
Sampailah Rio mengantarkan Sarah ke apartemen. Rio dengan gagahnya menggandeng tangan Sarah dengan sangat erat dan menemani Sarah sampai ke dalam apartemen. Tibalah mereka di pintu apartment, lalu Sarah melepaskan tangan Rio dan melangkah kedalam kamarnya akan tetapi Rio terus menahannya. Lalu Rio dengan cepat mengecup lembut bibir indah Sarah, Sarah hanya tersenyum bahagia melihat tingkah laku pacarnya itu.
Rio pun berjalan keluar apartment dan langsung melajukan mobilnya,karena memang hari sudah larut malam. Dan dia sangat bersemangat menantikan esok.
Sedangkan Sarah di dalam kamar mulai membersihkan diri dengan mandi dan sesekali memegang bekas ciuman rio di lehernya dan terus senyum-senyum sendiri.
Selesai mandi Sarah langsung mengulang pembelajaran di sekolah tadi dan mengerjakan tugas yang bisa dia kerjakan sekarang. Tiba-tiba hp Sarah berbunyi, "tuts....,tuttttt..." lalu sarah berkata dalam hatinya, "siapa ya yang lagi telfon aku", ucap Sarah. Lalu dengan ragu mengangkat telfon tersebut. Ternyata itu nomor cowok tampan yang menolongnya tadi pagi.
"Eh Kakak yang tadi ya?" ucap Sarah. "Iya..., kenalin nama aku Bram, Kakak kelas kamu",ucap cowok tersebut kepada Sarah.
"Oh iya Kak, ada apa ya Kak"? tanya Sarah polos. Bram pun menjawab pertanyaan Sarah. "Aku mau ngajak kamu makan boleh ngak?" ucap Bram.
__ADS_1
"Oh pergi makan ya Kak, gimana ya Kak? aku masalahnya udah kenyang Kak, kapan-kapan deh Kak", jawab Sarah sekedarnya. "Oh gitu ya Sarah, baiklah kalau kamu bilang gitu", ucap Bram. "Good night Sarah", ucap Bram lagi.
"Iya Kak selamat malam", jawab Sarah.
Sarah pun langsung tidur.
Ke esok kan harinya Rio telah menunggu Sarah di parkiran apartment. Sarah yang sudah melihat Rio pun langsung menghampiri Rio dengan berlari-lari kecil Rio hanya tersenyum melihat tingkah Sarah yang sangat imut itu, lalu Rio memberi "kiss morning" buat Sarah.
Sarah pun langsung menceletuk ucapan Rio. "Susu kali ah manis", jawab Sarah sambil tertawa kecil. Pikiran Rio mulai berkeliaran mendengar perkataan Sarah, dan berkata. "Emang susu kamu manis ya", goda Rio. "Ih Rio apaan sih, pikiran kamu kotor banget", ucap Sarah. Lalu kembali meluruskan ucapannya tadi. "Maksud aku tuh, susu buat diminum, bukan susu buat kamu", ucap Sarah sambil meledek Rio.
Rio yang mendengarkan itu pun langsung tertawa,"hahahaha". "Maksud kamu susu kamu bisa buat aku minum sayang", kata Rio sambil berbisik di telinganya Sarah Sarah yang merasa gugup pun langsung masuk kedalam mobil.
__ADS_1
Rio pun dengan gagahnya juga menyusul Sarah masuk ke dalam mobil, dan langsung menuju ke sekolah mereka berdua. Akhirnya sampailah mereka di parkiran sekolahan Sarah langsung bergegas membuka pintu mobil. Tetapi lagi-lagi Rio memeluk dan mencium pundak Sarah dengan lembut tetapi penuh nafsu, lalu berbisik di telinganya Sarah. "Kamu selalu saja membuat aku candu sayang", ucap Rio.
Lalu Rio dengan penuh nafsu terus mencium bibir Sarah. Sarah hanya pasrah menikmati sentuhan cowok pertama nya itu. Semakin lama ciuman mereka semakin dalam, dan lebih dalam lagi. Sarah yang merasa agak nggak enak melakukan hal itu di dalam mobil langsung meminta Rio untuk berhenti, dan berkata. "Rio udah ah nanti ada yang lihat kita", ucap Sarah mengingatkan Rio. Sedangkan Rio terus tak mau menyudahi ciumannya dengan Sarah, dia malahan terus melahap bibirnya Sarah. Dan tiba-tiba mereka terkejut dengan suara mobil yang menabrak mobil mereka, Rio pun menyudahi aksinyaa.
Rio langsung keluar dengan amarah yang begitu besar sambil berkata. "Woi! turun lo! " ucap Rio. "Ngapain lo nabrak mobil gue haaaa?"ucap Rio lagi. Tak lama turunlah pengemudi mobil tersebut, dan tak disangka dia adalah Bram. "Oh jadi elo! ada masalah apa lo sama gue? tegas Rio, sedangkan Bram hanya terus diam menahan kekesalannya, karena melihat Sarah sedang mesra bersama dengan Rio di dalam mobil tadi. Sarah yang mendengar kegaduhan pun langsung turun dan terkejut melihat Bram yang menabrak mobilnya Rio. Kak Bram? ucap Sarah.
Iya, jawab Bram dingin. Kakak kok nabrak mobilnya Rio? tanya sarah heran.
Bram hanya terdiam dan tanpa banyak bicara langsung memberi cek kepada Rio dan pergi begitu saja Rio yang kesal berencana menyusul Bram, akan tetapi langsung di jegat oleh Sarah.
Sarah pun mengajak Rio langsung ke kelas dan Rio hanya menurut kepada Sarah. Sebelum mereka sampai ke dalam kelas, Rio langsung memeluk Sarah terlebih dahulu. Di suatu tempat yang ada di dalam sekolahan yang kebetulan sepi, tujuan Rio memeluk Sarah agar dapat menenangkan perasaannya yang amat kesal dengan kejadian tadi. Sarah pun menerima pelukan dari Rio kepadanya.
__ADS_1