
Di desa Matra hiduplah seorang anak gadis yatim piatu yang bernama"SARAH NIKITA". Dia merupakan seorang gadis desa yang meneruskan sekolah menengah atasnya di kota "JAKARTA''. Hasil ini dia dapatkan karena kecerdasannya.
Sarah di kota barunya ini tinggal di apartment yang disediakan oleh pemerintah untuk anak berprestasi dari berbagai macam daerah. Di kota ini Sarah mulai mengenal banyak hal yang belum pernah dia ketahui semasa di kotanya dulu.
Akhirnya hari pertama sekolah pun telah tiba, seharusnya Sarah merasa bahagia saat ada sopir pribadi yang mengantarkan nya ke sekolah. Akan tetapi semua itu tidak membahagiakan bagi Sarah, Karena Sarah merupakan pribadi yang mandiri dan juga bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Dia lebih memilih untuk pergi ke sekolah barunya sendiri. Bukan berarti Sarah tidak bersyukur atas apa yang telah dia dapatkan melainkan dia hanya berpegang teguh pada prinsip hidupnya. Sedangkan temannya yang lain sangat menikmati semua fasilitas yang mereka dapatkan dari hasil belajar yang mereka lakukan semenjak SMP.
Lalu Sarah langsung berjalan menuju halte bus yang tak berjarak jauh dari apartemen nya. Di dalam perjalanan menuju ke halte bus tiba-tiba kaki Sarah terkilir karena sebuah lubang di jalanan. Tubuh Sarah pun seketika menjadi tidak seimbang dan sebentar lagi pasti akan terjatuh. Sarah hanya memejamkan mata dan hanya bisa berdo'a agar tidak terjadi sesuatu yang mengerikan. Setelah cukup lama Sarah memejamkan mata, dia merasa sangat aneh dengan posisi tubuhnya yang seakan-akan tidak terjatuh. Dan dengan perasaan penasaran dia memberanikan diri untuk membuka perlahan matanya agar dapat melihat apa yang sebenarnya terjadi pada tubuhnya.
Sontak saja Sarah melotot melihat mata seorang cowok remaja yang sedang memandanginya. Lalu tersadar dan dengan cepat memperbaiki posisi berdirinya. Sarah pun segera berterima kasih kepada cowok yang menolongnya tadi. " Makasih". Cowok tersebut hanya tersenyum sekilas membalas ucapan Sarah dan berlalu begitu saja.
Sarah pun tak mau ambil pusing dengan sifat dingin cowok yang membantunya tadi. Dia segera bergegas melanjutkan perjalanan menuju ke halte bus.
__ADS_1
Tak lama Sarah akhirnya tiba di halte bus. Setelah menunggu sekita dua menitan bus pun telah tiba Sarah segera naik dan mencari bangku untuk duduk. Akan tetapi Sarah tidak melihat bangku yang kosong karena memang hari ini tepatnya hari Senen penumpang bus seperti biasa padat dan ramai. Lalu Sarah berdiri dan memegang tali pengaman yang ada di dalam bus. Setelah melakukan perjalanan sekitar 5 menitan tiba-tiba bus berhenti mendadak dan sontak membuat Sarah kaget dan merasa hampir terjatuh. Dengan cepat pula Sarah merasakan tangan seseorangmelingkar di pinggang rampingnya. Sarah pun refleks memejamkan mata untuk beberapa detik lalu kembali membuka mata dan kembali melotot melihat sepasang mata yang memandangnya dengan dingin dan juga lembut.
Dan dengan polosnya Sarah masih menatap mata cowok yang menolong nya. Yanga tak lain dan tak bukan adalah cowok yang tadi menolongnya ketika terjatuh. Dalam hati Sarah berkata " Wow ganteng banget ini cowok". Seketika Sarah terkejut mendengar ucapan cowok yg membantunya. " Hey kamu mau sampai kapan dalam posisi seperti ini? ", ucap cowok tersebut kepada Sarah.
Lalu Sarah dengan cepat berdiri dan mengucapkan terima kasih kepada cowok yang membantunya. Karena sudah menolong dirinya untuk yang kedua kalinya. " Makasih ya kak udah bantuin aku lagi", ucapan Sarah sambil tersenyum tanpa dosa. Cowok tersebut hanya membalas ucapan Sarah dengan senyuman yang kedua kalinya.
