
Sarah dengan mata terbelalak karena Rio secara tiba-tiba menciumnya. Sarah pun sudah mencoba untuk melepaskan ciuman Rio yang penuh nafsu kepadanya. Akan tetapi Rio terus mencium bibir indah Sarah dengan kasar dan membuat Sarah mengeluarkan air matanya. Rio yang menyadari Sarah sedang menangis pun langsung melepaskan ciumannya. "Sarah lo kok nangis sih"? tanya Rio. "Lo ngapain ngelakuain hal kayak gini sama gue"? (hiks...,hiks...hiks..) suara tangisannya Sarah. "Gue nggak pernah diginiin sebelumnya,dan lo orang pertama yang berani untuk cium gue semau lo", ucap Sarah sambil terus menangis.
Rio pun sedikit tersenyum dan menjawab, "oh jadi gue orang pertama ya, yang nyium lo"? goda Rio. Sarah hanya terus menangis tanpa mendengarkan ucapan Rio kepadanya. Lalu Rio dengan jantannya mengusap air mata Sarah dan berbisik di telinga Sarah, "maafin aku karena ngak bisa ngontrol diri kalau lagi dekat kamu", ucap Rio dengan nada lembut.
Sarah pun merasa agak geli karena hembusan napas Rio dan tanpa sadar pipinya mulai memerah. Lalu Rio mengandeng tangan sarah masuk ke dalam mobilnya. "Rio..., kamu mau bawa aku ke mana"? tanya Sarah. "Lo tenang aja gue nggak bakal macem-macem lagi kok", ucap Rio menenangkan Sarah.
"Gue cuma mau ngajak lo ke suatu tempat yang indah dan tenang", ucap Rio lagi. Sekitar 5 menit perjalanan, akhirnya Rio menepikan mobilnya lalu berkata. 'Sarah ayo turun", ucap Rio. Sarah pun turun dan terkejut melihat indahnya pemandangan sebuah taman. Di sana banyak berbagai macam bunga dan buah.
__ADS_1
Sarah pun langsung bertanya kepada Rio. "Rio gue boleh petik buahnya nggak"? tanya Sarah. "Petik aja sayang", jawab Rio dengan lembut.
Sarah tanpa ragu langsung memetik buah karena kebetulan di sana banyak buah anggur, dan kebetulan juga buah anggur merupakan buah favorit Sarah. "Hmm enak banget", ucap sarah sambil menghadap ke arah Rio. Sedangkan Rio sedari tadi hanya sibuk melihat wanita yang disukainya itu.
Sarah terus memetik dan memakan buah tersebut sampai puas. Dan secara tiba-tiba Rio mencium Sarah sambil memakan buah yang ada di dalam mulut Sarah. Sarah pun dengan tak sengaja mengikuti alur permainan Rio, Rio yang mengetahui sarah sudah mulai terbawa suasana hanya tersenyum ringan dan melanjutkan ******* nya. Lama-semakin lama terus mendalam-mendalam dan semakin mendalam. Sarah pun mengeluarkan sedikit erangan"Rio...ah..ah..ihh ..uda...hh.......Ri....ooooo ah..", ucap erangan Sarah.
Lalu Rio menggangkat dagunya Sarah dan menatap mata Sarah dengan sangat dalam "Sarah aku suka sama kamu sejak pertama kali aku melihat kamu aku langsung jatuh cinta pada pandangan pertama sama kamu, dan kamu juga wanita pertama bagi aku," ucap Rio dengan nada serius.
__ADS_1
"Dan maaf karena aku selalu membuat kamu terkejut berkepanjangan karena sikap aku yang mungkin sangat mesum menurut kamu, karena itu yang bisa aku keluarkan sebagai rasa cinta aku ke pada kamu dan sekarang maukah kamu menerima cinta aku"? ucap Rio sambil berlutut di hadapan Sarah dan mengeluarkan sebuah kalung yang sangat indah.
Sarah dengan perasaan yang sangat terkejut bercampur bahagia pun memberi jawaban kepada Rio. "iya" jawab Sarah. Rio langsung memeluk mesra Sarah dan memakaikan kalung pemberiannya lalu mengecup kening Sarah. Sarah hanya bisa tersenyum menerima perilaku yang sangat romantis dari cowok pertamanya itu.
Tanpa ragu, rio langsung mencium Sarah lagi, tetapi kali ini dengan perasaan yang mendalam dan penuh cinta. Lalu rio bermain di lidah Sarah, lalu turun ke leher Sarah. Sarah pun mendesah nikmat. "ah .......... rio...g..e...ll.ii.....,ahhhhhhhhhhhhhhhh",ucap Sarah. Rio yang tambah bernafsu terus memberi ciuman di lehernya Sarah, dan meninggalkan bekas merah di sana.
Sesekali, Rio juga sedikit meremas payudara Sarah dengan nafsu yang memburu.
__ADS_1
Setelah setengah jam bercumbu Rio kini menyelesaikan permainan ciumannya dengan Sarah. Karena hari memang sudah mulai gelap dan Rio takut kalau nanti Sarah akan terlambat mengulang pelajaran.