Birahi Hati

Birahi Hati
Episode 56


__ADS_3

Kini Sarah dan Rio sudah sampai di halte dekat kampus. Dan sekarang mereka berjalan menuju ke kampus, dengan perilaku Sarah yang masih diam dan tak mau bicara apapun sama Rio. Rio juga hanya diam karena takut kalau nanti dia bicara lagi Sarah tambah betek. Sedangkan Raka semenjak turun dari bus memutuskan untuk pergi terlebih dahulu di kelas. Karena untuk saat ini, raka tidak mau menganggu Sarah yang lagi bad mood.


 


 


Sarah pun melalui aktifitas kuliahnya hari ini dengan perasaan yang tidak enak. Dan kini dia hanya berpura-pura untuk mendengarkan ucapan Kak Bram saat lagi menerangkan pelajaran. Dan tak terasa, kini jam sudah menujukan pukul 03.00 pm waktu Amerika, dan itu menjadi menanda bahwa Kuliah Sarah untuk hari ini sudah berakhir. Sarah tanpa menuggu Rio bersiap-siap untuk pulang, langsung berdiri dan berjalan sendirian menuju halte bus dekat kampus. Rio yang melihat sikap Sarah langsung terdiam dan terpaksa menerima efek dari ke bad mood tan Sarah hari ini.


 


 


Lalu berkata sendiri, “nasib-nasib dianya yang lagi bad mood aku yang terima efeknya”, ucap Rio sambil mengemasi barangnya. Sedangkan Sarah saat ini sudah memasuki bus dan sebentar lagi akan sampai ke asrama.


 


 


Di situasi lain, di Indonesia Salma  kini tengah makan malam tepat pukul 09.00 pm waktu Indonesia. karena saat ini Salma merasa sangat lapar, dan karena itulah dia segera untuk mengambil nasi juga lauk untuk disantapnya. Setelah menghabiskan satu piring nasi beserta lauknya, Salma pun merasa masih sangat lapar dan mau menambah lagi. Bik Inem yang melihat ada  kejanggalan dari perilaku Salma pun langsung bertanya. “Non Salma kok tumben makannya banyak? Biasanya non Salma paling anti makan yang berlebihan,“ tanya Bik Inem kepada Salma.


 


 


“Aku ngak tau juga Bik, tiba-tiba saja aku merasa sangat lapar”, ucap Salma menjelaskan kepada Bik Inem. “ oh gitu ya non”, ucap Bik Inem tanpa bertanya panjang lebar. Salma pun membalas ucapan Bik Inem tadi dengan anggukan, dan kembali menyantap makanan yang dia tambah tadi.


 


 


 

__ADS_1


 


Setelah selesai menyantap semua  makanan yang Salma inginkan, Salma pun kini pamit kepada Bik Inem untuk balik ke kamarnya dengan berkata. “Bik berhubung perut aku udah kenyang, aku sekarang balik ke kamar dulu ya”, ucap Salma kepada Bik Inem.


 


 


Salma pun kini berjalan menuju ke kamarnya. Sesampainya Salma di dalam kamar, Salma pun bersantai di atas tempat tidurnya sambil bermain HP. Sedangkan di Ruang Tengah rumahnya Salma, Papa dan Mamanya Salma baru pulang dari luar kota, dan disambut hangat oleh Bik Inem dan Mawar. Bik Inem pun langsung bicara, “selamat datang kembali Tuan dan Nyonya”, ucap bik inem dengan nada sopan sambil tersenyum. begitu juga dengan Mawar yang juga tersenyum menyambut kedatangan Mama dan Papanya Salma. Papanya Salma langsung menanyakan di mana keberadaan Salma kepada Bik Inem. “ Bik Salma lagi di mana? “ tanya papa Salma kepada Bik Inem. Bik Inem pun langsung menjawab pertanyaan Papanya Salma. “Oh kalau non Salma lagi di dalam kamarnya Tuan”, jawab B ik Inem. “Oke , kalau gitu saya ke kamarnya Salma dulu”, ucap papa Salma.