Setelah 2 menit perjalanan Sarah sampai di sekolah barunya yaitu " SMA KARTIKA ". Terlihat gedung yang sangat luas dan begitu indah dari luar gerbang sekolah. Sarah mulai melangkahkan kakinya masuk ke sekolah Barunya tersebut. Baru beberapa langkah Sarah berjalan Sarah di buat terkejut melihat penampilan cowok-cowok yang yang sangat rapi dan juga sangat tampan tentunya.
Sarah mulai berjalan kembali dan melihat setiap ruangan yang ada di sekolah tersebut. Dan sesekali terdengar suara cowok-cowok yang menggoda dirinya baik dari dekat maupun dari kejauhan. Ya secara Sarah merupakan gadis yang tidak kalah cantik di bandingkan cewek-cewek di Jakarta. Sarah juga mempunyai postur tubuh yang profesional memilki pinggang yang ramping buah dada yang lumayan besar bibir yang menggairahkan dan juga bokong yang mon**k.
Sarah pun tidak merespon godaan dari cowok-cowok tersebut. walaupun Sarah polos tetapi dia sudah terbiasa dengan godaan cowok semenjak di SMP nya dulu. Sarah terus berjalan melihat semua ruangan di sekolah barunya. Setelah lumayan lama melihat lingkungan sekolah barunya Sarah pun kini langsung bergegas menuju ke ruangan kelas.
__ADS_1
Suasana di kelas barunya awalnya terlihat sedikit canggung karena penampilan teman- teman sekelasnya yang terlihat cukup modis. Akan tetapi itu tidak membuat Sarahmerasa minder malahan dia segera melangkahkan kakinya untuk langsung masuk ke dalam ruangan kelas. Wali kelas yang sudah menunggu kedatangan Sarah langsung menyambut Sarah dengan senyuman hangat. Lalu menyuruh Sarah untuk memperkenalkan diri ke semua siswa-siswi yang berada di dalam kelas tersebut. Setelah Sarah memperkenalkan dirinya, wali kelas pun menyuruh Sarah untuk duduk di sebelah seorang cowok. Sarah pun awalnya sedikit terkejut mendengar ucapan wali kelas yang menyuruhnya duduk di sebelah seorang teman cowok karena Sarah terbiasa duduk dengan teman cewek dan agak jarang duduk dengan teman cowok. Dengan sedikit ragu Sarah melangkahkan kakinya kearah bangku tersebut dan meminta izin untuk duduk di sebelah cowok tersebut. Tapi alangkah terkejutnya Sarah mendengar balasan dari cowok tersebut. " Yakin lo mau duduk bareng gue"? ucapnya. " Hah yakin lah " jawab Sarah polos. Lalu tiba-tiba cowok tersebut mendekatkan wajahnya dan tersenyum tipis kearah Sarah.
Jam pelajaran pun dimulai, Sarah hanya fokus melihat ke arah papan tulis dan mendengarkan guru mengajar. Akan tetapi Sarah di kejutkan dengan tangan cowok di sebelahnya yang tiba-tiba memegang tangannya. Sontak membuat Sarah langsung menepis tangan cowok itu. Tapi cowok di sebelahnya makin mempererat genggamannya terhadap tangan Sarah, dan tersenyum puas sambil berbisik di telinganya Sarah. " Kalau kamu tidak mau diam jangan salahkan aku kalau nanti bakalan cium kamu saat istirahat nanti", ucap cowok tersebut.
Sarah pun lebih terkejut mendengar ucapan cowok tersebut dan langsung terdiam lalu kembali mencoba untuk fokus belajar.
Cowok tersebut hanya terus menatap ke arah Sarah sambil terus tersenyum. " Lo kenapa lihat ke arah gue terus!", tanya Sarah kesal.
" Lo cantik ", ucap cowok tersebut dengan nada santai. Sarah yang mendengar kata itu pun langsung di buat malu dan tanpa sadar wajah Sarah langsung menjadi merah merona seperti habis makan-makanan pedas. Cowok tersebut hanya tertawa kecil melihat mimik wajah Sarah saat itu.
BERSAMBUNG......
__ADS_1