
Sarah pun menyudahi aktifitas menontonnya. Tak terasa, akhirnya Sarah kini telah sampai juga di AS tepat pukul 09.00 AM waktu Amerika. Dia sangat antusias untuk merasakan udara segar di lingkungan barunya. Sarah dengan sedikit tergesa-gesa langsung berjalan menuju pintu keluar Pesawat. Tetapi gara-gara terlalu terburu-buru dia justru menabrak salah satu penumpang.
Sarah pun lansung meminta maaf pada penumpang tersebut. " Maafkan saya, saya tidak sengaja menabrak tubuh anda" , bunyi ucapan maaf dari Sarah. Laki-laki tersebut hanya menjawab singkat permintaan maaf dari Sarah. " Lain kali kamu harus lebih hati-hati lagi" , kata lelaki itu sambil mengusap sedikit rambut Sarah. Laki-laki itu pun langsung berjalan menuju ke pintu keluar Pesawat dan meninggalkan Sarah yang masih terdiam.
Sarah hanya terdiam atas kata-kata dan perilaku yang di ucapkan laki-laki tersebut kepadanya. Sarah baru tersadar lagi ketika mendengar suara penumpang lain yang protes karena dia belum juga berjalan. Dan membuat penumpang lain juga tidak dapat berjalan keluar dari Pesawat. " Hey dekk..., kamu mau berapa lama lagi terdiam seperti itu? dan manghambat jalan semua penumpang? " tanya seorang wanita paruh baya kepada Sarah. Sarah pun langsung menjawab, " eh iya.., maafkan saya Buk" , ucap Sarah singkat sembari bergegas keluar dari Pesawat yang di tumpangginya itu.
Sarah pun keluar dengan perasaan sangat senang. Dan sesekali dia juga berfoto selfi untuk mengabadikan moment tersebut. Dan tak lupa juga Sarah langsung menghubungi Rio. " Tuttt..ttttu.**.. ", bunyi sambungam telfone Sarah kepada Rio.
Sedangkan kini Rio yang berada di dalam Rumahnya, Pagi tadi hanya tiduran di dalam Kamarnya karena lagi mager. Dan kini hari pun telah berubah gelap, akan tetapi Rio hanya terus diam di atas tempat tidurnya. Lalu tiba-tiba Rio dikejutkan dengan suara dering Ponselnya. Rio pun bergegas mengambil HP di atas Meja belajarnya. Dan melihat nama penelfon di layar HPnyaa, yang ternyata seseorang yang amat di nanti- nantinya sedari tadi.
Dan langsung menjawab telfon dari Sarah. " Halo sayang?" nada lembut suara Sarah terdengar di Telinganya Rio. Rio pun menjawab perkataan Sarah dengan perasaan bahagia. " Iya halo juga sayang, kamu udah sampai di Amerika? " tanya Rio. " Iya aku baru sampai, Pesawatnya baru landing tadi yang" , jawab Sarah. " Aku kangen banget tau yang sama kamu, kata Sarah menambahkan kalimatnya.
" Apalagi aku yang" , jawab Rio. " Kamu tau ngak setelah keberangkatan kamu kemarin aku mager terus, dan aku ngerasa setengah jiwa aku ada yang hilang" , ucap Rio juga menambahkan kalimatnya.
" Loh kok kamu jadi mager gara-gara aku pergi sih yang? itu kan ngak baik buat kesehatan tubuh kamu nanti", ucap Sarah menasehati Rio. " Iya gimana lagi yang, abisnya aku belum terbiasa sih tanpa keberadaan kamu disisi aku" , ucap Rio sedikit manja.
" Iya aku ngerti, tapi ngak boleh sampai kayak gitu juga Rio, kamu juga perlu fokus untuk jalanin masa depan kamu, supaya nanti jika kamu udah sukses dan sudah bisa mambahagiakan orang yang kamu cintai, terutama orang tua kamu, baru deh kamu bisa nikahin aku" , ucap Sarah dengan maksud menyemangati Rio.
