" ucap Raffa dingin.
Mata hazel Lindsay mendelik. "Tunggu saja sampai Nana tahu kalau kalian memilih wanita tidak jelas ini!"
"Wanita tidak jelas?" Sakura mendelik. "Dengar, setidaknya punyaku asli semua tidak seperti dirimu yang disumpal buah mengkudu di depan dan semangka di belakang!"
Alessandro dan Raffa menatap Sakura dengan tatapan what the hell? Buah mengkudu?
"Sakura, buah mengkudu itu kecil lho" bisik Raffa di sisi telinga Sakura.
"Daripada aku bilang buah melon? Apa tidak keberatan tuh? Aku kok kasihan dengan tulang punggungnya yang harus membawa beban di depan" balas Sakura judes yang membuat Alessandro terbahak.
"Lihat Alessandro! Ini cewek tidak ada sopan-sopannya. Tata bahasanya macam cewek tidak berpendidikan!" rengek Lindsay.
"Setidaknya Sakura berbicara apa adanya dan bukan manipulatif seperti kamu" jawab Alessandro dingin.
Lindsay mendekati Alessandro. "Ingat, Nana menjodohkan kita berdua."
"Perjanjian batal setelah aku tahu kamu sudah pernah hamil dan menggugurkannya." Mata coklat Alessandro menatap dingin ke Lindsay. "Jika kamu membawa cerita berbeda ke Nana, aku akan beberkan kebusukan kamu!"
Sakura dan Raffa hanya menatap datar ke arah dua orang itu.
Lindsay terkejut mendengar ucapan Alessandro lalu berjalan meninggalkan ketiga orang itu.
"Sudah, tidak usah dipikirkan. Lindsay memang seperti itu" ucap Alessandro sambil tersenyum tipis ke Sakura.
"Aku rasa Nana mu kurang jauh pikniknya sebab kok bisa jodohkan kamu dengan cewek tidak orisinil macam itu?" gumam Sakura sambil memotong black forest. "Apa enaknya pegang balon?"
Alessandro dan Raffa terbahak mendengar komentar bunga Sakura keluarga Park. "Kamu kok gemesin!" ucap Raffa sambil mencium kepala Sakura.
"Heeeiii, muka rata!! Aku bawa garpu dan bisa kutusuk kau! Jangan cium - cium lagi!" ancam Sakura sambil menodongkan garpu ke arah Raffa.
"Really Sakura, bahkan garpu pun kamu jadikan senjata?" kekeh Raffa yang melirik ke arah Alessandro yang menatapnya sebal karena dia main cium Sakura.
"Di tanganku, semua barang bisa dijadikan senjata..." suara Sakura menghilang ketika seorang fotografer meminta ijin untuk mengambil foto mereka bertiga yang tentu saja duo Moretti mengijinkan.
Akhirnya foto dua kakak beradik Moretti bersama dengan putri Hideo Park plus cucu Ashley Sky dan Takeshi Takara, muncul di berbagai kolom gosip dengan tajuk 'Between Two Brothers'.
***
Tokyo Jepang
Hideo menyemburkan kopinya ketika melihat foto-foto Sakura bersama dua kakak beradik Moretti di acara London Fashion Week. Bahkan saat berada di depan para wartawan dan paparazzi, tampak Alessandro dan Raffa memeluk pinggang Sakura.
__ADS_1
"Astaghfirullah! Sakuraaaaa!"
***
Laboratorium Fisika Tokyo University Jepang
Shinichi melongo melihat bagaimana adiknya dengan santainya berjalan bersama dengan duo Moretti itu di acara London Fashion Week.
"Dasar kembang api! Malah golek molo ( malah cari perkara )! Benar-benar deh! Semoga si Uno dan due pulang di kantong mayat!" omel Shinichi yang membuatnya tidak konsentrasi membuat roket.
Ada apa mas Shin? tanya Kedasih.
"Lihat ini! Adikku malah pergi dengan duo Moretti, dua manusia spidol yang mengejarnya!" Shinichi menunjuk layar MacBook nya.
Adiknya mas Shin cantik ya.
"Bukan itu masalahnya, burung hantu! Dia malah pergi dengan dua pria yang mengejarnya! Itu masalahnya!" sungut Shinichi.
Tapi itu kan acara fashion show. Memangnya dua orang pria itu siapa?
