Birahi Hati

Birahi Hati
Episode 53


__ADS_3

Mereka pun berjalan menuruni tangga dan langsung menuju ke halte bus. Sesampainya di halte bus, Sarah dan Rio langsung duduk di tempat duduk yang disediakan untuk menunggu bus yang akan mereka naiki.


Tak selang beberapa lama menunggu, bus yang mereka tunggu akhirnya sampai, Rio langsung mengandeng tangan Sarah lalu berjalan menaiki bus bersama. Mereka pun melewati perjalanan dengan perasaan bahagia, dan sesekali mereka juga melihat ke arah kanan dan kiri, dari dalam bus mereka juga dapat melihat suasana di kota Amerika pada malam hari.


Setelah melakukan perjalanan sekitar 15 menitan, mereka pun kini telah sampai di salah satu mall yang ada di Amerika. Sarah memulai percakapan dengan Rio. “ Rio, kita mau ke mana dulu?” tanya Sarah kepada Rio. “Gimana kalau kita pergi nonton dulu”, “kita kan belum pernah nonton film bareng”, ucap Rio kepada Sarah.” Ide bagus tu yang”, ucap Sarah.


Kalau gitu kamu duduk aja dulu di sini”    sambil Rio menunjuk kearah bangku tempat tunggu yang ada di dalam bioskop”, ucap saran Rio kepada Sarah. “Aku takut nanti kalau kamu ikut ngantri bareng aku”, “kamu akan lelah nunggunya”, ucap Rio lagi dengan mimik perhatiannya. “Iya aku nunggu di sini aja”, ucap Sarah memaklumi rasa khawatir Rio kepadanya. Rio  langsung mengantri untuk membeli tiket untuk Sarah dan dirinya. karena memang hari ini merupakan hari libur, jadi pengunjung ramai berdatangan. Ketika Rio sedang mengantri tiket untuk nonton bareng sama Sarah, seringkali Rio melihat ke arah Sarah yang dengan sabar menunggunya sedari tadi. Sarah juga tersenyum ketika Rio terus melihat ke arahnya.


Setelah sekitar 1 jam an Rio mengantri, akhirnya Rio pun mendapatkan tiket nonton untuk dirinya dan juga Sarah. Dan kebetulan dia memilih untuk menonton film horor bersama dengan Sarah. Lalu Rio langsung bergegas menghampiri Sarah yang sedari tadi sudah menunggunya.” Yang ayok kita langsung masuk ke dalam”, ucap Rio sambil mengapai tangannya Sarah. Sarah langsung berdiri sambil mengulurkan tangannya kepada Rio.


Setibanya mereka di dalam bioskop, mereka langsung duduk di bangku paling belakang pojok. Karena Rio emang sengaja memilih bangku tersebut, supaya nanti  kalau Sarah ketakutan menonton filmnya, Rio bisa dengan cepat menenangkan Sarah.

__ADS_1


Tak terasa, sekarang film horor yang Rio pilih tadi telah mulai. Pas awalan film baru diputar, semua penonton langsung berteriak histeris melihat adengan di dalam film tersebut. Begitu juga dengan Sarah yang sangat histeris melihat adegan pembuka di dalam film ini, dan refleks memeluk tubuh Rio dengan erat. Rio yang melihat tingkah Sarah langsung tersenyum kegirangan, karena memang hal ini yang dia nantikan, yaitu ketika Sarah sendiri yang berinisiatif untuk memeluknya.


Rio pun berkata kepada Sarah. “ yang kamu baik-baik aja kaan?" tanya Rio agak khawatir. Sarah menjawab ucapan Rio masih dalam posisi memeluk tubuh Rio dengan erat. “ Udah tau aku tadi kaget, gara-gara nonton film pilihan kamu, pake ditanya lagi aku baik-baik aja! “ jawab Sarah agak kesal.  Rio hanya tersenyum mendengar ocehannya Sarah.


Setelah beberapa saat, Sarah memberanikan diri untuk menonton kembali film yang kini tengah tayang di hadapannya. Dan melepaskan pelukannya dari tubuh Rio. Rio hanya terus melihat ke arahnya Sarah. Belum beberapa lama Sarah menonton kembali film tersebut, kini Sarah kembali berteriak histeris “aaaaa...,” suara teriakannya Sarah. Dan mencoba untuk memeluk Rio kembali, akan tetapi Sarah sangat terkejut ketika bibirnya saat ini tengah menempel dengan bibirnya Rio.


