
Jadi gimana pa? papa kasih izin ngak sama rio buat pindah ke sana ? tanya rio. kalau kamu emang pengen kuliah disana, papa ngak akan larang kamu, tapi satu hal yang perlu kamu ingat, papa izinkan kamu pindah ke sana bukan semata - mata hanya untuk memperbaiki hubungan kamu dengan sarah saja, tapi kamu juga harus belajar dengan sungguh- sungguh disana, untuk menata masa depan kamu kelak, ucap papa rio sambil memberi nasehat.
Iya pa, aku janji setelah masalah aku selesai sama sarah, aku bakal bersungguh - sungguh dalam belajar disana, ucap rio. Dan makasih ya pa, papa udah izinin aku untuk pindah kuliah kesana, tambah rio. Iya nak sama -sama, selagi itu positif kenapa tidak, jawab papa rio.
Di As, bram dan sarah yang telah selesai makan di cafe sunset, dan mereka juga sudah melihat pemandangan indah disana. Bram pun bergegas mengantarkan sarah pulang ke asrama. Setelah sampai mengantarkan sarah ke asrama, bram pun pamit untuk langsung pulang ke apartemennya. Lalu bram berkata,sarah aku pamit pulang dulu ya, dan makasih juga untuk hari ini kamu udah mau makan bareng sama aku, ucap bram kepada sarah. iya kak sama - sama , aku juga seneng hari ini, karna kak bram mengajak aku makan ke cafe yang mamiliki pemandangan yang indah kayak tadi , ucap sarah.
Bram pun langsung melajukan mobilnya menuju ke apartment. Sedangkan di asrama, raka sedari tadi terus saja mondar - mandir tanpa henti di depan pintu kamar sarah, karna penasaran sekaligus cemas dengan keadaan sarah yang sampai sekarang belum juga diantarkan pulang oleh dosen penganti alias kak bram .
Setelah bram pergi, sarah langsung masuk ke dalam asrama dan menuju ke kamarnya. Sesampainya sarah di lantai 4 asrama dan sekaligus lantai kamarnya, sarah agak kaget dengan keberadaan raka di depan pintu kamarnya yang sedang mondar- mandir ngak jelas.
Raka? kamu ngapain mondar - mandir di depan pintu kamar aku? tanya sarah dengan mimik agak heran. Raka tanpa menjawab pertanyaan sarah, hanya langsung mengahmpiri sarah dan tanpa aba - aba memeluk tubuh sarah.
Sarah pun langsung terkejut dengan tindakan raka kepadanya, dan agak mematung atas tindakan raka sekarang . Tetap dalam posisi berpelukan, raka berbicara kepada sarah. kamu kemana aja sih sarah? aku dari tadi sangat khawatir dengan keadaan kamu, ucap raka sambil menambah pelukannya ke sarah.
__ADS_1
Tanpa sadar, jantung sarah pun bedetak dengan cepat seperti sedang mengikuti olimpiade lari " saking cepat banget detakannya ^_^ ". Sarah pun berbicara dalam hatinya, " mudah- mudahan aja raka tidak mendengar suara detakan jantung aku saat ini, kalau enggak mungkin raka akan tau bahwa sebenarnya aku sedikit mempunyai perasaan terhadapnya , tapi untuk sekarang hanya takut mengungkapkannya,ucap sarah.
Sebenarnya raka sedari tadi sudah mendengar detak jantung sarah, karna posisinya dari tadi memeluk erat tubuh sarah. Tapi raka mencoba untuk menyimpan perasaan bahagianya di dalam hati saja, karna raka takut nanti ketika dia mengungkapkan perasaannya secara langsung, dia akan mengeluarkan sikap yang terlalu berlebihan ,dan nantinya akan membuat sarah merasa tak nyaman lagi dengannya.
Sarah yang masih merasa gugup pun, langsung melepaskan pelukan raka dari tubuhnya. Lalu menjawab pertanyaan dari raka. Aku baik - baik aja kok raka ,malahan tadi kak bram baik banget sama aku dan ngajak aku pergi ke cafe yang memiliki pemandangan yang sangat indah, kata sarah menjelaskan.
