Birahi Hati

Birahi Hati
Episode 2


__ADS_3

Bel istirahat pun berbunyi, *kring, kring* cowok yang duduk di sebelah Sarah langsung menatap ke arah Sarah yang sedang memasukkan buku pelajaran tadi kedalam tas. Beberapa saat kemudian Sarah baru sadar dengan pandangan cowok di sebelahnya dan Sarah langsung dibuat canggung oleh kelakuan cowok yang duduk di sebelahnya. "Kenapa lo lihat gue kayak gitu"? ketus Sarah.


Cowok yang duduk di sebelah Sarah langsung memegang dagunya Sarah dan berkata, "lo jutek amat sih buat gue tambah tertarik", ucap cowok tersebut.


"Apaan sih", balas Sarah sambil melepaskan tangan cowok tersebut dari dagunya. "Gue ke sini buat belajar"! tukas Sarah. "Iya gue tau dan lo bakalan jadi cewek gue untuk kedepannya", goda cowok yang duduk di samping Sarah.


Sarah hanya mencoba menghindari tatapan cowok aneh yang duduk di sebelahnya. Lalu tiba-tiba tangan Sarah terasa di pegang oleh cowok itu dan langsung mengajak Sarah untuk bergegas ke kantin. Sarah hanya terdiam dan mengikuti cowok tersebut.


Tibalah mereka di kantin, cowok itu mengambilkan makanan untuk Sarah dan juga untuk dirinya sendiri tanpa memikirkan apa kata siswa di kantin yang kebanyakan membicarakan hal yang tidak bagus tentang sarah. Karena ini kali pertama cowok tersebut makan dengan seorang cewek. Dan cewek satu sekolah pun iri dengan posisi Sarah saat ini. Karena dapat mencuri perhatian cowok tampan, seksi, dan juga salah satu anak konglomerat di sekolahan.

__ADS_1


Cowok itu memegang tangan Sarah menuju ke tempat duduk. Sarah hanya terpaku melihat perilaku cowok yang baru menjadi teman sekelasnya itu. "Hey, lo kok nggak makan?" tanya cowok itu. Sarah terus terdiam. Cowok tersebut merasa kesal langsung mengecup sekilas bibir Sarah, dan membuat Sarah terkejut dan tersadar dari lamunannya.


"Lo, main nyosor gue aja"! ucap Sarah. "Ya lagian ngapain lo nggak dengerin gue ngomong dari tadi"! jawab dingin cowok tersebut. Perdebatan mereka pun terganggu denga kedatangan 2 orang teman cowok gila yang sedang duduk di sebelah Sarah. "Hay * RIO*", ucap mereka secara bersamaan menyapa Rio. Dalam hati Sarah berkata, "oh jadi nama cowok gila ini rio", ucap Sarah sendiri dalam hatinya.


"Cewek  ini siapa"? tanya mereka serentak. "Dia calon pacar gue", ucap Rio dengan nada santainya. Sarah yang mendengar hal tersebut langsung tersendat saat sedang makan dan dengan cepat  pula Rio menepuk punggung Sarahsambil memberi minuman kepada Sarah. "Lo ngak apa-apa kan?" tanya Rio khawatir. "Hmmm", jawab Sarah.


"Rio tumben lu mau ngajak cewek makan bareng ke kantin", goda Ratna. "Biasanya lo paling anti sama cewek", kata Dimas. "Emang masalah buat lo!" ucap Rio.


"Nggak masalah juga sih, tetapi gue penasaran aja sama ni cewek" , goda Dimas sambil mengarahkan tangannya ke pipinya Sarah tetapi langsung dijegat oleh tangan Rio dengan langsung menepis tangan Dimas dengan kasar.

__ADS_1


"Iya gue tau dia calon pacar lo tapi nggak usah kasar juga sama gue! " ucap Dimas sambil memegang tangannya yang terasa agak sakit. " Siap suruh lo gatel", tukas Rio. Nafsu makan Rio pun sudah terganggu. "Udah gue balik ke kelas dulu", kata Rio sambil memegang tangannya Sarah.


Sarah yang masih pengen di kantin pun menepis tangan Rio sebagai tanda menolak untuk balik ke kelas bersama Rio. Tetapi Rio memaksa Sarah dengan berbisik "kalau lo nggak mau balik ke kelas sekarang gue bakal cium beneran lo nanti pas pulang sekolah", kata Rio mengancam Sarah. Sarah yang takut mendengarkan ancaman Rio pun langsung berdiri dan mengikuti Rio dari belakang. Rio pun tersenyum puas. Lalu berkata, "ayok sayang ikutin aku", bisik Rio dengan suara genit nya. Sarah hanya tertunduk dan malu mendengar ucapan Rio.


Setibanya di dalam kelas Rio langsung duduk di bangku kelas dan di susul oleh Sarah. Sarah hanya diam dan langsung membaca buku pelajaran yang tadi di pelajari. Sedangkan Rio hanya memandang Sarah yang sedang asik fokus dengan bukunya. Bel masuk pun berbunyi dan gurulangsung mengajar murid-muridnya.


Tak terasa bel pulang pun sudah berbunyi Sarah dengan cepat berdiri untuk segera pulang sembari menghindari Rio. Sarah bergegas berjalan tanpa berkata apapun dan tiba-tiba suara Rio terdengar sangat dekat membuat Sarah sedikit terkejut dan akan berteriak, tapi belum sempat Sarah berteriak Rio dengan cepat ******* bibir indah Sarah.


BERSAMBUNG........

__ADS_1


__ADS_2