Sebagai info, bibir Sarah dapat menempel pada bibir Rio karena Rio sedari tadi melihat kearah Sarah, dan ketika Sarah merasa ketakutan Sarah otomatis memejamkan matanya dan bergegas untuk memeluk Rio. Akan tetapi bibir Sarahlah yang langsung beradu dengan bibirnya Rio. Rio sebenarnya tadi juga sedikit terkejut dengan kejadian barusan. Akan tetapi disisi lain Rio juga merasa senang karena bisa mencium Sarah kembali. Sedangkan Sarah saat ini tengah terdiam beberapa saat, dan dengan malu melepaskan bibirnya dari bibir Rio.


Mereka pun kini tengah ada pada posisi hening. tetapi Rio cepat berinisiatif untuk memecahkan suasana dengan berkata.” Sarah kamu kok tadi main nyosor aja”? Tanya Rio sok polos. “Ya lagian kamu juga yang salah ngapain tadi kamu menghadap ke arah aku, aku tadi yang berniat buat meluk kamu jadinya nyium kamu deh”, ucap Sarah dengan penjelasannya.


“tetapi aku senang kok kalau kamu kayak tadi”, ucap Rio sambil senyum puas. “Ih dasar genit”, ucaap Sarah sambil melihat ke arah Rio. “Biarin aku genit! tetapi kamu suka kan”, ucap balasan Rio pada Sarah.” Ya enggak lah”, ucap Sarah sambil tersenyum.

__ADS_1


Dan tak terasa, film horor yang mereka tonton tadi akhirnya telah berakhir. Rio kembali mengandeng tangan Sarah berjalan keluar dari bioskop. Tetapi ditengah-tengah perjalanan menuju ke luar bioskop, perut Sarah tiba-tiba berbunyi “gruggh....,grugg...,” bunyi perut Sarah. Sarah langsung malu mendengar bunyi perutnya sendiri. Sedangkan Rio hanya tersenyum melihat Sarah yang malu mendengar bunyi perutnya, lalu Rio berkata. “ yang, kamu laper ya”? “kalau gitu kita makan dulu”, ucap Rio kepada Sarah sambil mengandeng tangan Sarah dan berjalan menuju tempat makan di restoran yang ada di dalam mall.


Tibalah Rio dan Sarah di sebuah restoran yang bernuasa romantis, dan memang di khususkan bagi orang yang sedang membawa pasangan. di sana banyak terdapat menu makanan yang kelihatannya sangat menarik, dan juga tampak lezat. Rio langsung memesan beberapa menu yang Sarah dan dirinya inginkan. Mereka pun menyantap semua makanan yang di pesan tadi dengan lahap.


Setelah selesai makan, Sarah tak sengaja bersendawa di depan Rio. Dan kini Sarah tambah merasa malu dengan sikapnya sedari tadi di hadapan Rio dan langsung berkata. “ Rio maafin aku ya, karena dari tadi udah sendawa sembarangan di dekat kamu”, ucap Sarah dengan wajah ditekuk kebawah. Rio langsung mengangkat dagu Sarah dan mengarahkan untuk menatap wajahnya, lalu berkata. “ yang aku ngak pernah permasalahin bagaimana sikap kamu di depan aku, yang jelas aku akan selalu menerima kamu apa adanya, tanpa mempermasalahkan apapun”, ucap Rio menenangkan Sarah.


Sarah langsung memeluk tubuh Rio dengan mesra, dan langsung bicara. “Makasih ya Rio, “kamu udah mau menerima aku apa adanya”, “dan selalu memperlakukan aku dengan baik selama ini”, ucap Sarah dalam pelukannya Rio. Rio pun membalas ucapan Sarah atas dirinya.” Iya yang aku juga berterimakasih banget sama kamu”, “karena kamu juga udah mau menerima aku apa adanya setelah semua hal yang pernah aku lakuin terhadap kamu” ucap Rio sambil menambah pelukannya.


BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA DILIKE

__ADS_1


DAN SEMOGA TERHIBUR^_^


__ADS_2