 


 


Dan langsung berjalan menuju ke kamarnya Salma bersama Istrinya. Setibanya di depan kamarnya Salma, Papa Salma langsung mengetuk pintu kamar putrinya itu. Salma yang sedang bersantai di dalam kamarnya, saat mendengar ada yang mengetuk pintu kamarnya langsung bergegas membukakan pintu. Dan betapa bahagianya Salma saat melihat Papa dan Mamanya sudah berada di depan pintu kamar. Salma langsung berkata, “Papa...., Mama..., kapan sampai rumah? ”, ucap Salma. Dan langsung memeluk Papa dan Mamanya.


 


 


 


 


Di saat Salma masih memeluk Mama dan Papanya, tiba-tiba saja Salma mual“wuuuek...,wueek,”suara mualannya Salma. Papa dan Mama Salma pun terkejut dengan keadaan Salma saat ini yang terus-terusan mual tanpa henti, lalu melepaskan pelukan mereka. Mama Salma langsung bertanya kepada Salma, “Sal kamu kok tiba-tiba mual kayak gini? “, tanya Mama Salma prihatin. Salma pun menjawab pertanyaan Mamanya. “ Aku juga ngak tau ma”, jawab Salma singkat.


 


 


“Kalau gitu dari pada kondisi kamu makin parah, lebih baik kita sekarang pergi ke rumah sakit secepatnya”,ucap Papa Salma mengambil keputusan. Salma pun hanya menurut pada Papanya. Papa Salma langsung berjalan duluan ke arah parkiran untuk segera mengambil Mobil, sedangkan Salma dan Mamanya menyusul dari belakang.

__ADS_1


 


 


Bik Inem yang melihat Salma dan Mamanya buru-buru keluar langsung bertanya. “ Nyonya dan Non Salma mau ke mana? “ tanya Bik Inem kepada Mamanya Salma. “ Ini Bik, kita mau kerumah sakit mengecek keadaannya Salma”, ucap penjelasan Mamanya Salma. Dan bergegas lagi menyusul suaminya ke Parkiran.


Setelah Salma dan Mamanya masuk ke dalam Mobil, Papa Salma langsung melajukan Mobil ke arah Rumah Sakit. Dan kini Papa Salma melajukan mobil dengan kecepatan 100 KM/JAM. Karena saat ini merasa khawatir dengan keadaan putri semata wayangnya. Sedangkan Salma yang berasa di dalam Mobil, dan duduk dibangku belakang bersama Mamanya terus saja mual-mual. Mama Salma pun saat ini tambah khawatir dengan kondisi putrinya. Lalu berkata, “ asataga apa yang sedang terjadi sama kamu nak, terus-terusan mual seperti ini”, ucap Mama Salma sambil mengusap pundaknya Salma.


 


 


Setelah melakukan perjalanan sekitar 2 jam an, akhirnya Papa Salma sampai juga di Rumah Sakit, dan segera untuk memarkirkan Mobilnya. Sedangkan Mama Salma langsung membawa Salma ke dalam Rumah Sakit agar segera diperiksa oleh Dokter.


 


 


Sesampainya meraka di dalam Ruangan Dokter, Mama Salma langsung berbicara kepada Dokter. “ Dok tolong periksan keadaan putri saya Dok”, ucap Mama Salma kepada Dokter. Dokter pun menjawab ucapan Mamanya Salma, “ baik buk, saya akan memeriksa keadaan anak ibuk, tetapi mohon maaf ibuk tidak bisa ikut ke Ruangan Pemeriksaan”, ucap Dokter menjelaskan pertanyaan  Mamanya Salma.


 


 


JANGAN LUPA DILIKE...,


DAN SEMOGA TERHIBUR^_^


 


 

__ADS_1


__ADS_2