Birahi Hati

Birahi Hati
Episode 45


__ADS_3

Beberapa menit yang lalu, rio yang tengah terlelap di dalam kamarnya, di bangunkan oleh suara ketukan pintu kamarnya. Rio pun segera  bangun, dan bergegas untuk membuka pintu kamarnya. Ternyata ,ibuk penjaga asrama yang sedang mengetuk pintu kamar rio,dan menyuruh rio untuk segera turun ke lantai satu untuk makan malam bersama para penghuni asrama lainnya. Rio pun bergegas  mencuci wajahnya terlebih dahulu, dan langsung turun ke bawah menuju ruang makan. Dan segera mengambil makanan dengan cara mengantri. Rio pun awalnya tidak menyadari bahwa sarah berada tepat di belakangnya. Dan rio baru


tersadar ketika tangan rio serentak memegang sendok untuk mengambil makanan dengan seseorang, dan ternyata orang tersebut adalah “sarah”.


Sarah ? ucap rio dengan nada terkejut. Rio ? ucap sarah yang juga lebih terkejut melihat keberadaan rio di sana. Sarah .., ayok cepat  ngambil makanannya, ucap raka dari belakang , karena memang antrian makan malam pada hari ini agak panjang. Eh , iya ucap sarah menjawab ucapan raka kepadanya. Rio pun , juga cepat mengambil makanannya karna sudah banyak mendengar keluhan dari para penghuni asrama yang memang


sedang mengantri di belakangnya. Sarah pun mengikuti rio dari arah belakang, dan masih belum yakin dengan keberadaan rio, yang tiba-tiba sangat kebetulan juga tinggal di asrama yang dia tempati .


Setelah selesai mengambil makanan, rio pun segera mencari bangku untuk menyantap makanan yang dia ambil. Begitu juga dengan sarah dan raka, yang kini juga sedang melihat sekeliling untuk mencari bangku kosong guna menyantap makanan mereka. Setelah beberapa lama sarah dan raka mencari,


akhirnya mereka menemukan  dua buah bangku kosong dan segera berjalan menuju bangku tersebut. Akan tetapi, rio lebih dulu mengisi salah satu bangku tersebut, dan membuat sarah menjadi males


untuk duduk dsana. Tetapi , raka yang tidak mengenal rio, menganggap rio sebagai pengghuni asrama biasa di sana. Dan dengan polosnya menyuruh sarah duduk terlebih dahulu di sana.


Ya ..., bangkunya udah di isi satu sama orang lain, ucap raka sedikit kecewa karna malam ini dia tidak dapat duduk di sebelah sarah untuk makan malam. Yaudah deh, kamu duduk dulu aja sarah, ucap raka dengan nada ikhlas. Sarah pun menjawab ucapan raka kepadanya. Kamu aja yang duduk duluan


raka, ucap sarah mencari alasan. Ngak apa-apa kok sarah, kamu duduk  aja dulu, kalau aku mah ngampang bisa nunggu bangku yang lain , ucap raka memberi penjelasan supaya sarah mau duduk terlebih dahulu.


Dengan terpaksa, sarah pun duduk di sebelah rio dengan perasaan yang sangat canggung. Sarah pun terus melihat ke arah raka, raka pun  tersenyum kepada sarah. Rio yang mendengarkan semua obrolan raka dengan sarah tadi pun merasa sangat jengkel melihat kedekatan mereka, ditambah lagi dengan obrolan mereka yang saling tidak mau untuk duduk terlebih dahulu. Seperti sepasang kekasih yang tak mau berpisah

__ADS_1


walau hanya sedetik.


kamu kayak takut banget duduk di sebelah aku, ucap rio memulai obrolan  mereka. Sarah hanya


diam, dan terus fokus untuk menghabiskan makananya tanpa menjawab ucapan rio kepadanya. Rio yang melihat sarah tidak merespon perkataannya pun, semakin merasa terluka dengan sikap dingin yang sarah tunjukkan terhadap dirinya saat ini. Rio yang merasa kesal langsung memberanikan diri untuk memegang tangannya sarah. Sarah pun terkejut dengan tindakan rio saat ini, dan langsung berbicara, rio kamu apa –apa sih? Berani banget kamu megang tangan aku? Ucap sarah dengan mimik yang begitu kesal terhadap rio. Rio langsung menarik tangan sarah ke arah depan, dan meyebabkan badan sarah kini menelpel di dada bidang rio.