Raka pun masih menatap sarah guna melepaskan keresahannya tadi. Sarah pun merasa agak malu, karna dari tadi raka terus memandanginya. Lalu sarah memberanikan diri untuk bicara kepada raka.
Raka pun tersenyum melihat tingkah sarah yang sangat imut di depannya, dan bicara dalam hatinya, " plisss sarah, kamu jangan keseringan kayak gitu di depan aku, nanti aku jadi tambah gemes sama kamu", kata raka.
Kamu lucu banget deh ,kalau lagi malu kayak gini, ucap raka lagi, sambil mengusap kepala sarah. Raka pun pamit kepada sarah. Yaudah sarah, aku pamit ke kamar dulu ya, ucap raka. Iya, jawab sarah masih agak gugup. Raka pun berjalan menuju kamarnya. Sedangkan sarah juga langsung masuk ke dalam kamarnya, dan langsung senyum - senyum sendiri.
Ih, aku kenapa bisa sangat gugup ya, akhir- akhir ini kalau dekat sama raka? tanya sarah kepada dirinya sendiri sambil terus senyum -senyum.
__ADS_1
Begitu juga dengan raka,yang langsung menari-nari kecil sesampainya dia di dalam kamar, karna kesenangan mengingat tingkah sarah tadi di depannya.
Di indonesia, rio dengan cepat mengurus surat - menyurat yang menyangkut kepindahannya , karna rio sudah sangat tidak sabar untuk bertemu dengan sarah.
Rio pun pergi ke kampus dan mengucapkan selamat tinggal kepada teman -temannya di sana.Tak lupa pula rio mencari keberadaan salma, dengan maksud untuk pamitan. Rio pun bergegas mencari salma,dan menemukannya di perpustakaan kampus. Salma, ucap sapaan rio. Iya, ada apa rio ? jawab singkat salma. Salma aku kesini mau pamitan sama kamu,karna mulai dari besok aku akan stay dan kuliah di AS , ucap rio. Ohh gitu, kamu semangat ya belajar di sana,ucap salma. Iya, ucap rio sambil memeluk salma,lalu berkata ,makasih ya salma kamu udah mau ngertiin keadaan aku, ucap rio sambil melepaskan pelukannya.
Setelah rio berpamitan dengan salma, rio sekarang juga mau berpamitan dengan teman sejurusannya. Dan setelah itu, barulah rio pulang. Lalu rio langsung berjalan menuju ke arah prakiraan, dan mengambil motornya untuk pulang ke rumah. Akan tetapi langkah rio terhenti, ketika mendengar seseorang memanggilnya.
Rio, rio Tunggu, kata orang tersebut memanggil rio. Rio pun menoleh dan melihat siapa yang memanggilnya. Ternyata si mawar yang dari tadi berteriak.
Mawar pun langsung bicara kepada rio. Rio kamu emang serius mau pindah ke AS ? tanya mawar dengan nada sedikit serak. Iya, aku mulai besok pindah kesana, jawab rio singkat. Kamu kok tiba - tiba mau pindah? e tanya mawar lagi. Aku emang mau melanjutkan kuliah di sana, jawab rio lagi. Kamu kok ngak bilang - bilang dulu sih sama aku,ucap mawar lagi dengan mimik yang agak betek . Kenapa sih perempuan satu ini, tergila -gila banget untuk deket sama gue! bikin gue semakin risih dengan sikap dia, ucap rio dalam hatinya. Emang nya lo siapa gue? yang apa-apa mesti gue laporin sama lo, dan yang perlu untuk lo ingat, gue ngak pernah punya sedikit pun perasaan terhadap lo, ucap rio menjelaskan. Lalu terus berjalan meninggalkan mawar. Mawar pun hanya terdiam mendengar ucapan yang rio lontarkan oleh kepadanya.
JANGAN LUPA DI LIKE YA..😇😇😇😉😉
__ADS_1