" Ah benerin nih yang? " tanya Rio merasa tertantang. " Kalau kamu ngomong gitu dari tadi kan aku jadi lebih semangat jalanin aktifitas aku di sini" , kata Rio menambahkan kalimatnya sambil tersenyum penuh arti.
" Iya sayang" , jawab Sarah sambil senyum mendengar ucapan Rio tadi.
Sarah sebenarnya sedari tadi menelfone Rio sambil berjalan keluar Bandara mengikuti orang yang diutus untuk menjemputnya.
' Udah dulu ya yang.., aku lagi ribet nih' , ucap Sarah kepada Rio. " Yaa.... masa udahan aja sih yang telfonannya! baru bentaran! lagian aku juga masih kangen banget sama kamu ", ucap Rio agak manja.
__ADS_1
" Iya maafin aku ya, ntar kita telfonan lagi deh, dan telfonannnya lebih lama lagi" , ucap Sarah membujuk Rio. " Yaudah deh yang ngak apa-apa" , ucap Rio mengalah. " Tetapi dengan satu syarat, baru kamu boleh matiin telfone aku" , ucap Rio dengan nada jahilnya. " Syarat apaan sih yang? " tanya Sarah kebingungan. " Kamu harus cium aku dulu" , kata Rio menggoda. Pipi sarah pun langsung memerah mendengar ucapan Rio kepadanya. " Ih kamu genit banget sih yang, yaudah nih aku kasih " emmmmuuuuuah " suara ciuman Sarah terdengar. Rio pun langsung tertawa puas mendengar suara ciuman dari Sarah. Dan mengakhiri panggilan mereka.
Sarah pun langsung masuk ke dalam Mobil, dan di antar menuju ke Asrama tempat penginapan bagi para penerima beasiswa, ataupun siswa mandiri yang mau tinggal di sana. Sarah di sambut dengan hangat di sana.
" Hello..." ucap semua para pengghuni Asrama kepada Sarah. " Hello.." , jawab Sarah sambil tersenyum manis.
Ibu penjaga Asrama pun menujukkan kamar yang akan di tempati oleh Sarah.
" Please follow me, I will show you your room" : Silakan ikuti saya, saya kan mununjukkan letak kamar kamu, kata Ibuk penjaga asrama kepada Sarah." Sure" jawab Sarah singkat.
Setelah beberapa menit berjalan, akhirnya langkah Ibuk penjaga Asrama terhenti di sebuah Kamar. Dan tepatnya akan menjadi Kamar Sarah untuk beberapa tahun terakhir.
Dan sebelum pergi, Ibuk penjaga asrama menitip pesan kepada sarah :
artinya: " Semoga kamu puas dengan pelayanan saya, dan sekarang kamu istirahatlah dulu, dan nanti jangan lupa keluar untuk makan malam bersama ".
"of course I am satisfied with your servis to me. dan it seems like I will be very uncomfortable living here. Alright I'll come out to eat dinner together"
artinya : " Tentu saja saya merasa puas dengan pelayanan anda kepada saya. dan sepertinya saya akan sangat betah tinggal di sini. Baiklah nanti saya akan keluar untuk makan malam bersama ", jawab Sarah.
Oh iya, Sarah memang sampai di Asrama tadi tepat pukul 09.00 pagi waktu Amerika. Lalu kini bergegas untuk mengeluarkan semua barang bawaannya. Setelah selesai, Sarah baru bisa merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur barunya, dan tak sadar tertidur begitu saja. Tak terasa Sarah pun kini telah terbangun dari tidurnya, tepat pukul 06.00 pm. Yang berarti sudah memasuki waktu makan malam orang Amerika. Sarah pun bergegas membersihkan dirinya dan menganti bajunya. Lalu segera keluar dan menuju ke Meja makan.
