Birahi Hati

Birahi Hati
Episode 52


__ADS_3

“Rio kamu mau ngapain sih”? Tanya sarah dengan nada canggung. Rio tidak menghiraukan ucapan sarah,malahan terus mendekat ke arah sarah, dan membuat sarah sampai berbaring di atas kasurnya. Rio langsung berlagat seperti mau menindih tubuhnya sarah. Sarah pun refleks menutup matanya. Akan tetapi setelah beberapa saat sarah menutup matanya, sarah tak merasa ada kejadian yang aneh ,dan hanya mendengar suara rio yang kini tengah asik  tertawa puas melihat reaksi dari sarah. Sarah yang mendengar rio tertawa lepas pun langsung membuka matanya perlahan, lalu membenarkan posisinya untuk duduk di atas tempat tidur rio. Dan bertanya kepada rio.


“Kamu kenapa ketawanya  puas banget ngelihat reaksi aku tadi”? Tanya sarah sambil manyun. “Abisnya reaksi kamu lucu banget yang, emang kamu pikir aku akan ngelakuin apa sama kamu”? Tanya rio mulai menggoda sarah. Sarah yang mendengar pertanyaan rio barusan langsung dibuat malu. Dan kini pipi sarah mulai memerah, lalu sarah memberanikan diri untuk menjawab pertanyaan rio tadi kepadanya.


“Aku ngak mikirin apa-apa kok” ! “aku cuman kaget dikit”, “lalu refleks buat tutup mata”, ucap sarah agak terbata.” Masa kamu ngak mikirin apa-apa sih yang”? Goda rio lagi sambil kembali mendekatkan dirinya dekat


dengan tubuh sarah dalam posisi yang masih memakai  handuk. Sarah yang melihat tingkah rio yang seperti tadi langsung berkata. “Rio kamu jangan becanda lagi deh”, ucap sarah dengan agak keras. Rio kembali tak mendengarkan perkataan sarah dan terus maju semakin dekat ke arah sarah.


“Rio.....”, bentak sarah. Tapi sarah sangat terkejut dengan tingkah rio kali ini yang benar-benar mau menindih tubuhnya. Dan saat ini, posisi rio sudah berada diatas tubuh sarah. Sarah pun dibuat terdiam dengan sikap


rio saat ini.


“Kenapa, kamu kok malah diam”? Tanya rio menggoda. Sarah menjawab ucapan rio dengan terbata-bata. “Aaakku..”,ucap sarah . Rio yang melihat sarah yang saat ini tengah gugup, langsung mencium bibir sarah. Sarah juga kanget dengah tingkah laku rio hari ini. Tapi juga sangat menikmati ciuman yang kini tengah rio lakukan. Sarah pun langsung membalas ciuman rio. Rio pun kini mencoba bermain dengan lidah sarah, dan sesekali pindah ke lehernya sarah dan membuat sarah sedikit mendesah. “Ahhh....rio geli”, tapi rio dengan cepat langsung membungkam mulut sarah dengan mulutnya lagi.


Setelah cukup lama mereka berciuman, kini rio sudah merasa puas dengan aksinya dan memutuskan untuk menyudahi ciuman mereka. Sarah pun mengatur kembali nafasnya yang sangat ngos-ngosan masih dalam posisi rio di atas tubuhnya sarah. Begitu juga dengan rio yang juga mengatur kembali nafasnya, akibat ciuman mereka tadi yang lumayan lama.

__ADS_1


“Rio “, ucap sarah. “Apa” ? tanya rio sambil menatap sarah. “Kamu kapan berdirinya”? Tanya sarah polos. Rio pun membalas ucapan sarah sambil menggodanya. “Punya aku dari tadi udah berdiri kok yang”, ucap rio di dekat telinganya sarah. Sarah yang mendengar jawaban dari rio langsung mengerti bahwa rio saat


ini sedang menggodanya.


“Ih jangan becandain aku lagi deh”, ucap sarah sambil mendorong tubuhnya rio. Tapi apa daya tubuh rio sangat kekar, dan menyebabkan sarah agak kesulitan untuk mendorongnya. “Kamu bisa tenang dikit ngak sih yang”, “ntar adik aku bangun ni” , ucap rio sambil terus menatap wajah sarah. “Kalau kamu ngak mau bangun aku ngambek ni “, “dan ngak mau lagi bicara sama kamu”, ucap ancaman sarah kepada rio.


