
Rio dan sarah pun tersenyum menerima kenyataan bahwa mereka untuk saat ini bisa kembali seperti dulu lagi. Tak terasa, rio dan sarah sekarang sudah berada di depan kelas, mereka pun bergegas untuk masuk ke dalam kelas. Sesampainya di dalam kelas, rio pun mempersilahkan sarah untuk duduk terlebih dahulu, dan baru setelah itu rio duduk di sebelah sarah.
Tak selang beberapa lama menunggu, dosen pun kini telah memasuki kelas dan memulai pembelajaran. Dan kebetulah tema pembelajaran hari ini tentang hati. Di dalam kelas bram menerangkan berbagai macam penyakit hati. Salah satunya, penyakit ketika kita banyak menahan sebuah rasa terlalu lama di
dalam hati, jangan meranggapan bahwa hal ini sebagai masalah kecil dan tidak penting. Akan tetapi, hal kecil yang sering kalian rendahkan ini tau-taunya dapat menyebabkan komplikasi pada hati kita. Bagaimana tidak! Perasaaan yang sebenarnya sudah meronta-ronta pengen diutarakan, akan tetapi tidak di keluarkan juga.
Para mahasiswa yang mendengarkan penjelasan dari bram pun langsung mengangguk-angguk. Tanda mengerti dan membenarkan apa yang sedari tadi diterangkan oleh dosen di depan kelas. Begitu juga dengan sarah dan rio yang juga sangat setuju dengan penjelas bram tadi.
Dan tak terasa,kini kelas pun telah berakhir. Sarah seperti biasa, langsung memasukkan buku pembelajarannya terlebih dahulu ke dalam tasnya. Rio hanya memperhatikan tingkah laku sarah saat ini,dan langsung tersenyum melihat kesibukan wanita yang sangat dia cintai itu. sarah pun kini telah siap berberes, dan sekarang menghadap ke arah rio. Dan merasa terkejut saat rio kini tengah menatapnya. lalu sarah berkata, kamu jangan keseringan deh natap aku kayak gitu, ucap sarah malu. Rio pun menjawab ucapan sarah kepadanya.
Loh, kenapa aku ngak boleh natap kamu ? tanya rio heran. Ya, aku sebenarnya suka kalau kamu sering natap aku, cuman aku masih malu gitu kalau di tatap lama-lama sama kamu, ucap sarah sambil menunduk malu. Hey sarah, dengerin aku, ucap rio sambil mengangkat daguknya sarah. Aku ngak masalah kok, kalau kamu selalu malu bila aku natap kamu. Malahan aku tambah gemes dengan tingkah kamu yang sedang malu kayak gini, ucap rio. Sarah hanya tersenyum mendengar semua omongan yang dilontarkan rio kepadanya.
__ADS_1
Kalau gitu, sekarang kita langsung ke halte bis yuk? ajakan rio kepada sarah. Ayok, jawab sarah. Rio pun langsung mengandeng tangan sarah dan berjalan bersama menuju ke halte bis. Merekapun melakukan perjalanan dengan perasaan bahagia, dan selamat sampai tujuan.
Sesampainya sarah dan rio di asrama, rio terus mengandeng tangan sarah. Dan mengantar sarah terlebih dahulu ke depan kamarnya. Setelah selesai mengantar sarah ke kamarnya, rio pamit untuk menuju kamarnya. Berhubung kamu udah aku anter sampai ke depan kamar kamu, kalau gitu aku sekarang pamit ke kamar aku dulu ya, ucap rio sambil mengusap kepala sarah.
Sarah pun membalas ucapan rio kepadanya. Iya makasih , kamu udah mau repot-repot buat anterin aku ke kamar, ucap sarah sabil tersenyum. Iya sayang, kalau yang mau dianterin kayak kamu mah, 20 lantai pun aku jabanin dah, ucap rio mengoda sarah. Ih kamu gombalnya paling bisa deh, ucap sarah. Sarah langsung masuk ke dalam kamarnya, dan langsung berteriak dengan sangat kencang," aaaaaaaa", karena geli melihat seekor kecoak, yang kini tengah berada di atas tempat tidurnya.
Rio yang belum begitu jauh dari kamarnya sarah, langsung di buat terkejut dengan teriakan sarah yang begitu kencang.Dan langsung berlari menuju kamarnya sarah. Setibanya rio di depan pintu kamarnya sarah, rio langsung mencoba membuka pintu kamar sarah, dan untunglah pintu kamar sarah belum sempat dikunci sarah, dan mempermudah bagi rio untuk segera masuk ke kamarnya sarah.
Kamu kenapa? tanya rio panik. Sedangkan sarah yang mendengar suara seseorang , langsung berlari menuju ke suara tersebut, dan memeluknya erat-erat tanpa mengetahui siapa orang yang sedang dia peluk, karna saking merasa takutnya dengan kecoak. Setelah beberapa saat sarah memeluk rio barulah sarah mulai agak tenang, dan menjelaskan kronologinya.
Itu, aku takut sama kecoak yang kini tengah berada di atas kasur aku,ucap sarah tetapi memeluk rio. Rio pun mulai menjawab ucapan sarah. Kecoaknya udah ngak ada, dia udah pergi kok, ucap rio menjelaskan. Sarah pun langsung melepaskan pelukannya terhadap orang tersebut. Untung mas no..., belum selesai sarah bicara rio sudah mengecup bibirnya sarah. Lalu berkata, ini hukuman buat kamu, dan lain kali kamu ngak boleh asal meluk-meluk orang sembarangan kayak tadi, untung aja tadi aku denger suara teriakan kamu yang sangat kencang, kalau enggak ! mungkin aja sekarang kamu udah meluk orang lain, ucap rio sok betek.
__ADS_1
Iya maafin aku, itu semua aku lakuin gara-gara aku panik, ucap sarah sambil membujuk rio dengan menyender di bahu rio. Kamu paling bisa bujuk orang, ucap rio sambil memeluk sarah. Aku sangat senang kamu selalu manja kalau lagi sama aku, ucap rio lagi. Masa ? ucap sarah ngak percaya. Bukannya para cowok risih dengan cewek yang manja kaya aku? tanya sarah sok polos. Ya ngak mungkin lah,jawab rio. Apalagi kalau ceweknya kayak kamu, siapa coba yang akan risih! kata rio lagi.
Emang aku kayak gimana? tanya sarah lagi. Ya kamu kan manjanya menggoda gitu, ngak bikin enek, jawab ri lagi. Kamu juga cantik,pinter dan sekarang menyandang status sebagai pacar aku lagi, keta rio menjelakan kepada sarah. Sarah hanya mengangguk mendengar ucapan rio.
Yaudah, aku sekarang beneran mau balik ke kamar ya ! ucap rio kepada sarah sambil melepaskan pelukannya. Yaudah balik aja, ucap sarah sok belagak tidak butuh. Beneran ni, kamu ngak bakalan teriak lagi? tanya rio sambil mendekatkan wajahnya ke wajah sarah. Iya, aku ngak bakalan teriak lagi kok, jawab sarah malu sambil mendorong tubuh rio ke depan pintu kamarnya, dan sarah langsung menutup pintunya. Rio pun tersenyum puas melihat tingkah sarah yang terus malu saat di depannya.
BERSAMBUNG...
JANGAN LUPA DI LIKE
DAN SEMOGA TERHIBUR^_^
__ADS_1