Di Meja makan, sudah banyak para penghuni Asrama yang sudah mulai untuk makan malam. Dan sebagian juga masih ada yang mengambil makanan tepat di sebelah Meja makan. Dan terlihat juga Ibuk penjaga Asrama yang melambaikan tangan kepada Sara. Yang berarti mengisyaratkan agar Sarah segera menggambil makanannya.
Sarah pun langsung menggambil makanan yang ingin di makannya. Lalu Sarah berkata di dalam hati, " hmmm, mau makan apa ya? ". Sarah pun setelah berpikir sejenak, langsung memutuskan untuk mengambil Nasi goreng, Kentang goreng, Ayam goreng, Salad Buah, Jus Jeruk, dan Air putih.
__ADS_1
Kalian jangan heran dengan pola makan Sarah, dia memang sangat cantik dan memiliki tubuh yang profesional, akan tetapi dia memang agak banyak makan, dan itu sama-sekali tidak mempengaruhi tubuhnya.Malahan tubuh Sarah tambah tampak montok dari biasanya .
Sarah bersusah payah membawa semua makan dan minuman yang diambilnya tadi ke atas Meja makan.
Sesampainya di Meja makan, Sarah langsung menyantap makanan yang diambilnya tadi dengan santuy.
Sarah tak menyadari bahwa dia duduk di samping seorang laki-laki yang sedari tadi memperhatikannya.
Sebagai info, Asrama yang dihuni oleh Sarah saat ini memang merupakan Asrama bagi laki-laki dan perempuan. Kamar laki-laki terletak di lantai satu dan dua, sedang kamar perempuan terletak di lantai tiga dan empat.
Sarah terus menyantap makanannya, lalu di kejutkan dengan suara seorang laki-laki, " ehh lo kok makannya banyak banget sih? ngak takut gendut lo? " tanya laki-laki tersebut yang ternyata juga orang "Indonesia".
Sontak Sarah langsung menoleh ke sumber suara. Tanpa membalas ucapan laki-laki tersebut, malahan kini Sarah langsung bicara kepada lai-laki tersebut. " Lo orang Indonesia juga?" tanya Sarah. " Gue kira cuma gue doang di Asrama ini yang berasal dari Indonesia" , ucap Sarah lagi. " Lo di tanya apa, malah balik nanya sama gue", ucap jengkel laki-laki tersebut karena Sarah tidak menjawab pertanyaannya, tetapi malahan balik nanya.
" Oke maaf ", kata Sarah singkat. " Ya ngak apa-apa lah, gue makan banyak, lagian gue emang laper, emang malasalahnya apa buat lo?" ucap Sarah sedikit kesal.
" Lo kok sewot amat sih, gue kan cuma nanya, ngak lebih" , jawab cowok tersebut singkat. " Emang lo ngak inget ya sama gue" , ucap cowok tersebut menambahkan kalimatnya. " Emang lo siapa? mesti gue ingat! pacar bukan, teman juga bukan, sodara apalagi! ".
" Dasar ngak tau terima kasih, udah gue tolongin tadi di Pesawat, tetapi sekarang sok-sok an ngak kenal lagi sama gue" , ucap cowok tersebut. " Oh gue baru ingat, lo yang tadi nolongin gue kan? tanya Sarah setelah beberapa lama berfikir. " Iya lo udah inget" , kata cowok tersebut agak datar. " Oh makasih ya tadi lo udah nolongin gue" , ucap Sarah singkat. Tetapi cowok tersebut sudah telanjur pergi sebelum Sarah mengucapkan terima kasih.
Sarah pun sangat jengkel melihat sikap cowok tersebut. Dan menceloteh sendiri, " dasar cowok ngak jelas, tadi dia mau gue ngucapin terimaksih sama dia, eh gilaran gue udah mau ngucapin, dia malah pergi gitu aja! " celoteh Sarah. " Dasar cowok aneh" , tambah celotehan Sarah lagi.
SEMOGA TERHIBUR
DAN JANGAN LUPA DILIKE YA GUYS....
__ADS_1