
Di dalam pesawat, rio yang sekarang merasa bad mood pun , memilih untuk memejamkan matanya
* alias tidur*. Sedangkan di amerika\, raka kini tengah asik memegang rambut sarah daan mencoba mengeringkannya dengan hair dryer. Sarah pun hanya menurut\, sebab sarah juga senang atas perhatian raka yang berlebihan terhadapnya.
Kamu kebiasaan ya.., kalau abis mandi ngak ngeringgin rambut ? tanya raka disela sedang menggeringkan rambutnya sarah. Hhmm ngak juga sih.., tapi kalau aku lagi males , ya sering kayak gini, jawab sarah sambil melihat kearah cermin yang memperlihatkan raka yang tengah asik menggeringkan rambutnya. Kamu ngak boleh keseringan kayak gitu.., ntar kamu bisa kena flu loh ! dan kemungkinan kamu juga bisa masuk angin, ucap raka dengan nada perhatian.
Iya...iya.., entar aku ngak kayak gitu lagi kok, ucap sarah menjawab perhatian raka kepadanya. Raka pun tersenyum mendengar jawaban yang dilontarkan sarah atas ucapan perhatiannya tadi. Sedangkan sarah juga tersenyum melihat ke arah cermin , yang menunjukkan bahwa raka kini sedang tersenyum sambil membelai rambut sarah satu persatu untuk dikeringkan.
Setelah beberapa lama raka menggeringkan rambutnya sarah, akhirnya rambut sarah pun kini telah kering, lalu tiba-tiba raka menatap kearah wajahnya sarah, dan sontak membuat sarah menjadi gugup. Kamu gugup ya ,gara-gara aku mandangin wajah kamu ? ucap raka menggoda sarah. Enggak kok , siapa yang gugup ! jawab
sarah terus menggelak. Kamu jangan kegeeran deh, tambah sarah lagi. Hhmm aku nya sih ngak geer ya.., cuman aku seneng kamu gugup gitu didepan aku, ucap raka dengan nada lembutnya sambil terus menatap sarah. Pipi sarah pun kini telah merona dibuatnya, karna mendengar ucapan raka tadi.
Dan mereka pun terus menatap satu sama lain dalam beberapa detik. Karna terlalu lama menatap sarah, raka pun spontan melihat kearah bibir sarah yang menggemaskan itu. Dan kini ,raka sudah terbawa suasana lalu mendekatkan wajahnya lebih dekat lagi kearah sarah, sarah pun kini juga sudah terbawa suasana dan refleks memejamkan kedua matanya. Bibir raka pun kini telah sangat dekat dengan bibirnya sarah,
dan kini bibir raka sudah sedikit menempel di bibirnya sarah, akan tetapi kesadaran raka mulai kembali , raka pun cemat menghentikan aksinya terhadap sarah. Dan tak mau mencium sarah sebelum perasaan sarah benar-benar 100 % tertuju pada dirinya.
Sarah pun kini sudah membuka matanya secara perlahan dan merasa malu atas apa yang telah dia bayangkan sekaligus harapkan dari tindakan raka tadi. Raka pun saat ini juga sangat gugup dengan situasi mereka berdua, dan mulai memberanikan diri untuk bicara, sarah aku ngak mau buat kamu kecewa
untuk kedua kalinya atas perbuatan aku sebelumnya terhadap kamu. Dan bukannya aku ngak mau tadi untuk mencium kamu, hanya saja aku sudah berjanji kepada diri aku sendiri untuk melakukaannya ketika hati kamu sudah seutuhnya buat aku, ucap raka menjelaskan kepada sarah dengan perasaan gugup. Begitu juga dengan sarah, yang sedari tadi sangat malu mendengar penjelasan raka yang sangat to the point kepadanya. Ih, raka kok bisa ya, sesantai itu langsung membicarakan mengenai hal semacam tadi , bikin aku malu aja, ucap sarah dalam hatinya.
__ADS_1
Raka pun memecahkan keheningan dengan mengajak sarah untuk bersiap pergi ke kampus. Sarah. ucapp raka. Iya,.. jawab sarah. Dari pada kita terus berdiam disini, lebih baik kita segera pergi ke kampus, sawut raka.
Oh iya astaga aku hampir saja lupa untuk pergi ke kampus, ucap sarah sambil memakai bedak dan lipstik di depan cermin riasnya. Raka pun tertawa kecil melihat tingkah sarah yang tidak pernah lupa untuk berdandan terlebih dahulu sebelum hendak pergi kemanapun.
