Birahi Hati

Birahi Hati
Episode 37


__ADS_3

Dosen pun telah masuk keruang kelas salma dan rio. Dan langsung masuk kemateri dasar mengenai hukum,


Sifat hukum


        Biasanya dalam hukum privat artinya mengatur dan dalam hukum publik  artinya memaksa.


Ibaratkan perasaan terkadang ada kalanya mengatur dan terkadang juga ada kalanya memaksa.


Unsur- Unsur Hukum


* Peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat;


* Peraturan itu diadakan oleh badan – badan resmi yang berwajib;


* Peraturan itu bersifat memaksa;


*Sanksi terhadap pelanggaran peraturan tersebut adalah tegas.


 


 


*Ciri hukum*


* Perintah larangan  kontradiksi


* Izin  x dispensasi


* Melakukan sesuatu x Tidakmelakukan  sesuatu


Hukum yang secara umum diketahui oleh masyarakat, biasa hukuman tentang seseorang pencuri, pemakai , dan dll. Dan di setiap daerah, hukum bisa diartikan bermacam-macam dan terbagi bermacam-macam juga. Karna di negara kita yaitu " INDONESIA" hukum memiliki arti yang beranekagaram dari seluruh pelosok daerah.


 

__ADS_1


Tak terasa ,akhirnya perjaran hari ini telah usai, dosen pun langsung meninggalkan kelas. Begitu juga dengan salma dan rio yang kini tengah bersiap untuk pulang. Rio, aku mau ngomong bentar sama kamu di dalam mobil aku, ucap salma. oke ayok.., jawab rio.


 


Mereka pun langsung pergi ke arah parkiran dan segera masuk ke dalam mobil. Jadi kamu mau nanya apa ? tanya rio penasaran. Huffffff, salma pun menarik nafas panjang untuk mengeluarkan  semua keluh-kesahnya kepada  rio, Sekarang aku mau nanya sesuatu yang sangat penting sama kamu, apakah kamu benar-benar bisa memulai hubungan kita tanpa adanya perasaan ke aku dan begitu juga sebaliknya? dan apakah kamu juga ngak ngerasa ngambil keputusan dengan tergesa-gesa untuk saat ini? jujur, aku belum yakin untuk memulai hubungan ini sama kamu ! karna aku tau kamu pasti merasa sangat bersalah atas apa yang terjadi di antara kita. Dan aku juga tau kamu masih sangat menyayangi pacar kamu dan terus berusaha untuk menghubungi dia dari tadi pagi, ucap salma menegeluarkan keluh-kesahnya.


 


Rio pun terkejut dengan pertanyaan yang dilontarkan salam kepadanya. Lalu menjawab ucapan salma. Jujur, aku juga ngak tau apa yang harus aku lakuin untuk saat ini, disisi lain aku sangat merasa bersalah sama kamu, dan di sisi lain juga aku masih mencintai pacar aku. Akan tetapi hubungan kami sedang tidak baik akhir-akhir ini, ucap rio sambil menjelaskan kepada salma.


Kalau memang itu yang kamu rasain, sebaiknya kita ngak memulai hubungan yang tidak didasarkan dengan cinta. Aku juga ngak bakal nuntut kamu,untuk apa yang udah terjadi diantara kita. Karna itu juga bukan kesalahan kamu sepenuhnya. Dan aku juga ngak bisa ngejalanin hubungan yang terjalin karna perlampiasan, ucap salma sambil mengambil kesimpulan.


 


Apakah yakin, dengan semua yang kamu katakan tadi ? tanya rio tidak yakin. Iya aku serius rio. Aku ngak mungkin bangun hubungan sama kamu secara sepihak, karna hati kamu 100% untuk pacar kamu, sedangkan perasaan kamu ke aku hanya ada rasa iba dan penyesalan, kata salma menjelaskan.


 


Makasih ya salma atas pengertian kamu. Dan maaf,aku udah bikin hidup kamu jadi kayak gini sekarang, dan mudah-mudahan kedepannya kamu dapat cowok yang bisa nerima kamu apa adanya, ucap rio sedikit lega.


Rio pun turun, dan bergegas malajukan motornya ke arah rumah.