"Ini yang badannya besar namanya Alessandro Moretti si sulung, terus ini adiknya Raffa yang sudah mengejar Sakura dari SMA kelas satu. Mereka ini mafia dari keluarga Moretti yang memiliki bisnis rumah mode Morr yang kwalitas nya sama dengan Hermès, Berluti dan Louis Vuitton."
Morr? Ya ampun mas, tas mereka bagus bahkan lebih cantik dari Birkin. Boleh minta satu? cengir Kedasih yang tahu kakak kelasnya sedang emosi.
Shinichi menepuk kepala Kedasih. "Ini lagi! Ngajak ribut juga!"
Kedasih tertawa.
Gak usah alasan bin modus! pendelik Kedasih kesal.
***
Kediaman Keluarga McCloud London
Eagle menatap adiknya yang cuek makan Japanese curry buatannya. Semua keluarga besar heboh melihat berita Sakura menghadiri acara London Fashion Week bersama dengan dua Moretti bersaudara.
Tentu saja sasaran tembak adalah Eagle yang berada di rumah karena Garvita dan Gabriel sedang pulang ke rumah untuk menjenguk Karl Schumacher yang harus opname akibat sesak nafas.
"Bagaimana bisa Sakura bersama mereka mas Eagle?" omel Juliet melalui panggilan zoom dari MacBook Eagle yang diletakkan di meja makan.
"Tanya saja sama bocahnya" jawab Eagle jengah.
"Sakura! Katanya nggak mau sama mereka berdua, ini malah pergi dengan mereka berdua! Gimana sih?" omel Garvita gemas karena Sakura seperti bermain jinak-jinak kembang kantil eh... merpati.
"Si duo Moretti nggak macam-macam sama kamu kan?" tanya Leia Bianchi.
"Nggak. Aku tuh nolak mereka pun percuma soalnya bakalan rusuhin. Jadi sekali-kali lah aku tampil di acara macam itu. Pansos dikit" jawab Sakura kalem.
"Kamu tuh ngapain pansos? Kurang kerjaan!" omel Blaze.
__ADS_1
"Lha mbak Bee, kan lumayan lho aku dapat baju, sepatu dan tas yang belum rilis resmi. Itu baru dari rumah Morr. Terus begitu tahu aku cucunya Oma Kristal, langsung deh bawa dua tas Louis Vuitton, satu sepatu Christian Louboutin, dan perhiasan dari Tiffany Co. Lhooo dilihat dari itunya dong! Asas pemanfaatan dan perampokan itu wajib. Sedikit jual nama keluarga, dapat deh gratisan... Hahahaha!" Sakura tertawa durjana.
"Kalau begini, mirip banget sama Shinichi" komentar Zinnia sambil memangku Arsya yang kangen dengan Tante-tante nya.
"Lho Arsya belom bobok?" tanya Nadira yang masih berada di kampus.
"Belum Tante Dira. Asya masih belum ngantuk..." jawab balita imut itu.
"Arsya tuh lucu deh! Sudah bisa bilang 'R' tapi bilang diri sendiri tetap Asya" kekeh Juliet.
"Si kembar dimana mbak Zee?" tanya Garvita.
"Kembar sudah bobok tadi dongengin Sean."
"Dongeng apa?"
"Forzen."
Sontak Sakura, Garvita dan Juliet kompak menyanyi "Let it Gooooo..."
"Berisik Cumiiii!" hardik Blaze sebal.
***
Apartemen Alessandro
Alessandro menerima telepon dari sang nenek yang biasa dipanggil Nana olehnya dan Raffa.
"Ada apa Nana?" sapa pria bertattoo itu.
"Apa benar kamu memutuskan Lindsay?" tanya sang nenek yang sudah berusia 80 tahun.
"Benar ."
"Apa kamu memilih dengan gadis tidak jelas yang kamu bawa ke acara fashion show?"
"Ya. Dan dia bernama Sakura Park, cucu keluarga Sky dan Yakuza Takara. Masih ada kekerabatan dengan keluarga Bianchi dan Mancini" jawab Alessandro tenang.
"Tapi... Lindsay sudah dijodohkan denganmu..."
"Nana, apakah Nana tega memberikan aku calon istri yang sudah pernah hamil dan menggugurkannya? FYI, itu bukan anakku karena aku tidak pernah Sudi menyentuh Lindsay."
Nana Moretti hanya terdiam di seberang.
***
Yuhuuuu Up Siang Yaaaaa
Thank you for reading and support author
__ADS_1
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️