Rio yang mendengar ucapan sarah barusan, langsung bangun dan bergegas menganti bajunya ke dalam kamar mandinya. Sarah pun kembali membenarkan posisinya, dan duduk di tepi tempat tidur rio lagi. Lalu tertawa melihat tingkah laku rio, yang takut jika dirinya tak mau lagi bicara sama rio. “Rasain


kamu emang enak dikerjain balik”, ucap sarah sambil tertawa kecil. Rio yang sedari tadi  sudah siap mengganti


bajunya,mendengar ucapan sarah barusan langsung tertantang dan langsung menjawab ucapan sarah barusan.


kok yang”, ” mungkin kamu salah dengar kali”, “aku tari tadi hanya diam”, ucap sarah sok membela dirinya. “Kalau gitu aku tungguin kamu di luar aja ya”, ucap sarah sambil berdiri dan berusah untuk melarikan diri. Akan tetapi rio langsung menahan tangan sarah dan memeluk sarah dari belakang. Sarah pun kembali gugup


dengan sikap yang dilakukan rio saat ini kepadanya.

__ADS_1


“Kamu kenapa kayak gini sih”? Tanya sarah agak gugup. “Emang aku ngak boleh meluk pacar aku yang cantik ini”, bisik rio ditelinganya sarah. “Boleh sih”, “tapi lain kali kamu bilang-bilang dulu dong kalau mau meluk aku”, ucap sarah dengan nada kesal. “Aku kan jadinya kanget terus dan hati aku jadi dag-dig-dug melulu dengan kelakuan kamu”, ucap sarah menjelaskan lagi. Rio dalam posisi masih memeluk sarah, hanya tersenyum mendengar penjelasan dari wanita yang sangat dia cintai.


Lalu berkata kepada sarah. “Itu tandanya kamu beneran sayang sama aku”, “buktinya kamu jadi gugup kalau berada di dekat aku”, ucap rio senang. “Ya iyalah”, “aku sayang banget sama kamu  yang”, ucap sarah masih dalam posisi dipeluk oleh rio dari belakang. Lalu rio melepaskan pelukannya terhadap sarah. Lalu berkata. “Aku juga sayang banget sama kamu yang”, ucap rio kepada sarah, dan langsung mengecup keningnya sarah. Sarah pun tersenyum menerima perlakuan lembut dari rio.


“Yaudah kamu mendingan tungguin aku di sini aja”,”ngapain kamu keluar”, ucap rio membujuk sarah. “Abisnya tadi kamu nakal banget sih, kan aku jadi agak takut”, ucap sarah lagi. “Masa kamu takut sih sama pacar kamu


yang ganteng kayak gini”, ucap rio dengan percaya diri yang tinggi. “Dih mulai kumat sifat geernya”, ucap sarah sambil kembali duduk di tepi tempat tidurnya rio.


Rio hanya tersenyum mendengar ucapan yang dilontarkan oleh sarah barusan. Lalu beralih ke depan kaca, untuk merapikan rambutnya. Sarah pun juga tersenyum melihat rio yang kini tengah asik merapikan rambutnya. Tak selang beberapa lama, rio akhirnya sudah siap untuk pergi ke mall bersama dengan sarah.


“Ayok yang kita pergi sekarang”, ajakan rio kepada sarah. Sarah langsung mengangguk dan berdiri,lalu berjalan kearah rio. Dan mengomel sedikit. “Dasar lelet”, ledek sarah kepada rio. “Apa kamu bilang apa tadi”?


Ucap rio belagak tidak mendengar ucapan sarah kepadanya. “Kamu lelet bange”, ucap sarah sambil sedikit mencubit hidungnya rio. Dan berlalu mendengarkan rio. Rio pun sedikit terdiam karna tingkah sarah yang mencubit hidungnya tadi, dan setelah beberapa detik, barulah rio mengejar sarah dari belakang. Juga langsung mengandeng tangan sarah. Sarah terus tersenyum melihat sikap rio saat ini.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


JANGAN LUPA DILIKE YA


DAN SEMOGA TERHIBUR^_^


__ADS_2