 


Di AS, bram pun telah selesai membahas materi pada pertemuan ini. Semua murid-murid pun bersiap untuk pulang, termasuk sarah dan raka. Mereka mulai berjalan keluar pintu kelas. Bram yang melihat sarah mulai keluar kelas, langsung bergegas menghampiri sarah. Sarah, sapa bram. Iya, kak ada apa ? jawab sarah seadanya. Kamu ada waktu ngak hari ini? tanya bram langsung to the point. Sedangkan raka sekarang mengomel dalam hati, " ngapain sih, dosen pengganti ini terus-terusan nyari kesempatan untuk dekat sama sarah, ucap kesal raka dalam hatinya.


Ngak ada sih kak, emang kenapa ? tanya sarah polos. Aku rencananya mau ngajak kamu untuk pergi makan, ucap bram sedikit canggung. Hhmm, sarah pun berpikir-pikir dulu sejenak. Ayolah sarah, kita kan baru ketemu lagi, dan udah lama juga ngak ngobrol bareng, ucap bram membujuk. Oke deh kak, jawab sarah.


"yes, sarah mau pergi sama gue" ,ucap bathin bram kesenangan.


 


Aku ikut ya sarah ? tanya raka. Belum sempat sarah menjawab , bram langsung menyambar, eeh maaf ya sebelumnya, saya hanya pengen ngajak sarah dan bukan orang lain, tegas perkataan bram kepada raka. Yaudah raka, aku cuman pergi sebentar kok, ucap sarah menenangkan. Raka dengan perasaan kecewa melihat mereka pergi berduaan.

__ADS_1


Ayok ajak bram kepada sarah, sarah pun mengangguk dan mengikuti bram dari belakang


 


Sedangkan di indonesia, rio yang sudah berada di dalam kamarnya, terus kepikiran tentang perkataan yang salma katakan tadi kepadanya. Aku harus berusaha untuk minta maaf sama sarah, bagaimana pun caranya, ucap rio dan membulatkan tekad untuk memperbaiki hubungannya dengan sarah.


Rio pun kini mencoba kembali untuk menghubungi sarah, tapi sarah tetap saja mengabaikan panggilannya.


Kamu semarah itu ya sarah sama aku! sampai-sampai kamu ngak sudi ngangkat dan baca pesan yang aku kirim buat kamu,ucap rio menahan kecewa.


 


Setibanya di parkiran kampus, bram pun membukakan pintu buat sarah, setelah itu baru bram masuk ke dalam mobil. Di sepanjang perjalanan menuju ke cafe, hp sarah terus saja berbunyi dan sarah tetap megabaikannya. Bram yang merasa agak terganggu, langsung menyuruh sarah untuk mengangkat, akan tetapi sarah tetap tidak mau.


 


Sarah, rio dari tadi nelfone kamu tuh? kok ngak diangkat ? tanya bram sedikit penasaran. Biarin aja kak, aku udah putus juga kok sama rio, jawab  sarah ketus. Hah ternyata sarah benaran udah putus sama rio ? tapi kenapa  mendadak begini? ucap bathin bram. Kalau kamu ngak mau ngangkat, biar aku yang  angkat telfon kamu, ucap bram kepada sarah. Yaudah, kalau kak bram mau ngangkat telfonenya, nada cuek sarah sambil memberikan hpnya kepada bram.


Bram pun langsung mengambil hp dari tangannya sarah, dan mengangkat telfon dari rio. Halo , ucap bram dengan suara gagahnya. Rio yang mendengar suara laki-laki pun mulai merasa marah. eeh lo siapa? berani-neraninya lo angkat telfon cewek gue !  nada kesal rio.  Gue bram , kakak kelasnya sarah, maksud lo mantan pacar ? ucap bram sedikit tegas. Rio pun sedikit terdiam dan langsung mematikan telfonnya. Dan mengomel sendir di dalam kamarnya.


 


Sarah kok bisa-bisanya nyuruh orang lain buat ngangkat telfon gue ! apalagi yang ngangkat kak bram, kakak kelas yang waktu dulu pernah naksir sama sarah, nada kesal rio sendiri di dalam kamarnya. Kalau kayak gini ceritanya, gue pengen pindah kuliah aja kesana, sambil menyelesaikan permasalah dalam hubungan  gue sama sarah, bathin rio  bicara.


 


 


SEMOGA TERHIBUR..


DAN JANGAN LUPA DILIKE ,LALU PROMOSIIN JUGA NOVEL INI KETEMEN KALIAN ^_^


 

__ADS_1


 


__ADS_2