Dasar... ,ucap raka dengan suara agak keras. Dasar apa ?? tanya sarah dengan sedikit sinis kearah raka. Dasar kamu..., ngak pernah lupa buat dandan sebelum pergi kemanapun, kata raka sambil tersenyum. Itu harus dong ! ucap sarah. Secara bagi perempuan , ini merupakan hal yang sangat harus untuk dilakukan sebelum
beraktifitas, tambah sarah lagi. Iya deh... , aku ngerti ucap raka .
Udah ayok kita berangkat ke kampus.. ajak sarah. Oke ayok , balas raka. mereka pun berangkat bereng dengan perasaan bahagia dan melakukan pembelajaran di kampus dengan sangat fokus. Sekitar jam 1 siangan, pelajaran mereka pun telah usai. Dan mereka langsung bergegas untuk balik ke asrama.
Sesampainya di asrama, raka pun masuk terlebih dahulu ke kamarnya. Lalu berkata kepada sarah. Sarah, aku duluan ke kamar ya..., ucap raka dengan lembutt. Ooh oke, sampai ketemu besok ucap balasan sarah sambil
Sarah pun kini telah sampai di dalam kamarnya dan berencana untuk mengulang kembali pelajaran yang dibahas tadi di kampus. Ya , sarah memang dari dulu hingga sekarang tidak pernah lupa dalam sehari untuk belajar, walupun memiliki banyak masalah di dalam kehidupannya, sarah tetap menluangkan waktunya untuk belajar.
Sedangkan di situasi lain, rio yang tadi tengah asik tertidur , tidak sadar pesawatnya sudah landing. Dan rio baru tersadar ketika mbak pramugari membangunkannya. Rio pun langsung terbangun dan bergegas untuk segera turun dari pesawat sambil berkata sorry kepada mbak pramugarinya.
Rio pun kini telah turun dari pesawat, dan sudah merasa tak sabar untuk menemui sarah. Tapi rio sekarang harus menunggu jemputan dari teman papanya terlebih dahulu, yaang bernama om danu. Tak beberapa lama rio menunggu, akhirnya om danu pun datang dan melambaikan tangan kepada rio, lalu menghampiri rio. Halo rio, kamu apa kabar ? tanya om danu kepada rio. Halo om.., kabar aku baik kok om, jawab rio. Syukurlah.., ucap on danu Sambil menyuruh rio mengikutinya kearah mobil. Kamu disini akan tinggal di asrama milik mama om, kata om danu menjelaskan. Oh iya om.., jawab rio singkat.
Setelah melakukan perjalanan yang lumayan jauh sekitar 2 jam an, akhirnya mereka sampai di asrama tempat rio akan tinggal selama di Amerika. Ayo rio turun, ajak om danu sambil membuka pintu dan turun dari mobil. Baik om, jawab rio sambil mengikuti om danu dari belakang.
__ADS_1
Setibanya di dalam asrama, om danu langsung memperkenalkan rio pada mamanya.mereka pun berkenalan seperti orang pada umumnya. Setelah melakukan ritual perkenalan , barulah om danu pamit pergi keluar kepada mamanya dan rio.setelah om danu pulang,kini tibalah saatnya ibuk penjaga asrama alias mama dari temannya papa rio menunjukkan kamar yang akan ditempati oleh rio kedepannya. Dan setelah berjalan sekitar 5 menitan, langkah ibuk penjaga asrama terhenti di sebuah kamar yang terletak dilantai 2 pada asrama tersebut. Dan langsung memberikan kunci kamar kepada rio dan burucap lagi kepada rio, agar kedepannya rio bisa betah tinggal disini.
Rio pun hanya membalas dengan senyuman. Dan langsung membuka kamar barunya ,lalu segera meletakkan barang-barangnya di dalam lemari yang telah disediakan diasrama tersebut.daan setelah berberes, rio pun kini tengah bersantai di atas kasurnya sambil terus menghubungi sarah.
Di dalam kamar, sarah yang sedang asik belajar dikejutkan dengan suara deringan hpnya. Sarah pun memalingkan matanya kearah layar hp, dan tepat saja ! rio lagi yang menghubungginya. Sarah pun menggomel sendiri didalam kamar : ih kenapa sih, rio terus-terusan berusaha untuk telfon dan sms aku
terus ! bukankah dia udah punya kekasih baru yang juga bisa memuaskan hasratnya ! ngapain lagi coba telfon-telfon aku mulu, ucap sarah dengan nada kesal. Hm tapi kalau di pikir-pikir , aku jahat ngak ya.. perlakuin rio kayak gini ? kata sarah dengan dirinya sendiri. Ah ngak apa-apa kali ya.. aku ngangkat telfon rio
kali ini,ucap sarah sambil berencana menggangkat telfon rio.
BERSAMBUNG...
SEMOGA TERHIBUR ^_^
DAN JANGAN LUPA DI LIKE YA,,,
__ADS_1