Sarah pun langsung mencoba untuk lepas dari pelukannya rio, akan tetapi rio dengan cepat memeluk sarah dengan sangat erat. sedangkan raka, sekarang duduk berjauhan dengan sarah dan tidak bisa menemukan di mana keberadaan sarah saat ini, saking ramainya para penghuni asrama yang makan malam hari ini.


Sarah terus mencoba untuk melepaskan pelukan rio terhadapnya. Rio pun mulai bicara sambil terus memeluk sarah. Sarah , aku mohon sama kamu untuk biarin aku peluk kamu untuk beberapa saat, ucap rio memohon


kepada sarah. Sarah pun membiarkan rio memeluknya untuk beberapa saat, karna memang di dalam hati sarah masih mempunyai perasaan terhadap rio.


juga tinggal satu asrama dengannya.


Sedangkan rio masih terdiam di meja makan, karna melihat tingkah sarah yang sangat berubah terhadap dirinya. Di sisi lain, raka yang juga sudah berada di kamar sedikit merasa khawatir dengan keadaan sarah. Karena, sejak saat mereka berpisah di ruang makan, raka sampai saat ini tak kunjung melihat sosoknya sarah. Raka yang merasa khawatir langsung menelfon sarah.


Tutttt...,tuttt, bunyi deringan hp sarah. Sarah yang mendengar telfonnya berbunyi pun langsung melihat ke layar hp, dan untunglah raka yang sedang menelfonnya. Sarah lagsung mengangkat telfon dari raka. Iya raka,


ada apa telfon aku ? ucap sarah bertanya kepada raka. Sarah kamu baik-baik aja kan? Tanya raka dengan nada cemas. Aku baik-baik aja kok , jawab sarah singkat. Syukurlah , aku senang dengar keadaan kamu baik-baik aja,kata raka kepada sarah. Raka pun langsung mematikan telfon mereka, karna sudah lega mengetahui

__ADS_1


bahwa keadaan sarah baik-baik saja.


Setelah raka mematikan telfonnya, sarah pun langsung duduk di meja belajarnya, dan mengulang kembali pelajaran yang tadi di bahas oleh dosen di kampus. Sarah membaca setiap lembar pada buku pelajarannya. Dan  setelah membaca semuanya, sarah pun merasa mengantuk dan langsung membaringkan tubuhnya di tempat tidur. Belum beberapa lama sarah tertidur, tiba-tiba suara ketukan pintu yang berulang-ulang kali pun


membuat sarah terbangun dari tidurnya. Lalu mengomel sendiri, kenapa sih, si raka kalau ada maunya terus –terusan ketuk pintu kamar aku berulang kali ! nganggu aja deh! Ucap omelan sarah di dalam kamarnya sambil segera untuk membuka pintu kamarnya. Dan betapa terkejutnya sarah melihat sosok yang kini tengah


berada di depan pintu kamarnya, yang tak lain adalah si rio alias mantan pacarnya.


Beberapa menit sebelumnya, rio yang tidak terima dengan perilku sarah yang meninggalkannya begitu saja di meja makan, berniat untuk menyusul sarah ke kamarnya. Akan tetapi, rio tidak tau di mana letak kamarnya


sarah. Dan tiba-tiba, terbesit di benak rio untuk bertanya kepada mamanya om danu alias ibuk penjaga asrama. Setelah rio menemui mamanya om danu, akhirnya rio pun mendapatkan alamat kamarnya sarah. Dan segera rio menuju ke kamarnya sarah, dan mencoba mengetuk pintu kamar sarah. Akan tetapi, sarah tak


kunjung membukakan pintu kamarnya. Rio yang merasa makin kesal pun, terus mengetuk pintu kamarnya sarah berulang-kali.


 


JANGAN LUPA  DI LIKE ^_^


DAN SEMOGA TERHIBUR..

__ADS_1


__ADS_2