Birahi Hati

Birahi Hati
Episode 21


__ADS_3

Sarah pun dengan perasaan yang masih jengkel kembali melanjutkan aktifitas makannya. Setelah selesai menyantap semua makanannya, Sarah langsung bergegas balik ke Kamar. Kamar Sarah terletak di lantai paling atas deretan paling ujung dari sebelah kanan tangga.


Sarah terus berjalan manuju ke Kamarnya. Sesampainya di dalam Kamar, Sarah langsung menyenderkan tubuhnya sambil mendiamkan perutnya yang terasa sudah kenyang. Akan tetapi, Sarah masih kepikiran dengan cowok resek tadi yang berani-beraninya mengomen tentang pola makannya. Dan kembali mengomel sendiri, " dasar cowok jutek yang ngak ada sopan santun sama cewek, sebel gue kalau ngingat tentang dia" , ucap Sarah sambil kesal sendiri.


" Astaga, ngapain juga gue mikirin cowok resek itu lagi, kenal juga enggak, lebih baik aku telfonan sama Rio ", ucap Sarah sambil menggambil ponselnya yang tepat berada di sebelah Sarah. Dan mencoba menghubungi Rio.


tuts...tut.ttt... ( suara panggilan Sarah terdengar ).


Sedangkan di Indonesia, Rio yang kini tengah berada di dalam Rumah, sedari tadi lagi sibuk menyiapkan berbagai keperluan untuk berangkat kuliah besok. Dan tiba-tiba di kejutkan dengan dering Ponselnya yang sedang berbunyi, seakan Ponsel tersebut meminta Rio agar cepat untuk menganggakat panggilan masuk tersebut.


Rio langsung menggambil Ponselnya yang sedang berbunyi. Dan betapa senangnya Rio melihat nama yang tertera di layar HPnya tersebut. Yang tak lain adalah Sarah kekasih hatinya. " Hay sayang" , ucap Rio memulai percakapan terlebih dahulu. " kamu sekangen itu ya sama aku yang? sampe -sampe kamu nelfone aku terus-terusan" , goda Rio kepada Sarah.


Padahal mah di dalam hati Rio, Riolah yang teramat senang di telfone terus oleh Sarah.


" Ih kamu apaan sih Rio, aku nelfone kamu tu karena lagi betek ni, dan berharap kamu bisa ngilangin perasaan betek aku" , ucap Sarah dengan nada sedikit jengkel. " Tetapi kamunya malah lebih ngeselin, orang akunya lagi betek, eee.. kamunya malah becandain aku", ucap Sarah yang kini merasa tambah betek.


" Hhmm maafin aku deh yang" , ucap Rio sedikit merasa bersalah. " Aku kan ngak tau kalau kamu lagi betek sekarang". " Sebenarnnya aku seneng banget kamu nelfone aku terus". " Emang kamunya lagi ngapain sekarang? "  tanya Rio. " Aku ngak lagi ngapa-ngapain sih yang, paling ya tiduran aja di dalam Kamar" , jawab Sarah.


" Kalau kamu lagi ngapain sekarang yang? "  tanya Sarah. " Aku lagi nyiapin keperluan buat kuliah nih yang, supaya besok kuliah nya bisa lancar dan aku bisa dapat nilai yang terbaik, agar bisa cepat sukses dan nikahin kamu deh", ucap Rio sambil tertawa kecil.

__ADS_1


Sarah pun ikutan tertawa mendengar ucapan Rio. Hahaha, " iih kamu mah kalau bicara tentang masalah nikah cepet banget semangatnya" , kata Sarah sambil tersenyum. " Ya iyalah yang, aku semangat banget mau cepet-cepet nikahin kamu, dan ngak sabar pengen rasain tubuh kamu yang montok itu" , ucap Rio menggoda Sarah.


" Mulai kambuh nih penyakit genitnya" , ucap Sarah. " Walaupun aku sering genit ke kamu, kamu juga menikmati kan yang " , ucap Rio menggoda Sarah lagi.


Pipi Sarah langsung memerah mendengar perkataan Rio. " Udah dulu ya yang, aku mau tidur lebih awal nih supaya besok ngak terlambat pergi ke kuliahnya" , kata Sarah yang menghindari telfone dari Rio. Bukan Sarah tidak mau malanjutkan percakapan mereka, akan tetapi saat ini Sarah hanya sedikit merasa malu atas perkataan Rio tadi.


" Oke deh yang, kamu yang rajin juga ya kuliahnya, supaya bisa jadi calon Ibu yang baik  buat anak- anak kita nanti" , ucap Rio sambil tertawa. " Yaudah yang by" ,kata Sarah mengakhiri panggilan mereka.


Sarah pun langsung membaringkan tubuhnya ke atas tempat tidur dan langsung tertidur. Agar besok bisa lebih segar menjalani akifitas kuliah di hari pertamanya.


Akan tetapi Sarah tiba-tiba terbangun di tengah Malam. karena merasa sedikit lapar lagi. Dan memutuskan untuk ke bawah menggambil beberapa makanan yang ada di dalam Kulkas.


Di Asrama tempat Sarah tinggal sekarang, juga memliki peraturan. Akan tetapi aturan tersebut tidak terlalu ribet. Dan itulah yang membuat banyak penghuni ASrama merasa betah untuk stay di sini.


Di sisi lain, ternyata cowok yang menolong Sarah waktu di atas Pesawat pun juga sedang mengambil makanan.  Akan tetapi, dia terlebih dahulu datang dari pada Sarah. Setelah cowok tersebut selesai mengambil minuman dan makan untuk dirinya, dia tidak sengaja melihat Sarah yang baru turun dari Tangga dan menuju ke arah Kulkas. Tiba- tiba Timbullah rencana jahil cowok tersebut. Dia berencana akan mengejutkan Sarah ketika Sarah sudah selesai mengambil makanan yang dia inginkan di dalam Kulkas.


