
Sedangkan Rio hanya terdiam semenjak Papanya mematikan panggilannya. Dan kini Rio berencana untuk memberitahukan semuanya kepada Sarah. Akan tetapi saat ini Rio merasakan tubuhnya terasa lengket, dan memutuskan untuk mandi terlebih dahulu sebelum menemui Sarah.
Setelah selesai mandi, Rio pun segera merapikan dirinya. Dan langsung bergegas untuk menemui Sarah ke kamarnya. Dan kini Rio sudah keluar dari pintu kamarnya dan menaiki tangga menuju ke lantai Asrama.
Setelah melakukan perjalanan selama 3 menitan, akhirnya Rio kini telah berada di depan kamarnya Sarah dan mencoba untuk mengetuk pintu kamarnya Sarah. Dan setelah melakukan ketukan beberapa kali pada pintu kamarnya Sarah, akhirnya Sarah sejarang telah membuka pintu kamarnya.
Lalu langsung berbicara kepada Rio, “ Rio ada apa“ , tanya Sarah. Ro pun menjawab ucapannya Sarah. “ Sarah aku pengen menyampaikan sesuatu sama kamu ”, ucap Rio. “ oh gitu, emang kamu mau bicarain apa sama aku “ tanya Sarah menjadi penasaran.
“ Mendingan kita bicaranya di dalam aja “ , Saran Rio kepada Sarah. “ Oke kalau kamu maunya gitu, ayo masuk “, ucap Sarah.
Mereka pun masuk ke dalam kamar, dan duduk di atas tempat tidur. Dan Sarah langsung memulai percakapan lagi dengan Rio. “ Jadi kamu mau membicarakan apa sama aku? “ tanya Sarah lagi. Rio pun menghembuskan napas panjangnya “ hufffff” suara hembusan napas Rio. Dan menatap dalam matanya Sarah, lalu berucap. “ Sarah ayo kita putus” , ucap rio Sambil memguatkan dirinya untuk tetap menatap matanya Sarah.
Sarah yang mendengar ucapan Rio barusan, sangat terkejut mendengar perkataan rio yang tiba-tiba mau memutuskannya. Sarah pun terdiam sejenak, lalu berkata. “ Apakah yang kamu bilang tadi benar? “. “ Kalau kamu mau memtuskan hubungan kita? “, tanya Sarah memastikan lagi.
“ Itu benar Sarah, aku mau kita putus “, jawab Riio. “ tetapi mengapa tiba-tiba kamu mau mutusin aku” tanya Sarah heran. Rio pun menjawab ucapannya Sarah. “ Itu karena Salma saat ini sedang hamil”, jawab Rio sambil menunduk.
Sarah pun lebih terkejut mendengar ucapan Rio barusan. Lalu Rio berkata lagi kepada Sarah. “ Sarah maafin aku untuk semua yang telah aku perbuat selama menjalani hubungan sama kamu”. “ tetapi yang perlu kamu ingat, aku sangat mencintai kamu dan tidak akan pernah mencintai perempuan lain selain kamu” , ucap Rio kepada Sarah.
Sarah pun menjawab ucapan Rio dengan kondisi mata yang sudah berair. “ Oke aku terima kalau kita putus”, karena kamu memang harus bertanggung jawab atas kehamilannya Salma”. “ Akan tetapi aku tidak bisa terima ketika kamu yang memutuskan hubungan di antara kita, karena sebenarnya akulah yang lebih berhak buat memutuskan hubungan kita bukan kamu”, ucap Sarah mempertegas semuanya.
Dan sekarang aku mau mengucapkan kata putus sama kamu. “ aku mau kita putus”. “ ucap Sarah mengulangi kalimat putus dari Rio tadi. “Dan yang harus kamu ingat lagi, di dalam hubungan kita akulah yang memutuskan kamu, karena kamu telah menghamili wanita lain disaat kita masih berpacaran”, ucap Sarah lagi.
__ADS_1
“ Dan sekarang kamu sudah boleh pergi dari sini” , ucap Sarah sambil mendorong tubuh rio keluar kamarnya. Akan tetapi Rio terlebih dahulu menarik tangan Sarah dan dengan cepat mengarahkan tubuh Sarah ke dalam pelukannya.
Sarah yang tidak mau lagi Rio menyentuhnya, langsung meronta-ronta agar Rio segera melepaskan pelukannya. Akan tetapi Rio menahan tubuh Sarah dan berkata. “ Sarah tenanglah, biarkan aku memeluk kamu untuk yang terakhir kalinya”, ucap Rio memohon kepada Sarah. Sarah yang tidak tega melihat Rio memohon kepadanya, langsung tenang menerima pelukan dari Rio. Rio yang merasa Sarah sudah tenang pun langsung melepaskan pelukannya.
Dan keluar dari kamarnya Sarah. Lalu menahan keiginannya untuk berbalik arah dan memeluk tubuh Sarah lagi. Sedangkan Sarah langsung meneteskan air matanya, dan bergegas untuk kembali menutup pintu kamarnya.
Lalu segera membaringkan tubuhnya di atas kasur. Sambil terus menangis. Lalu berkata sendiri, “ mengapa aku harus merasakan hubungan yang memilukan seperti ini”, ucap Sarah sambil menangisi nasibnya. karena sedari tadi Sarah terus menangis, sekarang mata Sarah pun terasa sangat berat dan dia tertidur begitu saja.
Sedangkan Rio setelah sampai di dalam kamarnya, Rio mengacak-ngacak rambutnya dan terduduk dilantai kamarnya. Karena sangat merasa frustrasi untuk semua yang telah terjadi di dalam hubungannya dengan Sarah. Lalu menyalahkan dirinya sendiri, “ mengapa aku selalu saja membuat Sarah terluka atas semua tindakan yang telah aku lakukan! “ ucap Rio kepada dirinya sendiri.
JANGAN LUPA DI LIKE..,
DAN JANGAN LUPA JUGA BUAT VOTE NOVEL " BIRAHI HATI"...,
__ADS_1
__ADS_1