Birahi Hati

Birahi Hati
Episode 23


__ADS_3

" Dih males banget rasanya satu jurusan sama Ini orang", ngerutu Sarah sendiri  di dalam hatinya. Raka pun sudah selesai memperkenalkan diri, dan sebelum dia duduk, terlebih dahulu dia mencuri pandang ke arah Sarah sebentar. Sarah yang mengetahui, Raka curi-curi pandang kepadanya, hanya membalas dengan olokan. Dengan mengeluarkan lidahnya "alias menicibir Raka'.


 


 


Raka yang melihat Sarah mencibirkannya langsung merasa kesal, dan mengomel sendiri. " Liat aja lo cewek resek, gue kasih pelajaran biar ngak berani lagi sama gue", ucap Raka yang dengan perasaan kesal.


 


 


Waktu kuliah pun telah usai,.Sarah tiba-tiba merasa kebelet pipis, dan langsung bergegas menuju Toilet. Dan di tengah perjalanan menuju ke Toilet, Sarah dtiba-tiba di goda oleh beberapa cowok. "Hey... baby..." , ucap salah satu dari cowok tersebut", sambil tersenyum mesum kepada Sarah.


 


 


Sarah pun mempercepat langkahnya dan berusaha tak menghiraukan godaan dari sekelompok cowok tersebut. Sekelompok cowok tersebut pun merasa kesal dengan balasan Sarah terhadap ucapan mereka. Dan langsung mengikuti Sarah dari arah belakang. Sarah yang mengetahui ada yang mengikutinya pun langsung mempercepat laju jalannya.


 


 


Cowok-cowok tersebut pun tak tinggal diam, mereka langsung mengahadang Sarah. Dan berkata, " the road is really fast honey, you don't be so holy, let's go have a little fun ".


 


" Jalannya cepat banget sayang, kamu sok suci, ayolah... kita bersenang-senang sebentar ", ucap salah satu dari mereka.


 


 


Sarah yang merasa takut, hanya terlihat pucat dan hanya bisa menangis. Sekelompok cowok tersebut langsung menyerang Sarah. Ada yang yang langsung meremas dua buah bukit Sarah, ada juga yang mencium lehernya Sarah. Dan ada juga yang mencium bibir indah Sarah. Sarah yang merasakan berbagai sensasi pun tanpa sengaja mengeluarkan erangan. " Ahhhhh, your **** to me...ahh.......aaaahh...". Mereka terus saja melakukan pelecehan terhadap Sarah. " Stop it, ahhhh", ucap Sarah disela erangannya.


 


 


 


 


" Let me go..ah...". Mereka terus mempermainkan tubuhnya Sarah. Dan kini sekelompok cowok tersebut telah dapat membuaka semua bajunya Sarah. Sekelompok cowok tersebut dengan penuh nafsu terus meremas-remas dua buah bukit Sarah. Menjilat-jilatinya dengan gemas. " Aaahaaahhaa...ooh....yeaahhh.ahhhh" , bunyi erangan Sarah yang sudah mulai kacau. Dan itu petanda bahwa Sarah kini sudah mulai terangsang dengan semua berbuatan sekompok cowok tersebut kepadanya.


 


 


" Baaaby\, this absolutely delicious". " Sayang\, ini benar-benar nikmat". Mereka terus mempermainkan Sarah dengan penuh nafsu dan bermain kasar. Malahan mereka kini semakin berani mempermainkan tubuhnya Sarah. Dan kini salah satu dari mereka sudah mulai memainkan alat v***lnya Sarah. Sarah pun semakin mendesah. " Ahhhhh..st....op....oohhh..no...stop itt..." \, ucapan Sarah disela-sela omongannya.


 


 


Sarah pun mencoba melakukan perlawanan. Akan tetapi itu semua sia-sia. Tubuhnya tidak bisa mengikuti pikirannya. Mereka pun sekarang sudah mulai masuk ke inti permainan. Sarah yang masih memiliki sedikit kesadaran pun, memohon kepada sekelompok cowok tersebut untuk menghentikan semuannya. " Plisssssssssssssssss..st..oooop....it...no...no...do not..." , ucap Sarah dengan nada yang sangat takut.