Cowok itu berkata dalam hati, " lo liat aja, dasar cewek yang ngak tau terima kasih, gue akan buat lo terkejut nanti" , kata cowok tersebut sambil tersenyum jahil.


Setelah selesai mengambil makanan dan minuman yang diinginkannya, Sarah pun berencana untuk langsung balik ke Kamarnya. Baru beberapa langkah Sarah berjalan, bulu kuduk Sarah langsung berdiiri. Dan tiba- tiba saja Sarah memiliki  firasat yang tidak enak, dia mencoba untuk memastikan kondisi dengan menoleh sekali ke arah belakang, akan tetapi Sarah tidak melihat ada kejanggalan sama sekali. Lalu spontan Sarah sekarang merasa agak takut, dan terus berjalan terburu-buru tanpa melihat ke arah belakang lagi.

__ADS_1


Dan tiba-tiba, Sarah sangat tekejut dengan sebuah tangan yang memegang pundaknya. Lalu spontan Sarah berteriak *aaaa...* sambil melempar semua makanannya ke orang tersebut. Akan tetapi Sebelum  teriakan Sarah semakin kencang dan membangunkan seluruh penghuni Asrama cowok tersebut langsung menutup mulut Sarah dengan tangannya. Dan mendorong tubuh Sarah ke sebelah dinding dekat tangga.


" Lo bisa diam ngak sih? " tanya cowok tersebut kepada Sarah. Sarah yang sangat panik pun terus berteriak, dan tidak mengetahui bahwa cowok tersebut adalah seseorang yang di kenalinya. Tetapi itu wajar, secara lampu di Asrama sudah mati semua, dan hanya tertinggal bayangan cahaya dari beberapa lampu Kamar penghuni lain yang belum tidur.


" Dasar cewek berisik " , ucap cowok tersebut. Sarah terus meronta-ronta ketakutan, cowok tersebut yang sedari tadi sudah berusaha menenangkan Sarah dengan cara yang baik pun, kini sudah merasa kewalahan, apalagi kini Sarah malahan menggigit jemari Tangannya.


Cowok tersebut pun langsung merasa kesal sekaligus menyesal. Dan mendumel dalam hati, " niat gue tutup Mulut dia pake tangan gue, supaya penghuni lain tidak terbangun, akan tetapi dia menilai tindakan gue sekarang seperti melihat pencuri, dan meronta-ronta untuk gue lepasin". "Dan yang lebih gila lagi, dia malahan berani untuk gigit Tangan gue" ,ucap cowok tersebut sangat kesal. " Kalau gitu lo bakal ngerasain akibatnya" ucap cowok tersebut lagi dalam hatinya.


Cowok itu pun langsung melepaskan tangannya dari mulut Sarah. Sarah pun dengan cepat langsung berteriak minta tolong. Akan tetapi cowok tersebut langsung membungkam Mulut Sarah dengan mulutnya. Sarah pun dibuat sangat terkejut dengan tindakan cowok tersebut, dan langsung berusaha melepaskan bibirnya dari coowok tersebut. Akan tetapi, kekuatan cowok tersebut lebih besar daarinya, sehingga Sarah sudah kewalahan mencari cara untuk melepaskan bibirnya dari cowok itu. Dan sampai sekarang, bibir Sarah tak kunjung lepas dari cengkraman cowok tersebut, malahan cowok tersebut yang dari tadi hanya berani mendiamkan bibirnya di bibirnya Sarah, sekarang sudah berani ******* mesra bibir Sarah. Dan itu juga sangat membuat Sarah terkejut sekaligus menjadi nafsu.


Di sisi lain, cowok tersebut berkata dalam hatinya, " bibir cewek ini sangat enak dan membuat gue jadi ketagihan " , ucap cowok tersebut dalam pikirannya. " Ngak apa-apa lah ya, jika gue bermain sebentar dengan bibirnya ", ucap cowok tersebut lagi di dalam pikirannya.


Cowok tersebut terus bermain mesra dengan bibirnya Sarah. Sampai membuat Sarah yang tadinya hanya terdiam menjadi mengikuti irama permainan cowok tersebut, (alias membalas ciuman cowok tersebut). Cowok tersebut tiba-tiba tersadar dan menyudahi ciumannya terhadap Sarah, Sarah pun langsung mengatur nafasnya yang masih tesenggal-sengal, begitu juga dengan cowok tersebut.


Setelah napas Sarah sudah kembali bekerja dengan normal. Sarah langsung menampar wajah cowok tersebut. *PLAK....* bunyi tamparan keras  dari Sarah. " Lo siapa sih berani-beraninya nyium gue? " tanya Sarah. " Lo ngak ingat lagi sama gue", jawab cowok tersebut kepada Sarah. Sarah pun langsung berpikir. " Jadi elo! cowok resek" , ucap Sarah. " mengapa lo main nyosor aja?"  tanya Sarah lagi. " Ya abisnya lo ngak mau diem sih mulutnya, dan terpaksa deh gue nyium lo, tetapi tadi gue merasa lo juga menikmati deh" ,ucap cowok tersebut dengan nada santai.


Wajah Sarah pun langsung memerah mendengar perkataan cowok tersebut. Dan Sarah langsung bergegas berjalan menaiki tangga menuju ke Kamarnya. Dan juga bertujuan untuk menghindari pertanyaan dari cowok tadi, karena keburu merasa malu dengan kelakuannya.


Cowok tersebut pun hanya tersenyum kecil melihat tingkah laku Sarah yang sangat imut.

__ADS_1


JANGAN LUPA DILIKE GUYS...


DAN SEMOGA TERHIBUR^_^


__ADS_2