 


 


" Erangan Sarah kini semakin keras, karena permainan cowok-cowok tersebut kepadanya. Untunglah RakaTak sengaja mendengar erangan seorang wanita. Dan spontan bergegas untuk mencari asal dari erangan tersebut. Dan setelah menemukan letak pusat erangan, cowok tersebut terkejut melihat Sarah yang kini tengah di gauli oleh sekelompok cowok brengsek.


 


Lalu berkata, " don't touch my woman again". " Jangan sentuh wanitaku lagi" , ucap Raka penuh penekanan. Tanpa basa-basi, Raka langsung menghajar sekelompok cowok tersebut. " Puffff, plak....dragh.." , suara pukulan Raka terdengar. Karena Raka memang mengeluarkan seluruh kekuatannya. Raka terus menghajar mereka. Setelah cukup lama bertarung, sekelompok cowok itu pun kalah, lalu lari terbirit- birit meninggalkan lokasi tersebut. Dan kini Raka segera menutupi tubuh Sarah dengan kemejanya.


 


 


Sarah pun hanya menurut, dan terkulai lemas karena perlakuan sekelompok cowok tadi. Raka pun segera membawa Sarah ke Parkiran. Dan memasukkan Sarah secara perlahan, lalu di lajukannya Mobil dengan sangat ngebut. Karena Raka semakin panik melihat kondisi Sarah saat ini yang tiba-tiba saja pingsan.


 


 


 


 


Dan setelah sampai di Asrama, Raka langsung membawa Sarah ke dalam kamarnya. Sebenarnya tadi Raka sudah berniat untuk membawa Sarah ke kamarnya yang terletak di lantai 4. Akan tetapi keadaan Sarah saat ini cukup genting. Dan membuat Raka merasa khawatir kalau meningalkannya sendirian di dalam kamar. Akhirnya Raka pun memutuskan untuk membawa Sarah ke kamarnya saja, yang kebetulan terletak di lantai satu di dalam Asrama.


 


 


Di gantinya baju Sarah dengan bajunya. Dan di tidurkannya Sarah di atas kasurnya. Raka pun kini merasa kasian terhadap Sarah, dan terus menatap Sarah dengan tatapan khawatir.


 


 

__ADS_1


 


 


Sedangkan Di Indonesia, Rio kini telah tertidur pulas. Keesokan harinya, Rio pun berencana untuk pergi lebih awal. Karena berencana untuk mengelilingi tempat kuliahnya terleih dahulu. Rio pun langsung mengendarai motornya, dan langsung melaju dengan kecepatan maksimal. Setelah melakukan perjalanan sekitar 1 jam an, Rio kini memarkirkan Motornya di tempat parkiran kampus. Dan turun dengan sangat percaya diri.


 


 


 


 


Rio terus berkeliling lingkungan kampus. Setelah selesai bekeliling, Rio langsung masuk ke dalam kelas.


Sebab Rio sudah terlebih dahulu mengetahui kelasnya. Karena kemarin Rio sudah melihat letak kelas jurusannya. Setibanya di dalam kelas, Rio langsung duduk. Lalu memainkan HPnya, sembari menunggu Dosen datang.


 


 


 


 


Tak lama Dosen pun masuk ke dalam kelas. Dan memperkenalkan dirinya secara singkat. Lalu kini tibalah gilaran mahasiswa yang memperkenalkan diri mereka. Dan kin giliran Rio yang memperkenalkan dirinya. Rio pun tanpa malu langsung berdiri dan memperkenalkan dirinya. " Hay semua, nama gue Rio, hobi gue bermain basket, semoga kita bisa menjadi rekan yang baik kedepannya" , ucap Rio dengan santai.


 


 


 


 


Sedari tadi Rio bicara, seperti biasa gadis-gadis menatap Rio dengan pandangan genit. Rio pun sudah terbiasa dengan hal tersebut, dan hanya membalas dengan senyuman. Tetapi entah mengapa gadis-gadis itu malah makin seperti cacing kepanasan melihat tingkah Rio.


 


 


setelah selesai memperkenalkan dirinya, Rio pun kini kembali duduk. Dan secara tiba tiba gadis di samping Rio dengan sengaja memegang adiknya Rio, lalu ternsenyum menggoda. Rio sebagai laki-laki normal pun merasa adik nya sedikit bangun, akibat pegangan dari cewek di sebelahnya.


 


 


 


 


 


 


Sekitar 15 menitan Sarah pingsan, akhirnya kini dia mulai terbangun, lalu membuka matanya perlahan. Dan kembali syok mengingat kejadian tadi."  Jangan...jangan.. lakuin ..itu, aku ngak mau... kesucian aku...terambil...jangan..." , ucap Sarah sambil menangis histeris. Raka yang terkejut melihat Sarah histeris, langsung menenangkan Sarah.


 


 


 


 


 


 


" Sarah sadar, ini gue! cowok ngeselin" , ucap Raka berniat supaya Sarah cepat tersadar. Sarah pun terus menangis histeris, " hikss...hiksss...." suara tangisan Sarah. Raka pun langsung memeluk Sarah dan berkata, ' lo udah aman kok di sini, kita udah berada di aAsrama" , ucap Raka menenagkan Sarah. " Tetapi sekarang lo lagi di dalam kamar gue, karena tadi  gue takut kondisi lo semakin parah".


 


 


 


 


Sarah pun akhirnya tenang di pelukkannya Raka. " Gue udah ngak suci lagi, dan semua cowok pasti ngak bakalan mau lagi sama gue Raka ," hiks...hisssskkksss...," ucap Sarah sambil menangis. " Lo tenang aja Sarah,  tadi mereka belum sempet begituin lo kok, untung aja gue datang tepat waktu". " Karena tadi gue dengar desahan lo yang sangat kencang" , ucap Raka menjelaskan. Sarah pun menghentikan tanggisannya, karena merasa malu mendengar ucapan Raka.


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


Sarah pun bertanya dengan agak ragu, " emang tadi gue mendesahnya keras banget? " tanya Sarah ragu-ragu. " Iya kuat banget, seksi lagi", jawab Rakaa santai . " Ih lo apa-apa sih, jangan bikin gue tambah malu deh" , ucap Sarah dengan pipi yang tambah memerah.


 


 


" Desahan lo emang bikin para cowok nafsu" , kata Raka menggoda lagi. " Sumpah gue ngak boong,kayak gini nih tadi" , ucap Raka sambil mengulang bunyi erangan Sarah ."Aaaaggghhh", belum beberapa lama Raka menirukan erangannya Sarah, Sarah kini langsung berusaha menutup mulut Raka dengan kedua tangannya. Dan sontak membuat mereka terkaget dan memandang satu sama lain.


 


 


Lalu Sarah tersadar, " eeh sorry gue ngak sengaja" , ucap Sarah tergagap. " Oh ngak apa-apa kok" , jawab Raka agak tegang.


Pikiran licik Raka pun mulai keluar. " Mending gue minta imbalan sama ni cewek" , ucap Raka dalam hati. Lalu Raka menyampaikan maksudnya, " woi, lo ngak mau ngucapin terima kasih apa sama gue? " tanya Raka. " Hhmmm makasih" , jawab Sarah singkat.


 


 


" Enak aja lo ngomong makasih kayak gitu doang! gue tu udah nyelamatin harta lo yang paling berharga". " Bahkan harta berharga juga bagi semua wanita di dunia ini" , ucap Raka menjelaskan. " Lo harus nyium gue dengan memakai rasa ", ucap santai Raka kepada Sarah.


 


 


 


 


" Maksud lo? apa lo udah  gila? nyuruh gue ngelakuin itu, gue ini udah punya cowok tau, dan gue juga ngak mau nyelingkuhin dia ", kata Sarah dengan tegas. " Dasar cowok mesum ", ucap Sarah lagi. Tetapi dengan nada yang agak lambat. Akan tetapi tetap saja terdengar oleh Raka. Sarah pun yang merasa takut langsung pengen langsung berdiri, tetapi Raka dengan cepat menarik tangan Sarah dan menjatuhkan Sarah ke dalam panggkuannya.


 


 


 


 


Sarah pun terkejut dan langsung mau protes. Akan tetapi Raka langsung nyosor bibirnya Sarah. Sarah pun meronta-ronta mencoba untuk melepaskan bibir Raka dari bibirnya. Akan tetapi Raka terus melumat bibir Sarah dengan penuh nafsu yang sudah mendalam. Dan itupun dapat di rasakan oleh Sarah dari hembusan napas Raka yang sangat berat.


 


 


 


 


 


 


BERSAMBUNG...,


JANGAN LUPA DILIKE YA     .....


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2